
| NARATOR POV |
Pasukan Bayangan… Itu adalah julukan bagi mereka yang terbuat dari jiwa jiwa makhluk hidup yang sudah mati, mereka memiliki tubuh yang terbuat dari mana dan memiliki kemampuan untuk menyatu dengan bayangan.
Mereka adalah undead yang spesial karena tidak bisa dibunuh kecuali jiwanya di hancurkan. Ketika tubuh mereka hancur, mereka akan menyerap mana milik tuan mereka dan meregenerasi ulang tubuh mereka. Mereka sangat setia kepada sang pembangkit dan raja mereka yaitu Shadow Monarch yang bisa mengendalikan kematian.
Yang Li, dia telah menjadi Shadow Monarch ketiga berkat otoritas yang Dewa Permohonan berikan kepadanya. Berkat alam terpisah pemberian Dewa Permohonan, Yang Li juga dapat membentuk pasukannya sendiri dengan membunuh dan membangkitkan hewan yang berada di alam terpisah itu.
Bayangan yang dari episode episode sebelumnya berbicara dengan Yang Li terlihat sedang menampakkan wujud aslinya yang ternyata adalah seekor Elang besar berwarna dominan hitam dengan warna ungu berapi api pada mata dan bulu bulu sayapnya.
“Lolia, aku sudah membuat pengendali array ini terjebak di dalam ilusi. Tubuh utamaku juga sudah mulai menundukan kesadaran array ini. Saatnya kalian untuk bergerak.” telepati Klon Yang Li kepada burung bayangan itu
[Baik tuan.] balas Lolia lalu melesat menuju ke tengah hutan
Tidak hanya Lolia yang mulai melesat, pasukan bayangan milik Yang Li yang sedari tadi sudah menunggu dan bersembunyi di dalam bayangan juga ikut bergerak kali ini. Dari dalam bayangan pepohonan di pinggir hutan, muncullah rayap yang sangat banyak sampai sampai terlihat seperti sebuah sungai besar yang mengalir tanpa batas.
Dengan cepat rayap rayap itu mulai memakan semua pohon yang ada di hutan dan bergerak menuju ke bagian tengah hutan. Adanya pancaran aura ‘Yin’ yang kuat membuat undead yang terkubur di dalam tanah keluar ke permukaan tanah dan melancarkan serangan yang berhasil menghancurkan ribuan tubuh mana rayap bayangan.
__ADS_1
Setelah itu, Nampaklah jutaan nyamuk bayangan yang membaur dengan rayap banyangan. Para nyamuk bayangan dengan cepat menghabisi tubuh para undead yang muncul ke permukaan hingga hanya tulang mereka yang tersisa. Setelah itu, para rayap-pun memakan tulang mereka hingga tak tersisa.
/Di Perkemahan Bandit Elit atau Suku Yin/
Kondisi terkini tempat ini sangat porak poranda. Pertarungan sengit terjadi di sini antara pasukan bayangan milik Yang Li dan suku ‘Yin’ yang ingin mempertahankan diri. Suku ‘Yin’ merupakan suku yang memiliki pengetahuan yang luas mengenai serangan jiwa karena itulah mereka dapat membuat pasukan bayangan kewalahan.
Kekuatan mentah mereka juga tidak bisa diragukan karena mereka sudah pernah melenyapkan salah satu keluarga besar dalam semalam. Karena itulah, Yang Li memerintahkan pasukannya yang sudah mempunyai bentuk humanoid/manusia dan berada di peringkat tinggi untuk terjun ke medan tempur.
Di sebuah bangunan yang mirip dengan tenda suku kuno, seorang laki laki tua terlihat sedang duduk sambil memegangi pergelangan tangan seorang wanita muda yang tengah berbaring di tempat tidur. Di dekat mereka, terlihatlah sepasang meja dan kursi lalu terdapat sebuah bola di atas meja.
Laki laki tua itu menggelengkan kepalanya, “Kondisi pemimpin suku saat sini sangat serius, kesadaran ilahi yang merupakan serpihan jiwanya telah diserang dan diperangkap oleh seseorang. Siapa yang berani melakukan ini? Apakah mereka berasal dari keluarga bangsawan? Atau mungkin dari kekaisaran yang lain?”
Laki laki itu kemudian mencoba berkomunikasi dengan kesadaran array alami namun ia terkejut ketika dia tidak dapat berkomunikasi dengan kesadaran array.
(Bahkan ikatanku dengan kesadaran array telah diputus, sebenarnya siapa orang yang sedang menyerang kami?) batin Lelaki tua itu berkeringat
Seorang laki laki muda kemudian memasuki tenda itu, ia lalu berhenti di dekat lelaki tua dan ia-pun bernangkupkan kedua tangannya.
__ADS_1
“Tetua agung, situasi di luar kian memburuk. Empat makhluk hitam itu hampir mencapai wilayah inti dari desa kita. Kami telah mencoba menyerang mereka menggunakan teknik jiwa namun tidak berdampak apapun kepada mereka. Hanya teknik jiwa kunolah yang memberikan dampak kepada mereka.” Ucap lelaki muda itu
Mendengar hal itu, tetua agung berkeringat, (Hanya sedikit orang yang bisa menggunakan teknik jiwa kuno di suku ini, belum lagi pengaktifannya yang rumit dan panjang akan mempersulit keadaan. Kami sudah terpojok sekarang.)
“Suku Yin kita telah terdesak. Kita tidak bisa mengalahkan makhluk hitam itu tapi kita masih memiliki harapan. Dengarkan perintahku, pusatkan pertahanan pada wilayah inti desa kita! Lepaskan semua kelelawar Yin dan siapkan teknik jiwa kuno ketika makhluk hitam itu berhadapan dengan para kelelawar!” perintah tetua agung
Mendengar itu lelaki muda langsung bergetar ketakutan, “Baik!”
Lelaki itu kemudian pergi keluar dari tenda dan menyebarkan perintah dari tetua agungnya.
BERSAMBUNG…
Maaf ya kalau cuman pendek, soalnya kalau nanti author panjangin malah kelamaan dan semangat pembaca-pun menurun.
TERIMAKASIH sudah membaca :)
__ADS_1