
🐍🐍❤
Akan ada banyak pangkalan besar dan kecil yang akan dibangun, untuk waktu awal semua itu baik tapi tidak semua pangkalan akan bertahan lama atau menjadi pangkalan yang baik, karena setelah akhir dunia semua berubah. Hanya ada beberapa orang yang sedikit berani untuk mulai keluar dari rumah mereka untuk datang ke pangkalan mencari tempat aman atau pergi keluar untuk mencari persediaan. Karena mereka tidak mungkin untuk menunggu pihak militer datang dahulu sebelum mereka dapat makan karena tidak semua orang bodoh, karena mereka tahu militer hanya akan menyediakan tempat aman dan makanan sementara dan untuk selanjutnya itu masihlah tergantung dengan orang-orang sendiri . Karena militer tidak akan terus membantu orang biasa karena mereka juga sangat sibuk, tapi meskipun begitu masih akan ada beberapa orang yang hanya mau enaknya saja dan mereka adalah orang yang egois dan serakah.
Pada saat ini di sebuah ruangan yang tertutup ada beberapa orang penting yang terlihat sangat serius. Mereka adalah pihak militer negara dan pihak penting yang ada di pemerintahan.
"Bagaimana dengan pembangunan pangkalan sementara di kota-kota? " tanya seseorang yang duduk di kursi utama dengan wajah yang agak suram .
"Untuk beberapa kota besar pusat militer mereka telah mulai membangun pangkalan besar utama. Seperti kota D, B, A, dan K dan ada beberapa pangkalan kecil telah banyak dibangun untuk menjadi pangkalan sementara untuk banyak orang. " jawab sekretaris dengan jelas yang berada disisinya.
" Ini tidak bisa terus berjalan seperti ini. Tanah menjadi tidak subur, banyak tanaman mati dan semua binatang mati atau kita jelaskan lebih jelas adalah mereka mati dan bangkit menjadi mutan dan zombie. Gelombang zombie semakin kuat. Ini masih 2 hari belum nanti ingin manusia mau jadi apa punah?. Apalagi jika berjalan lebih lama. Jika kita tidak segera memikirkan sebuah cara untuk sumber kebutuhan manusia untuk waktu yang sebentar sumber daya akan semakin menipis. " ucap seseorang yang juga duduk di kursi lain dengan wajah yang frustasi dan marah.
Ini adalah ruang rapat, dan kumpulan pihak pemerintah, militer dan pihak penting lainnya yang berada disini untuk membahas tindak lanjut lebih maju rencana apa yang akan segera dilakukan.
Orang yang duduk di kursi utama adalah Hacon kepala pemimpin militer. Yang memegang kekuatan militer di negera ini. Dan Jaye adalah pria yang berdiri disampingnya yaitu seorang sekretaris. Dan pria yang duduk di kursi lain adalah Galvin ketua asosiasi peneliti.
Hacon memerintah banyak pasukan tentara untuk datang ke setiap kota untuk membantu dalam pembangunan pangkalan lainnya. Ada juga untuk penyelamatan, ada yang bertugas untuk mengumpulkan banyak persediaan dan barang lainnya.
" Lebih baik, pergi ke beberapa pabrik pangan dan ambil beberapa mesin. Juga buat tim yang memang bertugas untuk keluar untuk mengumpulkan banyak makanan. Kami para peniliti akan meneliti secepat mungkin. " ucap Galvin.
"Banyak orang telah menjadi zombie, dan kita militer tidak bisa membunuh mereka secara tuntas. Populasi manusia di setiap kota hampir puluhan juta. Dan yang menjadi zombie hampir 68% itu bahkan sudah sampai setengahnya " ucap Jaye
"Tidak hanya itu, banyak anggota prajurit yang masih jatuh pingsan, ada beberapa yang telah terbangun menjadi zombie. Ada juga yang belum terbangun dari koma mereka. Pada saat ini negara telah banyak mengalami kerugian " ucap Hacon
"Jangan terburu buru untuk membunuh mereka yang belum bangun. Mungkin saja akan ada keajaiban yang akan terjadi. Semua perlu hal dicoba " ucap Galvin
__ADS_1
"Keajaiban apa? " tanya Hacon sedikit sebal
"Mungkin mereka akan bangun dengan kekuatan. Seperti yang tertulis didalam buku buku itu, dulu aku tidak percaya bahwa dunia benar-benar akan kacau seperti ini, lebih baik kita percaya saja kepada buku itu mungkin memang akan ada kekuatan yang akan dimiliki oleh manusia seperti yang dijelaskan" ucap Galvin dengan sabar meskipun dia juga sedikit sebal dan frustasi
"Dan kamu percaya itu! " tanya Hacon sedikit marah karena pada saat yang serius harus menjadi lelucon
"Tuan itu memang perlu dicoba, Nyatanya semua perlu dicoba. Juga jendral Dylan Dia juga belum sadar. Lebih baik menunggu Tuan ,jika memang ada keajaiban dan kita membunuh mereka bukannya kerugian ada di pihak kita " ucap Jaye untuk menenangkan atasannya
"Terserahlah, intinya bunuh mereka jika mereka terbangun dengan mata merah dan ciri-ciri menjadi zombie " balas Hacon yang pasrah
"Siap Pak " jawab Jaye
"Aku akan pergi untuk memantau penelitian ku. Dan kuharap apa yang ku sarankan tadi kau akan memikirkannya ulang. Tanah subur telah hilang dan semua hal baik telah terbalik . Dan butuh waktu lama untuk bagi penelitian ku untuk menemukan cara untuk mengembalikan kesuburan tanah. Juga kirim tim untuk mencari banyak benih tumbuhan sayuran dan jenis lainnya. Agar semua menjadi lebih mudah dan tidak merepotkan nantinya, aku pergi " ucap Galvin dan Dia segera bangkit berdiri dan berjalan pergi.
Melihat kepergian Galvin, Hacon , Jaye dan semua orang yang tertinggal segera berdiskusi kembali untuk membuat Tim. Tim mana yang akan pergi keluar untuk mencari makanan, benih, mesin makanan dipabrik makanan, tim penyelamatan dan lainnya.
Salah satu wanita ditim ini adalah pemimpin wanita yaitu Elena. Tim ini dibuat karena memang sebelum akhir dunia terjadi mereka adalah Tim Kesehatan yang dikirim dari Kota A untuk membantu orang-orang yang terluka di desa dipinggiran kota F. Desa yang sangat miskin dan ketinggalan jaman.
Sebenarnya banyak Tim yang diberangkatkan ada 30 orang yang dikirim, tapi setelah akhir dunia yang selamat hanya tinggal 12 orang. Mereka tidak bisa membawa banyak orang. Ini adalah pukulan bagi mereka.
"Elena apakah kamu baik-baik saja? " tanya Diana
"Aku baik-baik saja, aku hanya demam " jawab Elena yang memang sudah demam dari pagi dan belum kunjung sembuh.
Teman di Tim tidak ada yang curiga, karena Elena sama sekali tidak terluka atau pingsan. Dan itu mungkin demam biasa. Tapi hanya Elena yang tahu bahwa Dia terluka di bagian kakinya tapi itu tidak terlihat karena tertutup oleh rok yang Dia pakai.
__ADS_1
Elena takut untuk memberi tahu Timnya karena takut jika dia akan diusir. Karena dia takut mati. Mungkin Dia egois tapi Dia tidak ingin mati. Tim kecil ini telah berjalan lama, dan mereka mencoba untuk menghindari kejaran zombie. Tubuh mereka sangat lelah dan lapar. Mereka memutuskan untuk berhenti dan beristirahat untuk makan.
Para pria dalam tim mereka berhenti didepan toko kecil yang terlihat sepi. Para pria ini memegang tongkat untuk berjaga jaga. Elena sudah tidur karena demamnya. Ketika para Tim pria pergi untuk mencari makanan. Tim wanita tetap berdiam diri di mobil dan tidak menimbulkan suara.
Ketika Elena terbangun waktu sudah sore hari dan Tim pria telah lama kembali.
"Elena Kamu sudah bangun. Ini roti dan mineral cepat makan " ucap Diana
"Terimakasih " balas Elena dengan suara serak.
Elena merasa bahwa demannya telah sembuh. Dan Dia juga tidak merasakan sakit dikakinya lagi. Elena dengan sedikit ragu melihat kearah kakinya Dan melihat bahwa luka itu telah sembuh dan menghilang. Dia terkejut dan segera diam.
Dia bukan orang bodoh yang tidak tahu apa-apa. Dia telah membangunkan kemampuan penyembuhan. Kemampuan ini sangat langka dan sangat diincar oleh banyak orang. Dan sangat berbahaya untuk dirinya. Jadi Elena memutuskan untuk menyembunyikan sampai dia di pangkalan. Tapi Elena masih ingin melihat kemampuan nya lebih lanjut jadi Elena mencoba untuk berkonsentrasi lebih dalam dan hal yang terjadi lainnya adalah botol minuman yang dia bawa menghilang. Elena kembali menjadi lebih senang karena dia memiliki dua kemampuan ganda penyembuhan dan ruang.
Elena segera kembali tenang dan kembali memakan roti dan minum air mineral. Virus telah mencemari air sehingga mereka tidak bisa sembarangan untuk meminum air. Tim kecil ini memutuskan untuk beristirahat di toko kecil ini, dan mereka akan kembali berjalan besok pagi.
Di pangkalan B disebuah rumah khusus tentara, Sosok pria tampan segera membuka matanya dan dia sangat merasa lapar.
"Jendral anda sudah bangun " tanya prajurit kecil yang memang bertugas untuk menjaga Kamar jendral.
"Ugh.. Beri aku makanan Dan air " ucap jendral yaitu Dylan
"oh.. Baiklah " Jawab prajurit kecil.
Prajurit itu segera membawa banyak makanan dan air mineral. Dylan segera mengisi tenaga sambil bertanya apa yang telah terjadi.
__ADS_1
Bersambung ...