BREAK

BREAK
Break #2


__ADS_3

"Bang, anterin sekolah dong! "


"Abang mau nganterin Yira, yen. Berangkat sendiri napa? Biasanya juga gitu? "


Ayen yang sudah siap dengan seragam SMPnya kemudian memasang wajah masam. Dalam pikirannya, Ayen mengira bahwa Lino lebih memperhatikan kekasihnya daripada adiknya sendiri. Kira-kira seperti itu.


"Ya jangan cemberut gitu lah! "


Lino menaruh lengannya ke pundak Ayen, bermaksud untuk merangkul. Karena Ayen sedang merajuk, di tepislah lengan Lino secara kasar.


Lino mulai merasa serba salah sekarang. Di satu sisi, ia ingin memgantar kekasihnya. Tapi di sisi lain, mengantar Ayen juga menjadi salah satu tanggung jawabnya sebagai seorang kakak sekaligus ayah.


"Yaudah, ayo abang anter. Jangan ngambek lagi. "


"Nah, gitu kek dari tadi. Kuy! "


(*)


Bee


| Ayen minta di anterin ke sekolah, maaf ya aku gak bisa nganterin kamu. Nanti sore aku jemput.


Baru juga Yira ingin mengirimi kekasihnya pesan, ternyata ia sudah mendapatkannya terlebih dahulu dari Lino.


You


Iya gapapa. Kamu hati-hati ya.


Bee


Kamu juga ❤


Gadis itu menghembuskan napas pasrahnya. Mau tidak mau hari ini ua harus berangkat naik angkutan umum, daripada harus jalan kaki?


(*)


"Sayang, hp aku tadi pagi jatuh, trus layarnya retak."


"Yaudah, nanti aku beliin yang baru. Mau yang produknya apa? Apple? Greentea? Atau yang pomegranat sekalian? Aku beliin semua buat kamu."


“Aduh, Han. Ganteng-ganteng kog beleguk seh! Untung kaya" Batin Arin di balik senyum palsunya. "Beneran di beliin? " Lanjut gadis itu berbicara.


"Sejak kapan sih seorang Han gak bisa beliin kamu sesuatu? "


Benar. Sejak kapan Han miskin?


Senyum Arin mengembang dengan cepat. Apapun yang berhubungan dengan uang, pasti akan membuatnya bahagia.


"Woy! Minggir! "


Ini suaranya Yira yang baru saja masuk ke dalam kelas. Dia menyuruh Han menyingkir karena yang Han dudukin itu bangkunya Yira.


"Yaelah, ra. Ntar dulu napa? Ganggu orang pacaran lo! "


"Dih! Ini kelas woy! Buat belajar bukan buat pacaran! Udah minggir buruan, sebelum gue tendang pantat lo! "


Yira kalau sudah tidak enak suasana hatinya pasti akan menjadi galak, apalagi dengan pria sejenik Han ini.


"Iya! Sabar napa?!"


Han langsung pindah ke bangkunya sendiri yang jaraknya sekitar empat bangku dari bangkunya Arin.


Arin mengerucutkan bibirnya, membuat Yira yang melihat sedikit tersulut kembali.


"APA?! "


Arin hanya menggelengkan kepalanya, tidak ada niatan untuk menjawab. Takutnya kalau Arin buka suara, Yira akan mengamuk.


Hari ini Yuna tidak masuk sekolah. Dia sedang mengikuti olimpiade matematika antar sekolah. Gadis itu memang murid yang pintar, langganan dalam soal juara kelas.


(*)


Kantin sedang ramai-ramainya sekarang, mengingat ini adalah jam istirahat pertama.

__ADS_1


Manik hitam milik Arin tidak sengaja melihat Hyunjin yang baru saja mengambil makanannya. Gadis itu berdiri dengan cepat, membuat Yira terkejut melihatnya.


"HYUNJIN! " Teriak Arin dengan lantangnya.


Arin memberi isyarat kepada Hyunjin menggunakan tangannya, seolah-olah seperti menyuruh murid baru itu untuk menghampirinya dan juga Yira.


Tidak sia-sia Arin mengeraskan pita suaranya, Hyunjin yang melihat isyarat tadi pun akhirnya datang. Tentunya dengan semangkuk bakso dan juga segelas es jeruk yang di bawanya menggunakan nampan.


"Sini, duduk bareng Yira aja! Meja lainnya penuh loh, jin. " Kata Arin dengan semangatnya. Ia lalu menggeser kursi yang menjadi tempat duduknya, berniat untuk pergi.


"Lah? Lo mau kemana? "


"Makan bareng pacar gue lah! Have fun ya kalian, hehe. "


Have fun? Memangnya sedang menonton konser?


Yira dan Hyunjin terlihat sangat canggung berada di meja yang sama. Keduanga hanya diam, menikmati makanan mereka masing-masing.


"Padahal udah punya pacar, tapi masih deketin cowok lain, haha."


Seseorang yang berada di meja lain berbisik dengan kedua temannya.


"Ya maklum lah, cowoknya kan miskin. Wajarlah kalo dia nyari cowok yang lebihhh, ekhm kaya." Sahut teman lainnya.


"Ya gak Hyunjin juga kan?! Gebetan gue padahal, huhu."


Entah mereka bisik-bisiknya terlalu keras, atau memang pendengaran Yira yang lebih tajam sampai suara itu bisa di dengar olehnya.


Gadis itu menaruh sendok beserta garpunya ke mangkuk secara kasar, membuat semua orang yang berada di kantin mendengar dengan jelas.


Tidak lama, langkah kaki Yira maju menghampiri meja yang tidak jauh dari tempatnya. Itu adalah tempat dimana ketiga murid perempuan tadi bergosip tentang Yira.


"Tadi lo ngomong apa? " Tanya Yira serius, jangan lupakan wajah kesalnya saat ini.


"Ulangin dong, gue pengen denger lagi!" Katanya menuntut.


Sudah beberapa menit sejak Yira bertanya, akhirnya gadis dengan name tag Somi di seragamnya itu berdiri dari kursinya.


Dua gadis lainnya tidak berani bicara dan lebih memilih untuk menjadi penonton.


"Cowok gue pernah bikin salah apa sih sama lo som, sampek lo harus ngehina cowok gue di sini? "


"Hmm? Gak ada sih, cuma ngomongin fakta aja kog gue."


Yira mencoba sabar. Ia sudah sebisa mungkin menahan emosinya, tetapi sepertinya tidak bisa lagi kalau itu berurusan dengan Somi, ratu gosipnya sekolah.


"Emang susah ya ngomong sama cabe-cabean! " Ucap Yira remeh sambil tersenyum sinis ke arah Somi. Tentu saja Somi gak terima di bilang cabe-cabean.


Dia kan Somi-Somian(?) Eh, enggak.


Di bikin emosi sama Yira, langsung aja deh si Somi numpahin kuah kari di mangkoknya yang untungnya udah dingin, ke seragam Yira.


Baik Arin maupun Hyunjin yang dari tadi cuma jadi penonton langsung nyamperin Yira.


"WOY! JANGAN RASIS LO, SOM! SEKOLAH INI! " Bentak Arin ke Somi sambil nenangin Yira yang shock karena seragamnya berbalut sama kuah kari.


Hyunjin langsung berdiri di tengah, antara Somi sama Yira.


"Siapapun nama lo, buruan minta maaf! Lo yang salah."


"Hyunjin?! Kamu belain dia? "


Ini si Somi selain matanya melotot, dia juga nunjuk-nunjuk Yira. Serem kalo ratu gosip udah emosi mah.


"Lo yang salah!"


"Salah dari mana sih, jin? Emang bener tau! Pacarnya Yira itu miskin! Kerja aja jadi kurir paket, ya ampun kalo gue punya pacar kayak gitu udah gue tinggalin! "


Ini yang ngajak ngomong Somi tuh Hyunjin, tapi Somi ngomongnya malah ke Yira. Ngejek ceritanya.


Gak lama setelah Somi mengatupkan bibirnya, satu gelas jus jambu kental yang ada di atas meja di guyur sama Yira ke mukanya Somi.


"AAA ***** LO YIRA! RAMBUT GUE HUWAAAA"

__ADS_1


"Ops, maaf ya. Gue sengaja. "


Sebelum pergi, Yira ngasih senyuman remeh yang bikin Somi makin gak terima. Pas Somi mau ngejar, dia di tahan sama Hyunjin. Harus seneng atau makin emosi ni si Somi?


(*)


Yira bersihin seragamnya di kamar mandi, di temenin sama Arin pastinya.


"Susahh!"


Keluh Yira sambil ngelempar tisu ke tempat sampah. Rasanya Yira kesel banget sama Somi sekarang.


"Lo sih! Pakek acara ribut sama Somi, udah tau dia itu gila! "


"Lo pikir gue yang mau gitu?! "


Waduh, Arin salah lagi kayaknya? Daripada kena semprot Yira lagi, Arin milih buat diem dan lanjut bantuin Yira bersihin seragamnya.


(*)


Sesuai dengan rencana, Lino beneran jemput Yira di sekolah. Dia udah nunggu setengah jam yang lalu, padahal dia hapal banget jam pulang pacarnya. Emang sengaja kali ya datengnya awal? Mentang-mentang kerjanya nyantai.


Murid-murid lain udah pada keluar dari sekolah, tapi Lino belum liat wujutnya Yira juga.


"Bee! "


"ASTAGFIRULLAH, aishhhh kamu bikin kaget aja deh!"


Tadi di tunggu-tunggu, giliran orangnya muncul malah kaget si Lino.


"Kayak di datengin setan aja pakek acara kaget segala."


"Ya kamu dari belakang aku gitu, gimana aku gak kaget? "


"Ya maap bee, tadi lewat belakang sekolah sekalian naruh sapu ke gudang. "


"Ohhh."


Lino kayak ngerasa aneh sama seragam Yira, warnanya jadi kuning kotor dan bau bumbu kari.


"Kamu abis renang di kolam kari ya? "


"Gak usah ngejek! "


"Trus itu kenapa seragam kamu? "


Di sini akhirnya Yira jadi bingung, dia ceritain ke Lino atau enggak masalah yang di kantin tadi?


"Pulang dulu ayok! Udah bau banget ini seragam aku."


"Tapi nanti aku langsung balik kerja lagi setelah nganterin kamu."


"Yaudah, gapapa!"


Malah seneng si Yira, gak perlu cerita masalah seragamnya.


-


-


-


-


-


Terima kasih sudah membaca "BREAK"


'yiracessweetz'



Hyunjin Stray Kids as Hyunjin❤

__ADS_1


__ADS_2