Awal Dari Akhir

Awal Dari Akhir
PART 11


__ADS_3

Halo Gaes,,,


Terima kasih telah mampir di ceritaku yaa,,,


Semoga sahabat SR selalu sehat yaa,,,,


Semoga kalian suka dengan Tulisanku ini,,,


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


And Now, ia kembali setelah semua urusan dijakarta selesai ia akan wisuda satu bulan lagi makanya ia mempercepat semuanya agar bisa pulang bertemu dengan keluarganya yang sangat dirindukannya


.

__ADS_1


Aku sangat bersyukur karena sekarang berdasarkan cerita mama Dina sudah mempunyai tujuh orang sahabat yang sangat heboh, meskipun pada awalnya kehadiran mereka dianggap angin lalu oleh Dina namun lambat laun dengan kegigihan mereka serta tingkah kocak yang bisa menghebohkan dunia kalau lagi bersama kehadiran mereka bisa diterima meskipun masih kadang mendapat sikap dinginnya namun mereka bisa memakluminya. dan sekarang aku bisa menyaksikan sendiri kehebohan mereka yang tak memperdulikan lingkungan sekitar mereka. Dua diantaranya sudah sangat ku kenal sebagai sahabat masa kecil Dina dan teman satu sekolah saat SMP yang sekarang menjadi salah satu sahabatnya namun lima lainnya belum karena terakhir aku pulang dua tahun lalu saat kakek dan nenek masih ada.


Aku hanya memperhatikan mereka dari jauh tanpa berniat menggangu kesenangan mereka karena melihat Dina yang bisa tersenyum meskipun tak selepas orang tersenyum biasanya adalah impian kami semua. Karena selain Mama, Papa, Aku, Tisa, Kakek, dan Nenek tak ada yang bisa membuat Dina tersenyum lebar atau bahkan tertawa lepas. Bahkan Mira sahabatnya sedari kecil sempat mendapat sikap dingin darinya. Sehingga melihatnya bisa duduk nyaman dengan orang lain selain kami adalah hal yang sangat kami nantikan.


Sambil menunggu kehadiranku diketahui olehnya aku mengangkat telfon dari mama.


“Kak, kamu dimana ? kenapa nggak ada dirumah ? kamu udah sampai kan ? Kak, kamu nggak kenapa – kenapa kan ? kamu baik – baik saja kan ? ayo kamu dimana kak ? mama jemput yaa ? sharelok sayang mama jemput sekarang yah ? kak, kamu dengar mama kan ? kak kam,,,,,,,,”


“Maa, mama, mamaku tersayang, tercantik didunia cinta pertamaku, pelan – pelan ma satu – satu nanyanya kakak nggak tau mau jawab yang mana dulu saking banyaknya pertanyaan mamaku ini, hehe” jawab Reza memotong pertanyaan beruntun mamanya karena kalau nggak langsung dipotong pasti makin panjang pertanyaannya seperti kereta. Dan begitulah mama selama 25 tahun aku mengenalnya. Umurku sudah mau 27 tahun namun mama masih memperlakukan aku seperti 25 tahun silam saat aku berumur satu tahun lima bulan dulu, haha.


“maaf yaa maa, sudah buat mama khawatir. Tapi mama tenang saja kakak sudah sampai dari satu jam lalu sudah sempat pulang kerumah juga dan hanya pak kardi yang tau ma soalnya bibi nggak ada saat kakak sampai sekarang kakak lagi di sekolahnya Dina maa mau jemput dia ma” jawab Reza.


“Alhamdulillah mama kirain kamu belum sampai kak. Setelah jemput Dina langsung pulang yaa, mama kangen kamu sayang” kata mama Ira.

__ADS_1


“Iya ma” jawab Reza.


Saat pembicaraan itu berlangsung Reza mengedarkan pandangannya dan bersitatap dengan Dina keduanya tersenyum meskipun senyum Dina hanya sebentar.


“ma, sudah dulu yaa kakak mau ke Dina dulu sampai ketemu dirumah ma kakak sayang mama” ucapan Reza mengakhiri percakapannya dengan sang cinta pertama.


“iya sayang. Hati – hati dijalan yaa jangan ngebut yaa. Mama juga sayang kalian. Assalamualaikum” jawab mama Ira.


“Wa’alaikumsalam Wr. Wb.” Jawab Reza.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terima Kasih

__ADS_1


TBC


Jangan lupa Like, Komen dan Tambah ke Favorit yaa


__ADS_2