Bos And I

Bos And I
epi 13


__ADS_3

V MELAWAT ORION


seminggu telah berlalu V datang melawat Orion,Orion merajuk kerana V tidak melihatnya di rumah sakit malah bersenang di lautan bersama teman lain,Orion terluka hanya untuk menyelamat V,V malah tidak mengucapkan terima kasih padanya,dia merasa benar-benar rasa kecewa.


"tuan muda,nona Vilta datang melawat kamu!apa dia bisa menemui kamu sekarang?"


"sudah pasti lah,biar kan dia masuk,aku mahu tidur dulu...biar dia menunggu di bawah."


"tapi tuan...kamu kan,baru bangun dari tidur?"


"iya...ikut saja kataku."Orion bersuara keras.


"baik lah tuan."jawap pembantunya.


biar dia menunggu aku sebagai hukumnya,kerana tidak melawat aku kemarin,sekarang dia baru datang...pikir Orion.


"tuan muda tidak rasa ini sedikit keterlaluan biar nona Vilta menunggu?"kata pak tua.


"pak tua pergi menemani dia di bawah dulu,nanti aku turun."Orion menyuruh pak tua menemani V.


Orion lagi mahu siap-siap supaya dia kelihatan tampan di mata Vilta,sebelum dia turun menemuinya.


DI BAWAH


"nona Vilta tunggu sebentar,tuan muda lagi sibuk ada urusan."kata pembantu Orion.


"nona Vilta baru sampai?"pak tua menyapanya


"iya,baru sebentar tadi,bagaimana keadaan Orion pak tua?"


"nano,mari sini aku mahu bicara sedikit dengan kamu,sebenarnya tuan muda lagi merajuk dengan kamu tidak pergi melawatnya di rumah sakit,sekarang juga masih."bisik pak tua.


"oh begitu,katanya aku tidak perlu melawat kemarin,Trio yang bilang padaku...lagian aku juga takut kalo Orion parah,aku merasa bersalah,dia kecelakaan kernaku."


Orion datang mengintip,mendengar perbicaraan pak tua dan Vilta dengan senyap,setelah dia selesai dandan.


"apa!!brengsek itu bilang,aku bilang begitu?"


"iya...katanya kamu menyuruh aku tidak perlu datang."


"sial Trio,aku tidak pernah bilang begitu."


"tapi aku juga takut melawat kamu,aku takut kamu mati...


"masa bisa mati?luka begini kecil,aku sangat beruntung terpelanting saja."


"tapi aku melihat kamu berdarah banyak saat itu Orion?"


"itu mungkin karna kamu terlalu cemas."


"sekarang kamu baik sajakan?"


"iya,sangat baik...sebagai hukum kamu harus menemaniku belayar seminggu juga!"


"apa!belayar lagi,sedangkan aku hampir mati mabuk di lautan,aku sudah tidak mahu pergi ke laut lagi, dalam masa terdekat ini."


"tapi aku ingin kamu menemani aku,aku masih tidak sihat."


"tuan muda ingat rumah di pergunungan itu?di sana tuan bisa merawat tubuhmu"kata pak tua


"oh ya,di sana sangat indah,aku pasti kamu juga suka."Orion berharap.


"tapi aku lagi kerja,tidak bisa ambil cuti lagi."


"nanti aku akan menbeli cafe itu,kamu bisa pergi kerja sesuka hati,pak tua selesaikan masalah itu."


"baik tuan."pak tua menurut perintah saja demi kesenangan tuan mudanya.


"apa kamu tidak ketelaluan,demi minta aku menemani kamu sampai mau beli cafe,cafe itu baru di beli bos baru kami dan bos baru sudah buat pengubahsuaian,tidak mungkin dia menjual cafe itu dengan cepat."


"aku akan tawar harga yang mahal,pasti dia tidak menolak."


"apa kamu tidak takut rugi,cafe itu bukan tempat yang terlalu bagus."


"bagus atau tidak,demi kamu aku bisa melakukan apa saja."


Vilta merasa aneh dengan sifat Orion,pada hal baru kenal...tapi kesenangannya terserlah kepadanya,apa benar Orion jatuh cinta pandang pertama padanya,sedangkan Vilta juga tidak pernah merasai apa itu cinta,jadi hati sedikit bedebar,apa lagi layanan Orion padanya sangat berbeda dari semua laki-laki yang dekat dengannya.


orang pertama yang dia kenal adalah Trio sebagai laki-laki yang anggun dan perahsia kedua Orion,kemesraan yang di pamirkan sangat menyenangkan.


TRIO TAHU DALANG KEJADIAN


orang yang sengaja untuk mencederakan Vilta sejak dari majlis yang lalu dan mobil yang di bawa orang asing menabrak Orion juga di upah oleh orang yang sama untuk mencederakan Vilta,tapi Trio tidak menberitahu Vilta lagi semua kejadian yang menimpanya adalah ulah seseorang untuk menyakitinya.


kalau saja Vilta tahu siapa pelaku semua kejadian itu,sudah pasti kemarahan Vilta memuncak ke akarnya,Trio ingin melindungi Vilta dari permusuhan,jadi buat masa sekarang Trio menrahsiakan dulu,setelah itu,Trio akan menberitahu secara dua mata.


semua bukti kesalahan orang itu tlah di simpan oleh Trio,dia bakal mengunakan bukti itu di hari perhitungan nanti,agar orang itu tidak terlepas dari perbuatannya.


"V,masih belum pulang lagi?"


"belum,nona masih di rumah Orion."


"sial,si lemah itu masih ada hati mendekati V,apa tujuan dia."


"apa tuan tidak tahu,seperti tuan mendekatinya juga untuk apa?tanya Donny

__ADS_1


"diakan tunanganku,sudah pasti aku dekat dengannnya."jawab Trio kasar


"aaa...itu dia,walaupun bukan tunang,tapi nona belum nikah,pikir tuan Orion masih ada peluang,jadi lebih baik tuan cepat menikahi nona Vilta."saran Donny


"hmmm...benar juga kata-kata kamu,tapi bagaimana?."


"tuan meluahkan perasan dan berterus terang,mudahkan".


"kalau dia menolakku bagaimana?kamu bisa melihat sendiri dia tidak tertarik padaku."


"itu kerana tuan dan nona tidak pernah selalu berdua,untuk mendapat perasaan istimewa kalian harus banyak masa menlakukan aktiviti berduaan,perempuan cepat cair saat tuan selalu perhatikannya."


"aku kan perhatian juga padanya."


"tuan....perhatian kamu hanya seperti ayah pada anaknya,ini perkara harus melibatkan perasaan...Donny merasa gemas pada tuannya kurang peka.


PAK TUA MENCARI BOS CAFE


oleh kerana pak tua ingin menemui pemilik cafe,lalu Trio menbiarkan Donny yang mengurus hal itu,dia juga tidak mahu kalau Orion tahu dia adalah pemilik cafe itu,sudah pasti Vilta juga akan tahu dia sebagai bosnya.


"apa kamu bos cafe ini?"tanya pak tua kepada Donny.


"saya adalah penjaga saja,tapi di amanahkan untuk menguruskan semua masalah pekerjaan tuan muda saya."


"ooo...jadi kamu yang urus,apa bisa cafe ini di jualkan kepada tuan mudaku?tuan muda sangat menyukai cafe ini,jadi dia ingin milikinya,tidak kira berapa harganya."kata pak tua.


"maaf sir,tuan saya tidak akan menjual tempat ini biar pun mahal,melainkan ianya sudah menjadi tidak penting lagi."


"cuba tanya lagi kepada tuan kamu,dia bisa menawarkan harganya."


"tidak,itu saja yang tuanku bilang,kalau soal menjual cafe,tidak ada perbincangan lagi katanya."


"baiklah kalau begitu,terima kasih menluangkan waktumu."


DI RUMAH ORION


"tuan,sudah saya temui pengurus cafe itu,tapi sia-sia,tuan cafe menolak mentah-mentah tampa menawarkan harga dan mendengar dariku."


"benar begitu,apa kamu tahu siapa pemilik cafe itu?"


"tidak tahu tuan,sepertinya bukan orang sini,tapi sudah pasti dia orang kepercayaan tuan mudanya."


"sial,aku tidak perduli.aku tetap menbawa Vilta menemaniku,pak tua pikirkan jalannya."Orion menyuruh pak tua berpikir cara untuk menbuat Vilta pergi dengannya.


BOY MENCARI V


Boy sudah sampai di perth,kebetulan V mengikuti Orion pergi rumah musim panas,untung V menberitahu alamat kediaman Zhu Di,lalu Boy menuju ke rumah Zhu Di.


"maaf,apa di sini ada yang bernama V?"tanya Boy kepada Zhu Di yang sedang menbaca di beranda rumahnya.


"aku temannya Boy,aku dari Thailand,V yang menberi alamat ini padaku."


"oh,jadi kamu Boy,orang yang di ceritakan oleh V,dia pernah tinggal di rumah kamu kan?"


"iya,dia juga merampas kamar tidurku."


tiba-tiba Trio datang untuk mencari V,Trio tidak tahu V mengikuti Orion pergi bercuti musim panas di rumah pribadinya.


"Zhu Di,V nya ada?"


"eh,kamu tidak tahu dia pergi bercuti bersama Orion."


"Orion?pergi bercuti?!"


"ini,kamu kenal ngak?"


"siapa?kamu...bagaimana kamu bisa ke mari?"Trio kaget melihat Boy.


"aku mencari V,aku akan berkelana bersamanya."


"berkelana?kamu pikir V itu apa bisa berkelana."marah Trio.


"jadi sekarang...kamu?"tanya Zhu Di.


"aku menunggu V saja,berapa lama dia pergi?"jawab Boy


"mungkin seminggu"kata Zhu Di


"apa!seminggu,sial."kaget Trio mendengarnya


"mengapa dia marah-marah?"


"nanti kamu bakal tahu mengapa dia marah,mari masuk."bilang Zhu Di.


Trio meninggalkan rumah Zhu Di,sudah pasti dia akan pergi mencari Vilta,dia tidak mahu Orion mendapat kesempatan mendekati V,apa lagi Orion bocah pengoda,pikirnya sudah pasti V akan tergoda dengan pujuk rayu si Orion.


"Donny!!"


"iya bos"


"kamu mencari di mana semua rumah milik Orion,cepat!semuanya miliknya."


"baik bos!"


Trio sedikit tekanan,dia lagi takut apa yang di dengar dari Donny semalam,wanita mudah termakan pujuk rayu,lihat saja wajah Orion yang sering kasihan juga imut,pasti hati Vilta cair.

__ADS_1


RUMAH PERCUTIAN MILIK PAK TUA


biar pun rumah ini kecil,tapi sangat selesa dan nyaman,sekitarnya sungguh tenang.pak tua tinggal sendirian dan dia juga menpunyai kebun kecil,pohon apel miliknya sudah berbuah manis dan lazat saat di makan.


V merasa senang sekali saat sampai di tempat ini,cuma dia dan Orion saja,Orion pintar mencari alasan untuk mengajak V menemaninya ke mari dan dia juga pintar tidak memilih tinggal di rumah miliknya,sudah pasti Trio bakal di depan rumahnya nanti.


"Orion,kamu baik sajakan atau berasa tidak sihat? "


"aku baik saja,biar aku bantu kamu mengambil sayurnya."


"oke,aku memetik buah dulu,nanti kita menbuat salad buah,ini baik untuk ketahanan tubuh kamu."


"terima kasih Vilta."


"mengapa?kok tiba-tiba mengucapkan terima kasih segala?"


"terlalu banyak kalau di bilang,jadi terima kasih lagi dariku."


"udah mahu hujan,cepat masuk dulu."


"ha..ha..cuaca juga cemburu melihat kita."


Orion sangat senang dia masih berdiri di halaman rumah dan di basahi hujan,sedangkan Vilta sudah lari dari di timpa hujan,saat Vilta berpaling melihat Orion yang kebasahan dia tertarik melihat pria itu syok keren keliatan hangat,pengen di peluk.


"mengapa dia bergitu tampan?tampan?!kapan aku memikirkan seperti ini."


lalu dia berlari masuk ke dalam rumah dan meletakan bahan yang di kutip tadi di dapur,Vilta mengambil handuk untuk di berikan kepada Orion.


"Orion,mari!masuk...nanti kamu sakit!cepat!"


Orion melihat ke arah Vilta yang sedang memanggilnya,jadi dia pergi mendekati Vilta dan menariknya ke halaman,Vilta meronta tidak mahu,kan air hujannya sangat dingin,apa Orion tidak berasa dingin.


"ngak mahu,aku takut dingin."


"kamu takut hujan?"


"aku takut dingin."


"sini,biar aku peluk,kamu pejam mata dan merasai sekeliling dengan perasaanmu,ini sangat indah."


mendengar kata Orion,Vilta memejamkan matanya sambil di peluk oleh Orion berhadapan,tidak terasa kedinginan tapi kehangatan seperti yang Vilta lihat tadi,hatinya penuh debaran yang tidak terungkapkan,tidak sedar Orion melirik padanya,pengen sekali Orion mencium Vilta saat itu yang tlah menbakar jiwanya kepanasan,tapi dia harus tahan godaan itu.


"sudah"


Orion mendekati kuping Vilta dan berbisik,Vilta tersedar dan mereka masuk kembali ke dalam rumah,keduanya malu-malu dan tidak bersuara ke kamar masing-masing untuk mandian air hangat.stelah selesai Vilta ke dapur untuk masak makan siang.


"hmm!..apa bisa aku bantu?"tanya Orion.


"apa kamu bisa melakukan kerja?"


"bisa,aku boleh menlakukan apa saja."


"oh ya?oke,kamu memotong pumkinnya,nanti aku mahu bikin pei."


"kamu bisa masak pei?"


"pei kegemaranku,sudah pasti aku bisa."


"apa kamu juga bisa memasak makanan lainnya?


"tidak semua,tapi aku bisa kalau melihat orang lain melakukannya,bagiku mudah,tapi aku lagi malas...kalau punya pembantu untuk apa mereportkan diri?"


"benar tu,yang aku pasti masakan kamu sangat enak."


"potong pumkinnya cepat,jangan bicara terus,nanti tidak siap."


"iya..iya..tapi ini terlalu keras,sukar di potong."


"jangan bilang potong pumkin kamu tidak bisa?"


"bisa,bisa...biar aku lakukan,kamu bikin saladnya dulu."


terlalu percaya kepada Orion semua pumkinya menjadi hancur bersama biji-bijinya,terpaksa Vilta memilih isinya untuk di masak menjadikan pei.


"is...is...kalau tidak bisa bilang saja,kan semua hampir hancur gara-gara kamu,apa salah pumkin ini,kasian...


"aku,sorry...sudah merosakan semuanya,apa bisa di masak lagi?"


"bisa,kita kan mahu isinya saja."


"aku pergi ambil pumkinnya lagi,mau?"


"tidak perlu,kita harus meninggalkan sisanya buat pak tua,kalo di ambil semuanya tiada sisa lagi."


"baiklah."


Orion menuruti kata-kata Vilta,stelah siap hidangan mereka menjamu selera berdua melihat pemandangan indah selepas hujan,pelangi muncul di langit ianya sangat indah.


hanya lelaki dan perempuan berduaan,bohong tiada perasaan,apa lagi orang normal.Orion berkerja keras untuk mendapatkan perhatian dari Vilta,Vilta juga menyedari niat Orion.Orion pemberani yang langka bermain dengan sopan,kerana dia seorang pria budiman dengan akal yang pintar.


dalam hubungan tidak perlu berkeras dengan cewek,cewek saat merasa senang,sangat mudah untuk kamu masuk ke dalam dunianya,hanya kesabaran,seminggu mungkin sekejap,mungkin juga lama,tapi seminggu sangat berarti dalam percobaan,tidak perlu khawati soal gagal,khawatir kalau tidak berpeluang.


perhatian,gurau senda dan tawa bisa menbuat kesenangan dengan mudah,tampa susah payah ,tidak perlu tempat mewah atau hadiah yang mahal,cukup pamirkan kasih sayang itu sudag pasti menjadi kecanduan,bikin pacar merindui detik-detik manis berdua.


tidak lama mereka bakal pulang,jadi Orion menbawa Vilta pergi bermain di bukit yang di penuhi banyak bunga,mereka berdua saling kejar dan tertawa dengan senang.Vilta gembira melihat Orion semakin bersemangat dan sihat,Orion juga semakin senang rencananya mendapatkan perhatian Vilta sudah selesai,kali ini dia pasti jodohnya makin ada.

__ADS_1


__ADS_2