Bos And I

Bos And I
epi 19


__ADS_3

ORION MENIKAH


Menurut kemahuan orang tuanya,Orion terpaksa menikahi Ruby Ompuzy tampa pengetahuan Vilta yang lagi di kurung,Vilta tidak mendapatkan sebarang maklumat dari Orion sudah berapa minggu.Orion takut kalau pernikahannya di ketahui oleh Vilta,jadi dia menikahi secara rahasia,demi pernikahan ibu Orion dan Ruby juga bersetuju tidak terlalu pamer,kalau mereka menbantah maka pernikahan ini tidak akan terjadi,Orion berkeras agar di rahasiakan dari di perbesar-besarkan dengan seribu alasan,supaya hal ini tidak sampai ke pendengaran Vilta,kalau saja Vilta tahu,biar apa pun alasan Orion sudah pasti Vilta tidak akan mendengarkan lagi,karna Orion sudah menjadi milik orang lain.


malam pertama pernikahan,Ruby sangat gembira kiranya dia bisa sekamar bersama Orion,pada pikirnya...Orion tidak akan menolak wanita cantik yang berada di depan mata,Ruby sudah bersedia di ranjang setelah siap-siap mandi,memakai lingerie seksi malam yang mengoda dan mengairahkan,dia berbaring menunggu Orion masuk ke kamar pengantin,tidak mahu sesiapa mengganggu mereka,dengan sabar dia menunggu sambil memainkan rambutnya,wain juga di tuang di sebelah meja berserta manisan mulut.Ruby tertawa malu memikirkan apa yang Orion akan lakukan padanya,matanya terpejam menikmati sendiri mimpi indahnya.


Orion berada di hadapan pintu,masih lagi berpikir bagaimana caranya untuk menolak Ruby,pikirnya sudah pasti mereka juga telah merancang sesuatu malam ini agar Orion jatuh dalam pelukan Ruby,Orion harus berhati-hati agar tidak masuk ke dalam perangkap yang sudah di pasang.Orion menarik nafas...tangan mencapai tombol pintu dan menbuka....


krik...


Ruby bangun dengan cepat saat mendengar pintu kamar di buka,dia duduk menanti dan gemuruh,hatinya riang tapi masih malu,karna ini malam pertama mereka sekamar dan seranjang nantinya,Ruby tersenyum saat melihat wajah Orion bercahaya seperti bulan,lalu Orion melepaskan tie leher dan tuxedonya dan berbaring di sofa,Ruby keheranan...


"kamu tidak mahu mandi?aku akan menyediakan air hangat."


"aku lelah,aku mahu tidur."


"tidur,tapi inikan malam pertama kita."


" kamu tidak dengar,aku bilang aku lelah."


"baiklah,aku ngerti."


Ruby berasa tidak senang,hatinya sedikit sakit,Ruby merebahkan diri dengan keras tanda protes,tapi dia tidak bisa menbuat keributan di malam pertama,dia harus bersabar demi masa depannnya,dia tidak perlu takut lagi karna dia sudah menjadi nona muda sah keluarga Dullax,cepat atau lambat Orion pasti menjadi miliknya,Vilta hanya bisa berputih mata melihat kebahagian yang bakal dia miliki.


pada pagi hari Orion sudah meninggalkan Ruby yang masih lena di ranjang,Orion tidak mahu perlu pamir kemesraan di depan orang tuanya nanti,apa lagi tadi malam mereka tidak bersama,sudah pasti orang tuanya berasa curiga.


VILTA DI KURUNG


Vilta lagi tidak di benarkan keluar oleh Alexzender.Alexzender terpaksa menipu Vilta berkata demi keselamatanya dia terpaksa tinggal di rumah ini,Alexzender berbohong kepada Vilta dan berkata Vilta hampir saja di culik oleh musuhnya,untung dia tahu dan cepat menyelamatkan Vilta langsung di bawa ke rumah baru ini,hanya di rumah ini saja yang selamat dari ancaman orang jahat,percaya dalam tidak percaya kata-kata Alexzender,Vilta terpaksa menuruti,dia juga masih baru di sini dan masih tidak tahu keadaan di sini yang pasti sangat menyeramkan hampir di culik orang.


"Alexzender,bagaimana dengan mereka berdua?"


"mereka berdua baik-baik saja,tidak ada masalah,kamu jangan khawatir soal mereka ,mereka laki-laki tiada siapa yang mahu."


"untung kalian jadi laki-laki,tapi mengapa ada orang ingin menculiku?"


"mungkin karna mereka pikir kamu cewekku."


"ooo,jadi balas dendam kali?"


"hmm...jadi tinggal di sini saja,di sini paling selamat."


"ini...rumah kamu?"


"hmm...


"aneh,sebelumnya kamu tidak pernah bilang masih ada rumah lainnya."


"karna aku tidak suka banyak orang tinggal di dalam rumahku ini,hey'kamu saja bisa tinggal di sini."


"jadi mereka berdua juga tidak bisa datang ke mari?"


"iya...mari makan."


"aku bosan,tidak bisa berbuat apa."


"kamu sabar dulu,ini mungkin untuk sementara waktu saja."


Vilta menuruti apa yang di kata oleh Alexzender,dia juga tidak berani mencari masalah dan di cari musuh,nanti rencananya untuk mencari kekayaan di Russia tergendala,jauh dari sudut hatinya dia juga berpikir tentang Orion,sudah lama tiada khabar dari Orion,mungkin Orion lagi sibuk hingga terlupa tentang Vilta,Vilta masih tidak tahu lagi prihal pernikahan Orion dan Ruby kalau saja Vilta tahu sudah pasti dia akan menbenci kepada Orion yang mungkir janji dan pembohong.


RUBY,MIKA DAN LYDIA


di rumah Tsar sangat meriah,mereka lagi menbuat majlis makan malam,jadi Ruby dan Orion di jemput oleh keluarga Tsar,agak mengejutkan ibu-bapa Vilta saat mereka tahu Orion menjadi suami kepada Ruby,tapi mereka juga berasa bersyukur,kalau saja Orion sudah bernikahi Ruby,seharusnya Vilta dan Trio bakal bersama nanti.


selesai makan malam,bapak Vilta ingin bicara sendirian kepada Orion,dia ingin mengetahui pengakhiran hubungan Orion dan Vilta,Kent berpikir kemungkinan Vilta sudah tahu Orion bernikah dan berasa kecewa,Kent terasa sedikit kecewa memikirkan perasaan Vilta saat ini.


"aku tidak menduga kalian putus begitu cepat."


"kami tidak putus,aku bernikah secara rahasia dan bakal bercerai nantinya."


"apa!jadi Vilta tidak tahu kamu sudah nikah?"


"iya,nanti akan ku jelaskan padanya."


"kamu pikir begitu mudah Orion,pada akhirnya kalian semua pasti kecewa,pernikahan bukan permainan!"


"aku lagi menuruti kata orang tuaku,aku terpaksa."


"kamu juga sama seperti laki-laki lainnya,aku pikir kamu benar-benar jujur,cish!ternyata sama saja."


"tuan Tsar,aku menpunyai alasan sendiri."


"alasan...


Kent merasa ini adalah alasan Orion yang sama seperti lelaki buaya lainnya,ingin memiliki semua gadis yang mereka suka dan menganggap perasaan wanita tidak berharga.


di ruang tamu ibu Vilta bersama anaknya serta tamu wanita lagi gombrol,mereka suka bercerita soal bisnis dan destinasi perlancongan untuk bersuka-ria pada waktu libur,gosip-gosip teman lainya bersama skandal juga tidak lepas dari perbicaraan untuk merancakan lagi perbincangan mereka.


Mika dan Lydia menbawa Ruby beristirehat di kamar pribadi mereka untuk gosip yang lebih mantap,kedua beradik Tsar ingin tahu malam pertama Ruby bagaimana?Ruby terpaksa berbohong untuk menutup malu,dia lagi berkali-kali di tolak oleh Orion.


"Ruby,pasti enakkan malam pertama?"


"hmm...ini memalukan lagi mahu di cerita."jawap Ruby.


"iya,tapi aku lagi gembentaran...tidak lama lagi aku bakal nikah."kata Mika.


"kak,tenang aja,kamu bilang gembentaran,aku takut nanti mas Aryan yang takut pada mu."


"hey,kalau jangan seenaknya bila bicara."


"iya,sorry...kata Lydia.


"kalian juga akan nikah nantinya,kalian pasti nikmati malam pertama,untuk apa mahu tahu orang punya?"

__ADS_1


iya,bagiku untuk cari pengalaman."kata Mika.


"aku suka mendengar saja,jadi kamu ceritakan lagi saat itu."


"tidak mahu"malu...jawap Ruby.


VILTA TIDAK PERCAYA


Alexzender di beri task untuk di selesaikan,dia menjadi sedikit sulit,bosnya mendapat kabar Orion menikah rahasia dari Kent,jadi bosnya mengunakan kesempatan ini untuk memutuskan hubungan Vilta bersama Orion,Alexzender buntu harus bagaimana lagi,tapi memang kenyataan Orion sudah bernikah,kalau di biarkan Vilta bakal di bohongi terus dan pasti sakit hati yang berat,bagus sakit hati dari sekarang.


Alexzender mungkin akan di anggap sebagai orang yang tidak berperasaan,tapi dia juga tidak mahu Vilta kecewa,apa lagi bosnya itu adalah tunangan sebenar Vilta,Alexzender juga berpikir apakah ini baik atau buruk,soal kebahagian kazennya jadi taruhan,dia juga heran mengapa orang tua Vilta menerima pertunangan ini,apa mereka tidak tahu siapa bosnya,mafia yang lagi kejam terhadap musuh.


Vilta di kamar lagi memandang telefonya,masih juga tidak berbunyi,pesan pun tiada,apa yang di lakukan oleh Orion pikirnya,janji dia akan cepat datang lagi,kemudian Vilta terbangun berpikir,mungkin saja ada masalah besar yang terjadi kepada orang tua Orion,jadi dia tidak bisa datang ke sini dengan cepat.


Vilta ingin menghubungi Orion,kedengaran bunyi broom mobil di halaman rumah,saat Vilta melihat ke jendela,dia melihat Alexzender,jadi Vilta terlupa untuk menelefon Orion,dia menuju ke bawah menyambut Alexzender.


"Alexzender,nggak kerja?"


"bos ijin aku rehat."


"rehat,bos kamu ketua yang baikkan?"


"iya baik,baik sekali."Alexzender tersenyum masam.


"kamu bosan?aku bisa bawa jalan-jalan sekarang."


"benar?aku bosan sekali,yok!keluar."


"iya...iya...mahu kemana?"


"cafe."


lalu Alexzender dan Vilta keluar menuju ke Cafe,sudah lama Vilta tidak menikmati coffee,dia teringat saat dia berkerja di cafe,lalu teringat Trio Hodrick yang sudah lama menghilang.


"termenung?"


"tidak,tapi aku lagi teringat temanku."


"pria atau cewek?"


"kamu sendiri tahu,aku sukar bergaul dengan cewek."


"ooo...pasti pria kan?siapa dia?"


"orangnya tampan dan sangat tinggi,tapi lagi hilang."


"hilang,mengapa?"


"entahlah,aku juga tidak tahu...apa yang terjadi,sebenarnya dia itu kaka yang aku suka pada saat kecil."


"haaa,janggan bilang kakak yang ingin kamu menjadi isterinya itukan?"tanya Alexzender lagi berpikir apa itu bos.


"hmm,aku juga baru tahu saat malam itu,ya..giok itu...


BOS DAN VILTA


malam yang mencemaskan,bos di serang oleh kumpulan yang marah di dalam perjalanan pulang ke rumahnya,untung saja pemandu mobil pantas bertindak mengawal keadaan,mobil yang di naiki oleh bos dan Satono Kanata di tabrak dari tepi dengan cepat,tampa di sedari oleh Kuseng.


melihat mobil mereka masih boleh bergerak,musuh mereka mengejar lagi dari belakang menabrak mobil mereka dengan kuat,hentaman demi hentaman tapi masih tidak dapat menhentikan mobil yang di naiki bos,musuhnya berasa panas hati melihat mobil Trio masih berkeadaan baik dan laju di depan,dalam kesibukan jalan yang banyak mobil,mobil musuh mencuba menekankan mereka agar mengikuti jalan singkat yang tidak sibuk.


mobil mereka juga terpaksa mencari jalan yang jauh dari orang banyak,agar mereka bisa menlakukan apa saja tampa di lihat orang nantinya,musuh mengekori dari belakang lagi,Satono Kanata memanggil bantuan dari Alexzender yang lagi bergembira di klub bersama Vilta.


"kamu di mana?!"


"di klub."


"cepat!menberi bantuan,bos kita di serang!"


"di serang,kalian di mana?!"


"di jalan Ostankino!cepat!!


"bertahan,aku datang!!


Alexzender baru saja ingin pergi,dia berpaling lagi melihat ada seorang yang di lupakannnya sedang mabuk,Vilta terduduk tidak bergerak lagi karna sudah terlalu mabuk,wajahnya sangat merah,Alexzender tidak bisa meninggalkan Vilta,dia langsung menbawa Vilta keluar dari klub menuju ke mobil,Alexzender menbawa Vilta dalam misi menyelamat.


Alexzender mengerti saat dia di perlukan pasti sistuasi tidak terlalu bahaya,masih dalam terkawal,kalau saja bahaya sudah pasti Satono Kanata menberi amaran merah,maksudnya menmerlukan bantuan yang lebih besar dengan cepat,Alexzender menyertir mobil menuju ke kawasan Ostankino,jalan yang banyak penjenayah berbahaya.


"Vilta!kamu oke?l


"...........Vilta tidak menjawab,otaknya sudah keras seperti di dalam es,apa lagi dia masih syok mendengar Orion sudah nikah.


"sial,bagaimana sekarang?aku menbawa laju,kamu berhati-hati."


Alexzender lagi khawatir,dia terpaksa menbawa Vilta sekali menyelamatkan bosnya,sudah pasti nanti bos akan melihat Vilta,kiranya bos berniat jahat pada Vilta,dia tidak bisa melindungi kazennya.


"tapi dia tunanganmu...aduh,ha...runsing sekali."


Alexzender bicara sendiri,kepalanya juga lagi pusing,mereka tadi minum arak dengan banyak,Vilta lagi frutasi dengan masalah cinta minum sampai lupa diri.


di dalam mobil musuh,ada empat orang yang berbadan besar,mereka masih mengejar mobil Trio biar pun dalam gelap dan berbahaya,di lorong lama yang bahaya sedikit sukar,tapi Kuseng masih bertahan tetap meneruskan perjalanan,mereka tidak boleh berhenti atau tertangkap,pasti mati yang menanti.


"bagaimana bos?"


"teruskan,sehingga Alexzender datang."


"baik bos."jawap Kuseng.


"Alexzender dalam perjalanan,aku sudah menghantar peta padanya,nanti di depan jalan simpang empat dia akan muncul menabrak mobil musuh."kata Satono Kanata.


"berapa minit lagi?"tanya Kuseng.


"limat minit."

__ADS_1


di simpang empat yang jauh dari orang ramai,mobil yang di naiki bos maju di depan,dengan pantas mobil yang di pandu oleh Alexzender menabrak mobil musuh yang tidak sedar mereka punya rancangan yang mengejutkan,bergitu kuat hentaman dari mobil Alexzender hingga mobil musuh terpelanting berkali-kali di atas jalan.


mobil mereka mendekati mobil musuh,bos menurunkan kaca pintu mobil untuk melihat,orang yang berada di dalam kelihatan tidak sedar diri karna pingsan di sebabkan hentaman yang kuat,mereka keluar dari mobil untuk melihat siapa musuh mereka,tiba-tiba...


piuw!bunyi tembakan di lepaskan,bos di tembak dengan pantas oleh salah seorang musuh yang berpura pingsan,untung saja terkena di bahu bos,bos sempat mengelak dari mengena jantungnya.Satono Kanata menbalas tembakan tepat pada kepala penembak tadi,dengan cepat mereka meninggalkan tempat kejadian.


PAGINYA.....


Vilta lagi di kamar tertidur,sedangkan semua orang lagi sibuk menguruskan bos yang cedera,luka pada bahu bos mengena tulang,jadi bos tidak bisa mengunakan tangan selama berapa bulan,sedikit merepotkan,segala urusan di uruskan oleh orang kepercayaan saja.


"selamat pagi dewi...sudah hampir tengah hari,kamu masih mahu tidur lagi?"


"kepalaku lagi sakit."


"hey,kamu oke kan?


"iya."tidak ingat mengapa dia terlalu mabuk.


"bangun,ada hal yang ingin aku bincangkan."


"mmm...hal apa?"


"lo,bangun dulu,mandi'kita sarapan."


"ah...menganggu."


"perkara penting."


"oke,oke,aku mandi dulu."


Vilta sudah sedar dari mimpinya,kok baru dia sedar,dia bukan di rumah yang sama,tapi di tempat lainnya lagi.


"eh,ini bukan rumah kamukan?"


"iya."


"di mana ini,lihat lautan."


"rumah bos."


"bos kamu?"


"iya,cepat...jangan biar dia menunggu kamu."


"baik."


pantas Vilta ke kamar mandi,dia tidak boleh bermalas-malas di rumah mafia,Vilta sedikit kaget,berasa tak keruan...bagaimana dia bisa berada di rumah bos Alexzender...


dengan debaran Vilta menuruti Alexzender untuk bersarapan,mata nya liar mencari-cari orang tua yang berkata mata hitam dan mengisap cerut.


"Alexzender,bos kamu baik kan?"Vilta berbisik.


"shh...kita sarapan dulu,jangan biar orang di sini mendengar kita bicara yang bukan-bukan,ngerti."


"baik."


Vilta menjadi penurut,kalau soal nyawa dia yang satu,dia bisa menjadi lemah dan berhati-hati.


saat sarapan Alexzender bertanya kalau Vilta masih bosan,Alexzender ada perkerjaan yang menarik buatnya,bayaran juga lumayan bagus,mendengar Alexzender berkata soal perkerjaan menbuat Vilta rasa ingin tahu kerja apa.


"benar ada kerja untuk ku?"


"iya,sangat terkawal dan selamat."


"kerja apa?"


"menjadi perawat."


"perawat,tapi aku tidak tahu merawat."


"aku sudah bilang,tapi orang ini bilang tidak apa."


"Alexzender,kamu...tidak menjual akukan?"


"tidak!...ini karna orang ini tahu kamu kazenku,sudah pasti bisa di percayai."


"aku curiga,berterus teranglah."


"oke,bos aku terkena tembakan tadi malam,dia perlukan orang menjaganya."


"di tembak?jadi, bagaimana aku juga bisa sampai di pulau ini?"


"semalam kamu terlalu mabuk,aku juga tidak bisa meninggalkan kamu sendiri,kepala kamu sakit karna terkena kaca pintu."tangan minta ampun.


"kamu berhutang padaku Alexzender...


"oke,oke,aku salah,tapi sekarang bagaimana?mahu nggak."


"aku juga tidak berani,bagaimana kalau aku menbuat salah,apa mati di hukum atau di bunuh?"


"tidak akan,nyawa kamu keras."


"Alexzender!jangan permainkan aku,serius!"


"aku janji kamu baik-baik saja."


Vilta menerima tawaran yang di berikan,lagian di pulau ini,dia juga tidak bisa melarikan,tempat yang di kawal rapi oleh pengikut Trio dan sistem keselamatan yang rapi.Vilta di bawa oleh Alexzender ke kamar Trio,Trio lagi duduk di sofa empuknya menatap pandangan lautan yang tenang,angin bertiup menyentuh langsir jendela berkibaran,pintu di ketuk,Alexzender masuk bersama Vilta...


"bos,kazenku di sini...


"hmm...mari ke depanku."


"pergi,"Alexzender menberi arahan supaya Vilta berdiri di hadapan bosnya.

__ADS_1


Vilta menbuat muka jelik kepada Alexzender,Alexzender berasa gemas dengan sikap tidak serius Vilta,Vilta perlahan-lahan berhadapan untuk di lihat bos mafia yang kejam,saat mata bertentangan mata,Vilta pucat separuh mati,pria di hadapanya ini lah yang pernah Vilta lihat dulu di Thailand....


__ADS_2