Bos And I

Bos And I
epi 25


__ADS_3

MALAM YANG PANJANG


Hampir pagi,bos baru saja selesai di operasi karna kehilangan darah yang banyak,nyawanya hampir saja melayang karna peluru yang mengena di tulang rusuknya,bos sangat beruntung kali ini,setelah bos selesai di operasi dan di bersihkan,Vilta tertidur di sisi bos sambil mengengam tangannya,Vilta baru saja tahu bos yang selama ini dia takuti adalah Trio Hodrick,pria tampan yang pernah berjanji untuk menikahinya saat dewasa kelak.


"Donny,kamu...mengapa bisa sampai ke sini,Trionya kemana?"tanya Vilta.


"kamu kenal Donny?"tanya Alexzender.


"dia adalah pembantu Trio Hodrick."jawap Vilta.


mereka semua saling memandang di antara satu dan saling tertanya-tanya,jadi Vilta masih tidak tahu bosnya itu adalah Trio Hodrick sendiri.


"jadi nona Vilta masih tidak kenal bos?"Donny bertanya.


"apa maksud kamu?jangan bilang bos adalah Trio Hodrick...kata Vilta.


mereka semua berdiam diri tidak berani berkata lebih,karna ini masalah bos dan nona Vilta.


"aku pikir,baik kamu sendiri yang bertanya kepada bos nantinya."bilang Alexzender.


walaupun masih tidak pasti cerita sebenar,tapi Vilta sedikit menyedari persamaan bos dan Trio,mereka masih lembut dan baik padanya,sebagai pria yang sejati,kejam kepada orang lain,tapi sangat lemah kepada wanita yang di cintai.


TRIO TERLANTAR


sudah berapa minggu Trio masih tidak sedar diri,Vilta sedikit khawatir melihat Trio terbaring tidak bergerak,doktor bilang mungkin Trio koma sementara,karna dia terluka parah yang hampir menlukakan organ dalaman yang penting,Vilta setia menemani bos dan berharap bos cepat sedar,terlalu banyak perkara yang ingin Vilta tanyakan padanya,apa dia laki² yang sama pernah Vilta temui di Thailand dulu.


"senang sekali tidurnya,apa kamu takut untuk bangun melihatku?untung saja kamu sangat tampan,hingga aku tidak tega memukul kamu sedang koma,cepat sedarnya bos,aku mahu mendengar suara kamu,aku kagen kalau kamu tidur terus...bilang Vilta berharap agar bos cepat sedar dari tidurnya.


Vilta tidak sedar,kalau ada bayangan sedang memerhatikannnya dan tertawa sendiri,dia merasa lucu melihat Vilta hilang akal sihatnya,bicara sendiri dan kelihatan sunyi.


"aku biarkan kamu merasa kesunyian tampaku dulu,kita lihat sejauh mana kamu bisa bertahan."bilang bayangan itu lalu menghilang.


Vilta menbersihkan tubuh bos dengan kain basah di ranjang,bos yang terbaring tidak bergerak,menbuat Vilta berpikir bagaimana kalau bos benaran koma dan tidak sedar,apa yang akan terjadi,Vilta mula berasa takut,dia takut bos tidak sedar selamanya,dia mula merasa sedih.


ORION MENCARI VILTA


sudah berkali² Orion mencuba menghubungi Vilta,tapi Vilta tidak mau berurusan denganya lagi,apa lagi Vilta juga tiada masa untuk mendengar bujuk rayunya,Orion masih tidak berputus asa,selagi Vilta tidak menemuinya,Orion ingin Vilta menberi peluang terakhir padanya lagi,kali ini Orion akan menbuktikan kalau dia benar serius pada Vilta.


"tolong V,kita ketemu lagi,aku sumpah untuk kali ini saja."rayu Orion.


"Orion,kamu sudah beristeri,aku malu semua orang bilang aku mengoda suami orang,bagaimana kamu ingin menyelesaikan semua keburukan ini?orang tuaku sangat malu,bergitu juga aku,di mana letaknya harga diriku?"terang Vilta.


"maaf di atas semua yang terjadi,aku bersalah menlibatkan kamu dalam masalah ini,aku terlalu mengikuti hatiku."jawap Orion.


"berikan aku waktu lagi untuk berpikir,ini kali terakhir,kita harus menyelesaikan dengan baik."kata Vilta.


Orion gementar mendengar kata² Vilta,ini kali terakhir untuk menyelamatkan hubungan mereka berdua.


SOSKO MENBALAS DENDAM


Sosko Barkles ingin menyerang kembali,dia menyuruh pengikutnya menbuat keributan di tempat di bawah kekuasaan Trio,apa lagi dia tahu Trio lagi terkena tembakan pada malam itu,mungkin saja Trio sudah mati,jadi ini masanya untuk merebut kawasan milik Trio,Sosko ingin melihat tindakan selanjutnya dari Trio bagaimana dia menghadapi serangan kembali,Sosko sangat teruja dengan rancangan yang dia aturkan,dia tidak tahu bahawa pengikut setia Trio sedang memerhatikan tindakan darinya,orang kepercayaan Trio sangat bisa di andalkan.


"dia telah mencederakan bos kita,dia harus mati sebagai balasan."bilang Satono Kanata.


"benar,Sosko meancang untuk menbuat masalah di tempat bos,aku mendapat maklumat ini dari pengintip."kata Donny.


"Alexzender,kamu akan menyertai kami malam nanti,bos sudah bilang padaku,kalau terjadi sesuatu padanya rencana tetap di jalankan secara rahasia."kata Satono Kanata.


"bosnya bagaimana?"tanya Alexzender.


"bos baik saja,lagi aku sudah menempatkan berapa orang yang terlatih menjaga sistuasi di sini."kata Donny.

__ADS_1


jadi malam ini mereka semua akan pergi melawan musuh di kawasan yang sudah di targetkan,mereka tidak sedar kalau Sosko ingin membunuh bos mereka,kumpulan Sosko sudah berpecah kepada dua kumpulan,satu untuk menbuat kacau di kawasan Trio,dan satu lagi di tempat persembunyian Trio,doktor yang merawat Trio di paksa oleh pengikut Sosko menberi maklumat,kalau dia tidak berkerjasama,keluarganya akan di bunuh oleh pengikut Sosko.


DI KAWASAN TARGET


kumpulan Sosko telah datang menbuat kacau dari luar hingga ke dalam kelab,mereka sangat banyak dan bertubuh besar masuk memukul orang sesuka hati dan melempar barangan,semua pelanggan menlarikan diri keluar,samseng semua ini pasti akan memulakan pergaduhan,tidak tahan melihat kelakuan semua orang itu,Sanoto,Donny dan Alexzender bersama pengikut mereka menyerbu masuk ke dalam dengan menbawa senjata masing².


"pukul mereka!...kata Satono Kanata.


pengikut Sosko juga mengunakan senjata,mereka memiliki pistol yang di sembunyikan di dalam kasut dan memulakan tembak menembak.


saat pengikut Trio dalam huru-hara,mereka tidak menyedari Sosko tiada pun di sini,karna Sosko menuju ke tempat di mana Trio di sembunyikan,Sosko sudah tahu pulau mana Trio berada,Sosko mahu menbunuh Trio saat dia dalam sakit,sampai di pulau yang di syaki,Sosko dan orangnya mengintip untuk melihat berapa banyak orang yang menjaga kawasan itu,setelah mengenal pasti keadaan,lalu mereka menyerbu pengawal yang berjaga di sekeliling satu persatu,hingga kedengaran bunyi tembakan.


Vilta dapat merasakan pasti ada sesuatu yang tidak baik akan terjadi,dia panik dan cuba untuk menyembuyikan tubuh Trio di kawasan yang orang tidak tahu,Vilta juga dengan cepat menghantar pesan kepada Alexzender keadaan di pulau,Alexzender lagi sibuk tembak menembak,tiada waktu untuk menbaca pesanan,saat Vilta ingin menlarikan diri,dia terlanggar Sosko di luar,Vilta pinter berpura untuk meminta pertolongannya,melihat Vilta yang cukup cantik,Sosko terpesona kepadanya dan berpura akan menolongnya.


"nona,kamu mengapa di sini?"


"aku lagi di tangkap ketua pulau ini,tolong aku menbawa aku pergi dari sini?"


"kamu di tangkap,mengapa ketua tempat ini menangkap kamu?"


"karna dia menyukai aku."


"jadi kamu tidak suka kepadanya?...


"sudah tentu tidak,dia suka memukul,menbunuh orang sesuka hati dan memaksa."


"apa kamu tahu di mana ketua pulau ini?"


"tidak tahu,sudah lama aku tidak melihatnya,aku di jaga oleh orang²nya di sini."


melihat wajah polos Vilta,Sosko merasa Vilta tidak berbohong,sudah pasti Trio di sembunyikan di tempat lain atau doktor itu tidak tahu apa² pikir Sosko.


"bos,kami sudah mencari,tapi tidak jumpa."kata pengikutnya.


"mencari ketua pulau ini."


"apa kalian musuhnya,tolong jangan bunuh aku,aku tidak tahu apa².Vilta berpura takut.


"jangan takut,aku tidak akan sakiti kamu."kata Sosko.


"benar?...tanya Vilta.


"aku bersumpah,mari kita pergi dari sini segera."kata Sosko.


Sosko menbawa Vilta pergi dari pulau itu,Vilta merasa lega pada akhirnya Trio bisa di sembunyikan di bawah perahu kecil di belakang rumah,semua penjaga telah mati di bunuh oleh orang Sosko.


DI TEMPAT PERGADUHAN


orang Sosko kekalahan,karna Satono Kanata menbawa banyak pengikut dan senjata,keadaan sudah terkawal,akhirnya Alexzender bisa melihat phonenya,ada pesan yang di terima dari Vilta,Alexzender cepat mencari Satono Kanata dan Donny,mereka dengan cepatbkembali ke pulau,sampai di pulau kesemua penjaga sudah mati di bunuh,Vilta juga sudah menghilang.Alexzender mencari Trio yang di sembunyikan di baeah perahu kecil,tubuhnya berpasir tapi masih hidup lagi,takut lukanya terkena jangkitan.


saat mengangkat tubuh Trio,akhirnya Trio terbangun sendiri menbuat mereka kaget,melihat bos seperti baik saja,tidak seperti orang yang tercedera,dia bisa bangun dan berjalan,saat tersedar adalah mencari dimana Vilta,dia merasa kesal tidak sedar awal,sekarang Vilta sudah di tangkap oleh Sosko,Trio berasa marah sekali dengan apa yang terjadi pada malam ini,Sosko sudah menlampuhi batasan.


"kita segera mencari Vilta."kata bos.


mereka dengan cepat bersiap untuk mencari Vilta,kalau malam ini Vilta tidak di temui sudah pasti Trio akan menyesal,Trio takut kalau Vilta di siksa oleh Sosko,mereka dengan cepat memandu bot laju untuk kembali ke daratan dan menuju ke rumah Sosko di kawasan bukit tinggi.


KEDIAMAN SOSKO


Sosko menbawa Vilta ke rumahnya dan berjanji akan menghantar Vilta menemui orang tuanya pada pagi esok,Sosko menlayan Vilta dengan sangat baik.


"bos,kamu suka kepada gadis ini?"tanya orang kuat Sosko,Pollond.

__ADS_1


"sudah tentu aku suka gadis seperti ini,dia sangat cantik sekali."jawap Sosko.


"bos,bisa mendapatkan dia malam ini,aku akan menberi dia ini."Pollond berencana menberi ubat pada Vilta.


"tidak perlulah,aku ini samseng,kalau gadis kecil tidak bisa aku dapatkan,aku bukan jantan lagi."kata Sosko.


"benar juga kata bos."lalu mereka tertawa.


Vilta di berada di kamar yang di berikan oleh Sosko,di kamar itu ada cctv,tampa Vilta ketahui,di kamar itulah banyak wanita yang di tangkap oleh Sosko,Sosko suka menyiksa wanita yang ingkar padanya,tapi melihat Vilta dia tidak kelihatan ketakutan apa pun,malah dia tidur dengan nyenyak.


"gadis ini lumayan juga,mungkin dia benar di culik oleh Trio,jadi Trio pasti suka padanya...pikir Sosko.


Sosko merasa lelah dan mahu tidur lalu berbaring,dia tidak lagi melihat cctv itu,pada saat itu Pollond tahu bosnya sudah tidur,jadi dia menpunyai rencana jahat,dia ingin menperkos* Vilta malam ini,Pollond dengan berani masuk ke kamar Vilta saat semua orang tertidur,dia lagi mabuk pikirannya sudah di kawal oleh nafsu,lalu menutup mulut Vilta dengan ubat tidur.Vilta tidak sempat untuk menjerit lagi,kali ini dia tidak pasti apa akan terjadi,kalau tiada orang yang menolongnya lagi.


Pollond sudah tidak sabar untuk mencicip tubuh cantik di depan matanya,lalu menbuang selimut ke lantai,terlihat tubuh segar Vilta yang putih licin bak sutera,Pollond menbuka seluar dengan cepat dan naik ke atas kasur,dia sudah tidak sabar lagi untuk meratah tubuh yang terbaring,pada saat dia ingin menbuka pakaian Vilta,pintu kamar terbuka dan terlihat seorang lelaki berdiri di depan pintu.


"siapa kamu?"tanya Pollond.


"berani sekali kamu."kata orang itu.


lalu menembak Pollond tepat di kepalanya,darah memercik di atas kasur dan menempel pada Vilta yang tidak sadar,lalu orang itu menbuka lampu kamar,Sosko telah menyelamatkan Vilta saat akhir,Pollond adalah orang kepercayaan Sosko,tapi kali ini Pollond menlampauhi batasnya,dia sudah tahu Sosko suka Vilta,tapi dia masih berani menyentuhnya,untung Sosko tersedar dari tidur,lalu melihat cctv lagi.


"kalian uruskan mayat Pollond."


lalu Sosko menbawa Vilta ke kamar lainnya,Vilta di baringkan di atas ranjang,Sosko menbersihkan sisa darah Pollond di sekitar wajahnya.


"kamu terlalu cantik Vilta,aku mahu kamu menjadi isteriku."


pada saat itu ada bayangan hitam di sekitar kamar tampa Sosko sedari,orang sepertinya tidak percaya pada hal mistik,bayangan itu memerhatikan kelakuan Sosko,kalau saja Sosko berani menbuat jahat,dia pasti mati di cekik.


DI LUAR KAWASAN RUMAH


Trio dan orangnya memerhatikan kediaman Sosko,kelihatan pengikutnya sedang menguruskan sesuatu,mayat yang di bawa tadi di lemparkan ke bawah jurang,Trio menyuruh Alexzender pergi melihat mayat siapa yang di campak ke bawah jurang,dalam hatinya juga bertanya² ketakuatan,kalau itu adalah Vilta,tapi tak mungkin pikiranya,dia masih merasa roh Vilta baik² saja.


"kamu pergi cepat melihat siapa mayat itu."


"baik bos."


Alexzender dan kedua temannya berlari ke dalam gelap malam untuk melihat siapa yang mati di bunuh,sampai di bawah dalam waktu lima belas minit,Alexzender menemui mayat lelaki dalam kain yang di balut,kesan luka di kepala kelihatan,pasti dia di tembak oleh Sosko.


DI MOBIL


"bos,apa kita mahu menyerang malam ini?"tanya satono Kanata.


"malam ini juga,aku tidak mahu Vilta di biarkan walaupun sehari lagi."


"itu mereka."


Satono Kanata melihat bayangan Alexzender dan temannya kembali.


"kamu tahu mayat siapa?"


"mayat Pollond,orang kepercayaannnya sendiri."jawap Alexzender.


"Pollond,apa kesalahan Pollond?"tanya Satono Kanata.


"aku juga tidak tahu,tapi Pollond mati di tembak dekat kepalanya,dia juga berbau arak."kat Alexzender lagi.


"sekarang kita bersedia,sebentar lagi kita merempuh masuk,aku ingin menyelamatkan Vilta,ini misi kita semua malam ini."kata bos.


"baik bos!"jawab semua orang.

__ADS_1


"kalian berdua harus tahu apa yang harus di lakukan nanti,kita melenyapkan semua orang."kata Trio.


Satono dan Alexzender saling pandang,ini peluang mereka menbalas kembali kemusnahan yang di lakukan oleh Sosko,tidak ada ampun lagi setelah bos hampir mati dan kerugian kelab mereka....


__ADS_2