
Di sebuah ruangan yang gelap, Indra membuka matanya....
(jadi sekarang aku sudah berusia 2 tahun dan sepertinya sekarang sekitar pukul 12 malam. Karena aku tidak punya sesuatu yang harus dikerjakan lebih baik tidur saja....)
Ke Esokan Pagi
Di sebuah taman hijau yang dipenuhi kelinci terlihat 3 orang sedang ada di sana
Satu seorang wanita yang sedang menggendong anaknya yang baru berusia satu tahun
Sedangkan orang yang satunya adalah Indra. Dia sedang memberi makan para kelinci dengan wortel
Di samping kiri Indra terdapat ember dari kayu yang penuh dengan wortel
"Makanlah ini kelinci. Supaya kalian cepat bertumbuh besar" Ucap Indra
(Lalu aku bisa memakanmu hehe) Batin Indra sambil membayangkan sate kelinci kesukaannya
Indra kemudian menengok ke arah kiri dan melihat sang wanita, "Ibu, tidakkah kau penat berdiri?"
Ya, dia adalah ibu angkat Indra. Namanya adalah Dong Su Zhu. Lalu nama anak yang ada di dalam gendongannya itu adalah Yang Kai, adik Indra.
"Apakah anakku ini mengkhawatirkan ku? Lucunya~~ Tapi tak usah khawatir Li'er Ibu sangat kuat" Ucap Dong su zhu dengan sedikit sombong
"Baiklah bu, kalau begitu aku akan melanjutkan memberi makan kelincinya" Ucap Yang Li
Author : Saya lupa jika anak umur 2 tahun rata-rata belum bisa berbicara, karena itu anggap saja Yang Li/Indra berbeda dengan anak yang lain
Setelah beberapa saat memberi makan kelinci, Yang Li mendapatkan sebuah notifikasi dari system-nya
[Selamat, skill 'memberi makan kelinci' telah di tambahkan ke 'skill list']
[Berikut informasi skill 'memberi makan kelinci']
[Detail : Ketika pengguna memberi makan kelinci menggunakan wortel, kelinci tersebut akan cepat kenyang dan kenyangnya akan bertahan lebih lama dari biasanya
Skill type : Pasif]
Author : Dikarenakan system ini tidak punya fitur 'misi' untuk membuat penggunanya lebih kuat. Sebagai gantinya Indra hanya perlu melakukan sesuatu dalam jangka dan jumlah tertentu, hingga system mendaftarkan hal yang dilakukan indra menjadi sebuah skill
(Bagus, Sekarang... waktunya Narator beraksi)
Narator
Indra berumur 5 tahun, Keluarganya mulai mempertimbangkan bakat kultivasi Yang Kai dan memohon meminta pertolongan ke para tetua busuk keluarga Yang
Seperti di cerita, keluarga tidak merespon permohonan ayah dan ibu Indra
Dan bicara soal bakat, setelah dicek ternyata bakat Yang Li juga hampir sama dengan Yang Kai, sama sama buruk
Tentu Yang Li sadar bahwa pengecekan itu benar, karena tubuhnya itu menentang surga dan sudah di desain agar tidak ada cara/orang yang bisa mengetahui hal itu
Jadi, Yang Li menghibur Yang Kai dan mengajaknya untuk membentuk otot-otot mereka
1 tahun 3 bulan berlalu....
Terlihat dua orang pria. satu berusia 6 dan yang lain 5 tahun
Anak 5 tahun berpakaian china kuno dengan warna biru dan sedikit kuning, rambutnya hitam panjang dan di ikat kuncir kuda
Anak 6 tahun berpakaian china kuno dengan warna hitam dan sedikit merah. Rambutnya hitam pekat panjang dan tidak terikat
Mereka sedang duduk di pinggir sebuah tebing, melihat pemandangan alam/pepohonan di sore hari
"Kakak, apa kau benar-benar akan pergi. Tiga minggu lagi?" Tanya Yang Kai
"Ya, aku akan pergi tiga minggu lagi. Seminggu setelah aku berusia 7 tahun" Jawab Yang Li
"Kenapa harus pergi sekarang? Bukankah tradisi 10 tahun akan dimulai 2 tahun lagi?" Tanya Yang Kai
×Tradisi 10 tahun. Semua tuan muda keluarga Yang akan pergi dari rumahnya dan masuk ke sebuah perguruan, disana mereka tidak diperbolehkan mendapat bantuan apapun dari keluarga×
Author : Karena sedikitnya informasi jadi saya membuat bahwa ketika yang Kai berumur 8 tahun, seluruh tuan muda akan berkumpul lalu pergi ke sekte tujuan masing-masing dan memulai tradisi 10 tahun
"Yah... Kakakmu ini harus pergi untuk mencari pengalaman dan tidak bisa menyusahkan terus ibu dan ayah" Ucap Yang Li
"Kak...." Ucap Yang kai dengan pelan
Bagaimanapun dia tau kalau kakaknya itu hanyalah kakak angkat dan tidak diakui oleh keluarga yang, selama ini para tetua juga mencari masalah dengan ayahnya dan menggunakan Yang Li sebagai domba hitam
Intinya dia sangat salut dan bangga dengan keputusan kakaknya
Yang Kai berkata, "Kalau begitu... Kak, bolehkah aku-"
*Plak
Yang Li memukul kepala Yang Kai
"Tidak, kau tak boleh ikut. Kau harus menunggu 2 tahun lagi. Ingatlah hal itu" Ucap Yang Li
"Baiklah...." Ucap Yang Kai dengan nada sedih
Dua minggu kemudian di Kamar Yang Li
Pintu terbuka dan seorang pria masuk ke dalam dengan keadaan yang letih. Pria itu kemudian menutup pintunya
__ADS_1
"Haah, ini sangat melelahkan ketika ibu dan ayah dalam keadaan mabuk..... Yah, meski begitu pesta ulang tahun-ku ini cukup seru....Eh sebentar, bukannya itu tidak baik bagi orang tua terlihat mabuk ketika anaknya masih tujuh tahun?? sudahlah, pura pura saja tidak tau"
"System"
[Ya tuan?]
"Masukkan aku ke alam tertutup sekarang"
...[Melaksanakan perintah.... Memindai.... memindahkan jiwa dan tubuh tuan ke alam terpisah ... MULAI]...
Tubuh Yang Li menghilang begitu saja dan muncul di sebuah hutan
"Jadi inikah tempatnya? tak ada yang spesial. system, apa yang bisa kulakukan disini?"
[Tuan bisa memanipulasi waktu disini agar berjalan lebih cepat atau lebih lambat dari pada dunia luar. Tuan bisa membayangkan sesuatu yang dapat membantu tuan bertambah kuat dan itu akan di realisasi kan oleh prinsip dunia ini]
"wow, aku tak menyangka dunia ini memiliki fungsi yang terakhir, ini sangat mantap. Baiklah mari setel dulu waktunya.... di luar 1 Jam di dalam 10 tahun"
* Diiing * Diiing
tiba tiba muncul suara dunia yang keras dan berbunyi seperti bel jam zaman dulu
Yang Li menutup telinganya menggunakan tangannya, "Aah, aku tidak tau akan ada hal seperti ini! System bisa kau jelaskan?!"
[Ini adalah bunyi yang akan terdengar ketika manipulasi waktu telah berhasil]
"Apa suaranya bisa dimodifikasi?"
[Bisa tuan]
"Bagus, kalau begitu kau kecilkan dulu suaranya sampai tingkatan aku nyaman dengan itu. Untuk suaranya bacalah pikiranku aku akan melantukannya disana"
Skip
[Tuan, apa ini tidak apa-apa? saya khawatir dengan kondisi author setelah ini...]
"Sudahlah tak usah kau pikirkan cepat lakukan uji cobanya"
Suara dunia kembali terdengar dengan suara yang tidak membuat telinga pecah akibat tinggi gelombang suaranya
*Teng Teng Teng Ayo nyobl*s Bant*ng, tua muda santri dan kyai
* Teng Teng Teng Teng ayo nyobl*s Bant*ng, tua muda desa dan kota..........
Yang Li mengangguk-angguk sambil mendengarkan, (hm~ hm~ ini akan menjaga otakku agar tetap mengingat meme yang ada di bumi dulu)
_______________________________________________________________________
Sekarang Yang Li sedang membayangkan sebuah pakaian yang seberat 10 kg
Lalu pakaian itu tercipta di kekosongan dan muncul di depan Yang Li berdiri
10.000 tahun kemudian
Terlihat Yang Li sedang melayang di langit dan tepat dibawahnya ada gunung berapi yang masih aktif
"Ho... inikah gunung terpanas yang ada di sini? aku penasaran akan seberapa banyak tubuhku dapat di tempa oleh magmanya itu..."
Yang Li menghilangkan ki yang menyelimuti dirinya lalu terjun masuk ke dalam magma
*Pelupuk
"Hah, rasanya sangat segar. Ini lebih segar dari pada gunung yang lain, ini seperti seluruh kotoran di tubuhku telah dibersihkan. mari mencoba menyelam ke bawah"
Setelah kedalamannya dirasa cukup Yang Li mulai fokus menempa tubuhnya. Setelah Tubuhnya tertempa sampai magmanya tidak lagi berefek pada penempaanya, ia kemudian menyerap panas yang ada di dalam magma
Ia tak tahu apa yang sedang dia lakukan, tapi menurutnya itu enak saat energi panas mengalir ke seluruh tubuhnya
jadi dia melakukannya
100 tahun kemudian
Yang Li membuka matanya, (Aneh, aku merasakan ada kelereng di dalam tubuhku dengan yang dipenuhi dengan energi panas)
(System, apa kau tau apa itu?)
[Itu adalah kristal api. Fungsinya untuk menyimpan energi panas agar bisa dipakai sewaktu waktu oleh pemilik. Namun untuk memilikinya dibutuhkan penyerapan energi panas yang sangatlah banyak]
(apa jika aku menyerap lebih bayak energi panas maka kristal ini akan semakin membesar?)
[Benar Tuan]
(di sini seribu tahun, di luar satu detik)
*Teng Teng Teng Teng ayo ny*blos.........
Yang Li kembali menyelam sampai di inti alam itu dan menyerap energi panas yang ada disana
1.000.000 tahun kemudian
(Sudah lama aku menyerap energi disini dan sudah merubah seluruh magmanya menjadi batu, diri sendiripun sampai terbalut oleh batu begini. Namun besar kristalnya hanya sampai 3× ukuran tadi)
(Hah, aku urus saja nanti. Lagi pula sekarang kekuatanku lebih dari cukup untuk berdiri kokoh di starting world. System, kirim aku kembali)
[Baik]
__ADS_1
...[Melaksanakan perintah.... Memindai.... memindahkan jiwa dan tubuh tuan keluar MULAI]...
Indra muncul kembali dengan posisi sedang duduk di atas kasur
[Memulai proses pemulihan Alam Terpisah. Mohon tidak memasuki alam terpisah dalam kurun waktu saju jam kedepan]
Indra kemudian keluar dan pergi untuk menikmati hidupnya bersama anggota keluarganya
Hari Keberangkatan
Terlihat Ibu, ayah, yang kai, Yang Li, dua orang asing sedang berdiri saling mengelilingi
pertama, Ibu yang Li dengan cepat menyamakan tingginya dengan yang li dan memeluknya dengan kuat
"Uwaaa, Li'er akan pergi meninggalkanku" Ucap Dong shu zu dengan merengek
"Ibu tak usah menangis begitu, ini bukan perpisahan abadi. kita akan bertemu 12 tahun lagi" Ucap Yang Li
"Tapi tetap saja....uwaaaa" Dong shu zu tetap menangis
Yang Li menghela nafas dan memberi kode ke ayahnya tentang apa yang harus dilakukan sekarang
Ayah yang Li langsung terbatuk, "Uhuk uhuk. Sudah sudah ayo berdirilah dan tenangkan dirimu dulu"
Dong shu zu berdiri dan mengelap air yang ada di sudut matanya. Ayah Yang Li memegang pundak kanan yang Li
"Li'er jagalah dirimu nanti saat sudah tiba di paviliun high heaven. Ingatlah, kami tidak akan bisa melakukan apapun selama dua belas tahun kedepan" Ucap Yang Ying Feng
Ayah Yang Li \= Yang ying feng
"Baik ayah" Balas Yang Li sambil mengangguk
Yang Li berjalan ke arah Yang Kai
"Xiao Kai tetaplah giat berlatih sesuai jadwal, kita akan bertemu dua tahun lagi..." Ucap Yang li
"Tentu kak" Jawab Yang Kai
Yang Li kemudian berbicara di dekat telinga Yang Kai
"Aku menaruh sebuah gulungan di atas tempat tidurmu, simpan itu dengan baik jangan sampai ada yang menemukannya. Lalu buka saat kau sudah mencapai tujuan dari latihan kita"
Yang Kai mengangguk lalu yang li berjalan ke arah Yang ying feng
"Ayah aku sudah siap"
Yang ying feng mengangguk, "Kalian berdua, kemarilah, dan jaga anakku ini sampai ketujuan"
Yang ying feng menunjuk dua orang yang berpakaian sederhana. Mereka adalah pasukan pribadi yang dilatihnya sendiri
Tapi sebelum kedua orang itu menjawab, terdengar sebuah suara, "TUNGGU!!!"
Mereka semua melihat ke sumber suara dan melihat dua lelaki sedang berjalan ke arah mereka
(Prajurit darah? ada apa mereka kemari?) Batin Yang Li, Yang Ying Feng, dan Dong Shu Zu
"Kami membawa perintah untuk lebih jelasnya silahkan baca gulungan ini" Salah seorang pria itu memberikan sebuah gulungan
Yang ying Feng mengambil gulungannya dan membacanya
{Penerus ke-9, yang li ingin mengikuti tradisi 10 tahun lebih awal maka, dengan ini para tetua setuju untuk meminjamkan prajurit darah untuk menjaga Penerus ke-9 sampai tujuan}
(Apa?! ini tidak mungkin! pasti ada konspirasi di belakang semua ini...para tua bangka itu!!)
Melihat ayahnya yang menahan membuat ekspresi marah, yang li langsung menggunakan transmisi suara ke ayahnya
(ayah ada apa?)
(Li'er bagaimana kau....)
(Aku tidak akan menjawabnya sekarang, tapi aku sudah meninggalkan jawabannya di sebuah gulungan yang kuberikan ke xiao kai. diskusikan lah nanti dengannya)
(Huff, baiklah. Li'er, para tetua di keluarga memerintahkan prajurit darah untuk menemani mu menuju paviliun high heaven)
(Haaah apa lagi yang terjadi sekarang.....) Batin Yang Li
(Ayah, terima saja. Ini tidak masalah, aku akan aman meskipun terjadi sesuatu. Karena ada yang melindungiku)
(Apa ini ada hubungannya denganmu yang bisa menggunakan transmisi suara?) Yang ying feng
(Ya)
"Huff, baiklah. Yang Li mereka berdua akan mengantarkanmu apa kau mau?" Tanya Yang ying feng
Yang Li mengangguk, "tentu"
Yang ying feng mengangguk dan melihat ke kedua prajurit darah, "Kalian berdua, aku titip anakku. antar dia dengan selamat"
Melihat hal itu Dong Shu Zu sangat ingin memukul yang ying feng sekarang
"Baik tuan, tuan muda mari pergi" Ucap keduanya
Yang Li memberi hormat ke keluarganya, "Sampai jumpa ayah, ibu, Xiao Kai"
Ia kemudian berbalik dan pergi bersama prajurit darah. Sementara itu, keluarganya mendiskusikan tentang gulungan yang ditinggalkan Yang Li
__ADS_1
Bersambung
Author : Jika akun ini nggak aktif berarti saya......