
SERANJANG BERDUA
Pada paginya,Vilta tersedar sakit kepala yang parah rasanya saat bangun,pandangannya kabur melihat ruang kamar,lalu matanya di gosok dengan kuat,kesedarannya sudah jelas,wajahnya berubah saat berpaling ke sisi dia ketakutan,tebakannya betul dia berada di ranjang bos,bos lagi tidur tidak pake baju....
"ah....
Vilta menjerit tidak bersuara,mengalihkan selimut yang berada di tubuhnya dengan pelahan,kemudian pantas berguling ke bawah,matanya kembali melihat posisi bos yang masih tidur lagi...
"ha...untung aku masih berbaju lagi...huh!"keluh Vilta.
Vilta dengan perlahan meninggalkan kamar bos,agar tidak menbuat bos tersedar,sangat memalukan sekarang pikirnya,apa yang sudah terjadi tadi malam,hingga mereka sekamar,Vilta mengharapkan bos tidak sedar dia pernah tidur di ranjangnya,Vilta menuju ke kamarnya lalu ke kamar mandi,selepas itu dia akan menyiapkan sarapan buat mereka berdua.
bos juga terlalu mabuk,saat sedar mengapa bajunya tiada lagi,jarang sekali dia tidur tidak memakai baju,tiba-tiba bos dapat menghidu bau asing di matrasnya,bos mencium-cium bau itu,dia mengenali bau yang di hidu olehnya...
"malam tadi,aku juga mabuk...apa kami sudah tidur bersama?"pikir bos.
bos tertawa sendiri,hatinya menjadi senang dia lagi terkenang detik kejadian malam tadi,bos menyentuh bibirnya sendiri,semangat di pagi hari semakin menggairahkan...
"apa malam tadi kami?...tapi aku masih berseluar...huh!"
menyesal melihat seluarnya masih di pakai,hatinya berbunga-bunga lalu memeluk bantal guling,sudah lama Trio menantikan saat ini,kelak dia akan berusaha lebih lagi pikirnya,Vilta sudah siap menyediakan sarapan untuk bos,bos dengan wajah datar menuju ke meja makan,dalam hati Vilta berpikir apa bos marah,mungkin bos tahu dia pernah seranjang dengannya tadi malam.
"bos,mahu minum kopi?"
"mmm...
"mmm...apa maksudnya,dia marah mungkin."pikir Vilta.
"mmm...mmm...mungkin mahu."bicara Vilta sendiri,lalu ke dapur menbuat kopi.
"uhh!....keluh bos saat Vilta hilang dari pandangannya.
Trio lagi stress memikirkan malam tadi,mengapa dia mabuk hingga tidak sedar,harusnya tadi malam adalah malam yang paling romantis dalam hidupnya,padahal malam tadi Vilta sudah berinisiatif padanya,dia mensia-siakan semuanya,kalau saja dia bisa mengawal mabuknya malam tadi pasti Vilta tidak bisa lagi pergi darinya dan Orion tidak lagi akan dapat mendekati Vilta lagi,Trio merasa kesal sendiri,tapi Vilta melihatnya seperti dia sedang marah karna terlalu berdiam tampa bicara tidak seperti sebelumnya Trio suka memaksa Vilta melakukan banyak perkara yang konyol.
"bos,kopi."
"hmm."
"bos,apa aku bisa ambil cuti,luka bos juga sudah sembuh,jadi aku pikir mahu cuti berapa hari."
"cuti,kamu mahu kemana?"
"aku mahu pulang ke rumah Alexzender,sudah lama tidak bertemu dengan temanku yang dua orang itu,ada sikit urusan yang kami mahu bincangkan."
hmm,oke...aku mendengar dari Alexzender kamu baru saja menbuat bisnis di sinikan?"
"benar,tapi aku menyerahkan kepada dua temanku,karna kepintaran yang mereka miliki."
"mmm...aku sangat senang kamu menjadi perawatku,jadi aku benarkan kamu cuti dulu,tapi jangan macam-macam denganku,nanti kazen atau temanmu menjadi taruhannya,aku tidak akan bermain² dengan apa yang aku katakan,ngerti?"
"baik,bos."patuh,tapi dalam hatinya merasa tidak puas dengan ancaman itu.
KHABAR YANG MENGERIKAN
Orion masih saja menunggu Vilta untuk bertemu lagi,Orion berjanji kalau ini kali yang terakhir,tapi dia ingin menjelaskan perkara yang sebenarnya,mengapa dia bersetuju bernikah sama Ruby.Orion mengharapkan Vilta menberikan peluang untuk menjelaskan semuanya,selepas itu terserah kepada Vilta untuk menentukan segalanya.Orion tidak mahu Vilta terlalu benci kepada kesilapan yang dia lakukan,bukan pintanya semua ini terjadi.Orion hanya menuruti permintaan mamanya yang sakit.
"tolong Zhu Di,ini kali yang terakhir aku mohon padamu,tolonglah,biar Vilta menemuiku untuk kali ini."Orion meminta bantuan dari Zhu Di.
"huh...bukan aku tidak mahu menolong,Vilta hampir di culik sebelumnya,jadi kazen Vilta menghantar dia jauh dari kediamam kami yang sekarang,aku juga tidak tahu di mana."
"jadi dia tidak tinggal bersama kalian lagi?"tanya Orion.
"iya...katanya di rumah bos kazennya."jawap Zhu Di.
"rumah bos...kamu kenal siapa dia?"
"tidak kenal,yang pasti bukan sebarangan orang,hei'aku bilang pada kamu saja ya"sebenarnya kazen Vilta itu berkerja sama mafia."
"apa?!bagaimana Vilta bisa tingal di tempat orang seperti."
"itu aku juga tidak tahu,tapi dengar kata Vilta,dia menjadi perawat bos kazennya."
"perawat?...
"iya,hey Orion,apa kamu ada bertemu sama Trio,aku sudah lama tidak berjumpa dengannya,aku ada bertanya kepada Donny,katanya Trio lagi sibuk....dia kerja apa ya?"
"aku dan dia tiada hubungan,kemana dia pergi bukan masalahku."jawap Orion.
"benar,tapi aku mendengar dari Vilta,kalau Trio itu adalah orang di tunggunya untuk menikah....
"apa!!Trio?apa kamu tidak salah,padahal mereka tidak pernah kenal sebelumnya."
"aku juga baru tahu,Vilta baru saja menceritakan segalanya selepas kejadian aneh di rumahku dulu."
"kejadian aneh...
Orion berdiam diri,pikirnya apa Trio itu adalah orang yang dia takuti,yang menjelma dalam tubuh orang lain sepertinya,dia harus mendapatkan Vilta terlebih dulu,Orion harus memikirkan cara untuk mendapatkan hati Vilta kembali....
DI VILLA ALEXZENDER
Vilta di benarkan bercuti berapa hari oleh bos,jadi dia segera pulang ke rumah Alexzender,pembantu bos diarahkan menghantarnya pulang,dia juga tidak di benarkan kemana-mana,takut kalau ada perkara buruk yang terjadi.
__ADS_1
"hello,semua...
Vilta muncul di pagi hari saat semua orang sedang sarapan,mereka tidak percaya Vilta bisa kembali,Alexzender tersedak melihat Vilta,dia merasa tidak pecaya kalau Vilta di lepaskan,pasti ada yang tidak kena...
"kamu boleh pulang,apa bos benarkan?"
"sudah tentu,dia juga sudah sihat dan kuat,untuk apa aku di tahankan lagi."kata Vilta
"bos tidak mengancam kamu kan?"tanya Alexzender.
"itu sudah pasti,bos sial itu berani mengancamku."
"apa kamu di ancam?"tanya Boy.
"ancaman cara apa?"tanya Alexzender.
"oke,kiranya aku tidak pulang,kalian jadi taruhan."
"what?!"Zhu Di kaget.
melihat Vilta sudah pulang Zhu Di baru saja berpikir untuk menberitahu Orion,tapi mendengar ancaman dia jadi ragu,mati di bunuh geng mafia,bukan pekara yang bagus pikir Zhu Di,lagi menakutkan sekiranya mereka bertemu dan menlarikan diri bagaimana?
"mengapa kamu bergitu kaget."tanya Vilta kepada Zhu Di.
"tidak hanya saja mengapa bos mafia begitu kejam hingga mengancam kamu,apa dia takut kamu lari?"Kata Zhu Di.
"entahlah...orang seperti itu sangat aneh,tinggal sendirian dan....
"hmm...Vilta,kamu di larang bercerita soal bos, aku masih mahu hidup lagi."kata Alexzender.
TEMAN VILTA
Vilta berasa nyaman sekali setelah bisa baring semula di ranjang rumah Alexzender biarpun tidak seempuk ranjang di kediaman bos,sekurangnya merasa tenang,dia tidak berpikir yang bukan-bukan...
"ahh...malam ini aku ingin tidur lena, sampai pagi besok."
Vilta lagi terlentang di atas matras dengan tangan dan kaki mendepa luas dengan senang,tidak perlu pikir kalau bos gila masuk ke kamarnya tiba-tiba.
"sial mengapa aku terpikir orang itu,apa kebaikannya selain dia menbuatku kesal,seharusnya aku keluar jalan-jalan,dia tidak mungkin mematakan aku di sini."pikir Vilta.
tok...tok...tok...pintu kamar Vilta di ketuk,lalu Vilta menbuka pintunya,dia melihat Zhu Di berada di depan pintu kamarnya.
"Zhu Di,ada apa?"
"aku mahu bicara sama kamu."
"masuk,kita bicara di dalam."
"duduklah,ada apa?"
"bagus juga,aku sudah lama tidak keluar."kata Vilta.
"yok,malam ini kita pergi,kamu bisa melihat bertapa indah pada malam hari,suasana hotel sungguh cantik sekali."
"apa benar...tapi aku sudah lihat saat kamu menberi foto itu...
"itu, tidak sama,melihat sendiri lagi indah,kamu sendirikan tahu."
"tapi...aku tidak dibenarkan keluar."
"apa takut bos mafia itu yang bilang atau kamu jatuh cinta padanya sehingga mendengar katanya?"
"cih!aku tidak suka padanya,tapi kalian di ancam,apa kamu tidak takut?"
"hanya kita saja,jangan di beri tahu pada yang lain."
"o...itu ideal yang bagus,aku siap dulu,nanti kita keluar."
"oke."jawap Zhu Di ragu.
mereka keluar diam-daim dari pengetahuan orang lain dan menuju ke hotel,tempat di mana Orion juga menanti Vilta,mengapa Zhu Di menbantu Orion,karna Orion menberikan sejumlah uang yang cukup besar ke dalam peniagaan mereka.Zhu Di terpaksa karna dia juga tidak tahu Orion sudah nikah,kalau saja dia tahu dia tidak akan mengkhianati temannya.
"wah...lumayan juga hotel kita."
mata Vilta bersinar saat kali pertama melihat di depan mata sendiri,sebelum ini dia tidak melihat dengan jelas,hotel milik orang lain yang di jual kepada mereka karna kegagalan dalam bisnies,jadi ini peluang terbaik bagi anak muda yang ingin menarajui bidang perhotelan,bagi Vilta peluang yang ada dia akan sambar,padahal uang bukan masalah baginya,tapi dia menberi peluang kepada temannya Zhu Di dan Boy.
"aku sudah bilang,pada waktu malam harinya sangat indah,ayok kita ke kamar milik kamu yang paling atas."
"kalian menyimpan untuk aku?"
"itu sudah pasti,tampa kamu bagaimana aku bisa memiliki hotel sebesar ini."
"ternyata kamu baik juga,ingat pada budi orang."
"itu sudah pasti...jawap Zhu Di senang hati.
mereka meniki lif ke tingkat paling atas,Zhu Di menberi card kamar kepada Vilta.Vilta dengan senang hati pergi tampa rasa curiga,Zhu Di mengulurkan waktu katanya dia ada sedikit kerja yang harus di siapkan dan menbiarkan Vilta istirehat sendiri.Vilta menbuka pintu kamar dan masuk ke dalam,dia melihat kamar khas untuknya sangat indah seperti puteri raja...
"wah...cantik juga kamar ini,begitu indah seperti kamar puteri."lalu baring di ranjang.
"kamar ini sangat cocok buat kamu,aku juga menyukainya."
__ADS_1
"siapa?!...
"Vilta....
"kamu...bagaimana kamu bisa masuk?jangan² kamu dan Zhu Di,o...baru aku tahu mengapa dia kelihatan aneh,rupanya kalian sudah berpakat...
"maaf,aku yang memaksa dia,Vilta aku ingin kamu mendengar penjelasanku,malam itu kamu pergi tampa mendengar semua kataku,aku sangat sedih."
"sedih?...apa kamu pikir perasaanku,saat kamu memilih untuk nikah!kamu pikir hatiku seperti apa?aku menangis sedih dan kecewa,aku pikir kamu pria yang paling jujur Orion,ternyata buaya juga."
"tidak Vilta!aku terpaksa,ibuku lagi sakit,sakit parah...aku benar-benar terpaksa,dia tetap ibuku,ibu yang merawatku dan insan yang paling aku kasihi...
Orion menuduk kepada,dia tidak bisa menjelaskan lagi,kalau Vilta masih keras kepala dan marah,Orion terasa lemah dan menyentuh dadanya...
"Orion...kamu tidak apa-apakan?"
melihat Orion seperti sakit dan hampir terjatuh,Vilta cepat menbantunya ke ranjang dan menbaringakan Orion.Orion berkeringat terlalu banyak padahal kamar ini dingin sekali,dia mengalami sedikit tekanan hingga menbuat dia sukar bernapas....
untung pikir Orion,Vilta masih mengambil berat soalnya,Orion berasa lega,penyakitnya datang tepat pada waktu,biarpun Orion di dalam tubuh insan lain dia tidak juga tidak dapat menghindari dari penyakit dan perasaan pemilik tubuh ini.
"Orion...kamu bagaimana?mahu aku panggilkan doktor."
"aku sudah sedikit baik,tidak perlu panggil doktor...ini sakit biasa,iya muncul saat aku merasa tekanan....
"maaf,aku menbuat kamu sakit."
"aku benar-benar terpaksa Vilta,pernikahan kontrak semata²,kami tidak menpunyai apa-apa hubungan romantik...
"aku percaya padamu,aku sekadar berasa cemburu...
"ternyata kamu masih sayang padaku lagi Vilta."
lalu mereka berpelukan,terasa seperti berpuluh tahun tidak bertemu,pada masa yang sama juga Trio mendapat tahu Vilta keluar pergi ke hotel.Ruby juga mendapat tahu suaminya pergi ke hotel di mana Vilta juga pergi ke sana,Trio dan Ruby merancang untuk pergi melihat pasangan kekasih sedang selingkuh.
"sial,perempuan bajingan!pelacu*!tidak sedar diri."marah Ruby.
DI KEDIAMAN ALEXZENDER
"kamu tidak tahu kazen kesayangan kamu pergi?tanya Bos kepada Alexzender yang baru saja bangun dari tidur.
"maaf...
lalu Alexzender di tendang oleh Trio,mata Boy menjadi besar melihat darah yang keluar dari mulut Alexzender,ternyata ancaman itu bukan mainan.Boy blur tidak berani berkata apa,dia tidak tahu Vilta dan Zhu Di pergi keluar,karna lelah dan tidur di kamar.
"sekarang cari mereka!"kata bos.
"baik bos!!
DI HOTEL
Zhu Di pergi menemui Vilta di kamar,Zhu Di baru saja mendapat pesan dari Boy,dia menjadi cemas saat mendengar berita dari Boy,Alexzender di pukul oleh bos,tentu saja dia juga terlibat,pikirnya mungkin bos sudah jatuh cinta pada Vilta...
tok....!tok...!tok...!
ketukan keras di pintu,Vilta menbuka pintu,Zhu Di masuk segera dan bicara di depan pintu,Zhu Di bilang Alexzender di pukul bosnya,dia mendengar dari Boy,bos mencari Vilta...
"kita harus pergi segera dari sini,jangan sampai mereka tahu kamu menemui Orion."
"tapi Orion lagi sakit...
Zhu Di melihat Orion terbaring,baju juga hilang,pikirnya dia datang salah waktu.
"apa kalian bermesra?maaf,tapi ini kecemasan..kalian sambung lain waktu."
"tolol,kamu pikir apa,tadi dia berkeringat banyak dan tidak bisa bernafas."
"jadi sekarang bagaimana?
"sial orang kejam itu,aku pikir dia bercanda saja,ternyata memang kejam!aku menberitahu Orion dulu...kamu nanti aku di luar dulu."
"oke,biar cepat ya."
Vilta melihat Orion sedikit menbaik,jadi dia yakin meninggalkan Orion sendiri.Vilta lagi takut kalau bos menyukainya,melihat dia dan Orion berduaan,sudah pasti Orion tidak lepas...Vilta sedar kalau Trio yang di kenalinya bisa mengendali rasa cemburu pikirnya,tidak sama seperti bos mafia yang suka kekasaran.
"Orion,aku terpaksa pergi sekarang,kazenku di pukul orang,aku harus kembali melihatnya...
"pergilah,aku juga sudah sihat sekarang,yang penting kamu tidak salah paham denganku lagi."
"tidak akan...aku ngerti apa yang kamu lakukan sekarang,aku pergi dulu ya,kamu istirehat dulu di sini,nanti baru pulang."
"oke...ingat janji kita."
"baiklah."
Vilta keluar dari kamar hotel dan mereka menuju ke tempat lain untuk mencari alasan mengapa dia keluar dari rumah,setelah Vilta dan Zhu Di pergi,Ruby dan Amerish juga datang untuk menangkap basah pasangan curang,tapi ternyata Orion sendirian baring di ranjang...
"mana perempuan murahan itu?!mana dia!kamu itu suami aku,...aku,bisa gila kamu setega ini?!"
"kamu mengapa?aku tidur sendiri di sini...aku lagi sakit,jadi aku rehat di hotel ini."
"sakit,kamu sakit?...
__ADS_1
"panggilkan doktor untuk ku...kata Orion.
Ruby dengan cepat memanggil doktor,Ruby menjeling ke arah Amerish,dia berasa marah pada Amerish,karna Amerish yang bilang Orion dan Vilta selingkuh di hotel.Pada masa yang sama pengikut Trio juga merempuh ke dalam kamar untuk menangkap Vilta,saat melihat ada orang lain mereka jadi serba salah dan meminta maaf.