Awal Siksa Menjadi Cinta

Awal Siksa Menjadi Cinta
ulang tahun


__ADS_3

angel masih terdiam, tanganya terus meremas selimut ada bercak merah yang ia lihat, saat ini badanya sudah sangat lemas, wajah nya pucat pasi tenaganya terlihat sedikit


" sekarang harus bagaimna lagi??


" harus kemana lagi, aku tak punya tempat tinggal ??" gumanya pelan sesekali menghapus air matanya yang jatuh menyentuh pipi putihnya


" kringg "


terdengar suara dari bawah kasur yang tak jauh dari tempat duduknya sekarang, ia mendekat ke arah sumber suara dan mengambil ponsel yang berwarna putih yang menjadi miliknya itu, ponsel yang sudah hampir selama 2 tahun belakang ini ia pakai untuk berkomunikasi dan belum ia ganti karena masih sangat kayak untuk dipakai


" halo " ucapnya setelah mengeser tanda merah di samping kanan ponselnya


" halo dengan saudara angel?? tanyanya sopan khas orang berpendidikan


" ya dengan saya sendiri, siapa ini?? tanyanya pelan dengan suara lemah


" ini Charlie saya doctornya pak hendra, yang menangani pengobatan bapak hendra sendiri " mendengar nama ayahnya disebut angel langsung takut, seluruh mukanya pias, jantungnya berdenyut dengan cepat, takut ada hal buruk yang terjadi pada ayahnya


" oh dokter Charlie ada apa yang dok, apa yang terjadi dengan ayah saja, apakah keadaan beliau baik² saja?? tanyanya gusar


" begini Nona angel keadaan pak hendra semakin hari semakin Kritis, jadi untuk memperlambat keadaannya yang semakin memburuk juga untuk menyadarkan dari komanya kami dari pihak rumah sakit ingin meminta izin pada nona angel sebagai keluarga agar kami melakukan tindakan operasi pada pasien " Charlie berbicara panjang lebar


" keadaan ayah semakin memburuk ya??, kalau begitu lakukan yang terbaik dok, agar ayah saya bisa sembuh, saya mohon dok " angel megigit bibirnya berusaha menghilangkan rasa takut yang saat ini mengerogoti jiwanya, perasaan takut terjadi sesuatu hal buruk pada kondisi ayahnya yang masih belum sadar dari komanya


" tapi untuk prlaksanaan operasi pasien, kami meminta dari pihak keluarga agar segera membayar adminitrasinya agar kami bisa melakukan operasi dengan baik tanpa adanya halangan "


" baik dok, saya akan langsung membayar adminitrasi ayah saya, mohon lakukan yang terbaik untuk kesembuhan ayah saya ya dok "


" baik nona, kami akan melakukan yang terbaik untuk pasien "


" Terimkasih dok "hanya kata itu yang menutup pembicaraan mereka, setelah itu angel terdiam ia terkualai lemas, semua tenaganya terkuras habis, belum selesai masalah yang ia hadapi dan sekarang keadaan ayahnya juga sudah harus ia tanggung

__ADS_1


" kenapa??


" kenapa hidup tidak adil kepada ku, kenapa hidup ku selalu mempermainkanku??


" kenapa hidupku begitu menderita, apa salah ku Tuhan??


" mengapa kau seakaan mengutukku dengan berbagai banyak kepedihan dan masalah yang selalu datang bertubi² dan menancap di punyakku?? , aku bahkan tak tau lagi cara berdiri sangking lelahnya pundakku menahan beban ini Tuhan " hanya itu yang bisa ia ucap kan untuk saat ini


*


*


*


angel mencuci mukanya di kamar mandi, ia menatap dirinya si depan cermin, sesekali ia menunjuk matanya dengan jari telunjukanya yang masih sembab gegara menangis tadi, mukanya terlihat sangat kacau, terlihat dari hidungnya yang masih merah dan pipinya yang pucat ditambah badanya yang lemah, menngunakan baju mandi dan keluar dari ruangan kamar berjalan ke tempat pakaian karyawan


***


" huh " ia menarik nafas dalam² menghirup udara segar mencoba menghilangkan bebanya sejenak, lalu menghembusnya pelan, saat ini tujuanya adalah rumah sakit tempat ayahnya dirawat, ia berjalan dan terus berjalan, ia melewati rumah sederhana berwarna biru langit, rumah itu memiliki taman depan yang kecil, terlihat ada sebuah kue dan mereka semua memakai topi ulang tahun dengan kompak sambil bernyanyi dengan sangat bahagia


" hahaha mereka terlihat bahagia bukan??


" senyum keluarga itu terlihat bahagia dan tulus " angel terus melihat keluarga itu dari seberaang jalan tempatnya berhenti, walau tak mendengar appapun yang mereka katakan tapi rasanya aku bahagia melihat senyum mereka


" rasanya aku mengingat kembali kenangan saat aku juga berulang tahun, aku juga persis sama dengan anak itu, didampingi oleh ayah dan ibu, kami tersenyum bahagia dan bernyanyi bersama juga, tak lupa juga kami pasti memakai baju dan topi ulang tahun yang sama " angel kembali mengingat masa lalunya sesekali ia menyungingkan senyum manis di pipinya


" betapa bahagianya masa lalu ku yang dulu ya?? tidak seperti yang sekarang penuh dengan warna hitam kelam tidak ada warna sedikit pun " senyumnya getir


" bukankah hari ini 14 oktober?? tanyanya dalam hati, untuk lebih memastikan bahwa dirinya tidak salah ia melihat layar ponselnya


" *benar 14 oktober, hari ini " ucapnya terhenti

__ADS_1


" adalh hari ulang tahunku juga, hari dimana aku terlahir ke dunia, hari dimana aku disapa oleh dunia ini, hari dimana aku* ...." angel berhenti seketika kenangan masalalu terlintas di pikiranya lagi , hari yang sama dimana dirinya juga mengalami kehilangan ibu di hari spesialnya itu, entah kenapa airmatanya kembali turun, kembali membasahi pipinya, saat ini dirinya tidak mod untuk melihat keluarga bahagia itu lagi, kemudian ia kembali berjalan


sesampainya di rumah sakit, angel menaiki tangga, mencari ruangan nomor 203 tempat ayahnya berbaring, sesampainya ia langsung membuka pintu dan mulai melangakah masuk kedlam, terlihat seorang laki² yang masih terkulai lemas


" ayah "


" ayah apa kabar??


" ayah baik² kan??


" aku merindukan ayah lo?? angel mengengam tangan ayahnya dengan kuat tak ingin sedetik pun untuk melepasnya, ia menempelkan tangan ayahnya ke pipinya sesekali ia mengecup pundak tanganya


" ayah yang kuat ya, ayah harus sembuh dan bangun dari koma ya "


" ayah kan sudah berjanji pada angel kalo nanti angel ulang tahun kita rayain bersama, iya kan??


" sekarang angel ulang tahun lo ayah, sekarang angel Ulang tahun tapi kenapa ayah belum bangun juga ha?? angel terus mengengam tangan ayahnya sesekali airmatanya jatuh tepat di tangan ayahnya, sesekali ia juga menghapus airmatanya


" ayah ngak bakalan bohong kan sama angel??


" angel rindu ayah sama ibu, ayah tau ngak ?? di hari ulang tahun anggel kali ini...., angel berhenti bicara dan menatap keluar ruangan melihat ke atas langit biru yang sangat terang hari ini dan..


" angel hanya minta angel bisa bareng sama ayah dan ibu, seperti keluarga anak di jalanan yang angel liat tadi ayah, mereka terlihat sangat bahagia seperti keluarga kita yang dulu ''


" anggel sangat merindukan masa itu ayah "


motivation


hidup *untuk bersyukur, appapun yang terjadi saat ini percayalah bahwa Tuhan sedang mengatur hal yang baik yang akan datang menyapa mu di hari esok, jika masalahmu saat ini begitu berat untuk kau tanggung, percayalah bahwa kau itu lebih kuat Daripada yang lain


**jangan pernah lupa untuk klik like dan komntya , agar author semmamgat dlam menulis dalam membuat novel awal siksa menjadi cinta ini, maaf jika ada kesalahan dalam menulisku😄😄, share juga biar bnayak yang baca😍😍🙃***

__ADS_1


__ADS_2