Awal Siksa Menjadi Cinta

Awal Siksa Menjadi Cinta
ibu ( part 2 )


__ADS_3

tidak kuat tapi harus kuat, terkadang hati ini harus belajar menerima kenyataan yang pahit



angel terus saja melangkahkan kakinya, air matanya masih terus mengalir basahi pipinya, sesekali ia sesenggukan matanya kabur menatap jalanan tapi entah kenapa tiba² retina matanya menagkap kerumunan orang banyak, dirinya berjalan mendekat ke arah kerumunan orang banyak itu. menepis kerumunan itu dan mulai berjalan kedepannya melihat keadaan didepan


" deggggg " jantungnya berhenti seketika


1 detik


3 detik


7 detik


10 detik


dirinya terkulai lemas, piala yang dipegangnya sedari tadi itu jatuh dengan spontan. piala yang sudah ia rencanakan diberikan kepada dua sosok yang paling dirinya sayang yaitu ayah dan ibunya, tapi semua lenyap.


dirinya jatuh melihat seorang wanita berbaju merah maroon itu, sekujur darah merah bertebaran di tubuhnya, wajahnya juga sudah dibanjiri darah merah dan menempel disana sini


" iiiibuuu? ? ? ucapnya tersendat, seblm Temgorakanya di ganjal batu,


" ibu " hanya kata itu yang keluar dari mulutnya beribu batu seakan menonjok dan membanting pundak tubuhnya, anggel terkulai lemas duduk tepat di depan ibunya itu


terlihat wanita itu mengengam sebuah boneka dengan sangat erat seakan tak mau melepasnya


boneka itu berbentuk panda namun berwarna biru langit yang besar dan di lehernya ada tertempel syall yang berwarna senada. ada emoticon tersenyum di syall itu


" ibuuuuu " teriaknya sangat histeris, orang² disekitar tiba ² terdiam melihat sosok gadis remaja itu menangis histeris, bagi anggel saat ini seakan semuanya mati, seakan waktu berhenti berputar dan hanya dirinya yang masih bernafas dan hidup


" ibuuu, ibuuuu bangun ibu, ibu jangan tinggalkan aku ibu " angel menggoyangkan badan tania dengan kasar mencoba membangunkan wanita itu, tak peduli orang banyak mencoba menenangkanya, ia beteriak sejadi jadinya memukuli jalan raya dengan tanganya hinga berdarah


" ibuuu bangun, kenapa ibu meningalkan angel, kenapa ibu tidak menepati janji "


" ibuuu uuuu, anggel masih berteriak histeris tak percaya jika wanita ini adalh ibunya, tak percaya bahwa saat ini wanita itu tak lagi bernafas, tak percaya bahwa waktu begitu kejam, mengambil wanita yang tadi pagi masih bercanda ria bersamanya. terlihat jelas saat ini wajah wanita itu sangat pucat pasi dan seluruh badanya terasa membeku sebeku es batu


" bangun ibu, banguun jangan tingalkan angel " anggel menangis sesungukan nafasnya terengah² dirinya memukul mukul dadanya dengan kasar, rasanya sakit ibu

__ADS_1


ambulans datang dari arah barat, semua kendaraan menepi begitu juga dengan orang² yang melihat kejadian itu , hanya angel yang tak bergerak dari tempat duduknya, ia tetap menangis histeris memeluk ibunya itu, mendekatkan keplanya ke arah dada tania dan mendekapnya dengan sangat erat. bahkan saat ini seragam putih abu²nya sudah menempel noda darah


petugas mulai bekerja menyelamatkan para korban kecelakaan beruntun itu, ada sekitar 10 jenazah yang sudah dibawa ke dalam ambulans dan dilarikan kerumah sakit begitu juga dengan ibunya angel tania


angel berdiri mengikuti para dokter yang mengangkat ibunya, ia kemudian melihat pemandangan sekelilingnya, korban tabrakan itu bersimpuh darah, di tempat kejadian terlihat jelas darah bertebaran dimana², beberapa keluarga sudah sampai di tempat, semuanya menangis sekencangya kencangya, ada beberapa orangtua juga kerabat keluarga yang pingsan dan langsung dibawa kerumah sakit untuk diperiksa, mungkin mereka syok dan belum bisa menerima kenyataan pahit ini


" betapa mirisnya hari ini, hari dimana seharusnya menjadi hari bahagiaku tenyata menjadi hari termiris yang tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku " batinya sambil memeluk panda yang tadi sudah ia ambil dari gengaman ibunya, angel berjalan mendekati ambulans tempat ibunya berada.


disaat ia akan masuk kedalam ada secarik kertas yang jatuh dari bonekanya, ia mengambilnya dan membukanya perlahan, terlihat tulisan tanggan khas ibunya tegak bersambung


 


" dear anak ibu tersayang, happy birthday to my Girl today " kata itulah pembuka surat dan diakhirnya di selipkan emoticon tersenyum


selamat ulang tahun angel, malaikat kecil ayah dan ibuu, hari ini adalah hari terbahagia ibu, karna.. . . . hari ini ibu bisa melihat anak ibu bertumbuh dewasa dan bertambah umur, hari ini juga adalh hari dimana kau dilahirkan dari rahim ibu, hari dimana ibu kesusahan dan hampir putus asa melahirkanmu, tapi ibu kuat karena ibu dan juga ayah ingin sekali melihat buah hati kami menyapa dan melihat betapa indahnya dunia tempat kita berpijak ini, selamat ulang tahun padamu sayang semoga kau menyukai hadiah panda ibu


 


tania


 


 


" aku tak mau kejutan, aku tak ingin boneka ini, aku hanya ingin ibu " angel menyapu dadanya perlahan mencoba mereda jantung yang berdetak sangat cepat seakan ingin meledak dari dalam tubuhnya, ia bahkan kesusahan bernafas sangking cepatnya jantungnya berdetak membuat badanya terasa lemas pandangan yang kabur, hingga tiba² ada sesosok laki ² datang dan memeluk dirinya dengan sangat erat. tanganya sangat kokoh, ia menundukan keplanya ke bahu angel, deru nafasnya tersengat begitu cepat, jantungnya juga tak kalah cepat,


dan kemudian air matanya turun hinga tangisnya pecah dengan sendirinya


" maaf "


" ayah? ? angel menatap laki² itu matanya memerah wajahnya juga pucat, lemas dan tak berdaya


" maafkan ayah nak " kata itu terucap dari mulut laki² itu ia kembali menundukan kepalanya, menundukan kepalanya menghadap ke bawah, air matanya membasahi pipinya hinga jatuh ke jalan, menunjukan betapa rapuhnya laki² itu saat ini, bahkan jika ditanya siapa yang paling terluka atas insiden ini dialah orangnya


" ayah tak bisa menjadi sosok pahlawan dalam hidup kalian, ayah tak bisa melindungi ibumu, ayah adlah pecundang ayhhhhh. . " kata²nya terhenti airmata masih membasahi dirinya menatap angel dengan sendu, gadis itu tak berbicara hanya melihatau laki² didepanya itu


" maaf " tambahnya

__ADS_1


" bukan salah ayah, itu bukan salah ayah " angel memeluknya mereka menangis bersama mencoba memberi* sedikit kehangatan yang masih tersisa sedikit


*sekitar 15 menit kemudian


anggel dan ayahnya kemudian masuk kedalam mobil ambulans menuju rumah sakit, di dlam mobil tidak ada suara hanya isak tangis yang terdengar dari sosok laki² itu


" maafkan aku tania, maafkan aku, aku tak bisa menjagamu tania, maafkan aku " mengengam tangan istrinya itu dengan sangat kuat sesekali menciumnya dengan lembut, mencurahkan semua kasih sayangnya


" sudahlah ayah, kita harus relakan i ibu" angel mengelus² pundak ayahnya dengan lembut mencoba menyemangati ayahnya, ia bahkan tak tau cara menyemangati hidup orang lain sedangkan dirinya juga sedang butuh penyemangat hidup


angel menatap jendela putih mobil ambulans, kepalanya ia miringkan ke jendela, menatap jalanan, sesekali air matanya jatuh dan ia hapus dengan tanganya


*


*


*


*


setelah kepergian ibunya, angel tinggal di rumah bersama ayahnya, ayahnya mengantikan semua pekerjaan rumah yang biasanya tania lakukan, baik mengurus sekolahnya angel , masak sarapan pagi walaupun angel selalu membantunya agar tidak terlalu repot, namun sekarang sangat terasa, rumah itu sangat sepi dan menyayat hati, sunyi tapi harus dimengerti itulah yang saat ini mereka rasaakan saat ini, karena sosok ibu yang hangat sudah tak ada lagi, sosok istri yang pengertian sudah pergi dan berbeda alam.


semasa itu ayahnya angel juga mengalami depresi yang berkepanjngan, untung dirinya yang selalu memberi perhatian dan kasih sayang juga semangat hidup untuk ayahnya itu, hinga akhirnya ia bisa keluar dari bayang2 masa lalu dan melanjutkan kehidupanya dengan baik seperti layaknya orang normal pada umumnya


*


*


*


*


" hari itu tak akan pernah ku lupa ibu, hari dimana kau meningalkan aku dan ayah, bahkan ayah tak pernah bisa melupakan dirimu ibu, dirinya begitu mencintaimu " ucap angel pulang meningalkan pemakaman setelah selesai menabur bunga diatas makam ibunya itu


hidup itu memang berat dan sulit ibu tapi harus aku jalani " itulah satu kata yang terselip di hati angel mengakhiri hari ini


jangan lupa y klik like dan komentnya

__ADS_1


__ADS_2