
Informasi yang mengejutkan yang disampaikan oleh Raja Noor I ialah; ada makhluk yang abadi selamanya di Yuzarin? Akankah itu benar?
___
Berlari dengan langkah cepat, membuat Kelompok Hyuga sepertinya sudah dekat dengan tujuan nya, hanya saja ada masalah yang menimpa mereka semua.
Hyuga melihat banyak sekali para penjaga gerbang dari Teritori Kerajaan, sungguh sangat sulit untuk menerobos masuk, tanpa Izin Surat Masuk Khusus Teritori Lain.
Yajime mengeluh kesal, karena masalah yang ada di hadapan nya sulit ia hadapi sendiri.
"...Cih sialan, sudah dekat dengan tujuan, ada para penjaga yang menjaga gerbang disana..." Keluh Yajime.
"...Bagaimana Hyuga, apa kau punya rencana bagus?" Kata Minami masih menatap para penjaga gerbang.
Hyuga hanya menggelengkan kepalanya, diikuti keluhan Yajime lagi.
"Ah sial, serius kau tidak ada rencana?" Keluh Yajime lagi.
Haku menyindir Yajime, yang daritadi hanya bisa mengeluh.
"Jika kau hanya bisa mengeluh, tanpa berjuang dahulu... hal yang bisa kau dapat hanyalah kegagalan..." Sindir Haku.
Walaupun sudah disindir oleh Haku, Yajime masih saja kesal karena situasinya ini, ia lalu melepas kekesalan nya dengan berbaring di bawah pohon.
"...Apa kita akan memakai cara kekerasan?" Kata Ono sambil melepaskan Kapak Kematian nya yang ia tenteng di punggung.
"...Apa yang hanya ada di kepalamu itu memanfaatkan otot saja? ingat lah, jika kita maju dan menyerang penjaga disana, hal yang akan kita dapat bagai Pedang Bermata Dua..." Ucap Haku bijak.
Ono merespon kata Haku, dengan anggukan setuju, ia lalu memegangi dagunya dan berusaha memikirkan rencana yang bagus.
Hyuga memikirkan rencana dahulu dengan matang, ia berpikir dengan tegak dan serius.
(Jika kita mencoba menerobos masuk dengan menyerang para penjaga, bukankah yang akan terjadi sama saja dengan para Pemberontak lakukan? Benar kata Haku tadi, kita dapat menyerang mereka dan masuk ke Teritori Kerajaan secara paksa... hanya saja yang akan kita dapatkan bisa jadi malahan petaka...) Batin Hyuga.
"...Hyuga sudah dapat ide belum...?" Kata Yajime sambil berbaring santai di bawah pohon.
"...Bukankah kau juga harus memikirkan ide, pria bodoh!" Bentak Minami, kali ini ia benar-benar kesal.
Hyuga membuka matanya dengan cepat, usai memikirkan sebuah rencana. Ia lalu menoleh ke Tisa yang masih sibuk mengasah Pisau Kecilnya.
"Tisa ada hal yang harus kau lakukan, bukankah kau itu seorang Assasin...?" Kata Hyuga.
Tisa mendengar Hyuga, ia lalu menghentikan mengasah Pisau Kecilnya dahulu, dan menghormati pembicaraan Hyuga.
"...Ya, dalam hidupku aku sudah menjadi Assasin selama 5 tahun berturut-turut..." Jawab Hyuga.
Hyuga tersenyum riang, ia lalu mengepalkan tangan keberhasilan nya.
"...Yoshh, aku punya ide menarik..." Ucap Hyuga yang masih mengepalkan tangan nya.
__ADS_1
"...Seperti biasa, pemimpin kita Hyuga memang hebat..." Kata Yajime yang masih saja santai berbaring di bawah pohon.
Semua orang mengabaikan untuk membalas Yajime...
"...Dengarkan aku semuanya, Tisa adalah seorang Assasin... ia sudah pernah bekerja untuk Teritori Kerajaan dan juga Teritori lain nya..." Kata Hyuga mengenalkan Tisa ke rekan nya yang belum tahu.
"...Apa benar begitu?" Kata Minami.
Hyuga merespon dengan anggukan.
"Lalu apa yang kau inginkan dariku?" Tanya Tisa.
Hyuga tersenyum kecil, di ikuti dengan mata pemburunya... Tisa yang melihat mata Hyuga, membuat ia menelan ludah.
(Mata pemburu yang sangat indah...) Batin Tisa.
"Kita akan membuat para penjaga gerbang membukakan gerbangnya dengan cara tipuan..." Kata Hyuga.
"Tipuan?" Tanya Minami.
"Ya, mudahnya Tisa adalah seorang Assasin, ia dikenal luas dengan para Teritori Kerajaan... aku yakin 90 persen, diantara penjaga gerbang itu.. ada yang mengenal Nafumi Tisa..." Jawab Hyuga dengan jelas.
Haku mengerti maksud dari Hyuga, ia lalu memulai berbicara usai memahami maksud Hyuga.
"...Tipuan yang kau maksud itu, untuk membuat kita seolah-olah adalah rekan dari Tisa?" Kata Haku.
"Benar, dengan begini kita dapat memperoleh cara yang mudah tanpa melibatkan serangan..." Balas Hyuga.
"Seperti yang diharapkan dari PASUKAN KEBENCIAN, dengan begini aku mulai bersemangat!" Seru Yajime.
Tiba saja, Minami dan Ono memukul kepala Yajime yang tak berdosa.
"Bletakkk!!"
"...Aduh sakit woi!" Seru Yajime lagi.
"...Jangan berkata dengan keras, pria bodoh!" Seru Minami kesal dengan sikap Yajime.
"...Kau ini selalu membuat masalah!" Seru Ono sambil mencekik leher Yajime, dengan sikut nya.
Haku menyadari ada hal yang tidak ia inginkan, lalu ia menegur Ono, Minami dan juga Yajime.
"Sstt... jangan berisik, kau tahu jika salah satu penjaga mendengar kita... mereka dapat menyadari kita semua..." Kata Haku.
Ono dan Minami meminta maaf kepada Haku, dengan menunduk salah... tapi tidak dengan Yajime.
"...Ah begitu ya..." Balas Yajime yang masa bodoh sambil memegangi kepala nya.
"...Minta maaf lah pria bodoh..." Kata Minami kesal, sambil menggunakan tangan nya untuk memaksa menundukan kepala Yajime.
__ADS_1
"...Ya maafkan aku..." Balas Yajime.
Hyuga menutupi wajahnya, karena tidak tahan melihat tingkah laku rekan nya ini. Haku yang melihat Hyuga menutupi wajahnya, lalu dengan sigap menurunkan tangan Hyuga.
"...Pemimpin harusnya memimpin dengan benar..." Kata Haku menurunkan tangan Hyuga.
Pipi Hyuga memerah, karena tingkah yang dibuat oleh Haku. Wajah Haku terlalu dekat dengan wajah Hyuga.
"Ka...kau terlalu-- dekat..." Kata Hyuga agak terbata-bata.
"...Itu karena kau menunjukkan sikap yang seharusnya bukan pemimpin lakukan..." Kata Haku bijak.
Karena tidak tahan dengan keadaan nya, Hyuga memundurkan diri dari Haku... ia menarik nafas kuat dan memanggil seluruh rekan nya.
"Kalian semua, para PASUKAN KEBENCIAN... mari kita mulai rencana kita!" Seru Hyuga dengan suara yang agak keras.
Seluruh rekan dari Hyuga menghentikan tingkah bodohnya itu, kecuali Tisa dan Haku yang daritadi tidak menunjukkan tingkah laku yang kekanakan.
"Dengar ya, kita lakukan ini tanpa ada kesalahan... Tisa kau maju dahulu dan kalau bisa berbicaralah kepada mereka semua..." Kata Hyuga sambil menunjuk Tisa.
"...Lalu Hyuga apa yang akan kita semua lakukan?" Tanya Yajime.
"Seperti biasa kau memang bodoh Yajime..." Kata Hyuga tersenyum kecil.
"...Ah kau meniru kataku..." Balas Yajime tertawa kecil.
"Seperti yang dikatakan Haku tadi, kita semua akan berjalan di belakang Tisa, usai Tisa mengatakan kalau ia membawa rekan, jangan lupa kalian semua bertingkah laku seperti seolah-olah rekan dari Tisa..." Kata Hyuga dengan serius.
"Ah begitu ya..." Ucap Yajime yang mulai paham.
"...Dasar pria bodoh, bukankah tadi Haku sudah mengatakan nya..." Kata Minami kesal.
Yajime merespon Minami dengan sifat kekanakan nya, ia memukul kepala nya sendiri dan menjulurkan lidahnya.
"Teehee kebiasaan..." Kata Yajime dengan nada bicara seperti anak kecil.
Minami hanya merespon dengan memasang muka datar...
"...Nah Tisa majulah dahulu, lalu katakan kepada mereka semua, kalau kau membawa rekan!" Seru Hyuga dengan suara agak keras.
"Baik!" Balas Tisa.
Dimulailah rencana untuk masuk ke Teritori Kerajaan, Tisa berjalan dengan langkah kecil.. di ikuti para PASUKAN KEBENCIAN lain nya di bagian belakang.
Hyuga berjalan sambil membatin...
(Nah jika ada kegagalan, yang akan ku buat adalah; sama yang para pemberontak lakukan...) Batin Hyuga dengan mata menyala yang siap mencari mangsa.
Cara manakah yang akan didapatkan oleh para PASUKAN KEBENCIAN; Tipuan ataukah Melibatkan serangan?
__ADS_1
Seperti yang diketahui, para penjaga gerbang mendapat informasi PASUKAN KEBENCIAN dari Raja Noor I. Jangan lupakan petunjuknya; 2 pria dan 4 perempuan!!
To Be Continue ~