
pagi hari yang cerah terlihat dua siswi sedang berjalan di koridor dengan gaya berjalan yang sangat genit .
siapa lagi siswi yang bisa berjalan genit seperti mereka kalau bukan tasya dan angel.
walupun sudah dibenci oleh semua orang disekolah tasya dan angel tidak menyerah untuk menjadi wanita tercantik disekolah.
kini tasya dan angel sedang berada di kelas menunggu kedatangan shela dan azura .
sekian lama mereka menunggu shela dan azura tak kunjung datang .
" kemana mereka apa takut dengan kita yah " kata tasya berfikir kemana shela dan azura.
" kurasa mereka berada di kantin " kata angel kepada tasya yang sedang berpikir.
" kita ke kantin aja kalau gitu , aku ingin sekali menggangu mereka hari ini " kata tasya bersemangat.
tasya dan angel segera pergi ke kantin sekolah untuk mencari shela dan azura.
sesampai dikantin tasya dan angel mencari shela dan azura , teryata benar apa yang dikatakan angel shela dan azura sedang berada di kantin.
tasya dan angel menghampiri shela dan azura yang sedang duduk santai.
" hei sok cantik disini teryata kalian " kata tasya memukul meja yang ditempati shela dan azura.
" sok cantik ? kita emang cantik dari lahir kalik" kata shela dengan senyuman mengejek tasya.
" bener tuh , yang sok cantik tuh kalian bukan kami " kata azura ikut angkat bicara.
__ADS_1
" heh hari ini mungkin kalian yang tercantik disekolah , tapi suatu hari nanti posisi itu akan kami rebut dari kalian berdua " kata tasya kembali.
" bukan posisi kalian aja yang akan kami rebut , pacar kalian juga akan kami rebut " kata angel .
" coba aja kalau bisa , tapi aku peringatkan untuk kalian jangan terlalu tinggi berhayal nanti jatuh " kata shela yang mencoba menjatuhkan semangat tasya dan angel.
bukan yah pergi tasya justru ingin menampar wajah shela , tapi itu berhasil dijegah oleh sean .
" kau berani menampar pacar ku , apa kau tak mau hidup lagi " kata sean mau nepis tangan tasya dengan keras.
" kau benar benar makin kurang ajar " kata aldo melindungi azura .
kenapa bisa ada sean disekolah shela ? padahal dia bukan murid disana . jawaban ya karena sean di undang oleh kepala sekolah untuk menjadi juri di pertandingan olahraga setiap tahun di sekolah.
" ah hai sean makin ganteng aja pacar ku ini " kata tasya dengan genit nya kepada sean.
" apa apan sih kami ini, asal peluk aja minta dihajar hah " kata aldo mendorong kasar angel.
" kamu udah gak waras yah siapa pacar kamu , pacarku cuman satu yaitu shela" kata sean dengan marahnya.
" itu kan sekarang , suatu hari nanti aku ini pacar kamu loh sean " kata tasya menggoda sean.
" jangan kasar gitu dong aldo , masak sama pacar sendiri kamu kasar sih " kata angel dengan nada sedih.
" lebih baik kalian pergi dari sini sebelum ku hajar kalian " kata sean yang mulai jengkel dengan tasya dan angel.
" bener tuh , lo udah gak sayang sama nyawa yah " kata aldo yang mulai emosi.
__ADS_1
" udah kita aja yang pergi jangan ladeni orang gila kayak mereka" kata shela menarik tangan sean dan pergi dari kantin.
" iya bener tuh lagian di sini bau ada anjing pipis kalik yah " kata azura mengejek tasya dan angel.
tasya dan angel yang tak terima di bilang anjing oleh azura mereka berdua kompak mendorong azura sehingga terjatuh kelantai .
melihat kekasih tercinta jatuh akibat dorongan kasar dari tasya dan angel , aldo segera membantu azura berdiri dan berjalan kearah tasya dan angel yang sedang senang melihat azura terjatuh .
lalu aldo segera menampar keras tasya dan angel sehingga mereka berdua terjatuh kelantai dan meninggalkan bekas merah di pipi tasya dan angel.
" berani berani nya kalian mendorong azura , makan benar benar mencari mati " kata aldo dan ingin menendang tasya dan angel tapi dijegah oleh azura .
" udah jangan lukai merek lagi , ayo kita pergi aja dari sini biarkan aja mereka jangan diladeni " kata tasya menarik paksa aldo yang sedang marah.
mereka berempat pun pergi meninggalkan tasya dan angel yang masih terjatuh dilantai.
untungnya kantin sedang sepi hanya da bibi kantin disana.
tasya dan angel bukanya kapok mereka berdua malah semakin banci kepada shela dan azura mereka berdua sepertinya tidak mudah menyerah untuk menjatuhkan shela dan azura .
" tunggu saja kalian akan ku balas semua nya nanti " kata tasya dengan tatapan kebencian kepada shela dan azura yang telah pergi dari tadi.
" heh aku tak akan menyerah azura aku akan merebut semua yang kamu punya , dan tunggu saja semua yang dilakukan oleh kalian hari ini akan ku balas suatu hari nanti " kata angel yang segera berdiri dan membantu tasya untuk bangun dari jatuhnya.
bel masuk pun berbunyi semua murid pergi ke kelas masing masing dan memulai pelajaran.
bersambung...
__ADS_1