Bertani Di Akhir Dunia

Bertani Di Akhir Dunia
Siapkan Rencana


__ADS_3

😈


Setelah puas memesan beberapa barang kebutuhannya. Fanya segera meletakan gelang pintar itu di atas meja. Sedangkan Fanya sendiri dia ingin kembali memasuki ruang miliknya kembali untuk memastikan apakah ada hal yang Dia telah lewatkan.


Merasa lapar, Fanya segera mengambil dan mengeluarkan beberapa buah dari dalam ruangnya. Memakannya dan Dia segera kembali kenyang. Melihat waktu yang sudah malam, Fanya segera pergi membersihkan diri dan setelah itu Dia segera pergi istirahat . Fanya sudah membuat beberapa rencana dan besok Dia akan pergi keluar untuk berbelanja atau untuk melihat seperti apa dunia ini . Pokoknya pikir besok saja, setelah itu Fanya segera pergi ke alam mimpi.


...


Pada pagi harinya, Fanya bangun tepat jam 6 pagi. Ini adalah kebiasaannya ketika Dia hidup dulu. Pergi olahraga untuk membuat tubuh lebih mudah bergerak. Fanya pergi kekamar mandi dan melihat kearah cermin. Tadi malam Dia tidak sempat melihat seperti apa Dia. Sekarang Dia tahu, tubuh ini sama sekali tidak cantik bahkan kulitnya cenderung kusam mungkin karena tidak pernah terawat juga karena terlalu sering bekerja untuk memilah sampah. Pekerjaan yang kotor tapi mulia dimata Fanya karena jika tidak ada pemilah sampah, sampah akan terus menumpuk hingga membuat alam rusak dan kotor , tapi juga mau bagaimana lagi, orang tanpa ijasah tinggi seperti tubuh ini tidak akan pernah bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok. Untung-untung bahwa tubuh ini masih memiliki pekerjaan untuk menghasilkan uang untuk makan dan hidup. Masih agak beruntung meskipun sangat menyedihkan daripada orang lain yang tidak memiliki tempat tinggal atau pekerjaan.


Fanya segera memasuki ruang miliknya kembali setelah puas melihat seperti apa tubuh ini, meskipun tidak secantik dirinya dulu setidaknya Dia masih memiliki tubuh untuk hidup . Ketika Fanya masuk Dia segera berjalan kearah rumah itu, seingatnya tadi malam Dia telah menemukan sebuah sumur dibelakang rumah ini. Dan melihat mata air didalam sumur itu. Seharusnya ini adalah hal yang baik seperti yang tertulis didalam novel. Dia segera menimba mata air dan meminumnya. Setelah beberapa saat setelah meminumnya, Fanya tiba-tiba merasakan sakit diseluruh tubuhnya. Seluruh tulangnya seperti dipatahkan ,itu sangat menyakitkan. Butuh waktu hampir 30 menit untuk Fanya kembali tenang. Bau menyengat begitu busuk membuat Fanya ingin muntah. Mungkin tubuh ini begitu kotor. Dia tidak tahan lagi dan segera berlari pergi mandi untuk mencuci tubuhnya berkali-kali. Dia benci jika melihat tubuhnya kotor tapi Dia tidak menyangka mencuci sumsum tulang akan begitu menyakitkan dan hasilnya adalah semua hal kotor didalam tubuhnya keluar.


Setelah mandi, Fanya melihat kearah cermin dikamarnya. Dan melihat bahwa kulit yang tadinya kusam dan jelek sekarang telah berganti menjadi kulit yang putih dan mulus. Menjadi lebih cerah dan cantik. Diusianya yang masih 20 tahunan ini sudah sangat cantik dan memang harus seperti itu. Merasa lega Fanya segera pergi keluar untuk berganti pakaian Dan setelah itu Fanya membuat sarapan pagi dengan bahan yang tersedia didalam ruang bawah tanah. Ketika mencoba rasanya itu benar-benar sangat enak. Mungkin itu dikarenakan bahan didalam ruang sangat berbeda dengan apa yang ada diluar. Dan juga makanan ini masih mengandung energi yang sangat baik untuk tubuh manusia.


Dan Fanya juga baru tahu kemarin selain sumur mata air masih ada hal lainnya , bahwa ada ruang rahasia didalam kamar utama. Itu adalah ruang yang dipenuhi dengan harta karun tak ternilai. Berlian, batu giok, emas, kain langka dan semua harta berharga. Mungkin pemilik terdahulu sangat menyukai mengoleksi harta berharga. Setelah sarapan pagi hal pertama yang harus dilakukan oleh Fanya adalah membuat daftar hal-hal yang harus dia beli dan siapkan. Setelah itu mulai pergi untuk mengumpulkan barang.

__ADS_1


Pertama beli rumah baru yang pastinya aman, meskipun nantinya rumah itu akan Dia tinggalkan begitu saja, setidaknya Dia harus memiliki rumah yang bagus dan aman . Beli mobil yang pastinya akan tahan dalam segela guncangan lebih baik mobil tipe off road.


Jadi Fanya memutuskan untuk membeli banyak Mobil hummer dan lainnya.


Lalu beli bahan obat-obatan dan senjata. Dia bisa membeli melalui situs gelap dengan bantuan gelang pintar. Beli peralatan untuk bertahan hidup, seperti senter, generator surya, peralatan perkemahan , lilin, mineral dan lainnya. Peralatan dapur dan banyak lagi. Beli bahan makanan dari sayur dan buah meskipun didalam ruang ada lebih baik tetap beli untuk berjaga-jaga , beli ikan dan binatang ternak untuk dikembang biakkan didalam ruang. Beli pakaian dari bawah hingga keujung atas. Beli perawatan wanita seperti pembalut, tissu dan lainnya.


Fanya merasa ini cukup untuk sementara ini. Dan dia merasa lega sedikit. Sekarang yang pertama adalah keluar untuk mencari rumah baru. Fanya segera mencari rumah dengan fasilitas keamanan terbaik. Itu berada dipinggiran kota. Sebuah villa yang dibangun khusus untuk kedamaian pembeli. Keamanan terjamin dan setiap villa dilengkapi dengan pertahanan yang baik. Jadi Fanya segera menghungi pihak penjual.


Setelah Fanya menghubungi pihak pengelola dan mendiskusikan soal pembelian villa. Fanya akan datang kesana untuk melihat villa mana yang cocok untuknya, dan mereka membuat janji temu sekitar jam pukul 12 siang nanti. Setelah sepakat, Fanya segera pergi keluar dengan pakaian yang menurutnya paling baik yang dimiliki oleh tubuh ini . Ketika berjalan keluar dia merasa bahwa tempat ini benar-benar kumuh. Lingkungan yang kotor dan berbau. Dia sama sekali tidak menyukainya. Dan segera berjalan lebih cepat. Untungnya jarak menuju jalan besar tidak terlalu jauh, jika tidak dia pasti akan sangat marah.


Fanya melihat kearah kota yang dipenuhi oleh bangunan bertingkat tinggi. Seperti yang dia tahu ini adalah kota D dan daerah tempat yang dia tinggali adalah daerah kumuh untuk semua orang miskin. Daerah untuk orang kaya berada ditempat tersendiri. Perbedaan kelas sosial didunia ini benar-benar dapat dilihat secara jelas. Orang kaya dan orang besar sangat sombong dan jijik dengan orang miskin. Maka dari itu kebiasaan mereka adalah menghina orang miskin. Bahkan hingga menganiyaya atau bahkan membunuh orang miskin tanpa rasa rasa kasihan. Menurut Fanya itu sudah sangat keterlaluan, tapi mau bagaimana lagi uang bertindak lebih kuat dari pada apapun.


Menyalakan peta dan segera pergi mencari taxi untuk pergi ke mall. Pertama beli baju yang bagus untuk tidak diremehkan. Ketika sampai didepan mall, Fanya segera masuk. Mall ini adalah salah satu mall terbesar dikota D. Ada 5 mall besar dan tempat belanja kecil dikota D. Dan Mall ini adalah yang terdekat. Fanya segera pergi untuk membeli pakaian.


Meskipun awalnya dianggap remeh tapi setelah dia mengeluarkan kartu hitam semua pegawai memiliki perubahan sikap yang sangat jelas. Itu sangat ironis sekali. Untung dia punya uang kalau tidak mungkin orang-orang ini akan menghinanya .

__ADS_1


"Hehe nona ada yang bisa saya bantu. Nona ingin membeli pakaian seperti apa? " tanya pelayan dengan sangat ramah.


"Aku ingin membeli semua pakaian disini. Termasuk yang berada didalam gudang " ucap Fanya secara langsung.


Pegawai yang mendengar ini segera menjadi senang. Karena Dia memiliki tamu yang besar.


"Baik nona, lalu apa lagi yang bisa saya bantu untuk nona? "tanya pegawai


"oh bisakah semua pakaian ini dilipat dengan rapi, dan dibungkus dengan plastik khusus pakaian. Setelah itu masukan kedalam kotak kardus. Saya harap semua barang akan rapi dan wangi. Saya akan membayarnya sekarang, dan saya akan memberi tahu anda ke alamat mana semua barang ini nanti akan dikirim, jadi saya akan menghungimu nanti . " ucap Fanya


"Baik nona, anda bisa tenang dan kami pasti akan mengirim semua barang ini dengan aman nanti . " jawab pegawai itu.


"Bagus " balas Fanya.


Setelah itu pegawai segera menghitung semua total jumlah uang yang harus dibayar dan Fanya segera pergi melunasinya . Setelah itu Fanya segera pergi kembali untuk mencari barang lagi. Selama setengah hari,  Fanya telah banyak membeli barang dimall. Dan sekarang sudah saatnya untuk pergi menemui pihak dari villa.

__ADS_1


Dia segera pergi menuju villa dan jarak dari mall ke villa lebih dari 1 km. Setelah tiba, Fanya telah ditunggu oleh seorang pria paruh baya yang memakai jas mahal dan terlihat sangat rapi. Pria tua segera menyambut Fanya lalu segera menjelaskan dengan sangat jelas untuk setiap villa yang masih kosong untuk dijual . Pada akhirnya Fanya membeli villa berlantai dua ,dengan 3 Kamar tidur, 1 Kamar utama dilantai 2 dan 2 kamar biasa dilantai 1 dengan harga yang cukup mahal untuk orang biasa.


Bersambung.....


__ADS_2