
Suasana santai di cafe menjadi ribut,saat sekumpulan orang datang menbuat kacau,mereka datang menrosakan barang yang ada di dalam kawasan cafe dan menganggu pelanggan.
"siapa V?!!muncul!keluar kau!"teriak salah seorang ahli dari kumpulan itu.
semua pekerja di cafe ketakutan,mereka tidak berani bersuara,apa lagi V belum masuk kerja.mereka saling pandangan,dalam pikiran mereka pasti V sudah menbuat kesalahan besar hingga sekumpulan samseng jalanan datang mencarinya.
"oi!apa kalian tuli?!siapa yang bernama V,silah keluar!"jerit lagi orang itu.
lalu menarik keras tangan teman sekerja V,temannya ketakutan,yang lain cuma bisa memerhati saja.
"oi,apa kamu V?"
"bukan saya tuan."jawab dalam ketakutan.
"jadi mana V nya?!"bersuara keras.
"V masih belum masuk kerja,lepaskan dia."jawab teman kerja mereka seorang laki-laki.
"baiklah,aku akan menunggu dia di sini sehingga dia datang!"
salah seorang teman V menghubungi V melalui telefon cemas di kamar simpanan barang.
"hello V."
"hello...
"kamu masih tidur lagi?"
"mmm...
"oi!bangun,datang ke cafe cepat!ada orang mencari kamu,kamu kemarin menbuat masalah apa?mereka datang marah-marah dan merosakan barang."
"apa!datang merosakan barang?!apa remaja kemarin?"
"bukan remaja V,samseng!...
"samseng?kapan aku mencari masalah dengan mereka,aku tidak kenal."jawab V males.
"hey,datang cepat!"
"kamu gila?menyuruh aku datang,belum waktu masuk kerja.aku mahu tidur lagi...
"V,mereka sangat menakutkan,kamu harus datang ke mari,mungkin ini salah faham,saat kamu datang nanti,kita akan tahu apa yang mereka mahu."
"mm...oke,iya-iya... sebentar."
V bersiap untuk menuju ke cafe tempat dia bekerja.
ZHU DI MENYAPA...
"V,awalnya kamu bangun,apa shif pagi hari ini?"tanya Zhu Di.
"aku shif petang,tapi temanku memanggil,katanya ada orang samseng mencari aku di sana."
"samseng?berani kamu menyakiti samseng...
"kamu pikir aku bodoh menyakiti samseng,aku pergi dulu."
"kamu ngak mahu sarapan?"
"tidak perlu."V terburu-buru....
V berjalan kaki menuju ke tempat dia bekerja,pagi yang indah menemaninya sedikit kedinginan hingga sampai ke cafe.V melihat banyak orang di kawasan santai luar cafe menunggunya.
"benar-benar mengganggu sekali,apa kalian yang mencariku?tapi aku tidak kenal siapa kalian semua."
"jadi kamu V,cantik juga.tapi sombong...
"iya aku,kamunya siapa?"
"mari ikut kami,kita bahaskan masalah ini dengan aman luar sana."
"oke."V menjawab,dia tidak takut sedikit pun.
"V jangan,mereka adalah samseng."kata teman V.
"tadi aku di panggil ke mari untuk menyelesaikan masalah,sekarang di larang."
"siapa yang memanggil kamu?"
"aku pergi sebentar."V mengikuti kumpulan itu.
V keluar dari cafe mengikuti samseng itu,tidak menduga menemui Orion di sana yang keliru melihat V bersama banyak orang.
"selamat pagi V,mereka teman kamu?"tanya Orion.
"bukan,mereka ingin menbahaskan sesuatu denganku,kata orang itu."
"siapa si lemah ini?apa dia temanmu?"
"hmm...temanku,tapi sebenarnya kamu mahu apa?aku juga tidak kenal kalian."
"kamu masih ingat tiga remaja yang kamu pukul itu?"kata samseng itu.
__ADS_1
"mereka yang menyerang aku duluan...
"salah seorangnya anak keponakanku."
"jadi,ini pembelaan?"tanya V.
"katanya kamu pintar berlawan,jadi aku sendiri ingin melihat kehebatan kamu hari ini."
Orion mendekati V,tertanya-tanya apa yang terjadi,dia lagi tidak mengerti apa yang di bicara oleh samseng itu.
"V,apa yang terjadi,siapa mereka?"tanya Orion.
"samseng...jawab V.
"apa kamu diam,takut?di sini banyak orang pilih berapa yang kamu mahu untuk berlawan."kata samseng itu.
"kerna kamu saudara remaja kemarin,jadi aku pilih kamu saja,apa kamu berani?"jawab V
bisa di lihat orang di dalam kumpulan mereka berbadan besar dan kuat,apa lagi kalo mereka menpunyai bela diri,sudah pasti stamina mereka bisa bertahan dan sukar di tumbangkan,jadi pikir V cabar ketuanya saja lagi bagus dari berlawan semuanya.
"ha...ha...ha...anak muda yang berani sekali,kamu mencabar aku,memang aku samseng sekarang,tapi sebelumnya aku juga ahli bela diri....
"bagus sekali,aku juga pengen berlawan dengan orang yang bertubuh besar dariku."
"V,jangan...dia lebih besar dan kuat,kamu pasti tewas."
"Orion,aku dan laki-laki itu tahu peraturan,kamu lihat saja dan jadi saksiku."kata V dengan yakin.
DI RUMAH ZHU DI
Trio datang ke rumah Zhu Di untuk bersarapan seperti biasa.
"V,tidak bangun lagi?"
"sudah bangun,pergi ke cafe katanya."
"iya,ini sarapan kamu."
"terima kasih,semalam katanya masuk petang.mengapa sekarang dia ke sana?"
"katanya ada orang memanggil dia ke sana."
"orang,orang apa?"
"samseng katanya."
"samseng,mengapa?"
"aku juga tidak tahu yang sebenarnya."
"Trio,kamu menbuat aku curiga,apa cafe itu milik kamu?"
"....iya,jangan menberi tahu dia,aku mahu dia berasa aman di situ."
Trio dapat merasakan Zhu Di juga adalah sebahagian pusaka berharga milik V yang sebelumnya,hanya ingatan mereka tertutup,tapi aura yang kuat dapat di rasai,biar pun mereka dalam bentuk penjelmaan manusia.
V DAN SAMSENG
biarpun orang yang di pilih V keliatan kuat,tapi dia sedikit tua dan tenaganya tidak bertahan lama,V ingin permainkan orang yang mencari masalah denganya itu.Orion merasa cemas melihat V berhadapan dengan orang tua yang tinggi seratus tujuh puluh enam,sedangkan V seratus tujuh puluh saja ketinggiannya dan dia juga masih terlalu muda.
orang muda darahnya cepat naik,sukar mengawal emosi dan pikiran,mudah melakukan kesilapan.
orang tua di beri peluang menyerang dulu mengikut umur,V menghormati orang yang lebih tua darinya,tapi si samseng itu,ini seperti ejekan buatnya,V memandang rendah kepada ketangkasan dia,sudah pasti dia tidak mahu keliatan lemah di mata orang,apa lagi kumpulannya.
serangan pertama tumbukan dan tendangan dari samseng,tapi dapat di hindari oleh V dengan cepat,samseng itu menbuat serangan berkali-kali hingga dia kelihatan kepenatan.V ingin melihat sejauh mana ketangkasan orang tua ini untuk membaca teknik serangan,sekarang V bakal menyerang sedikit untuk melihat cara lawan menlindungi dirinya,seperti yang V duga orang tua ini berandalkan tubuhnya yang besar saja,bukan teknik bela diri.
"hey!orang tua,aku tidak mahu bermain lagi,karna kamu pasti tewas saat aku benaran menyerang kamu."
"puih!sombong sekali,ayok lawan!jangan banyak bicara,dasar anak bajingan!"
"berani kamu bilang aku anak bajingan!"
V merasa marah mendengar kata-kata yang kasar,orang rendahan yang kurang adab.manusia hina yang tidak sedar diri,batin V memberontak pengen membunuh.
"ha..ha..sudah aku beri amaran orang tua keparat!"
dengan kecepatan V menyerang orang tua itu hingga dia tidak sempat menbaca gerakan serangan V dan dia juga tidak dapat pertahankan diri,dia kelam kabut.satu pukulan keras tepat mengena di dada hingga orang itu terbatuk darah dan terpelanting pantes ke belakang.
teman orang tua itu kaget melihat,mereka ingin menyerang V untuk menbalas dendam.tapi Orion dengan cepat mencapai tangan V menbawa dia lari dari tempat itu,kumpulan itu mengejar dari belakang.
"mengapa kita perlu menlarikan diri?"soal V.
"kamu tidak mahu hidup?mereka itu banyak!kamu tidak takut mati?"
"kalo si tua bisa tumbang,yang lain juga pasti ikut."
"V,kamu seorang cewek...mengapa suka berlawan,ingat orang tua kamu."
V melepaskan tanganya dari gengaman Orion,dia marah mendengar kata Orion,mengapa harus melibatkan pribadinya.
"apa kamu menyiasat kehidupanku?"tanya V.
"aku...
__ADS_1
tatapan V saat ini,sangat menyebalkan sekali,terasa debaran di hati Orion,dia tidak tahu berkata apa,sememangnya benar V sangat pemarah,bisa di lihat dia bukan lagi si manis yang kali pertama Orion lihat kemarin.
"V,maaf.tapi aku benar-benar menyukai kamu,mungkin kamu tidak percaya cinta pertama,tapi itulah yang aku rasai...
"cinta?ini kali pertama aku mendengarnya...dalam hidupku selama ini yang aku rasai adalah kesakitan,cemburu dan rasa benci!"
V berpaling dari Orion,dia tidak mahu lagi berada di sekitar Orion,Orion sama saja seperti mereka yang suka berpura baik di hadapan orang,mereka tidak ada keyakinan terhadap kepercayaan.
"V,mahu ke mana?!"
"jangan mengekori aku lagi,aku tidak mahu kamu mendekati aku lagi,kamu semua sama saja!"
"V!"
"cukup!jangan memanggil aku!"
V menyebarang jalan tidak menyedari mobil yang datang.Orion dengan cepat berlari mendorong V ke tepi,tapi dia sendiri di nabrak oleh mobil terpelanting ke atas jalan.V yang jatuh tadi berpaling melihat Orion terbaring di jalan berlumuran darah.V teringat kata-kata Orion,dia tidak pernah cedera dari kecil.
hati V merasa sakit dan bersalah dengan kejadian ini,kalo saja dia tidak keras kepala,pasti ini tidak terjadi.kebetulan Trio yang datang mencari V melihat kejadian itu, menbuat Trio berasa takut lagi.
Trio cepat-cepat menbantu V,V terlalu kaget melihat Orion tidak bergerak,dia berpikir sudah pasti Orion mati,dia tidak berani bertanya.Orion di bawa ambulans ke rumah sakit parah.V di bawa Orion ke rumah Zhu Di,sampai di rumah V melihat Zhu Di lalu memeluknya terketar-ketar,ini kali pertama dia berasa takut.
"mengapa V?tanya Zhu Di kebimbangan.
"Orion,dia kecelakaan,dia di bawa ke rumah sakit parah,nanti kita ke sana melihat dia."jawab Trio.
"aku tidak mahu pergi,aku takut dia mati...aku takut...
"kamu di rumah saja,nanti kami melihat dia bagaimana."kata Trio.
DI RUMAH SAKIT
Orion tidak mengalami kecederaan yang terlalu parah,saat di nabrak dia terpelanting dan pingsan.cuma mengalami kecederaan ringan,tapi memaksa doktor membalut seluruh tubuhnya untuk mendapat simpati dari V,jadi para doktor terpaksa berkerjasama menuruti arahannya.
Trio dan Zhu Di datang melawat Orion dengan ikhlas,tapi Orion lagi merasa sebal bukan si V,dia berpura tidur dari bicara dengan musuh cintanya.
"maaf tuan,tuan muda tidak sedar lagi."kata pak tua yang terpaksa berbohong.
"jadi sekarang keadaanya bagaimana?apa dia kecederaannya terlalu parah?"Trio bertanya kepada pak tua.
"hmm...parah juga."pak tua serius menjawab.
"bagaimana sekarang,V pasti merasa lagi sedih dan takut hingga tidak berani datang melihat."kata Zhu Di.
"iya,V menagis hingga tidak sedar diri,gara-gara takut Orion mati,malah sekarang masih tidak sedar."bilang Trio.
lalu terbatuk-batuk lah si Orion,berpura tersedar,dia takut V tidak berani datang melihatnya.
"tuan muda sudah sadar,mahu minum nggak?"
"sakit,aku mahu obat."
"tapi tuan muda baru saja di beri obat tahan sakitnya."
"iya,tapi sekarang terasa sakit lagi,cepat minta obat ke doktor sana."
"iya,sebentar aku panggil doktor."
Trio bisa melihat kalo si Orion berpura,kain balut di tubuhnya terlalu bersih tiada darah dan yang aneh semua tubuh di balut seperti mummy.
"Orion,mengapa kamu di balut kayak mummy?apa semua tubuh kamu cedera?"
"itu sudah pasti,semuanya cedera...hey,apa V takut melihat aku?"
"V takut kamu mati,dia juga pikir kamu sudah mati,pada hal pingsan,lemah juga."sindir Trio.
"baik...kamu menang."sambil jari telunjuknya di goyang menahan amarah.
"kamu baik saja,jangan mudah menakuti orang,Zhu Di yok kita pulang,dia sudah tidak apa-apa."
"oi,kamu jangan bilang macem-macam pada V."jerit Orion.
DI RUMAH ZHU DI
V menyambut mereka pulang dari rumah sakit,mereka sampai di rumah,hari juga sudah petang,V telah menyediakan makan malam dengan cepat hari ini dari hari bisanya.V berasa kurang senang melihat wajah Trio dan Zhu Di tidak ceria,pikirnya sudah pasti si Orion sangat parah.
"apa si Orion?....
"masih hidup dan bisa bicara lagi."kata Trio
"iya,dia baik saja,besok kamu bisa melawat dia."kata Zhu Di.
"tapi aku pikir buat masa sekarang jangan pergi melihat dia,lukanya terlalu parah...seluruh tubuh di balutin,besok kita belayar,temanku mengajak kita pergi memancing."
"memancing?tapi Orion...
"dia ingin istirehat katanya,betul kan Zhu Di?"
"ah,iya."
"Orion bilang,kalo kamu takut tidak perlu melawat dia,nanti dia sembuh,dia mencari kamu katanya."
Trio tidak mahu V terlalu dekat bersama Orion,Orion itu pesaing yang tidak pernah mahu mengalah,dia akan berbuat apa saja untuk mendapatkan V,apa lagi V jenis yang mudah percaya dan cepat kasihan,karna sifatnya bergitu dia termasuk ke dalam jebakan Dewa air sebelumnya.
__ADS_1
SEMINGGU MENANTI TAMPA PESAN
Orion seperti cacing kepanasan menanti V tidak kunjung datang,mengapa V masih tidak melawat nya,di call malah ke pesan,ternyata Trio menbawa dua sahabat itu bermain di atas kapal pelayaran di tengah laut,mereka berparty bersama teman-teman bisness Trio,Orion mendapat kabar dari bawahannya,dia kesal setengah mati dan marah kepada Trio sengaja membawa V pergi bermain.