Awal Siksa Menjadi Cinta

Awal Siksa Menjadi Cinta
bercerita


__ADS_3

angelika melahap makannanya dengan rakus


" kau sangat lapar ya ngel?? tanya valent geli melihat lahapnya angelika makan seakan tak makan selama bertahun tahun lamanya


" hahaha, maaf lent aku belum mengisi perutku dari semalam " ucap angel pelan ia melihat kebawah, memang benar aku makan Dengan lahap belum beberapa menit saja, semuanya sudah ludes masuk kedalam perutku gumanya dalam hati, kemudian ia meletakn nampan yang berisi mangkok2 yang sudah kosong diatas meja


" hahahaha, tidak masalah ngel, aku bahkan sangat senang jika kau menikmati makanan yang kumasakan" ucap valent tersenyum menatap angelika yang hanya memndang ke depan dengan tatapan kosong


" ada apa dengan mu??


valent menepuk pundak angelika, membuyarkan seluruh lamunan angelika yang tadi sudah ia bangun

__ADS_1


" ah aku tak apa" ucapnya parau, mungkin akibat ia menangis seharian semalam, bahkan sampe sekarang matanya masih memerah Dan mengecil, hidungnya juga masih merah akibat menangis semalam


" kau tak apa, tapi mengapa kau seakan tak punya harapan hidup ngel??


" sedari tadi kau berbicara lemah, Dan badanmu juga sangat pucat pasi "


" dari semalam kau seperti orang bodoh berkeliaran di jalanan di tengah malam lagi, sebenarnya apa masalahmu ?


angelika menarik napasnya dalam2 lalu menghempusnya Kasar, Kemudian mulai bercerita apa yang ia alami semalam, ia menceritakn semua rasa sakit yang saat ini ia rasakan, sesekali ia juga menyeka air mata yg tetap keluar dari bola matanya, mencurahkan semua rasakan sakit yang ia rasakan, menjadi kan valent sebagai tempat bersandarnya penganti sesosok ibu yang sangat ia rindukan untuk saat ini


" jangan bersedih, aku akan mbantumu ngel " valent berucap pelan setelah sahabat ya itu menceritakan masalhnya, sambil memeluk wanita didepanya itu mencoba menyalurkan kelembutan dan ikut merasakan rasa sakit yang sedang di rasakan sahabtnya itu

__ADS_1


" aku bingung lent, aku takut, aku tak punya harapan hidup, semua hancur, aku tak punya apa2 lagi, semuanya hilang, aku bahkan tak punya duit seperserpun, yang kupunya hanayalah dirikuuu Dan baju yang saat ini kukenakn " angelika semakin memperat memeluk sahabatnya itu, bahkn sampai valent kesusahan untuk bernafas


" tidak " tegasnnya


" kau masih punya aku, aku akan membantu sebisaku, aku akan mencarikan pekerjaan untukmu, kau bisa bekerja Dan membiayai pengobatan ayahmu " valent berucap untuk menumbuhkan semangat hidup Kepada wanita yang masih dalam pelukanya itu


" sunguhhh??" angelika sangat giirang, ia season mendapat sinar matahari yang beberpa hari ini sudah redup dalam hidupnya, ia kembali memiliki harapan untuk hidup lagi


" ya " ucap valent lembut sambil menyungingkan senyuman tipis dipipinya tak lupa lesung pipi yang manambah kesan manis ia selipkan, menepuk pundak agelika pelan menunjukan bahwa saat ini ia tak berbohong


" terimkasih banyak lent , kau adalh penyemangatku, kau selalu membantuku dari dulu semasa SMA hinga saat ini pun kau masih selalu membantuku untuk tetep that dan berdiri" angelika semakin mengeratkan pelukanya ia sangat berterimaksih pada sesosok yang ia pangil sahabtnya itu

__ADS_1


jangan lupa ya untuk tetap dukung author😍😍, dengan cara kamu klik like 👆dan koment yang banyak🙂🙂, supaya aku lebih semnagt dalam berkarya dan menulis novel ini🥰, sekaligus bisa menghibur para readers sekalian😘😘, maaf jika ada kesalahan dalam menulis ku😊😊 keep smile and keep healthy dimasa pandemi😷😎


__ADS_2