Berpetualang Di Dunia Manhua

Berpetualang Di Dunia Manhua
Tiba di Pavilliun High Heaven


__ADS_3

...| NARATOR POV |...


Tidak terasa tiga bulan sudah berlalu. Yang Li kini telah tiba di Pavilliun High Heaven. Namun, ia sekarang hanya di temani oleh salah satu prajurit darah saja yaitu, Tang Xie Fei sebagai walinya. Lalu di mana Tu Fang? Dia hanya akan menunggu di luar pavilliun karena bila ada seorang anak yang memiliki dua orang pria pendamping, maka orang orang akan menganggap anak itu bagian dari suatu keluarga terhormat.


Saat pendaftaran berlangsung, terlihat ada cukup banyak orang tua yang mengantri untuk mendaftarkan anak mereka. Saat tiba waktunya bagi Yang Li mendaftarkan diri sebagai murid, dia cukup terkejut karena tidak ada prosedur penyeleksian seperti menilai bakat seseorang dengan batu kristal atau semacamnya, bahkan tidak ada pertempuran yang dilakukan antar calon murid.


Yang harus dilakukan hanyalah mendaftarkan diri lalu membayarkan sejumlah biaya masuk kepada petugas yang mencatat pendaftaran murid. Setelah itu, murid dan walinya dipersilakan untuk mengucapkan perpisahan karena dengan melakukan pendaftaran tadi, anak yang didaftarkan sudah resmi menjadi seorang murid pavilliun high heaven dan juga sudah diberi sebuah token khusus murid baru yang terbuat dari kayu.


(Tidak heran jika Yang Kai bisa menjadi murid pavilliun ini meskipun dia memiliki kecacatan genetik yang membuatnya payah dalam berkultivasi pada awal cerita martial peak.) batin Yang Li


“Di sinilah kita akan berpisah. Yang Li, aku harap kau bisa melewati masa masa mendatang yang penuh rintangan dengan tabah, berjuanglah sebaik mungkin. Aku dan Tu Fang akan menunggu saat di mana kau Kembali ke kediaman keluarga Yang.” Ucap Tang Xie Fei


“Aku akan berjuang sebaik mungkin, paman. Tunggu saja, saat aku pulang kelak, aku akan menjadi orang yang hebat.” Ucap Yang Li dengan tatapan tajam penuh keyakinan


“Aku akan menunggu saat itu tiba.” Ucap Tang Xie Fei


“Baiklah…” Yang Li menangkupkan kedua tangannya, “Terimakasih karena sudah menjagaku selama ini paman. Tolong sampaikan salamku kepada ayah dan ibu saat paman Kembali nanti.”


Yang Li membungkukkan badannya.


Tanpa membalas penghormatan Yang Li, Tang Xie Fei berkata, “Tentu aku akan menyampaikan salammu. Sekarang masuklah dan jagalah dirimu sendiri.”


Yang Li menegakkan Kembali badannya lalu diapun berkata, “Sampai jumpa paman.”

__ADS_1


“Sampai jumpa Yang Li.” Balas Tang Xie Fei


Yang Li membalikkan badannya lalu berjalan menjauhi Tang Xie Fei. Yang Li berjalan menuju ke seorang penjaga keamanan yang sedang berdiri sendirian lumayan jauh dari keramaian.


Sembari memperlihatkan token kayu-nya kepada petugas keamanan, Yang Li berkata, “Tuan penjaga, aku sudah selesai melakukan perpisahan dengan pamanku. Apa yang harus kulakukan sekarang?”


Petugas keamanan laki laki yang dipanggil Yang Li menoleh lalu diapun tersenyum hangat dan berjongkok, “Adik kecil jangan panggil aku dengan sebutan ‘tuan penjaga’. Karena kau juga adalah murid dari pavilliun ini sekarang, maka panggil aku dengan sebutan senior. Apa kau mengerti?”


Yang Li mengangguk, “Baiklah senior.”


“Bagus. Sekarang yang harus kau lakukan hanyalah berjalan mengikuti jalan yang terbuat dari kerikil ini sampai ke aula pavilliun yang ada di sana. Setelah sampai di sana, tunjukkanlah tokenmu kepada para tetua yang sedang menunggu di depan aula. Apa kau mengerti junior?” Ucap penjaga keamanan itu sambil menunjuk tempat yang dia maksud


“Ya, aku mengerti.” Yang Li memasukkan tokennya Kembali ke dalam bajunya, “Terimakasih banyak senior.” Yang Li kemudian menangkupkan kedua tangannya dan membungkuk


Yang Li kemudian menegakkan kembali tubuhnya dan mulai berjalan menyusuri jalan kerikil, meninggalkan senior-nya sendirian di tempat ia berjongkok. Melihat kepergian Yang Li, orang itu kembali berdiri dan melanjutkan tugasnya.


Pada saat berjalan menyusuri jalan penuh batu kerikil itu, Yang Li sama sekali tidak merasakan apapun, (Sepertinya memang tidak ada niatan bagi pavilliun ini untuk mengetes terlebih dahulu bakat murid yang mereka terima. Bagaimanapun juga pavilliun ini memiliki aturan bagi murid baru untuk berkultivasi dan melampaui ranah body tempered dalam waktu tiga tahun. Yah, aturan ini sebenarnya juga bertujuan untuk mengecek bakat seseorang.)


Yang Li terus berjalan menuju aula pavilliun. Dari ukuran bangunan aula itu yang cukup besar saat dilihat dari luar, sudah jelas jika aula itu memiliki ruangan yang cukup besar pula di dalamnya. Di depan aula itu, terlihatlah dua orang tetua yang tengah duduk sembari meminum teh dan juga saling mengobrol.


Yang Li kini telah sampai di depan bangunan aula itu. Kedua tetua itu melihat kedatangan Yang Li sehingga merekapun berhenti berbicara.


“Halo nak, bisakah kau perlihatkan tokenmu kepada kami?” tanya salah seorang tetua

__ADS_1


Yang Li mengambil tokennya yang dia simpan di dalam bajunya lalu memperlihatkannya kepada kedua tetua itu, “Ini dia, tetua.”


“Baiklah kau diijinkan masuk ke dalam aula ini. Masuklah kedalam melalui pintu yang ada disana.” Ucap tetua yang sama sembari menunjuk pintu terbuka yang ada di sebelah mereka


Yang Li kembali menyimpan tokennya lalu dia menangkupkan tangannya dan membungkuk, “Terimakasih tetua.”


Yang Li pun lalu berjalan memasuki ruang aula itu. Saat dia sudah masuk kedalam ruangan, dia langsung menggunakan kesadaran ilahinya untuk melihat lihat isi dari seluruh ruangan aula.


(Aula ini besar. Berdasarkan kursi yang ada, aula ini bisa menampung 100 orang. Sejauh ini, sudah ada 30 anak yang menempati kursi dan mereka duduk secara tidak merata. Ada yang duduk sendirian, bersebelahan dua orang dan ada juga yang berempat. Hm, ternyata dia sudah ada disini, ya?) batin Yang Li kemudian tersenyum



Kira kira seperti ini bentuk aula-nya tapi masih bernuansa jaman dulu. Ngga ada lampu, layar proyektor dan karpet. Bahkan saat kita mendongak ke atas kita bisa langsung melihat genteng yang menjadi atap dari bangunan ini dan semua kursi yang ada disinipun masih terbuat dari rotan.


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


BERSAMBUNG…


Sekian dari ane, meskipun cuma sedikit tapi lebih baik daripada ane ngga update update kan?



...TERIMAKASIH...

__ADS_1


__ADS_2