Belum Diketahui

Belum Diketahui
Ch 11. Era Kebencian 7 (Kedok yang terbuka)


__ADS_3

Sekarang 1 Chapter, minimal diisi 1500 kata. Terimakasih sudah mau membaca LN karangan Author yang sangat NOOB ini :')


___


Para PASUKAN KEBENCIAN memulai rencana nya. Hyuga dan juga rekan KEBENCIAN berjalan mengikuti Tisa.


Sekitar puluhan penjaga gerbang mulai terlihat jelas, mereka semua menggunakan tombak serta senjata lain nya untuk berjaga-jaga. Kebanyakan ada juga ahli sihir dari Teritori Pengguna Kekuatan.


Tisa mendekati para penjaga gerbang itu, sekaligus Hyuga dan yang lain nya berdiri di sisi Tisa kecuali bagian depan.


"...Kau Tisa sang Assasin?" Kata penjaga gerbang.


Tisa mengangguk dan mulai mengenalkan Hyuga dan yang lain nya, tanpa memberikan nama asli mereka.


"Mereka semua adalah rekanku, semenjak aku tidak pernah terlihat untuk bekerja menjadi Assasin... aku merekrut banyak sekali para Assasin yang jauh lebih kuat dariku..." Ucap Tisa.


Para penjaga gerbang yang bersekitar puluhan, ada yang percaya dan juga curiga. Penjaga gerbang sekitar berumuran 45 tahun merasa curiga dengan rekan Tisa ini.


"Tunggu, apa benar kau memiliki rekan?" Tanya nya.


"Mereka semua adalah rekan dariku, bahkan ada yang lebih kuat dariku... nama dia ummm... adalah Hyurin!" Seru Tisa mengenalkan Hyuga dengan nama palsu menjadi Hyurin.


(...Hyurin?) Batin Hyuga dengan wajah datar.


"Ini Yajima, Mina, Oni, dan juga Hako!" Ucap Tisa lagi mengenalkan PASUKAN KEBENCIAN dengan nama yang diplesetkan.


(...Oni itu aku?) Batin Ono dengan menunjuk dirinya sendiri dan memasang wajah bodoh.


Para penjaga gerbang tertawa ngakak, mendengar nama aneh yang diucapkan oleh Tisa.


"...Hahaha, Oni apaan itu, apa kau itu beneran Oni (Iblis)..." Kata salah satu penjaga gerbang yang masih tertawa.


"...Lupakan Oni nya, nama Hako (Kotak) itu apaan ya, wajahmu cantik tapi sayang namamu aneh, hahaha..." Para penjaga gerbang masih tertawa ngakak.


"Udah-udah sakit perut aku!" Ucap penjaga gerbang yang berumur 25 tahun diselingi memegangi perutnya dan tertawa menggeliat di tanah.


Hyuga dan yang lain nya menganggap para penjaga gerbang ini sangat menjijikkan.


(...Najis sekali para penjaga gerbang ini!) Batin Minami dengan gestur emosi.


"Sudah..sudah..." Ucap penjaga gerbang berumur 36 tahun, yang menyudahi tindakan tak terpuji yang seharusnya tidak boleh di lakukan oleh para Pengikut Kerajaan, apalagi jika mereka dari Teritori Kerajaan, bisa saja dapat reputasi buruk yang keluar dari kata orang lain.


Para penjaga gerbang menghentikan tertawaan mereka, dengan berubah drastis untuk bersikap lebih sopan kepada para tamu yang akan masuk ke Teritori Kerajaan.


Penjaga dengan janggut berwarna putih lebat ini berdehem dan mengatakan sesuatu kepada Hyuga dan yang lain nya.


Hyuga menyadari akan ada hal tidak dinginkan terjadi, dan benar saja penjaga gerbang ini mengetahui rencana Hyuga.


"...Kau Tisa sang Assasin kan, lalu mereka ini adalah rekanmu, tapi bukankah kalian ini; 2 Pria dan 4 perempuan!!" Ucapnya.

__ADS_1


Hyuga hanya bisa menggelengkan kepalanya, dan tidak mengerti maksud dari penjaga janggut putih ini, dengan berani ia berbicara kepada penjaga gerbang putih.


"Maaf menyangkal pak, jumlah kami memang 6 orang... dan juga aku adalah seorang pria dan Yajim--Yajima juga adalah seorang pria yang sama sepertiku..." Kata Hyuga hampir saja ia nyaris keceplosan menyebut nama Yajime.


"...Bukan begitu nak, hanya saja menurut Informasi dari Raja Noor I, ia menyatakan akan ada pemberontak yang menyebut dirinya sendiri adalah; PASUKAN KEBENCIAN. Ditambah lagi kami diberikan 2 petunjuk olehnya... Yang pertama; 2 pria dan 4 perempuan, dan yang kedua adalah; Pemimpin dari PASUKAN KEBENCIAN memiliki mata pemburu yang sangat ganas..." Ungkapnya.


(Ah begitu ya, apa jangan-jangan Raja Noor I ini, memiliki kemampuan meramal masa depan...) Batin Hyuga dengan sikap tenang.


Mendengar kata dari penjaga janggut putih, mengakibatkan para penjaga lain jadi ragu untuk membuka gerbangnya, bahkan penjaga lain, menyuruh rekan nya untuk mencari siapa pemimpin yang memiliki mata PEMBURU itu.


Mereka semua, PASUKAN KEBENCIAN dari Hyuga di cek satu persatu, hingga akhirnya tidak ada satupun penjaga gerbang yang mendapati mata pemburu dari PASUKAN KEBENCIAN, tapi penjaga janggut putih lagi-lagi mengucapkan sesuatu yang sangat menyangkut untuk membuat Hyuga membuka mata Pemburunya.


"Dari sikapmu, wajahmu, dan juga aura mu sepertinya kau bukanlah rekan dari Assasin, melainkan kau adalah seorang yang lebih cocok menjadi pemimpin... apa kau adalah Pria yang dimaksud oleh Raja Noor I ?" Tanya penjaga janggut putih, yang menunjuk Hyuga.


Para penjaga gerbang, semakin ragu untuk membuka gerbangnya, kedua penjaga gerbang ini diutus untuk membuat Hyuga membuka mata Pemburunya.


"Lihat ini Vein, bukankah mata milik orang ini menunjuk kan kebohongan?" Kata Neir.


"...Kau benar Neir, seperti nya ada yang aneh di mata nya orang ini, ah apa jangan-jangan memang benar kalau kau itu adalah Pemimpin dengan mata Pemburu liar?" Balas Vein menggoda Hyuga.


"Dengar kan aku Hyurin atau siapa pun tadi, Neir dan juga Vein adalah Duo penjaga gerbang dengan kepintaran diatas rata-rata... mereka dapat dengan mudah membuka kedok mu..." Ucap penjaga janggut putih.


Vein dan Neir penjaga gerbang dari Kerajaan Cloth yang memiliki kepandaian serta kelicikan untuk memanipulasi mental orang lain, dan sekarang mereka berdua akan membuka kedok asli Hyurin (Hyuga). Mereka berdua mengecek mata Hyuga lebih jauh lagi.


Neir memandangi wajah Hyuga, dan menyimpulkan sesuatu kalau Hyuga adalah pemimpin dari PASUKAN KEBENCIAN. Sedangkan Vein mengucapkan sesuatu kata, untuk membuat mental Hyuga jatuh di tangan Vein.


"Hyurin ya? hmm nama yang bagus, hanya saja kenapa mimik wajahmu mengatakan suatu kebohongan... hei apa kau itu benar bukan pemilik mata Pemburu, jika kau itu pria seharusnya tidak takut untuk berbohong kan, jadi kesimpulan yang aku dapat adalah; Kau itu sedang bohong, mencoba untuk menipu kami?" Kata Vein.


"...Dari wajahmu, kau itu orang dari Teritori Orang Biasa ya?" Lanjut Vein meneruskan rencana membuka kedok dari Hyurin (Hyuga) dengan nada merendahkan.


"Benar juga Vein, sama seperti orang yang membawa panah... dengan nama Yajima itu, wajah yang diperlihatkan nya adalah wajah orang-orang dari Teritori Terendah..." Ucap Neir yang sama dengan nada merendahkan.


(Jangan masuk dalam jebakan busuk itu Hyuga..) Batin Yajime yang khawatir dengan Hyuga.


Yajime memantau perubahan drastis dari wajah Hyuga, bahkan Hyuga menggetarkan tubuhnya seakan ingin melepaskan kekesalan nya. Neir dan Vein yang melihat perkembangan menarik ini, semakin semangat, membuat Hyuga segera membuka kedok aslinya.


"Hyurin... hmm nama yang sangat bagus, tapi hanya saja sepertinya nama ini seperti sebuah permainan saja, lihat ada Oni dan juga Hako, hei jika kau itu adalah seorang pria yang berani, tunjukan dirimu yang asli, dan jangan seperti orang pengecut!" Ucap Vein semakin memanasi Hyuga.


"Pengecut itu tidak lah baik kawan..." Lanjut Neir dengan sikap sombong.


"Neir kau benar, dan lebih tepatnya semua orang Teritori Biasa hanyalah sampah yang harus disingkirkan!" Sindir Vein.


(Orang-orang itu memanasi Hyuga, dan ingin membuat Hyuga segera membuka kedok aslinya.. ini gawat kalau begini, mau tidak mau kita akan melibatkan serangan...) Batin Haku.


"Jaga Bicaramu..." Kata Hyuga pelan.


"Heh...?" Ucap Vein dan Neir bersamaan.


Vein dan Neir tidak mendengar kata dari Hyuga, sedangkan Hyuga berada di ambang batas kesabaran. Harga dirinya di Teritori Orang Biasa seakan dianggap sampah oleh Vein dan Neir yang licik ini.

__ADS_1


(Gawat kalau begini, identitas Hyuga akan langsung terbongkar, aku tidak paham bagaimana Raja Noor I itu mengerti PASUKAN KEBENCIAN kami?) Batin Yajime.


Dan benar saja. Hyuga menjadi kesal, ia memukul wajah Vein yang sombong itu dan membuat wajah Vein mengeluarkan darah.


"Kau! apa kau itu pemimpin dari PASUKAN KEBENCIAN?!" Seru penjaga janggut putih.


Hyuga melepaskan semuanya, ia membuka mata pemburunya dan menatap tajam ke pandangan penjaga janggut putih ini.


"Benar, namaku adalah Hyuga... pemimpin dari PASUKAN KEBENCIAN!" Seru Hyuga.


Penjaga janggut putih bergidik ketakutan, pandangan tajam dari Hyuga membuat siapapun yang melihatnya dapat mengalami kengerian yang hebat, tergantung mental orang untuk kuat menahan mata pemburu Hyuga atau tidak.


"Sial ada apa dengan badanku ini, aku seperti terpaku terdiam disini?" Ucap penjaga gerbang yang membawa tombak, dengan tubuh yang bergetar ketakutan.


Hyuga lalu tertawa senang, ia memerintahkan para PASUKAN KEBENCIAN untuk menyudahi permainan tipuan, lalu cara yang dipakai adalah; Sama yang para pemberontak lakukan, libatkan serangan.


Para PASUKAN KEBENCIAN mengenalkan diri, dengan percaya diri yang kuat. Sekaligus mengeluarkan senjatanya dengan perasaan senang.


"YAJIME sang pemanah hebat ada disini!"


"Tombak putaran, YARISU MINAMI!!"


"Kapak kematian kau akan merenggut nyawa lagi, hehehe... MIRUKO ONO hadir!!"


"Sabit Bulan, KAMAKURI HAKU!"


"Bayangan Hitam, NAFUMI TISA!"


"Dan orang yang akan mengenalkan kalian pada KEBENCIAN. Aku KATANARI HYUGA. Kalian benar aku adalah pemimpin dari PASUKAN KEBENCIAN..."


Penjaga gerbang mulai ketakutan, tapi sebagian tetap harus menjalankan tugas mereka untuk menjaga gerbang, jika ada tamu tak dikenal datang. Dan kini mereka didatangi oleh PASUKAN KEBENCIAN dengan pimpinan KATANARI HYUGA!


"Jangan takut, kita adalah penjaga gerbang dari Teritori Teratas! kalian Teritori Kelompok Senjata tidak diperbolehkan datang kemari, ini perintah Raja!!" Seru penjaga gerbang dengan tombak di tangan nya.


"...Hoahh..." Yajime hanya menguap saja, seakan meremehkan pertarungan ini.


"Raja aku tidak peduli pada Raja, Kuasa teratas huh... jangan sombong dulu, Kekuatan Pengguna akan menguasai kekuasaan yang akan mereka raih dengan jerih payah mereka sendiri... Kekuasaan dapat direbut, dengan cara halus maupun kasar... nah aku akan memilih dengan cara kasar, yaitu menjadi PASUKAN KEBENCIAN!" Seru Hyuga melepaskan Katana nya dari sarung pedang.


"Sial ini, Leit pergilah ke Kerajaan manapun, dan pastikan katakan ada pemberontak yang datang kemari!" Seru Faiz. Ia menyuruh Leit untuk melapor kepada Raja yang ia temui pertama.


"Bersiaplah kalian semua, kita akan memulai serangan, tunjukan kekuatan dari PASUKAN KEBENCIAN yang mengerikan ini!" Seru Hyuga lagi. Hyuga mengobarkan semangat seluruh PASUKAN KEBENCIAN.


Yajime memulai memanah penjaga gerbang yang menggunakan tameng, namun tameng yang ada disana malahan hancur dengan seperkian detik saja.


"Mus..mustahil--- bagaimana bisa!" Ucap penjaga gerbang tadi yang tamengnya hancur karena panah Yajime.


Yajime tertawa senang, lalu dengan sombong ia mengatakan; "Ini masih belum semuanya yang terpanah, itu tadi hanyalah salam pembuka! Nah berikutnya aku akan memanah jantung kalian, hahahahaha!!"


Suara membentang di perbatasan Teritori Kerajaan ini, pintu gerbang masuk masih dihadang oleh para penjaga gerbang, hanya saja kekuatan dari PASUKAN KEBENCIAN, tidak dapat dianggap remeh!

__ADS_1


To Be Continue ~


__ADS_2