
kini sean dan aldo sudah berada di markas rahasia mereka.
" kira kira kapan kita jujur sama shela dan azura , tentang tugas kita ini gak mungkin kan kita akan terus rahasiain " kata aldo pada sean yang sedang memilih senjata untuk malam ini dia beraksi.
" aku juga gak tau kapan , tapi kayaknya jangan dulu kasih tahu " kata sean pada aldo yang sedang menajamkan pisau lipat nya .
"tapi aku takutnya mereka tahu dari orang lain " kata aldo yang tak mengubah posisinya.
" bener juga sih , gimana yah " sean yang bingung .
kini aldo dan sean sedang mempersiapkan perlengkapan mereka untuk beraksi malam ini.
" nanti aja kita pikirin soal yang tadi , saatnya kita beraksi " kata aldo yang bersemangat.
sean hanya mengiyakan dan pergi ke mobil mereka.
" kamu udah hubungin anggota kita yang lain belom " kata sean pada aldo.
" aku baru hubungin Alex , haikal , sama Alessio kalau yang lain aku belum hubungin " kata aldo yang melihat poto target mereka malam ini.
" ya udah deh mereka bertiga cukup buat bantu kita " kata sean dan segera berangkat menuju target pertama.
sesampai nya ditempat tujuan .
__ADS_1
" target pertama kita siapa nih " kata alex bertanya pada aldo.
alex adalah anggota mafia yang termuda dari sean , aldo , haikal dan Alessio.
" target pertama kita adalah seorang bos narkoba " kata sean dengan tersenyum sinis.
" mulai nih penyakitnya sean kambuh lagi " kata haikal yang sedang memejamkan matanya.
sean memang sangat suka dengan bos narkoba , bisa dibilang suka membunuhnya karena bos narkoba ini lah membuat sean kehilangan seorang yang dia sayang.
" kali ini aku lagi yah yang bunuh dia , aku ingin memotong tubuhnya menjadi potongan yang sangat kecil dan akan kuberikan pada harimau putih kesayanganku.
sean mempunyai harimau putih dirumahnya yang dia beri nama Sebastian dan jika sean membunuh bos narkoba pasti daging nya dipotong kecil kecil dan diberikan ke Sebastian yang lapar.
" mati dah tuh bos narkoba" kata Alessio yang sedang melihat poto bos narkoba tersebut.
" yang sabar dong sean , gak sabaran banget. coba kalau lagi sama ceweknya pasti gak akan pernah gak sabaran kek gini '" kata Alessio mengejek sean.
" jangan kan sean , aldo aja kek gitu" kata haikal ikut mengejek sean dan aldo.
" emang yah sekejam kejam nya mafia pastia kan luluh dengan wanitanya ." kata alex yang ikut mengejek.
" iri bilang bos " kata sean dan aldo berbarengan dengan tersenyum mengejek.
__ADS_1
" cih gua mau gak iri , gua kan punya ayang bella " kata haikal melihat poto bella di handphone nya.
" teryata yang masih jomblo kita berdua lex " kata Alessio .
" iya bener apa yang lo bilang " kata alex dengan nada sedihnya.
" udah jangan sok sad padahal kan kalian sesad " kata sean dengan tawa nya yang meledak.
aldo dan yang lainya pun ikut tertawa.
" udah udah ha , aku mau ngebunuh bos narkoba dulu . oh iya ada yang bawa plastik hitam gak . kata sean segera turun dari mobil.
" ada nih aku tadi bawa " kata sean mengeluarkan plastik hitam dati tas nya.
sena segera pergi dan melaksanakan tugasnya .
aldo , alex , haikal dan Alessio menunggu san di dalam mobil.
beberapa menit kemudian....
" udah nih yuk jalan , ke target berikutnya " kata sean yang sudah berlumur darah.
aldo dan yang lainya tidak heran dengan sean karena jika sean membunuh bos narkoba pasti setelahnya sean akan berlumuran darah sakit brutalnya dia membunuh bos narkoba.
__ADS_1
mereka segera pergi ke target kedua mereka , kali ini target mereka adalah seorang siswi perempuan yang selalu membenci shela.
bersambung....