Bocah SMA Milik Mafia

Bocah SMA Milik Mafia
cowok kalian sudah menjadi milik kami


__ADS_3

tiga hari kemudian sean dan aldo sudah berhasil mendekati tasya dan angel sepenuh nya walaupun mereka terpaksa.


" akhirnya mereka akan menjadi milik kita " kata tasya pada angel.


" benar sekali gak nyangka mereka sudah putus dengan shela dan azura" kata angel dengan senang.


" heh mereka pikir kita gak bisa dapetin cowok mereka , lihat sekarang sean dan aldo sudah dekat dengan kita" kata tasya dengan bangga.


" eh lihat itu kan shela dan azura ayo kita samperin " kata angel melihat shela dan azura yang sedang duduk santai di bangku taman.


tasya dan angel berjalan menuju shela dan azura yang asik mengobrol .


" lihat siapa ini " kata tasya pada shela dan azura.


" aduh kasian gak ada cowok yang nemenin lagi yah" kata angel mengejek shela dan azura.


" kata siapa kami gak ada cowok " kata shela .


" yah kan emang bener kalian gak punya cowok ,sean dan aldo kan sudah dekat dengan kami" kata angel dengan bangga.


" kalian Lupa siapa kami berdua , kami adalah primadona disekolah ini dan sangat banyak cowok yang menyukai kami " kata shela pada tasya.

__ADS_1


" benar sekali jadi kami gak kekurangan cowok satupun , lagi pula yang kalian punya cuman sean dan aldo sedangkan kami 1 sekolah" kata azura.


" heh tunggu saja , kami sudah mendapatkan cowok kalian dan suatu hati nanti kami juga akan merebut status primadona kalian" kata tasya pergi dengan kesal dan diikuti oleh angel.


shela dan azura yang melihat tasya dan angel kesal menjadi senang.


" jadi kalau kami putus dengan kalian beneran kalian gak akan kekurangan satu cowok pun " kata sean datang dari belakang bersama aldo.


" eh kenapa kalian ada disini cepat pergi sebelum tasya dan angel tahu" kata shela yang mulai panik .


" begitu gak seneng nya lihat aku disini , begitu cepat langsung diusir " kata sean dengan wajah kesal.


" bukan begitu kalau tasya dan angel melihat kita dekat bisa bisa rencana kita gagal" kata shela mencoba menjelaskan.


" aku kan hanya pura pura agar mereka tahu bahwa kita udah putus" kata azura merasa bersalah dengan apa yang dikatakan ya tadi.


" aku bener bener gak sanggup lagi melakukan hal sepeti ini , mereka terus genit dan centil pada ku dan aku harus mandi sebanyak 7×dalam sehari" kata sean memeluk shela .


" yang sabar yah kita harus melakukan hal ini agar mereka tahu bahwa mereka tidak seharusnya mengganggu kita" kata shela membalas pelukan sean.


" aku juga gak kuat " kata aldo memeluk azura.

__ADS_1


" sabar aja dulu gak lama kok waktunya tinggal 11 hari lagi" kata azura menenangkan aldo.


" tapi rasanya kayak setahun aku bener bener gak kuat" kata aldo seperti akan menangis.


" aku juga gak kuat , aku mau kayak dulu hiks hiks" kata sean yang sudah duluan menangis dari aldo.


" hiks hiks hiks aku bener bener gak tahan ayang kita bunuh aja mereka langsung aku gak mau kayak gini" kata aldo ikut menangis .


" aduh udah jangan nangis kita kan harus kasih mereka pelajaran baru kita bunuh mereka" kata azura mencoba membuat aldo berhenti menangis.


" udah berhenti menangis nya nanti kita ketahuan loh kalau gini terus" kata shela juga mencoba membuat sean berhenti menangis.


" aku gak mau hiks hiks kamu harus hibur aku kalau mau buat aku berhenti nangis" kata sean masih saja menangis.


" yah udah aku hibur kamu tapi kita ke ruangan kamu aja gimana jangan disini nanti ketahuan tasya dan angel" kata shela menarik tangan sean menuju ruangan pribadi sean.


" aku juga mau dihibur hiks hiks" kata aldo masih menangis.


" oh iya azura kamu juga mau ngehibur aldo kan , kita ke ruangan pribadi sean aja biar lebih leluasa " kata shela berhenti melangkahkan kakinya.


azura hanya mengiyakan dan menarik tangan aldo menuju ruangan sean.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2