Bocah SMA Milik Mafia

Bocah SMA Milik Mafia
siapa pun yang melukai shela akan mati


__ADS_3

kini monika sedang berada dipojok dinding dengan dikelilingi oleh sean haikal, Alessio dan alex.


monika yang tak tahu akan di introgasi malah mikir macam macam.


" kalian kenapa bawa aku ke sini , kalian suka yah sama aku" dengan pede nya monika berbicara.


mendengar perkataan monika sean , alex, haikal fan Alessio ingin muntah rasanya.


" kalau bukan ingin bertanya dia pelakunya bukan malas banget sama ni cewek" batin alex.


" terlalu percaya diri banget sih ni anak gak mikir apa wajah aja kayak tante tante" batin haikal yang ikut jijik dengan perkataan monika.


" kita bawa kamu kesini tuh mau nanya " kata sean mulai menginterogasi.


" mau nanya apa !apa jangan jangan mau tanya aku siapa yang aku suka diantara kalian. aduh aku binggung kalian tampan semua soalnya" kata monika yang mampu membuat mereka berempat ingin muntah beneran.


" kita tuh mau nanya kamu kan yabg kasih shela coklat tadi pagi" kata Alessio yang muak dengan perkataan monika .


" coklat , co-coklat apa aku gak kasih apa apa ke dia" kata monika sedikit panik.


" beneran kamu gak kasih dia coklat " kata sean dengan tatapan curiga.


" iya gak gak kasih dia coklat" kata monika dengan berpura pura tenang.


" LEBIH BAIK KAMU JUJUR SEBELUM KAMI BERPERILAKU KASAR" kata haikal dengan suara keras.


monika yang mulai takut pun jujur pada sean bahwa memang dia yang memberi shela coklat dan sudah menaruh racun pada coklat tersebut.


" teryata benar itu perbuatan kamu , benar benar yah " kata haikal yang tak menyangka.


" ini kamu kasih beneran apa disuruh sama orang lain" kata sean pada monika yang sudah terduduk karena takut.


" a-aku disuruh oleh seseorang " kata monika dengan suara takut .


" siapa yang menyuruhmu melakukan hal seperti ini" kata sean kembali kembali bertanya.


" ta-tasya si siswi baru yang membenci shela " kata monika yang terpaksa jujur karena menerima tatapan tajam dari haikal.


setelah aldo yang sudah mengetahui pelaku dan dalang dari semua ini aldo segera menelpon sean dan mengatakan yang sebenarnya.


" oky saya mengerti " kata aldo lalu pergi meninggalkan monika yang sudah sangat takut.


sebelum pergi mereka berempat memberi peringatan pada monika yang mampu membuat monika semakin takut.


disisi shela dan sean.


" shela kapan kamu akan sadar " kata sean dengan sedih melihat shela masing belum sadar daru pingsan .


" aku , aku rindu kamu shela" kata sean yang tak sadar air matanya mengalir.


" tenang aja shela aku sudah tau siapa yang melukai mu takkan aku biarkan dia hidup" kata sean kembali.


tok, tok, tok (suara ketukan di pintu diruangan shela)

__ADS_1


" permisi " kata seseorang masuk kedalam.


" shela belum sadar " kata seorang laki laki.


" kalian kenapa bisa ada disini bukanya lombanya belum selesai yah " kata sean kepada aldo , haikal , alex , Alessio,dan azura yang baru sampai.


" tadi kata kepala sekolah lombanya diundur dulu jadi kami kesini buat jenguk shela.


" kamu nangis bos" kata alex yang tak percaya melihat mata sean berlinang.


" kejadian langkah ini " kata haikal yang ikut tak percaya.


" kejadian langka kok bisa" kata azura yang binggung.


" yah iya lah ini kejadian langkah selama 20 tahun belum pernah aku liat dia nangis, bahkan waktu kakeknya meninggal dia sama sekali gak sedih " kata aldo kepada azura.


" wah bener bener hebat , hanya shlea yang bisa membuat seorang mafia yang berdarah dingin ini menangis" kata Alessio.


" teman aku gitu loh" kata azura dengan bangga.


sean hanya bisa memukul kepala temn teman satu persatu.


" benar benar nyebelin" kata sean menghapus air matanya.


" jam berapa sekarang " kata sean kembali.


" sedikit lagi jam 2 siang" kata sean melihat jam tangan ya.


" kita makan dulu yuk biar shela dijaga sama azura dulu" kata sean berjalan keluar ruangan.


" kamu mau nitip sesuatu gak nanti aku beliin sekalian" kata aldo pada azura.


" aku mau minum sama jajanan yah " kata azura senang.


aldo mengiyakan dan pergi mengikuti sean yang sudah keluar dengan alex , haikal dan Alessio.


setelah beberapa menit azura menunggu akhirnya sean dan yang lain kembali .


"nih kamu makan dulu biar sean yang nemenin shela" kata aldo membawa azura keluar ruangan untuk memberi ruang kepada sean dan shela.


" kamu masih belum sadar" kata sean kepada shela yang masih belum sadar.


diluar ruangan shela .


" shela masih belum Sadar" kata haikal pada shela yang sedang makan titipan ya tadi.


" belum shela masih pingsan " kata azura memberhentikan makanya.


" tasya benar benar keterlaluan " kata alex membenci tasya .


" hah tasya yang melukai shela itu kan monika kok malah nyalahin tasya" kata azura binggung.


" iya memang monika yang melukai shela tapi dia disuruh oleh tasya" kata aldo.

__ADS_1


" wah makin ngelunjak nih anak" kata azura kesal dengan kelakuan tasya.


disaat azura sedang kesal kesalnya tiba tiba sean keluar dari ruangan shela.


" azura kamu jagain shela kami mau pergi dulu , nanti kalau dia sudah sadar kabari kami " kata sean.


" tapi aku gak bawa baju ganti lah, aku juga belum mandi ini. aku pulang mandi duku yah "kata azura segera berdiri.


" gak usah didalam sana ada banyak baju cewek aku udah siapin tadi , kamar mandinya juga ada didalem" kata sean yang sudah menyiapkan semuanya.


" oh oky kalau gitu" kata azura segera masuk ke ruangan shela.


" ayo temen temen kita kemarkas rahasia dulu" kata sean pergi duluan.


sesampainya dimarkas sean mempersiapkan alat alat untuk dia beraksi malam ini .


beberapa jam kemudian mereka menyiapkan peralatan dan mengganti baju serba hitam yang bisa mereka pakai saat beraksi .


jam sudah menunjukan pukul 5 sore yang dimana semua orang pasti pulang kerumah masing masing.


sean sudah menyelidiki monika yang selalu pulang jam 5 sore dan selalu lewat gang sepi .


" semua sudah siap, ayo kita ke lokasi " kata sean yang tak sabar .


sesampainya di gang sepi yang selalu monika lewati sean segera turun dan bersembunyi menunggu kedatangan monika.


haikal , alex berada di dalam mobil, Alessio sedang menjaga Sebastian didalam kandang , kenapa ada bastian ? dan kenapa harus dijaga oleh alessio ? karena sean yang membawa bastian untum memberinya makan dengan tubuh monika yang di potong kecil kecil dan diberikan ke bastian .


sean sedang menunggu monika di arah yang berlawanan dengan sean.


kini yang ditunggu tunggu akhirnya datang , monika berjalan dengan rasa takut karena masih teringat dengan peringatan dari haikal tadi siang.


" target terlihat , ayo kita beraksi " kata sean berbicara dengan aldo melalui handsed yang mereka siapkan setiap kali beraksi.


sean dan aldo segera menghadang monika dengan menyodorkan pistol ketubunhya.


" si- siapa kalian , ada mau apa kalian dengan pistol itu" kata monika yang semakin takut.


" siapa suruh kamu mencelakai shela " kata haikal dari dalam mobil.


" siapa pun yang melukai shela akan mati" kata aldo mendekati monika.


" a- aku minta maaf , a- aku gak akan mengulangi nya lagi" kata monika memohon.


" sudah terlambat " kata sean dan menembak monika 3 kali sehingga mengenai kepala , perut dan lengan monika.


tanpa basa basi sean segera memotong tubuh monika yang sudah tak beryawah.


sean memotong tubuh monika seakan akan sedang memotong daging karena sean memotong tubuh monika menggunakan pisau daging.


setelah memotonya menjadi bagian kecil kecil sean memerintahkan Alessio untuk mengeluarkan Sebastian dari kandang.


" mangkanya jangan macam macam sama shela" kata aldo melihat tubuh monika dimakan oleh Sebastian.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2