
sesampai nya dirumah sakit sean menggendong shela menuju ke ruang pribadi miliknya .
kok bisa ada ruang pribadi ? karena sean slalu mempunyai ruang pribadi entah itu di cafe , hotel, sekolah atau tempat lainya .
sean selalu menggunakan ruang pribadi jika dirumah sakit saat dia terluka dan jika sean sedang mager dokter yang kerumah .
shela kini dibaringkan di ranjang dan sean segera memanggil dokter untuk menyembuhkan kaki shela.
sean sedang menunggu diluar ruangan dengan mondar mandir , karena panik kalau shela kenapa kenapa.
sebenarnya sean tidak terlalu panik karena luka milik shela tidak terlalu parah tetapi wajah shela yang membuat dia khawatir .
wajah shela sangat pucat seperti keracunan makanan, kini azura dan aldo tiba dirumah sakit.
" bagaimana keadaan shela " kata azura yang ikut panik.
"aku gak tau ini baru di periksa sama dokter"kata sean yang duduk untuk menenangkan diri agar tidak terlalu panik .
" sebenarnya kejadian ini sangat aneh , shela pernah ditusuk paku tapi gak pingsan kayak sekarang " kata azura merasa ada yang mencurigakan.
" ku kira hanya aku yang merasa begitu " kata aldo .
" ini sebenarnya memang agak aneh , wajahnya sangat pucat saat dia bertanding tadi.
" apa jangan jangan ada yang meracuni shela" kata azura mengingat apa yang dimakan oleh shela terakhir kali.
saat mereka sedang berfikir ada seorang suster keluar dari ruangan.
" bagaimana keadaan teman saya suster" kata azura mendekati suster yang baru keluar.
" kaki nya tidak apa apa sedang dalam perawatan , tetapi dia keracunan makanan yang membuat wajahnya sangat pucat dan membuat tubuhnya sangat lemah" kata suster tersebut.
" apa beneran keracunan makanan" kata sean berdiri dari duduknya.
__ADS_1
" iya benar sekali karena itulah dia pingsan dan saat ini dia sedang dalam keadaan tidak sadar diri" kata suster itu lagi.
" siapa yang melakukan hal ini kepada shela " kata aldo berfikir.
" kalau gitu saya permisi dulu yah " kata suster itu dan masuk kedalam ruangan .
" apa kamu ingat apa yang dimakan shela terakhir kali azura " kata sean pada azura.
"biar aku ingat, sepertinya sebuah batang coklat pemberian seseorang " kata azura pada sean .
" siapa yang memberikan ya " kata sean lagi.
" emmm, aku tidak tahu dia siapa .aku juga tidak terlalu kenal dengan semua orang tapi tadi shela memanggil namanya monika " kata azura kembali.
" monika di kelas 11c ips kah " kata aldo mengingat yang namanya monika.
" sepertinya iya aku tidak terlalu tahu" kata azura kembali.
" beraninya menyakiti azura sudah tidak mau hidup lagi hah , aldo kamu pergi temui nama monika itu introgasi dia jika memang dia pelakunya malam ini kita ada korban baru " kata sean dengan marahnya.
" iya aku mau ikut , soalnya sebentar lagi lomba lari estafet " kata azura .
" baiklah kami pergi dulu yah sean " kata aldo pada sean yang masih sangat marah .
" jagain shela yah sean telpon kami kalau dia sudah sadar" kata azura pada sean.
sean hanya mengiyakan lalu aldo dan azura segera pergi ke sekolah.
sean benar benar tak terima kalau shela di lukai oleh orang lain sampai seperti ini .
" awas saja kau monika , jika itu benar benar kau maka tunggu saja kau" kata sean dengan kesal.
aldo dan azura sudah sampai ke sekolah ,tanpa basa basi sean segera pergi mencari haikal ,Alessio , dan alex untuk membantunya menginterogasi monika.
__ADS_1
azura pun juga pergi setelah pamitan dengan aldo dan segera pergi ke lapangan untuk memulai lomba lari estafet.
" haikal sini kau " kata aldo dengan buru buru.
" ada apa do ! apa ada yang harus kita kerjakan " kata haikal melihat aldo seperti sedang menghadapi singa yang sedang marah.
" iya benar ada yang harus kita kerjakan , kita harus menginterogasi seorang siswi disekolah ini . cepat telpon Alessio dan alex segera bertemu di lapangan sekolah" kata sean.
" tidak usah menelpon kami sudah disini , tugas apa yang harus kita kerjakan hari ini " kata alex tiba tiba muncul dari belakang bersama Alessio tentunya.
"cepat kita harus menginterogasi siswi yang berani melukai shela " kata aldo kembali.
" hah ? shela terluka ?siapa yang melukainya ini benar benar tidak bisa dimaafkan" kata haikal yang tak mengerti siapa yang begitu berani melukai shela.
" siswi ini bernama monika dia anak kelas 11c ips, dia berani memberi shela sebuah coklat yang sudah diracuni" kata sean kembali dan pergi mencari si monika.
haikal,Alessio dan Alex hanya bisa mengikuti sean yang sedang memimpin jalan.
beberapa menit kemudian mereka menemukan monika yang sedang duduk dengan teman teman ya , mereka segera menghampiri nya dan siap untuk menginterogasi nya.
" itu dia, ayo cepat kita temui dia" kata sean pada yang lainya.
" baiklah ayo kita intogasi tu cewek" kata alex yang tak sabar menginterogasi monika.
" ingat perlakukan dengan sopan lalu kita bawa dia ke belakang sekolah tempat biasa kita menginterogasi seseorang"kata sean menunggu mereka beraksi.
" monika apa bisa ikut kami dulu" kata alex pada monika dengan lembut.
" wah ada yang cari kamu monika" kata teman monika menggoda nya.
" ih apan sih. yah udah aku pergi dulu yah " kata monika pada temanya dengan malu.
alex segera membawa monika kebelakang sekolah dan mulai menginterogasi nya.
__ADS_1
bersambung...