
Prajurit kecil itu menjelaskan apa saja yang telah terjadi selama ini, dari awal hingga sekarang saat ini.
"jendral telah jatuh pingsan Selama 2 hari. Orang-orang yang jatuh pingsan dan bangun dengan pupil warna merah mereka adalah ciri-ciri dari perubahan dari manusia menjadi zombie dan kami harus segera menembak mati tepat di kepala mereka. Sejauh ini hanya jendral yang berhasil bangun dari pingsan dengan selamat. Yang lainnya masih dalam keadaan pingsan. " jelas prajurit itu
"Jadi apa Lagi " tanya Dylan
"jendral Tuan Galvin juga mengatakan mungkin Orang yang selamat dari pingsan Akan membangkitkan kemampuan juga tapi itu juga belum pasti untuk saat ini" tambah prajurit.
Dylan yang mendengar itu melirik tangannya Dan sembuh cahaya seperti listrik keluar. Prajurit kecil itu segera menjadi bersemangat.
"Jenderal anda membangunkan kekuatan. Apakah ini guntur? "
"Ya ini guntur "jawab Dylan
"sangat bagus jendral. Saya akan pergi kepada kepala untuk melaporkannya " ucap prajurit itu.
"Bagus " jawab Dylan
Prajurit itu segera pergi, Dan meninggalkan Dylan sendiri dikamar. Kabar bahwa jendral Dylan telah bangun Dan membangunkan kemampuan telah menyebar di pangkalan. Keesokan harinya jenderal Dylan dipanggil untuk menghadap kepala pangkalan Hacon.
Hacon langsung menugaskan Dylan untuk pergi keluar untuk mengambil sumber daya Di pinggiran kota B. Karena banyak pabrik makanan dan pakaian disana. Jadi jendral Dylan harus pergi keluar pangkalan 2 hari Lagi. Karena 2 hari ini untuk membantu keamanan gerbang karena banyak pengungsi yang datang.
Disebuah villa besar yang berada dipusat pangkalan, sosok pria acuh itu menatap laporan yang terjadi di pangkalan.
"Lapor bos, jenderal Dylan memang sudah terbangun dengan kemampuan guntur." jawab anak buah
"oke, pergi " balas pria itu yang bernama Devan.
Anak buah itu segera pergi keluar, bosnya juga telah membangunkan kemampuan ganda api dan angin tapi belum tertarik untuk mengumumkan. Hanya anak buah mereka yang masih tahu.
__ADS_1
Banyak tentara yang pingsan telah bangun dengan berbagai kemampuan pada siang Hari. Orang-orang sangat mudah lapar sehingga bagian pangan harus memberi mereka bagian makanan lebih banyak. Anak buah dari Devan juga telah banyak yang membangunkan kemampuan.
"Iris bangun Tim untuk kita, kita akan mulai keluar besok. "Kata Devan kepada asistennya
"Baik bos" jawab iris
Pada hari kelima setelah akhir dunia datang. Tim kecil Elena telah sampai di kota B, mereka segera pergi menuju pangkalan B tapi diperjalanan sangat macet Dan ramai. Banyak kendaraan yang juga menuju pangkalan B.
Hal ini juga menarik perhatian Zombie. Banyak jeritan terdengar. Tapi tidak Ada yang mau menolong.
"Andre aku tahu jalan pintas menuju pangkalan B. Kamu belok kesini " ucap Diana
"Oke pimpin jalan " jawab Andre
"Baiklah" balas Diana
Terkadang mereka Akan menabrak zombie hingga terpental dan mereka segera melarikan diri. Ketika mereka sampai di gerbang pangkalan B itu sudah tengah hari. Untungnya mereka segera sampai tengah hari dan tidak malam Hari. Mereka menunggu hampir 2 jam sebelum bisa masuk.
Ada pos pemeriksaan, dan mereka segera diperiksa. Identitas dan apakah membangunkan kemampuan. Saat tiba giliran Elena, Elena menjadi sedikit ragu apakah Akan mengatakan atau tidak.
"Permisi ,kenapa diam saja nona? " tanya penanggung jawab
"Ada apa? " tanya Dylan yang tiba-tiba datang
Elena melihat sosok tampan Dylan Dan melihat seragam tentara pada tubuhnya dengan pangkat tinggi merasa lega.
"Maaf jendral Dylan tapi nona ini sedikit ragu-ragu " jawab penanggung Jawab
"Ada apa, apakah kamu terluka " tanya Dylan
__ADS_1
"Tidak, saya membangunkan Kemampuan penyembuhan " Kata Elena
Dylan dan penanggung Jawab itu kaget, Dan segera diam.
"Ikut denganku. Dan kamu tulis seperti biasa " perintah Dylan
"Baik jendral " jawab penanggung jawab pintu
Dylan membawa Elena kekantor untuk menanyai lebih lengkap. Setelah mendapat informasi yang lengkap Dylan menyuruh anak buahnya untuk memberitahu Hacon bahwa Ada Cara lain untuk membangunkan kemampuan. Juga ada kemampuan langka penyembuhan yang datang ke pangkalan B.
Mendengar ini Hacon sangat senang dan bersemangat. Galvin langsung meminta Elena untuk datang ke laboratorium Kesehatan. Elena diterima dengan sangat Baik dan mendapat fasilitas terbaik dan keamanan yang terbaik.
Elena juga setuju untuk bergabung dengan Tim milik Dylan Tim harimau. Setelah berita ini menyebar banyak Tim cemburu karena keberuntungan Tim harimau yang dipimpin oleh jendral Dylan.
Tim gagak yang dipimpin oleh Devan juga mendengarnya. Mereka juga sedikit cemburu, tapi tidak bisa merebut untuk sekarang.
Hari ke 8 banyak Tim keluar untuk melaksanakan tugas. Ada juga yang keluar untuk mencari makanan. Tim Harimau dan Tim gagak juga keluar. Tapi arah mereka berdua sangat berbeda. Tim Dylan pergi menuju pinggiran kota melalui jalur selatan. Tim gagak pergi menuju kearah kota G, kota yang berada diantara kota B dan D. Karena mereka tidak tertarik untuk mengambil sumber daya di kota B ini. Karena tujuan mereka adalah kota G. Karena disana Ada persediaan senjata milik organisasi Devan.
Ada juga banyak makanan disana tidak perlu saling merebut. Disisi lain, Fanya sedang duduk di mobilnya. Dia keluar untuk mengumpulkan materi sendirian. Fanya menulusuri jalan pintas. Hingga berhenti dipinggiran perbatasan kota D dan G.
Banyak toko pertanian disini, sehingga Fanya menemukan banyak benih Dan biji sayuran Dan buah. Tidak hanya itu Dia telah banyak membersihkan supermarket didalam. Toko pakaian, toko sepatu, dealer Mobil. Dan mendapat hasil yang memuaskan. Juga tidak banyak zombie dipinggiran.
Dari tadi Dia hanya bertemu dengan beberapa zombie. Juga zombie binatang. Untungnya kemampuan yang Dia miliki sangat kuat dan sangat tahan dengan musuh sehingga sangat mudah untuk mengalahkan zombie kucing. Meskipun pada akhirnya Dia sedikit lelah. Mungkin karena tidak banyak bergerak Dan berolahraga. Maka tugas Hari ini adalah berlatih bertarung diluar untuk segera membiasakan diri dalam pertempuran.
Dijalan Fanya juga mengumpulkan banyak perhiasan emas dan lainnya. Mungkin akan berfungsi suatu saat nanti. Apapun perlu dicoba, juga ruang miliknya juga masih sangat luas. Fanya berhenti disebuah gang jalan. Dia melihat kearah peta yang ditunjukan pada gelang pintarnya. Sekarang dia memiliki beberapa ide yang muncul di otak cantiknya tapi dia bingung untuk memilih rencana yang mana. karena semua ini adalah hal yang bagus dan ini adalah sumber daya yang akan sangat berguna dimana pun dia akan berada.
fanya mengehela nafas setelah itu dia memutuskan untuk pergi kesana !.
bersambung...
__ADS_1