Bos And I

Bos And I
epi 15


__ADS_3

TRIO DAN VILTA BERENTAM


Malam di rumah Zhu Di,Trio ingin menemui Vilta di kamarnya dalam keadaan mabuk.Trio minum terlalu banyak sehingga dia tidak waras lagi dan menyerbu masuk ke rumah Zhu Di dalam kegilaan untuk berbicara kepada Vilta,biar pun dia di halang oleh Donny,Zhu Di dan Boy.Trio masih tetap saja melawan dan melepasi halangan mereka untuk ke kamar Vilta yang lagi lena di buai mimpi.


Vilta lagi bermimpi bersama Orion bergandengan di pantai yang indah,saling senyum dan malu-malu,mata bertemu mata dan lidah lagi kelu untuk bicara,dapat di rasakan getaran jantung yang berirama kemesraan,Orion menyiram air ke arah Vilta hingga ke basahan,mereka saling berkejaran di pantai yang luas itu.


mana kala Trio lagi sedang menuju ke kamar Vilta dan dengan kasar menbuka pintu hingga Vilta tersedar dari lenanya,Vilta kaget apa ada maling atau gempa bumi,saat itu Trio menuju ke arahnya,lalu Vilta bersedia untuk pertahanan,Vilta tidak jelas melihat siapa kerana kamarnya lagi gelap.


lalu Zhu Di dengan cepat datang dan menbuka lampu kamar,Vilta kaget mengapa Trio di kamarnya dengan wajah yang memerah berserta bau alkohol yang kuat,Trio melihat Vilta dan mendekatinya,Trio ingin memeluk Vilta,tapi Vilta lagi curiga,mengapa Trio berkelakuan begini,lalu Vilta menhindari langsung Trio terjatuh di ranjangnya.


Trio ketawa,dia berasa kecewa sekali terhadap Vilta,biar pun mahu di peluk masih di tolak,semua yang melihat kehilangan akal,apa yang terjadi sebenarnya,Vilta juga blur.Trio seorang lelaki yang syok keras selalu,tapi malam ini terserlah kelemahannya,dia tidak tahu bagaimana lagi untuk mendapatkan cinta Vilta.


langsung Trio bangun dan bertanya kepada Vilta,soal hubungan Vilta bersama Orion,apakah Vilta benar mencintai Orion sepenuh hati.


"katakan,kamu benar-benar mencintai dia?"


"Trio...kamu mengapa bertanya soalan begini?"


"katakan saja Vilta,apa kamu benar mencintai Orion?!"


"iya,aku mencintainya."


"kamu sudah menlupakan janji mu!aku selama ini menunggu kamu terus...tapi kamu malah mencintai orang lain."


"aku tidak ngerti maksud kamu...


lalu Trio menlemparkan separuh giok berbentuk yin yang di lantai dan meninggalkan kamar Vilta,saat melihat giok itu,Vilta sedikit kaget,pria yang selama ini dia tunggu-tunggu berada di depan matanya,tapi mengapa sekarang Trio menyatakan semuanya,setlah dia berpacaran bersama Orion.


Vilta mengejar Trio dari belakang,tangan Trio di pegang,Vilta kaku entah mengapa dia bertindak sebegitu,pikirannya kepada Orion dan hatinya ragu...


"mengapa?"Trio bertanya.


"aku...aku...


Zhu Di dan Boy juga melihat apa yang sedang terjadi,mereka tidak pasti juga dengan keadaan sekarang,apa yang di lakukan oleh Trio dan Vilta,seperti film bollywood.


"lepaskankan."kata Trio.


Vilta melepaskan pelahan tangan Trio,lalu menyetir mobilnya melawan kegelapan malam,tinggal bau asap dan sayup bunyi mobil kejauhan.Vilta kaku tidak bergerak,dalam gengaman tangannya masih kuat mengenggam giok itu,giok yang istimewa di simpan olehnya.


biar pun kejadian itu serasa seperti mimpi,tapi giok itu menyatakan peristiwa itu benar dan nyata,bukan ilusi seorang anak-anak.Vilta masih bisa bertahan sebegini lama,cuma untuk menanti menemui kaka tampan yang pernah menberikan sebuah harapan kepadanya.


VILTA KEMBALI


selepas dari kejadian malam itu,Trio menghilangkan diri.Vilta gagal mencari keberadaannya lalu pulang ke tempat rasmi keluarga Tsar berada,Vilta kembali atas jemputan pertunangan kaka tua nya,dia di sambut dingin oleh ahli keluarga,apa lagi menbawa pulang dua orang lelaki bersama nya,dia mendapat riputasi yang lagi buruk.Tapi Vilta tidak kaget dengan semua itu,dia sememangnya tidak di terima di kediaman ini,para pembantu saja lebih baik darinya...


makan malam bersama ahli keluarga selepas berapa tahun menjauhkan diri,ayah dan ibu kurang senang dengan keingkaran Vilta dan masih marah besar terhadapnya,apa lagi sebelum ini Vilta meninggalkan kediamannya dan menlarikan diri ke Thailand.


"hmm...hari yang bahagia buatku,kita sekeluarga bisa berkumpul lagi."kata ayah Vilta.


"ibu juga gembira...semoga pertunangan ini lancar dan Vilta selamat kembali."kata ibu Vilta.


"terima kasih semua,atas kebaikan kalian aku bisa menjejak kaki ke tempat ini lagi."kata Vilta.


mendengar apa yang di katakan oleh Vilta,orang tua nya merasa Vilta masih angkuh tidak tahu salah,orang tua nya merasa tidak senang bisa terlihat jelas di wajah mereka,Vilta tidak tahu menghormati orang tua dan biadap bagi mereka,kedua saudara Vilta tersenyum dan melirik antara satu sama lain.Vilta tidak menghiraukan semua agenda yang terjadi dia makan seperti biasa,setlah habis Vilta meminta diri.


"terima kasih atas jemputan makan malam bersama."kata Vilta.

__ADS_1


"nanti sebentar jumpa kami di kamar."kata ayah Vilta.


"baiklah."sambil mendorong kembali kerusi di hadapannya.


Vilta meninggalkan ruang makan,orang tua dan saudaranya masih lagi makan,mereka tidak banyak bicara sewaktu makan,kerana di khawatiri terlihat tidak sopan saat mulut lagi penuh dengan banyak makanan.


selepas orang tua Vilta menghabiskan makan malam,mereka menunggu Vilta di kamar,pembantu dalam perjalanan ke kamar Vilta,Vilta lagi dalam pikiranya sendiri.Vilta lagi mikirin Trio,kemana orang itu menghilang,apakah Trio benar-benar kecewa kepadanya,Vilta buntu mengapa harus sekarang.


tok...tok...


"nona Vilta,tuan memanggil ke kamarnya."


"baik."


Vilta menuju ke kamar orang tua nya,dalam perjalan menuju ke kamar orang tua nya,sengaja kedua saudaranya muncul dengan jelingan dan senyuman menghina,seolah-olah Vilta itu saudara tiri,pada hal mereka itu sedarah,tapi kebencian mereka kepada Vilta terlalu sukar di jelaskan.Tapi Vilta tidak sedikit pun gentar saat berhadapan dengan saudaranya,apa lagi mereka iri terhadapnya.


tok..tok...pintu kamar di buka,melihat kedua orang tua yang sudah bersedia menyerangnya,Vilta sedikit gembentar sudah lama dia tidak menjejaki kaki di kamar orang tuanya.


"duduk."kata ayah Vilta.


ibu lagi menyediakan teh dan menhidangkan secangkir untuknya juga,aroma teh kesukaan ibunya berbau mawar,kelihatan berapa helai kelopak mawar terapung di dalam cangkir kemerahan.


"kamu seharusnya tahu mengapa aku ingin menemui kamu sekarang?"tanya ayahnya.


ayah Vilta berkeringat,dia pasti saat hal yang di benci oleh Vilta,dia tidak akan bertolensi kapan saja di bicarakan.


"kakak kamu Mika bakal bertunangan...jadi aku pikir soal kamu...kamu tahukan kamu sudah di tunangkan dengan keluarga yang di rahsiakan,baru ini orang itu menghantar lagi utusan mereka untuk menpercepatkan pernikahan kalian."


Vilta kaget,seperti di panah petir...dia hampir saja menlupakan orang ini,orang tua yang memjadi tunangannya,Vilta mengengam tangan nya dengan keras menahan marah,hati nya sakit.


"aku ingin bertanya apa kah aku ini anak pungut keluarga Tsar?"tanya Vilta.


"mengapa kamu semakin jauh dari kami,apa yang aku lakukan,kamu sering menbantah!ini untuk kebaikan kamu!"


"kebaikan?!kalian selalu menbenci aku dari kecil dan sekarang menbiarkan aku menikahi orang yang lebih tua dariku!apa ini kebaikan kalian?!"


"Vilta ada banyak perkara yang kamu tidak paham,kami sebagai orang tua sudah pasti ingin yang terbaik buat kamu,kami tidak pernah menbenci kamu,kamu tetap saja anak keluarga Tsar bukan pungutan."ibunya menbalas.


"apa kalian merasai apa yang aku lalui selama ini,sepanjang hidupku tidak seperti anak lain yang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya,aku malah di hantar ke sini sana setiap kali aku menlakukan kesalahan."Vilta menluahkan rasa kesalnya yang lama terpendam.


"tidak Vilta,kamu tidak sendiri...hanya kamu masih tidak mengerti lagi sayang."


ibu mendekati untuk memeluk Vilta,tapi Vilta keras hati dan kepala,dia mengundur diri dari ibunya,dia sudah biasa menrasa sakit dan terbiar sendiri.


orang tua tidak berdaya lagi salah faham di antara mereka semakin lama semakin sulit untuk di selesaikan,bagaimana semua ini terjadi,pada hal mereka tlah menbuat dan memberi yang terbaik buat Vilta,tapi dari segi harta dan kemewahan,kerna itu Vilta di cemburu oleh kedua saudaranya,Vilta mendapat lebih dari segi harta dan perhatian,hanya Vilta saja tidak menyedarinya,dia terlalu buta untuk melihat atau menyedari semua pengorbanan orang tuanya yang terpaksa berjauhan dengan anak kecil.


"kalo ini yang kalian ingin kan?berikan aku masa untuk berpikir,aku pasti akan menberikan yang terbaik untuk kalian merasa puas!"kata Vilta.


Vilta meninggalkan kamar orang tua nya dalam keadaan marah,di luar kedua saudara perempuanya masih lagi menunggu untuk menyindir Vilta.


"dek,selepas aku bertunangan,pasti ada seorang yang menikah nantinya."


"oh iya,aku mendengar dengan si tua iya?"


mereka ketawa saat Vilta lalu,perasaan marahnya di serang lagi,lalu Vilta memalingkan wajah melihat adik nya sedang ketawa,dia mendekati dan mencekik leher adiknya dengan kuat,ingin saja dia menbunuhnya malam itu,tapi kakaknya Mika Tsar menolong Lydia Tsar yang hampir saja putus nyawa,lalu Mika menampar wajah Vilta.Vilta kerasukan matanya menjadi merah dan menyerang Mika,para pembantu juga tidak berani ikut campur saat Vilta mula marah,dia menangkap Mika dan menamparnya berkali-kali,pembantu memanggil kedua orang tuanya segera,agar perkara buruk tidak terjadi.


"Vilta!!lepaskan Mika!"ayahnya bersuara keras.

__ADS_1


ibu Vilta segera mendapatkan Mika yang sudah berdarah di tampar berkali-kali,malam yang sulit.Vilta di tangkap oleh pembantu di hantar kembali ke kamar hukuman,dari kejauhan Zhu Di dan Boy melihat semua pembantu panik bergegas entah ke mana,lalu menangkap salah seorang untuk bertanya.


"mengapa kalian kelihatan panik?"tanya Boy


"nona Vilta kerasukan dan menyerang saudaranya,maaf aku harus ke sana cepat."


"kerasukan,yok kita lihat."kata Zhu Di.


"jangan,Vilta sudah bilang kita harus berhati-hati agar tidak masuk jebakan."


Vilta di hantar ke dalam kamar hukuman,kamar yang selalu dia masuki saat dia masih kecil lagi,dia tidak tahu atau tidak sedar saat dia mengila,karana itu Vilta pikirankan dia tidak di kasihi dan di benci orang tua nya.


hanya saja dia di rumah itu,Vilta selalu kerasukan saat marah,tapi di tempat lain nya Vilta tidak bergitu,oleh kerana semua yang pernah terjadi,Vilta di hantar jauh dari ahli keluarga,apa lagi kedua saudaranya selalu menbuat dia sakit hati,untuk menyelamatkan kesemua anak dalam keluarga Tsar,orang tua yang berbelah hati terpaksa mengorbankan kebahagiaan salah satunya.


orang tua tidak terpikir biar pun hidup bergelimpangan harta yang di taburkan untuk Vilta tidak memuaskan hati kecilnya yang dahaga kasih sayang,yang menginginkan belaian mesra dari kedua orang tuanya,di tambahkan lagi dengan pertunangan misteri.Vilta masih tidak tahu kalau tunanganny itu adalah Trio Hodrick kaka tampan yang di nantikan oleh sewaktu kecil.


"doktor,bagaimana mereka semua?"ayah Vilta kepanikan.


"nona Mika dan Lydia baik saja,tapi Vilta masih bukan dirinya lagi."jawap doktor.


"sial,tidak sangka dia masih bisa kerasukan lagi setlah lama meninggalkan rumah ini."ayah sakit kepala.


"tuan,sabar semuanya baik-baik saja esok."kata doktor.


"terima kasih dok,untung kamu masih ada di negeri ini,kalo saja orang lain tahu pasti mereka berkata keluarga kami di sumpah."


"tuan jangan khawatir lagi,aku sudah menberikan nona Vilta bius tidur,esok dia pasti seperti biasa."


lalu ayah Vilta menyuruh orang menangkat Vilta kembali ke kamarnya,dia tidak mahu Vilta lagi emosi saat sedar dia berada dalam kamar hukuman,sebagai seorang ayah dia berasa gagal untuk mendidik ke semua anak nya untuk menjadi saling dekat dan menghormati,sebagai ayah dia juga salah dalam menbahagikan kasih sayang.


MAJLIS MIKA TSAR


setlah dua minggu dari kejadian itu,Mika dan Lydia tidak berani untuk menbuat Vilta marah lagi,mereka akan menghindari darinya,mereka takut wajah mereka di rusakan oleh Vilta saat dia marah,apa lagi Mika dalam majlis pertunangannnya,dia tidak mahu memalukan dirinya,tapi mereka berdua berencana untuk memalukan Vilta dalam majlis nantinya,Mika,Lydia dan Ruby bersekutu untuk permainkan Vilta malam ini.


Mika bertunangan dengan pria idamannya dari keluarga perusahan yang di pilih oleh orang tuanya untuk mengeratkan lagi kerjasama mereka,jadi Mika sangat beruntung mendapat perhubungan kekeluarga ini tidak seperti adek nya Vilta yang terpaksa.Vilta lagi dalam kebuntuan di atas permintaan orang tua nya,apa lagi keluarga misteri itu sudah mendesak untuk pernikahan,mereka tidak mahu tunangan Vilta masih lagi menunggu,sudah masanya Vilta menikah setlah capai umur,keluarga misteri juga pengen keturunan.


majlis berjalan dengan lancar,melihat saudara tua gembira menbuat Vilta terasa iri,bagaimana hubungan nya bersama Orion,apa orang tua nya akan menerima mereka,Orion juga bukan sebarangan,tapi...benar-benar merungsikan pikiran Vilta,dia mengeluh sendiri.Zhu Di dan Boy menghampirinya...


"Vilta,benar-benar tidak menduga keluarga kamu sangat keren begini."kata Boy.


"aku juga tidak menduga,apa kalian kerabat sultan?"tanya Zhu Di.


"kalian terlalu banyak bicara,jangan terlalu banyak bicara akan menarik perhatian orang banyak."bilang Vilta.


mereka bertiga duduk dan minum wain lagi memerhati,datang ke tiga gadis mendekati mereka,ke tiga gadis itu adalah sepupu erat Lydia dan Ruby datang menyindir Vilta bersama laki-laki yang tidak tahu dari mana menjatuhkan maruah keluarga.


"hanya orang yang tidak punya maruah menjatuhkan maruah keluarga."sepupu Lydia


"benar,sudah sering bersama banyak laki-laki mana punya malu lagi."sepupu Ruby


"kalian jangan cuba menyakiti hatinya,nanti dia akan menyerang untuk menbunuh."


teman Vilta berasa geram dengan sindiran,tapi mereka tidak bisa berbuat apa,hanya duduk berdiam.Orion muncu di dalam majlis Mika Tsar,dia di sambut oleh Ruby dan temannya,tapi Orion menuju ke arah Vilta yang sedang duduk bersama Zhu Di dan Boy.Ruby merasa gemas dengan sikap Orion dan menyalahkan Vilta merampas tunangannya.


lalu Ruby menjadi pengacara mengucapkan selamat buat teman nya Mika dan selamat buay Vilta juga.


"aku mengucapkan selamat pertunangan buat teman baikku Mika dan kepada Vilta adeknya Mika,pasti kalian berdua mengadakan pernikahan bersama kan?aku tahu Vilta sangat beruntung mendapat tunangan yang keren dan tampan...dan aku juga mengharapkan pertunanganku bersama Orion akan berlangsung juga...terima kasih semua."Ruby tenang saat mendapat tepukan gemuruh.

__ADS_1


Vilta melihat Orion yang juga kaget,tidak kedengaran dari mulut Orion,tapi dari Ruby yang di pikir saudaranya.Orion tahu Vilta bakal marah dia tidak berterus terang.


__ADS_2