
Saat V tersadar dari tidurnya, dia berada di rumah orang asing,dia agak kaget,mengapa dia bisa berada di rumah orang asing dan pembantu melayannya dia dengan baik.mereka semua sangat mesra dan patuh,mungkin papanya sudah menemuinya,tapi semua orang ini dia tidak kenali.
"selamat siang nona,kami akan menbantu anda bersiap.air mandian sudah di sediakan dan pakaian untuk kamu juga ada di sini."
"siapa kalian semua?aku berada di mana sekarang?aku masih di Thailand lagikan?"
"iya,masih lagi,sekarang kamu siap dulu.kita menunggu nona mandi dulu."
selesai mandi V di bantu oleh pembantu memakai pakaian serta menandan rambutnya, salah seorang pembantu memberitahu V dia di temui pingsan di luar kelab oleh tuan mereka.
V berasa sangat aneh,dia mendengar kata pembantu dia di temui pingsan di lorong belakang,padahal dia di pingsankan orang.jadi tuan mereka menbawa dia kerumahnya.V ingin berterima kasih kepada tuan mereka,tapi pembantu bilang tuan mereka sudah pergi ke luar negara.
V di bawa ke meja makan,makanan juga telah sedia di atas meja mewah.V di layan bak puteri.kata pembantu mereka harus melayan dia dengan baik,jangan sampai buat V merasa tidak selesa,pembantu bilang V sangat beruntung di tolong sama tuan mereka.mereka sangat iri melihat layanan tuan kepada V sangat berbaik.
V kelaparan,jadi dia makan sambil mendengar pembantu rumah berkata sendiri.bibi Helen,dia kelihatan sangat mesra dan baik,pintar bicara dan tangkas dalam pekerjaan.V makan dengan cepat,karna dia tidak mahu berlama² di rumah orang yang tidak dia kenali.
"bibi Helen,aku sudah siap makan,aku mahu pulang,petang nanti ada kerja lagi."
Helen memandang V dia tidak berkata apa,karna dia sudah di arahkan menjaga V dan tidak membenarkan V pergi dari rumah itu sehingga Trio pulang.Helen mencari akal agar V tidak meninggalkan kediaman ini sehingga tuannya kembali.
"nona V,apa kamu bisa tetap saja di sini sampai tuan pulang,dia ingin mengenali kamu katanya,lagi tiada orang untuk kami jaga sekarang,cuma semua pembantu di sini,kami sedikit bosan tiada pekerjaan,apa lagi orang untuk di layan."nona V tolong...aku mahu melayan kamu sehingga tuanku pulang,"sambil berlutut di hadapan V.
jurusan maut yang di gunakan oleh Helen bisa melemahkan V,melihat wajah Helen yang mengharapkan V,dia tidak berani menolak Helen menunggu jawapan darinya.
"oke,berapa lama tuan kamu ke luar negara?"
"tidak lama nona,kamu bisa tunggukan?"
"iya,tapi aku harus memberi tahu temanku dulu."
"iya²,ini telefon,kamu bisa telefon dia."
"phone akunya mana?aku punya phone baru beli,apa sudah hilang?...
"maaf,soal phone,aku tidak tahu.saat nona di selamatkan hanya nona saja yang kelihatan."
"cis!setan mana yang membuat aku pingsan,kalau saja aku tahu siapa orangnya,aku pukul dia sampai mati!
Helen tersenyum kaget mendengar V bisa berkata kasar,sikap nona V benar² berbeda sekali dari yang dia dengar.
V menelepon Boy,Boy sangat khawatir V di culik orang,motor tua nya masih berada di lorong.Boy berpikir V pasti di tangkap oleh orang yang tidak puas hati dengannya.
"V,kamu benar tidak apa-apakan?kamu tidak diculik orangkan?mengapa kamu tiba-tiba hilang?"
"aku tidak apa²,Boy tolong cari phone aku,mungkin jatuh di kawasan sekitar motor.sial aku di pingsankan oleh orang sebenarnya,tapi aku di temui oleh orang yang menyelamatkan aku,sekarang aku berada di rumahnya,berapa hari ini aku tidak pergi kerja ya,karna aku pengen bertemu dengan penyelamatku dulu ya."
"tapi kamu masih di Thailand lagikan?"
"iya,nanti aku pulang,usah khawatir ok."
Helen tersenyum V sudah menerima untuk tinggal sementara waktu,V juga sudah lelah,dia ingin merehatkan diri di kediaman ini,terasa seperti kembali ke tempat asalnya.
V baru menyedari mengapa dia terasa biasa dan seperti kembali di rumahnya,lihat saja kamar ini seperti kamarnya yang sebenar,cuma warna yang berbeda,apa ini satu kebetulan.
"Helen,boleh aku melihat foto tuan kamu?"
"foto,tuan tidak mempunyai foto,dia tidak suka orang mengambil fotonya sebarangan,maaf nona V."
"aneh tuan kamu,apa dia orang tua yang gendut dan hobi yang aneh?"
ha...Helen tertawa kecil,kalau saja tuan bisa mendengar nona V berkata bergini,pasti dia marah besar sampai tidak mahu makan,pikirnya dalam hati.
__ADS_1
"nona V bisa menemui tuan nanti,nona juga bisa mengajukan banyak pertanyaan padanya...
"bosan...V mengeluh,Helen apa aku bisa keluar melihat kawasan sekitar?"
"boleh,mari aku hantarkan...
"Helen,aku merasa seperti jadi tawanan,aku bukan tawanan kalian kan?"
"tidak nona,lihat sekitar kawasan kediaman ini,ini masih kecil lagi.kalau di tempat kediaman tuan yang sebenarnya,sungguh besar."
"aku tahu kalian bukan orang Thai,melihat dari pakaian,kulit dan perbicaraan kalian semua...tunggu!V tersadar...dia menelan air liurnya tidak menduga.
"nona V,ada apa?"
ha...ha...tidak apa²,panas²kita kembali ke dalam,sekarang aku pengen mandi dan sambung tidur dulu."
V berjalan laju menuju ke dalam rumah,padahal kamar yang dia tidur itu adalah kamar utama,dia mahu memastikan sesuatu,apa tebaknya benar....
"nona V,jangan berjalan laju nanti jatuh,"Helen mengejar V dari belakang.Helen seorang pembantu yang sudah lama berkerja di bawah keluarga Hodrick,umurnya juga sudah mencapai angka empat puluh lima tahun.
saat V sampai di dalam kamar,lalu dia pergi mandi lagi,setelah itu dia memakai pakaiannya.dia melihat ranjang lalu mendekati dan menghidu bau ada melekat di matras,benar dugaannya ada bau asing selain baunya sendiri,bau parfum seorang pria.
"sial si tua itu."
dia merebahkan tubuhnya ke ranjang,dia tahu dia sudah di pertunangkan dengan seorang pria yang jauh lebih tua darinya,jarak dua belas tahun bedanya,tapi dia tidak pernah melihat foto tunangnya.mungkin karna dia terlalu tua fotonya juga di sembunyikan.
V melarikan diri dari pertunangan yang di tetapkan,dia bakal nikah saat berusia lapan belas tahun.karna tidak mahu bernikah dengan orang yang dia tidak kenal,jadi V melarikan diri,selepas orang tuanya memutus dia harus nikah dengan orang itu.
sekarang dia sudah di temui,kawasan rumah ini juga di lindungi dengan rapi.bagaimana dia bisa melarikan diri.V keluar dari kamar mencari Helen...
MENUJU KE KAMAR HELEN
"tuan jangan khawatir,nona baik² saja.dia akan menunggu tuan pulang katanya."
"iya tuan"
V cepat² kembali ke kamarnya,setelah mendengar Helen dan tuannya selesai bicara.V menjadi resah,besok sore...cepat² berpikir,aku harus melarikan diri ini malam.
pintu kamarnya di ketuk,tok..tok..
"nona apa kamu mahu minum petang?
"minum petang,bagus juga,iya...
V keluar dari kamarnya,dia sudah terpikir bagaimana cara untuk melepaskan dirinya,dia ingin melihat seluas mana kawasan rumah ini.
"nona tidak perlu keluar kamar,aku bisa menghantar nantinya...
"bosan,aku tidak pernah makan di dalam kamar melainkan sakit,aku suka makan bersama dengan orang di luar rumah.di situ,tempat itu kelihatan cantik...
V menuju ke sebuah taman kecil di belakang rumah,ada pondok kecil berwarna putih sama seperti miliknya.
orang ini ingin mengambil hatiku,dasar tua tidak sadar diri,sudah tua pengen nikah sama anak².pikir V dalam hatinya.V juga melihat kawasan sekitar dengan teliti,supaya dia bisa melarikan diri dengan mudah,dia tidak mahu melihat orang yang di katakan tunangannya.
V pernah mendengar kalau orang bicara soal tunangannya itu orang yang gendut dan hodoh serta pervert sekali sehingga sanggup memilih anak² untuk di jadikan isterinya,saat V di lahirkan tunangannya tidak sabar pergi melihat dia masih bayi dan mendesak ibu bapanya agar dia bertunangan dengan V.
pembantu V yang lama menceritakan,kalau laki² itu sangat gendut dan hodoh saat melamar V menjadi isterinya,mungkin saja dia tahu dia hodoh dan gemuk takut tidak bisa nikah,lalu memaksa keluarganya mengikat pertunangan,sepanjang V di rumahnya dia tidak pernah melihat rupa tunangnya itu bagaimana.
sehingga V takut berpikir tunangnya bagaimana,semakin hampir umurnya mendekat lapan belas tahun,dia dengan berani melarikan diri ke Thailand sendiri,dia tidak mahu hidup bersama dengan pria yang bukan idamannya.V mengimpikan seorang jejaka yang tampan dan jaguh untuk jadi teman hidupnya di masa akan datang.
SELESAI MAKAN MALAM
__ADS_1
petang tadi V sudah melihat sekitar,dia meminta kepada Helen untuk menelefon temanya sebentar sebelum tidur,Helen tidak berasa curiga karna V bilang mahu bicara sebelum tidur,dia percaya V bakal tidur selepas bicara dengan temanya.
"Boy,dengar aku ya,aku bakal melarikan diri sekarang,tolong aku siapkan semua barangku,aku akan melarikan diri ikut sempadan thailand-malaysia untuk ke singapura.aku akan ikut penerbangan melalui singapura,siap barangku kita jumpa di phuket,sekarang!tunggu di tempat biasa kita."
V berkata dengan cepat dalam bahasa Thai,dia yakin orang di rumah ini tidak faham saat berkata cepat,dia langsung pura tidur,tidak lama dari itu Helen datang melihat V,untuk memastikan V sudah tidur atau belum,baru mereka semua berehat dan tidur.
seperti yang di janjikan pukul tiga pagi V bangun dari ranjangnya,dia tahu pasti ada yang tidur juga saat ini,jadi dia harus cepat, di kamar V selimuti bantal guling seakan dia tidur di dalamnya,dengan pantas V keluar berhati² memastikan keadaan di dalam rumah,benar² tiada orang yang berjaga.
lalu dia melarikan diri melalui bahagian belakang yang sedikit berhutan,tidak lama selepas itu V menemui jalan besar,dia menahan sebuah mobil,seorang paman tua baru pulang dari kerja,melihat V seperti di kejar orang jahat berkata...
"apa kamu mahu ke kantor polisi?"
"tidak perlu paman,hantar saya ke phuket."
paman mengikuti saja kata V menuju ke phuket,setelah sampai pada pukul empat pagi,Boy di kejutkan oleh V,dia tertidur dalam mobilnya.
"V,kamu kenapa?"
"bayar uang pada paman dulu,nanti aku ceritakan."
siap bayar uang pada paman,V mengajak Boy menuju ke golok,nanti di sana dia mereka akan berehat sebentar,sepanjang perjalanan V menceritakan apa yang terjadi padanya,dia tidak boleh tunggu lagi lama di Thailand.dia harus pergi ke Australia,di sana dia akan bertemu dengan temannya kecilnya Zhu Di.
"kamu benar² takut pada tunanganmu sendiri,kasian...ha...ha...
Boy ketawa besar saat tahu kelemahan V,lalu V memukul bahu Boy,dia sekarang lagi serius malah di tawakan oleh Boy.
"semua barangku kamu sudah ambilkan?"
"iya,semuanya sudah di bungkus...
"jangan bilang pakaian dalamku kamu tertinggal?"
"semua pakaian kamu bisa ku hitung,apa lagi pake dalaman,kalau bisa rambut kamu juga aku akan kumpul,kamu sudah lama merampok kamarku,sekarang hatiku jadi senang kamu mahu pergi."
"jadi kamu lagi suka aku pergi ya?"
mereka berdiam sepanjang perjalanan ke golok,agak jauh sehingga mentari muncul menyinari alam,setelah sampai mereka berehat sebentar,sebelum V mendapatkan mobil baru ke sempadan,Boy bisa melihat V gelisah,V benar² takut menikah dengan orang tua.
"V,semoga kamu berhasil melarikan diri dan bisa menemui jodoh idaman kamu."
"terima kasih Boy,kamu dan paman kept sudah melayan aku dengan baik sekali,aku tidak melupakan kalian."
"Phadlom!sampai jumpa lagi"
setelah itu V menumpang sebuah mobil menuju ke sempadan,Boy berasa sedikit sedih melihat V pergi,tapi dia juga tidak bisa menghalang V dari pergi,sedangkan ini bukan tempatnya yang asli.
DI KEDIAMAN TRIO HODRICK
Helen berteriak kecemasan saat dia menyedari V hilang,dia mengarah semua orang mencari dan memeriksa kawasan sekitar,dia telah cuai,pasti tuan mudanya akan marah besar saat tahu V menghilang lagi.penjaga menemui kesan V menlarikan diri dari bahagia hutan kecil di belakang rumah.
mereka tidak berani memberitu kepada Trio,biar saat dia sampai saja di kasi tahu,Helen hampir menangis,dia tidak menyangka V seperti yang di katakan suka kabur tampa sedar,kayak manis dan baik tapi licik.
"nona V!aku pasti tidak memaafkan kamu."
semua pembantu sudah berada di ruang tamu menunggu kehadiran tuan muda mereka,Trio Hodrick tampan dan angkuh berjalan menuju ke ke dalam rumah.melihat sikap semua pembantunya,pasti ada masalah.tapi pasti mereka akan cepat memberitahunya...
"kemana nona V?"
Trio duduk di kerusi dengan muka yang serius di sampingnya ada seorang laki² tampan berdiri di tepi,Satono Katana orang kesetiaan Trio Hodrick.
"tuan,nona V sudah melarikan diri tadi malam...aku cuai tidak menduga dia bisa menlarikan diri,padahal sudah di kawal rapi.
__ADS_1
"kabur lagi?ha...ha...kalian cuai menjaga kelinci kecil juga tidak bisa,sekarang aku harus mencari lagi,kayaknya kamu masih tidak bisa menemui dia Satono...