
kini mereka sudah berada di sebuah jalan gang yang sepi dan juga gelap.
mereka berlima sedang menunggu target mereka lewat gang , karena target mereka kali ini selalu lewat gang ketika pulang dari mana saja.
" kali ini mati lo " kata sean yang sudah lama tahu bahwa siswi ini membenci shela.
" kali ini biar gua aja yah bos yang ngebunuh , udah lama nih gak pemanasan " kata alex dengan semangat.
" oky kesempatan ini aku berikan ke lo tapi lok harus siksa dia sampai gua puas " kata sean dengan senangnya.
" tenang aja bos aku yakin bos pasti puas " kata alex dan bersiap membunuh target.
setelah beberapa menit mereka menunggu akhirnya yang mereka tunggu lewat juga dan alex langsung melancarkan aksinya.
" hai cantik malam malam gini kok sendirian sih " kata alex yang menggoda siswi itu .
siswi itu yang digoda alex bukanya takut dia malah centil sama alex.
siswi yang bernama intan primadona ini adalah cewek centil yang terkenal di sekolah nya, namanya aja primadona tapi dia bukan primadona di sekolah nya , bukan juga siswi yang disukai semua orang malah dia adalah siswi yang paling dibenci di sekolah nya karena kecentilanya .
" ada apa nih kak , kakak suka sama saya yah " kata intan dengan nada genit nya dan mendekati alex.
intan tidak menyia nyiakan kesempatan itu , intan memegang lengan alex dan digesekanya ke dada nya yang lumayan besar itu.
__ADS_1
melihat alex sedang digoda oleh intan teman temanya yang berada di gang gelap itu pun segera menahan tawa agar mereka gak ketawanan.
melihat cewek itu menggesekkan dadanya ke lengan alex disitu lah nyawa Intan melayang dengan pisau menancap diperutnya.
karena tusukan itu tanpa aba aba ,intan langsung meningoy ditempat.
" ih jijik banget gua di goda sama cewek centil kek gini , tahu dari tadi aku gak mau ngebunuh dia " kata alex dengan merindingnya.
" hahahaha siapa suruh luh mau ngebunuh cewek centil kek dia " kata haikal tertawa lepas yang sudah lama ia tahan.
alex yang masih kesal karena intan dia pun langsung melanjutkan aksinya.
" ini tangan yang pegang gua tadi kan " kata alex langsung memotong tangan intan.
" dan inj lidah yang goda aku tadi kan " kata alex kembali dan memotong lidah intan .
melihat kelakuan alex , sean tertawa puas melihatnya .
" kasihan sekali kau intan , siapa suruh kau membenci wanita bos kami " kata Alessio pada intan yang masih di potong potong oleh alex.
haikal bejalan kearah alex dan jasad intan ,
"makanya jangan pernah benci sama ceweknya bos kan jadi melayang tuh nyawa lu , semoga tenang di neraka sana yah " kata haikal dengan menusuk ginjal intan dengan sadis.
__ADS_1
" sudah belum , kalau sudah kita ke target berikutnya" kata sean yang sudah tak sabaran .
" yah sudah nih , yuk kita pergi muak aku liat cewek centil kek dia . walaupun dia udah mati tetap aja ngeselin"
"makanya lu jangan benci sama shela meningoy kan jadinya " kata sean kepada jasad intan yang sudah melumur darah dan tubuh yang sudah dipotong potong.
beberapa jam kemudiaan mereka sudah selesai dengan tugas mereka , kini sean , aldo , haikal , Alessio dan alex sedang berada di markas mendiskusikan sesuatu.
" keknya kita harus segera beraksi kek biasanya lagi deh bos " kata alex yang sedang berada diruang ganti .
" gua tahu tapi sekarang aku sudah punya pacar dan pasti shela gak akan mungkin mudah dibohongin." kata sean yang bingung harus gimana .
" kenapa gak kasih tahu dia aja bos , mungkin dia bisa setuju sama tugas kita " kata alex kembali.
" gua juga mau jujur tapi aku takutnya dia gak akan seneng dengan keputusan ku " kata sean kembali.
" kita mana tahu bos kalau gak dicoba , dan lagi pula ini tugas kita sebagai mafia bos . kalau gak dilakukan kita pensiun dong bos "kata haikal ikut berbicara .
" bener tuh bos masak kita pensiun,aku gak mau pensiun jadi mafia. udah susah susah jadi hebat kek gini eh malah pensiun " kata alex yang tak mau berhenti jadi seorang mafia.
"bener apa yang mereka bilang sean, kita kayaknya jujur aja sama azura dan shela . siapa tahu mereka setuju " kata aldo pada sean yang sedang merebahkan dirinya di sofa.
" yah usah deh besok kita coba jujur yah sama mereka." kata sean dan dibalas anggukan oleh aldo.
__ADS_1
bersambung...