Awal Dari Akhir

Awal Dari Akhir
PART 13


__ADS_3

Halo Gaes,,,


Terima kasih telah mampir di ceritaku yaa,,,


Semoga sahabat SR selalu sehat yaa,,,,


Semoga kalian suka dengan Tulisanku ini,,,


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


“Bacot !” jawab Ayman kepada Bilal sambil berjalan kearah motornya “Ayo Buruan !” teriak Ayman dengan nada agak marah sampai sahabatnya yang tak menyadari sifat Ayman tadi merasa aneh dengan hal itu karena sebelumnya saat berjalan menuju parkiran semuanya masih aman – aman saja.


“teman kalian kenapa ? kemasukan jin iprit apa ? tiba – tiba jadi nggak mood gitu ?” Tanya Bilal kepada teman – temannya.

__ADS_1


“teman kalian, teman kalian. Dia juga temen lo bodoh” kata Daffa sambil menyentil kepala Bilal.


“jangan gitu nanti gue bodoh beneran kayak lo” balas Bilal ke Daffa sambil mendorongnya.


“Udah. Ayo. Keburu Ayman tambah marah karena kita lama kesana”. Kata Faiz untuk mengakhiri perdebatan Daffa dan Bilal.


Saat sampai diparkiran mereka melihat Ayman yg sudah pergi meninggalkan mereka. Tak seperti biasanya bahkan meskipun marah ia tetap akan menunggu kedatangan mereka dan pergi bersama – sama. Namun kali ini mereka ditinggalkan. Melihat hal itu mereka sadar bahwa suasana hati atau mood dari sahabat mereka tidak baik, dengan apa yang mereka lihat saat menuju keparkiran.


“Ayo cepat”. Ajak Faiz ke teman – temannya yang malah berhenti.


Namun demikian ia merupakan sosok pria setia jika sudah jatuh cinta. Saat sampai di basecamp mereka melihat Ayman baru masuk. Semua bernafas lega karena tidak membuat sang sahabat menunggu.


Namun saat masuk mereka tak melihat keberadaan ayman di sana. Bilal yang akan memanggilnya dihentikan oleh Faiz karena ia melihat pintu ruang sholat terbuka. Dengan gerakan kepala Faiz member tahu teman –temannya bahwa yang mereka cari didalam ruangan tersebut. Dan mereka paham apa yang sedang dilakukan Ayman didalam ruang iru, mereka pun menghampiri Ayman untuk ikut menunaikan salah satu kewajiban sebagai umat Islam.

__ADS_1


Yaa, di basecamp RS (Rumah Singgah yaa bukan Rumah Sakit) ini semua tersedia lengkap seperti rumah pada umumnya bahkan ada 2 satpam yang mengaja setiap hari merangkap sebagai tukang kebun beserta kedua istrinya yang menjadi ART disana. Di BRS (singkatan Basecamp Rumah Singgah) ini terdapat Empat Kamar dua diatas dan dua dibawah. Kamar atas berfungsi sebagai kamar tidur satu untuk Ayman pribadi dan yang satunya lagi untuk keempat temannya yabg sudah mereka renovasi untuk mereka berlima jika inin tidur sekalian. Sedangkan kamar bawah menjadi tempat sholat serta ruang computer yang menjadi tempat mereka menyelesaikan kerjaan atau tugas sekolah.


“Man. Kami ikut yaa, tapi wudhu dulu”. Kata Faiz.


Yang hanya diangguki oleh Ayman. Merekapun segera menuju tempat Wudhu. Sesomplak – somplaknya mereka atau senakal – nakalnya mereka sholat lima waktu tak pernah mereka tinggalkan meski lewat waktu dikerjakan namun sebisa mungkin mereka kerjakan tepat waktu. Karena itu merupakan aturan wajib bagi mereka berlima.


Selesai sholat dengan Ayman yang menjadi imam. Bilal segera melipir ke kamar mandi. Mereka hanya bisa geleng kepala dengan hal itu karena sudah biasa bagi mereka karena hamper setiap mereka sholat berjamaah seperti itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terima Kasih


TBC

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa


__ADS_2