Belum Diketahui

Belum Diketahui
Ch 12. Era Kebencian 8 (Melibatkan serangan)


__ADS_3

PASUKAN KEBENCIAN, memilih cara untuk melibatkan serangan. Mereka harus cepat menumbangkan lawan jika tidak ingin laporan tentang mereka diketahui oleh Raja.


Tampaknya PASUKAN KEBENCIAN sudah menanti-nanti pertarungan ini, Hyuga dengan tenang sikap berkuda-kuda dengan Katananya, di ikuti semua rekan nya yang paling ingin menumbangkan lawan ini.


Yajime sudah memanah satu penjaga gerbang, dengan tameng yang sekali panah langsung hancur begitu saja. Terlihat kepanikan para penjaga gerbang.


"Ka--kalian jangan senang dulu! Aku masih memiliki serangan untuk menyucikan kejahatan kalian ini, terimalah ini 'Bureizu'!!!"


Kobaran api dikeluarkan oleh Pengguna Kekuatan yang berjabat sebagai penjaga gerbang dari Teritori Kerajaan, hanya saja serangan ini tidak mengenai satu pun para PASUKAN KEBENCIAN. Dan Hyuga menebas api itu, dan sekejap api itu hilang tanpa sisa.


"Ba...bagaimana bisa ia membuat api ku padam dengan Katana aneh itu!" Seru penjaga gerbang bernama Kurochi ini. Ia mulai panik dan memilih mundur mencari perlindungan diri, dibalik Penjaga Gerbang Bertameng.


"...Ja--jangan takut kalian, kit--kita masih bisa untuk melawan nya.." Ucap Groom Penjaga Gerbang Bertameng dengan terbata-bata.


Kaki bergetar dari Groom, menandakan kalau ia ketakutan, Kurochi yang melihat ini... lalu lari cepat masuk ke Gerbang Teritori Kerajaan.


"Dasar payah... segitu kah kekuatan dari Penjaga Gerbang Elite ini?" Ucap Hyuga dengan nada merendahkan.


"Oi Hyuga! Minggirlah kau menghalangi pandanganku... lihat nih panah yang kulumuri racun ku!" Seru Yajime menarik busur yang diisi dengan panah beracun.


"Jadi begitu ya! pantas saja tameng ku dapat dengan mudah hancur!!" Kesal Teit Penjaga Gerbang Bertameng yang tamengnya hancur oleh panah pertama Yajime.


"Oi bodoh! Itu tadi bukanlah panah beracun, hanya panah biasa yang ditarik oleh pengguna ahlinya!" Seru Yajime.


Penjaga Gerbang Bertameng langsung maju, begitu menerima aba-aba dari Penjaga Gerbang lain nya.


"Jangan takut maju, setia terus kepada Raja!" Seru Nike dengan gagah maju dengan tamengnya, di ikuti para rekan Bertameng.


Hanya saja, Hyuga tidak tinggal diam... ia dengan berani maju sendiri, dan menebas para Penjaga Gerbang Bertameng ini.


"Ahaggg!!!" Teriak para Penjaga Gerbang yang kesakitan, diantara mereka ada yang harus pulang dengan cepat... tumbang ditebas oleh KATANARI HYUGA.


"Haku! mulailah melemparkan Sabit Bulan mu!!" Seru Hyuga menyuruh Haku melempar Sabit Bulan.


Haku merespon dengan anggukan setuju, ia melemparkan Sabit Bulan terlarang ini ke seluruh Penjaga Gerbang Bertameng yang masih bersedia untuk melindungi Penjaga Gerbang lain nya. Hanya saja, mereka semua tidak dapat menahan keganasan Sabit Bulan milik Haku. Tameng yang kuat selalu saja hancur dengan cepat.


"Me--mereka sangat kuat!!!" Teriak Zhusk yang akhirnya terkena Sabit Bulan milik Haku, dan menyerang punggungnya.


Haku lalu maju, dengan akrobat seperti pemain sirkus... ia berakrobat dengan elegan dan mengambil Sabit Bulan nya kembali, lalu Sabit Bulan itu digunakan sebagai senjata jarak dekat.. dan menyerang musuh yang masih berdiri.


Hanya saja Haku lengah, ia tertembak serangan Teritori Pengguna Kekuatan, yang menyerangnya dengan 'Bullet' (peluru).


"Hakuuuu!!" Seru Hyuga yang melihat Haku terkena serangan dari Eta.


"Hehe... kalian hanya bersekitar enam orang saja, dan apa kau tahu kami ini masih ada puluhan... dan lihatlah berikutnya kalian akan ketahuan oleh Raja dan akan mengusir kalian... sudah dari dulu Teritori Kelompok Senjata mulai mengalami ketidak percayaan raja terhadapnya!" Ucap Eta.


Entah bagaimana Penjaga Gerbang mulai terbakar semangat, banyak para Penjaga Gerbang dengan senjata jarak dekat dan Pengguna Kekuatan maju dengan ambisi.


Haku memegangi bahunya yang berdarah terkena serangan. Wajahnya menahan kesakitan, dan berusaha untuk tetap tenang.


(Ini salahku... seharusnya aku tadi ikut melindungi Haku...) Batin Hyuga menyesal.


"Tenanglah Hyuga! Kau adalah pemimpin, kalian jangan harap mengalahkan kami!!" Seru Minami dan maju memutar tombaknya.


Diikuti Ono yang mengayunkan Kapak Kematian nya untuk mengahadapi serangan Penjaga Gerbang Elite.


Ono dengan barbar maju dan mengayunkan Kapak Kematianya, nyaris saja Kapak Kematianya mengenai Minami yang maju bersama Ono.


Kapak Kematian Ono berhasil merenggut nyawa manusia lagi, ia benar-benar wujud dari Predator berbahaya.


"Matilah kau makhluk barbar 'Kak-' !! Gyaggghhh!!!" Jeritan kematian dikeluarkan oleh Pengguna Kekuatan ini, yang ingin menyiapkan serangan bola api, hanya saja ia tidak sempat mengucapkan nama kekuatanya dan berakhir tersambar Kapak Kematian Ono.

__ADS_1


"Sial ini! serang terus kita ada puluhan!! Seru Faiz maju dengan tombaknya.


Ono adalah makhluk barbar, jangankan beruang, manusia biasa juga akan ia serang dengan tragis. Ono dengan gesit menyerang dengan Kapak Kematian nya.


Faiz menahan Kapak Kematian Ono, dengan tombaknya. Ia lalu memutar tombaknya untuk mementalkan Kapak Kematian Ono, yang nyaris mengenai wajah Faiz.


"Jangan lengah jika diserang dari belakang..." Ucap Tisa yang sudah di belakang Faiz dan menancapkan pisaunya di leher Faiz. Untuk saat ini Faiz gugur di tangan Tisa.


"SIALAN KAU PEMBUNUH!!" Kesal Willem menyabetkan tombaknya ke badan Tisa. Hanya saja serangan itu tidak mengenai Tisa sedikitpun, Insting Assasin memberitahukan Tisa kalau ia akan diserang, dengan begitu Tisa dapat menghindari sabetan tombak Willem dan membunuh Willem dengan melemparkan pisau kecil itu ke jantung Willem.


Tapi, Penjaga Gerbang Elite sudah menyandera Kamakuri Haku. Druke, Aen dan juga Mike menyandera Haku saat Haku sudah tidak dapat bergerak gesit.


"Kalian semua jatuhkan senjata kalian!! atau teman gadismu ini akan mati di tangan kami!!" Teriak Mike menyandera Haku, bersama dengan rekan nya bernama Druke yang memegangi Haku dari belakang. Dan Mike sendiri mengancam membunuh Haku dengan Katana.


Para PASUKAN KEBENCIAN mendengar suara Mike yang sudah menyandera Haku. Dengan begini situasi tidak menguntungkan dari PASUKAN KEBENCIAN terjadi.


"Jangan hiraukan aku Hyuga! tetaplah jalankan rencana KEBENCIAN ini!!" Seru Haku.


"DIAM! apa kau tidak tahu posisimu sekarang ini!!" Bentak Druke yang memegangi Haku.


"Ba-bagaimana ini Hyuga... apa yang harus kita lakukan?" Kata Yajime yang mulai panik.


"Lihat ini PASUKAN KEBENCIAN, Sabit Bulan milik temanmu sudah ada di tangan kami... hahahahaha!! jangan harap dapat mengalahkan pasukan Penjaga Gerbang Elite kami!!" Seru Aen memegangi Sabit Bukan terlarang milik Haku.


Masih ada sekitar 28 Penjaga Gerbang Elite, di antara mereka sudah tumbang 18 orang. Yang mati di tangan PASUKAN KEBENCIAN. Hanya saja situasi tidak mendukung terjadi, Haku disandera oleh Penjaga Gerbang Elite ini: Mike, Druke dan juga Aen yang mendapatkan Sabit Bulan Haku.


"CEPATLAH JATUHKAN SENJATA KALIAN!!!" Bentak Mike.


Mau tidak mau, PASUKAN KEBENCIAN menjatuhkan senjatanya... kecuali Hyuga yang masih memegangi Katana nya.


"...Bagus Hyuga jangan hiraukan aku..." Ucap Haku yang kesakitan.


Memang benar, senjata PASUKAN KEBENCIAN dipunggut oleh Penjaga Gerbang Elite, dan parahnya PASUKAN KEBENCIAN ini diserang oleh Penjaga Gerbang Elite, PASUKAN KEBENCIAN sudah tidak memegangi senjata mereka, hal ini membuat PASUKAN KEBENCIAN mulai melemah.


"Ahaghhh!" Jerit Yajime, terkena serangan anak panah nya yang di tancapkan ke dada Yajime, oleh para Penjaga Gerbang Elite ini.


Begitu pun yang lain nya dihajar terus menerus dengan para PASUKAN KEBENCIAN.


"PASUKAN KEBENCIAN, akan menjadi momok menakutkan, sial aku hanya tertawa... apanya yang mengerikan muahahahaha!!!" Tawa Mike dengan sikap arogan.


"Benar Mike, mereka semua ternyata hanya lah sekumpulan para sampah!!" Seru Aen.


"Nah berikutnya kau Hyuga, jatuhkan senjatamu atau melihat semua rekanmu kesakitan dan mulai sekarat di tangan kami!" Seru Aen yang mendekat ke Hyuga.


Hyuga menjatuhkan Katananya, Aen melihat Hyuga menjatuhkan Katananya dan niat ingin mengambil, hanya saja Hyuga dengan cepat mengambil Katananya dan menghunuskan jantung Aen... Aen terjatuh dan mati di tangan Hyuga.


"Li--licik sekali caramu ITU!!" Seru Mike.


"Licik... siapa itu apa itu aku? kalian tidak melihat diri kalian sendiri ini. Nah sekarang kalian boleh memilih; 1) Menyerah dengan bersujud kepadaku, 2) Melepaskan Haku dan lain nya, atau 3) Kau dapat membunuh mereka, tapi dalam berapa detik kalian akan mati di tanganku!!!" Ancam Hyuga ke semua Penjaga Gerbang Elite.


"Kau pikir aku takut, kau hanya sendirian kali ini Pengguna Kekuatan keluarkan kekuatan kalian!" Seru Mike menyuruh Pengguna Kekuatan melepaskan serangan nya.


"Cih tak terpikirkan, aku akan membakarmu Hyuga! matilah 'Kakyu' !!!" Seru Tomu melepaskan bola api miliknya.


Tapi Hyuga menebas bola api milik Tomu, dan terulang lagi, kekuatan Pengguna Kekuatan lenyap dengan cepat.


"Pedang apa itu?" Ucap Tomu.


Hyuga merapikan bajunya, lalu ia mengancam lagi.


"...Ku ulangi kata dariku, pilih menyerah dan melepaskan temanku... atau kau akan mati di TANGANKU!!" Seru Hyuga menghunus Katananya dan menembus jantung Tomu. Tomu memuntahkan darah dan mati di tangan Hyuga.

__ADS_1


"Di--dia tidak bercanda.. bagaimana ini..." Ucap Druke yang mulai panik.


"OH BEGITU HYUGA! Kau memilih aku membunuh si cantik ini, kalau begitu akan kubunuh!" Ancam Mike.


Mata pemburu dari Hyuga menyala, dan menyebabkan getaran hebat di sekujur tubuh Penjaga Gerbang Elite dengan mental yang lemah. Begitu juga dengan Mike yang ketakutan dan menjatuhkan Katananya.


Druke juga begitu terpaku terdiam, ia ingin berlari hanya saja kakinya dipaksa berdiam diri ditempat.


"...Nah benar kan kataku, tapi karena kalian telah menyakiti kawanku... akan KUBUNUH kalian semua!" Seru Hyuga berlari dan menebas Mike yang terdiam terpaku, dan juga Druke yang sudah tertebas. Mike dan juga Druke gugur dan mati di tangan Hyuga.


"...Memang begitu yang kuinginkan dari seorang pemimpin..." Ucap Haku lega, ia mengambil kembali Sabit Bulan yang diletakkan di depan Gerbang Teritori Kerajaan.


"Sialan Leit bodoh itu, kenapa dia belum juga datang dengan Raja!" Kesal Fleith.


"Wajar kalau dia tidak datang, sebab sebelum aku memutuskan rencana ini... aku sudah mengirimkan seorang Assasin yang bersedia menerima 300 Yuza, ia bersembunyi dan menunggu Penjaga Gerbang Elite yang ingin melaporkan kami, dengan begitu Leit sudah pasti tewas di tanganya..." Kata Hyuga.


Penjaga Gerbang Elite yang masih hidup tidak percaya, kalau rencana Hyuga benar-benar sangat matang. Tersisa 25 Penjaga Gerbang Elite.


"...Hyuga kau benar-benar sangat licik ya, ah sial ini membuatku ingin segera membunuh!" Seru Yajime yang penuh luka, dan anak panah yang ditancapkan oleh Penjaga Gerbang Elite, di balas kembali oleh Yajime.


"Ahaggg...guarggg!!!"


Yajime menancapkan anak panah berdarah, yang telah menyakiti Yajime. Dibalas dengan sangat kejam.


"Hei kau mengotori wajahku lagi, ingat ini aku akan memanah jantung kalian yang sudah berani mengeroyok ku ini, tradisi Penjaga Gerbang Elite membuatku beruntung tidak terbunuh..." Ucap Yajime lega, sambil menarik busurnya, ia melepaskan anak panahnya dan menusuk jantung 4 Penjaga Gerbang Elite. Tersisa 20 Penjaga Gerbang Elite.


"Sial aku tidak bisa bergerak, kakiku seperti menjadi ES!" Keluh Penjaga Gerbang Elite yang masih berdiri diam.


Hyuga memasukkan Katananya ke sarung pedangnya, lalu dengan sikap tenang namun mematikan ia mengatakan; "Segera balas mereka PASUKAN KEBENCIAN!"


Dengan begini, Penjaga Gerbang Elite yang tidak dapat bergerak dibalas kembali dan dibunuh oleh PASUKAN KEBENCIAN.


Dan yang terakhir Sabit Bulan Haku dilemparkan kembali, dan memotong tubuh Penjaga Gerbang Elite yang tersisa 6 orang. Dan mereka semua terpotong mengenaskan oleh Sabit Bulan milik Haku.


Begitu pula penjaga janggut putih yang juga ternyata ingin melaporkan kepada Raja, tapi ia terbunuh dengan Assasin bayaran ini.


Assasin bayaran ini menyeret penjaga janggut putih, Leit dan juga Penjaga Gerbang Elite lain nya yang ingin melapor kepada Raja, ia mengumpulkan mayat itu ke tempat yang tidak terlihat mencolok.


"Huftt pekerjaan yang berat, bukan begitu Hyuga!" Tampak seorang Assasin yang sangat dekat dengan Hyuga, bagaimana bisa Kiruu yang harusnya akan dibunuh Hyuga ini, malahan menjadi Assasin bayaran untuk Hyuga!!


Berikutnya akan ada perkembangan menarik yang akan terjadi, rencana Hyuga benar-benar sangat matang!


Jumlah Penjaga Gerbang Elite (50 orang) yang terbunuh oleh PASUKAN KEBENCIAN:


1) Katanari Hyuga: Membunuh 10 penjaga.


2) Yajime: Membunuh 8 penjaga.


3) Kamakuri Haku: Membunuh 9 penjaga.


4) Yarisu Minami: Membunuh 5 penjaga.


5) Miruko Ono: Membunuh 12 penjaga.


6) Nafumi Tisa: Membunuh 2 penjaga.


Assasin bayaran, Kiruu?


7) Kiruu: Membunuh: 4 penjaga.


To Be Continue ~

__ADS_1


__ADS_2