
Kabut hitam muncul dari tubuh Dewa Iblis, kini kabut tersebut mengelilingi Dewa Iblis dan Raja Artur, membawa keduanya pergi ke dalam alam bawah sadar dari Dewa Iblis.
Alam bawah sadarnya kini telah berubah menjadi singgah sanah Dewa Iblis, Raja Artur terkejut saat dirinya telah di bawa ke dalam tempat Raja Iblis, ia kini bertekad untuk melawan Dewa Iblis dan mempertahankan bentuk Hybrid phoenixnya.
Dewa Iblis kini mendekati Raja Artur dan menyerangnya dengan kekuatan yang sangat kuat, tetapi tidak semudah yang di bayangkan, tubuh Hybrid Phoenix dapat menahan beberapa serangan yang di luncurkan dari Dewa Iblis.
Raja Artur yang sedang di serang oleh Dewa Iblis kini terpukul mundur, Raja Artur menyadari bahwa Dewa Iblis sudah menjadi lebih kuat dari sebelumnya, posisi keduanya telah berjauhan hingga akhirnya Raja Artur menyerang balik Dewa Iblis.
Raja Artur melesat dengan cepat menggunakan sayap Hybrid dan mengarahkan pedangnya yang telah dimasukkan sihir api dari kekuatan phoenix untuk menebas Dewa Iblis, tapi pedangnya berhasil di tangkap oleh Dewa Iblis.
Raja Artur melepaskan pedangnya dan langsung memberikan tinjuan yang sangat keras ke wajah Dewa Iblis, hembusan api keluar ketika tinju itu mengenai wajah Dewa Iblis.
Ia tidak sempat menghindari serangan Raja Artur, akhirnya dewa iblis terhempas oleh pukulan tersebut, dalam kondisinya yang sedang terhempas kakinya dengan cepat meraih tubuh Artur dan menyerangnya dengan tendangan yang singkat.
Dewa Iblis melihat Artur yang sedang mengeluarkan sihirnya dengan jumlah yang banyak, sihir api yang di keluarkan oleh Artur kini bergerak dengan cepat mengarah Dewa Iblis.
Hingga Dewa Iblis mengaktifkan sihir pertahananya, ia mengeluarkan aura kegelapan yang sangat keras untuk memblokir sihir dari Artur, tanpa di duga sihir Artur menghilang sebelum mengenai aura kegelapan dari Dewa Iblis.
..."Haha.. Kekuatan anak ini boleh juga!." Ucap Dewa Iblis Theon sadar bahwa ia telah menggunakan kekuatan dari Luch tanpa di sengaja....
Tetapi kekuatan Luch hanya dapat menghentikan objek, kekuatan Luch yang di pakai oleh Dewa Iblis menjadi lebih kuat karena telah di perkuat oleh sihir dari Dewa Iblis, hingga membuatnya dapat menghilangkan sihir ketika di aktifkan, namun tetap saja Dewa Iblis tidak dapat mengaktifkannya dengan sengaja.
Tentu saja Raja Artur terkejut saat tahu bahwa sihir yang ia keluarkan untuk menyerang Dewa Iblis telah dihilangkan, kini pilihannya adalah menggunakan Hybrid Phoenix di tahap yang maksimal, walau resikonya adalah ia bisa saja tidak dapat lagi menggunakan kekuatan dari Hybrid Phoenix setelah ia mengaktifkan tahap maksimal.
Tubuh Raja Artur menjadi lebih kuat dan seluruh tubuhnya kini telah di lengkapi oleh armor yang terbuat dari sihir Phoenix, sayap Phoenix nya pun menjadi lebih besar, pedangnya pun terlihat jauh lebih kuat ketika sihir Phoenix dimasukan kedalamnya.
__ADS_1
"Peperangan ini akan ku akhiri di sini!." Ucap Raja Artur saat mengaktifkan kekuatan Hybrid Phoenix di tahap maksimal.
Dewa Iblis hanya menjadi lebih bersemangat saat dirinya melihat Raja Artur yang memperkuat diri, kini Dewa Iblis mendekati Raja Artur dan menggunakan sihirnya untuk menyerang.
Alam bawah sadar Luch kini berguncang, aura kegelapan muncul di mana-mana, Dewa Iblis kini mengerahkan seluruh kekuatannya, ia mengumpulkan seluruh aura yang ada untuk di simpan si tangan kanannya sebagai pusat energi dari kekuatan yang akan ia gunakan.
"BOMMM!!."
Suara ledakan yang muncul saat Dewa Iblis melepaskan seluruh aura yang telah dikumpulkan ke arah Raja Artur.
Raja Artur bertahan dari serangan Dewa Iblis karena zirah yang di dapat dari kekuatan Phoenix, Dewa Iblis merasa kekuatannya telah melemah dari sebelumnya, hingga keduanya kini bertarung dengan sengit begitu lama.
...****************...
Raja Artur pun berusaha mendekati Luch untuk membunuhnya.
"Tidak akan ada hidup tenang jika kau masih hidup!." Ucap Raja Artur kepada Dewa Iblis.
Ia pun memegang pedangnya dan tangannya kini bergerak untuk menusuk jantung Luch.
...----------------...
"Raja!!.. Apa yang sedang kamu lakukan?" Ucap seorang pria membuat tangan Raja Artur berhenti.
Raja Artur terkejut mendengar suara yang ia kenal sedang berada di balik tubuhnya, benar saja, ketika Raja Artur membalikan tubuhnya, ia melihat muridnya yaitu Kan-yi.
__ADS_1
Kesadaran Raja Artur seketika menghilang, tubuhnya terjatuh dengan tangan yang sedang memegang pedang, Raja Artur pingsan karena menerima luka yang fatal dari Dewa Iblis dan efek samping dari memakai kekuatan Phoenix ke tahap maksimal.
"Guru!!." Ucap Kan-yi terkejut dan bergegas menghampiri Raja Artur.
"Apa yang telah terjadi?."
"Luch..? Apa yang membuat Guru ingin membunuhnya?." Ucap Kan-yi yang bingung tentang apa yang terjadi.
"Kan-yi!. Kau telah menemukan guru." Ucap Liya yang sedang melihat Kan-yi dari kejauhan.
Liya dan Kan-yi sudah mulai mencari Raja Artur saat Raja Artur keluar istana menggunakan tubuh Phoenix dan mengambil perlengkapan bertarungnya sebelum ia pergi.
"Apa yang guru lakukan hingga dirinya terbang menggunakan tubuh Phoenix?." Ucap Liya heran memikirkan gurunya yang terbang keluar dari istana.
Liya terkejut saat melihat Luch yang bersama dengan Guru yang sedang tidak sadarkan diri dengan luka luka di tubuhnya.
"Apakah mereka bertarung?.. bagaimana Guru dan Luch mendapatkan luka seperti ini?." Ucap Liya yang masih tidak mengerti.
"Sepertinya memang itu yang terjadi.. Aku sempat melihat guru yang ingin menusuk Luch, tetapi guru langsung tidak sadarkan diri." Ucap Kan-yi memberitahu.
"Apa yang terjadi antara guru dan Luch?."
"Bagaimana dengan pertandingan besok, Guru harus menghadiri final dari pertandingan itu, apalagi Luch yang telah lolos ke final tidak bisa ikut." Ucap Liya khawatir.
Tanpa informasi yang jelas akhirnya mereka pun membawa keduanya ke dalam istana untuk di rawat oleh tim medis dari penyihir penyembuh profesional yang bekerja di kerajaan Artur, Luch kembali lagi ke ruangan yang ia tempati saat dirawat ketika selesai melakukan pertandingan.
__ADS_1