
matahari menyapa pagi ini, menyinarkan sinarnya yang begitu menyengat tubuh, meyilau memantul di jendela putih tempat Dua orang yang sedang terlelap tidur, entah apa yang mereka pikirkan hingga jam begini pun mereka belum terbangun dari alam mimpi mereka masing²
hingga akhirnya ada dering telepon dari benda pipih milik Alex yang membangunkan dari alam mimpi ? Alex
*
*
*
alex membuka matanya secara perlahan, mengambil benda pipih itu, melihat siapa yang menelponya
" shitt Gerald?? " tanyanya dalam hati, ia mengeser tanda telepon berwarna merah di ponselnya
" ya ada apa?? Alex mendekatkan androidnya ke telinganya agar lebih jelas mendengar suara
" halo lex, dimana kau kata seketaris li kau belum pulang dari semalam, axcel juga belum pulang "
" apa axcel belum pulang, dasar anak cecunguk tak tau diri itu, aku sudah memberinya kekebebasan ternyata dia menyalahgunkanya lagi?? ucap Alex kesal
" memangnya kau dimana lex, aku sudah menunggumu dari tadi?? " tanya Gerald dengan antusias
" di bar " ucapnya singkat
" apa di bar??
" hem "
" kau di bar mana??, aku akan menjemputmu sekarang juga"
" di bar goldenship, memangnya kenapa??, mengapa kau sangat repot dengan keberadaanku ha??
" ya ampun lex apa kau tidak tau bahwa hari ini kita harus meeting dengan Pt apelle jayasa??
" ha apakah kau lupa?? Gerald menaikan volume suaranya kesal karena sahabatnya itu lupa dengan janjinya yang memperingatkan Gerald agar tidak terlambat mengahadiri meeting kali ini
" ya, ya aku mengingatnya, aku akan segera Kesana, kau tunggu saja aku dikantor "
__ADS_1
" baik, aku akan menunggumu dikantor, cepatlah.., meetingnya akan secara di mulai tepat pukul 10 : 00, kau jangan terlambat " tegas Gerald
" iya bawel, bukankah PT apelle yang membutuhkan kerja sama ini?? mengapa aku yang harus repot ha?? " tanyanya beteriak dengan kesal dan langsung mematikan ponselnya, meletakanya asal ke tempat semula ia mengambilnya tadi, ia kembali tidur dan membentangkan tanganya, tapi terasa tangan kanannya menyentuh sesuatu
" apa ini??
" kenapa keras??
" bantal guling tidak mungkin sekeras ini, bantal guling lembut " batinya
Alex langsung melihat kesampingnya, dirinya sangat terkejut melihat sesok wanita tiba² tidur di sampingnya, sangking terkejutnya ia sampai menendang wanita itu dengan lumayan keras hinga angel jatuh ke lantai dengan selimut yang masih membalut tubuhnya, kepalanya terbentur ke lantai
" awwww " ucapnya membuka mata, melihat kesekeliling ruangan, tanganya menyentuh kepalanya yang sakit dan sedikit mengosok²nya agar sakitnya sedikit mengurang
" kenapa aku disini??
" mengapa aku bisa berada di tempat ini, apa yang Terjadi semalam?? gumanya dalam hati,
ia melihat selimut putih yang membalut tubuhnya tiba² badanya terasa dingin mungkin efek karena ia sudah tak memakai baju belum selesai pertanyaan² yang belum terjawab oleh pikiranya tiba" Alex mendekat berjalan ke arahnya
" mengapa kau bisa disini he??
" apa yang terjadi disini??
" mengapa kau bisa tertidur di ranjang yang aku sewa ?? , jawab?? Alex menarik tangan anggel dengan kuat semakin lama ia semakin mengeratkanya dengan kuat meminta jawaban dari wanita yang ketakutan didepanya itu, tak lupa mata merah dan nafas yang memburu ia beri kan
" aaaakkkkuu... tidak tau tuan tapi bukan ya semalam tuan yang... " belum selesai angel berbicara Alex langsung memotong dan melemparkan angel dengan keras hinga kepalanya angel terbentur dinding
" shit " ucap Alex karena sudah sadar apa yang terjadi semalam sehinga ia bisa masuk ke dlam perangakap yang akan dirinya sesali di kemudian hari
" aku tidak tau apa ini, tapi aku melakukanya karena paksaan, dan itu semua terjadi karena dirimu wanita murahan " Alex menunjuk angel dengan mata yang penuh dengan amarah, ia sangat kesal sekaligus marah yang meluap² karena dirinya merasa dipermainkan
" keenapa karena diriku,??bukankah dirimu yang melakukanya ?? aku sudah mencoba berkali kali untuk melepaskan diri dan mencoba menyadarkan tuan tapi tuan tak mendengarkanku sekalipun " angel mengengam erat selimut putih yang masih menutupi tubuhnya, saat ini ia sangat takut, ia benar² takut, takut bahwa hari ini akan terjadi
" apa ??
" aku?? bukankah kau yang menaruh obat didalam tehku dan menyempatkan kesempataan disaat aku mabuk, hingga kau bisa memeras uangku, karena kau tahu bahwa aku adalah orang berkuasa dan Kaya, bukankah itu rencanmu??
__ADS_1
" dasar wanita sampah, aku sudah menemui banyak wanita seperti dirimu " sambung Alex menatap sinis angell bahwa betapa menyedihkanya wanita itu saat ini
" taapiii.. aku tak pernah bermaksud, apalagi seperti yang tuan katakan " angel menangis, menangis karena ia sudah kehilangan harta berharganya, sudah tak suci, bahkan sekarang dirinya pun dipangil sampah oleh orang lain
" kau tak perlu menangis, airmatamu hanya palsu bagiku dasar ****** kecil" Alex menatap nya dengan sinis mengambil dompetnya yang terbuat dari kulit berwarna coklat, mengambil sekertas cek dan menulis
Alex berjongkok menyesuaikan dengan angel yang masih teruduk lemas
" 2 MILYAR untuk satu malam cukup??
" kalau tidak cukup kau bisa menghubungiku aku akan memberi tambahanya berapa pun yang kau mau, tapi kau harus tutup mulut dan jangan muncul di depanku lagi " Alex kembali berdiri memakai bajunya dan pergi meningalkan anggel
" apalagi pangilan yang harus aku Dengar Tuhan??
" anak pembawa sial??
" wanita ******??
" wanita munafik??
" dan sekarang aku bahkan sudah dipangil wanita murahan dan sampah "
" huh, kenapa bahagia ku sementara namun pedih yang dalam kau tancap sedalam ini di hidup ku, rasanya pedih sekali hatiku benar² sudah tidak sangup menerima semua ini "
" bahkan sekarang aku diabayar dan tidak aku berbuat kesalahan sedikitpun bukankah hal ini sudah jelas seberapa murahanya diriku saat ini " angel tersenyum getir menghapus airmatanya, saat ini dirinya benar² rapuh bahkan lebih rapuh dari hari Seblumya, sekarang semua rasa sakit sudah benar² ia rasaakan tak ada lagi bahagia sekarang hanya tinggal kelabu abu²
*
*
*
motivation
banyak orang yang haus akan cinta karena semasa ia hidup tak mendaptkanya, jadi sayangilah orang yang mencintaimu dan yang kau cintai sebelum mereka pergi karena diminta oleh waktu untuk menghilang
jangan lupa untuk klik like dan koemntya ya😍, agar aku lebih semangat dalm menulis novel nya, kritiknya juga
__ADS_1