
Azwa segera mengemasi barang - barangnya dan meninggalkan sahabatnya yg masih asik di cafe...
Ia melihat jam diponselnya rasa gelisah semakin kuat karen ia harus menempuh jarak 25 menit untuk sampai kerumahnya...
Azwa berharap ayahnya belum sampai dirumah sebelum ia yg duluan sampai..
Sesampainya ia di halaman rumah, jantung beserta seluruh tubuhnya tidak berhenti bergetar. Karena ia melihat mobil ayahnya sudah terparkir di dalam garasi...
Perlahan memberanikan diri masuk kedalam rumah.. " Habislah aku, bagaimana ini..." menggenggam erat kedua tangannya cemas...
"Dari mana kamu azwa.." tanya ayah dengan nada tinggi...
"Dari rumah bella yah, ngerjain tugas sekolah.." jawab sambil menundukan kepalanya...
" JAM BERAPA INI... sudah berani kamu keluyuran malam - malam begini.." bentak ayah kesal...
"Kamu pikir ayah ngak tau kamu habis dari mana... Untuk apa kamu pergi ke cafe segala, supaya apa.. Haah..." tanya ayah tanpa memberi kesempatan azwa bicara..
" Hiks.. Hiks.. Hiks.." hanya suara tangis yg keluar dari mulut azwa...
" Ayah kerja buat biayain kamu sekolah azwa, kalo memang kamu tidak niat untuk sekolah lagi bilang sama ayah..biar ayah tidak usah lagi cape - cape kerja.." tanya ayah kesal...
"Maafin aku ayah, aku janji ngak bakal kaya gini lagi.. (Hiks.. Hiks.. Hiks) ..." jawab azwa terbata - bata karena tangisnya...
" Ayah tidak mau ini terulang lagi, Selama 1 minggu ngak ada main hp atau pun keluyuran kemana - mana kecuali kesekolah... DENGAR !! " ujar ayah tegas...
__ADS_1
" Ba... Baik ayah.. " sambil menghapus air matanya...
Azwa pun pergi kekamarnya dan segera mandi membersihkan diri..
Selama mandi ia hanya menyesali perbuatannya hari ini. Ia pun berjanji pada dirinya sendiri tidak akan membuat ayahnya kecewa lagi...
"Aku yg salah kenapa juga aku ikut - ikut bella dan syifa ke cafe segala, ayah pasti marah besarkan jadinya.. Huffftt.." memarahi dirinya sendiri...
"Tok.. Tok... Ibu boleh masuk.." tanya ibu sambil membawakan anaknya makan malam...
" Iyaa bu.. Masuk aja.." jawabnya sendu...
" Ayo makan dulu sayang, kamu belum makan kan.." tanya ibu lemah lembut...
"Iyaa bu... Ayah masih marah yaa sama aku bu.."..
"Aku tau bu, aku yg salah.." jawabnya murung...
" Lagian kamu dari mana , kok pulangnya malam begitu.. bukannya ibu sudah kasih tau jangan buat ayahmu marah..." tanya ibu penasaran...
" Tadi bella ngajakin ke cafe yg ada di seberang rumahnya itu bu... Aku cuma minum juz saja disana bu ngak ngapa - ngapain kok..Lagian cuma setengah jam disana lalu aku pulang duluan.. " jawabnya takut ibu juga marah...
" Bukannya azwa tahu, kalo ayah ngak suka liat anak - anak yg suka ngumpul - ngumpul ditempat begitu.. " mengerutkan dahi...
" Iyaa bu, memang aku yg salah.. huffttt... Tapi aku janji bu ngak bakal ngelakuin itu lagi.." jawabnya menyesal...
__ADS_1
" Ibu percaya sama kamu sayang, ini jadikan pelajaran yaa... Ibu yakin ayah pasti sangat hawatir sama kamu apalagi kamu anak perempuan ngak baik keluyuran begitu.. "...
" Iyaa bu, memang aku yg salah ngak dengerin nasehat ayah.. " menyesal...
" Sudah - sudah... Ayo habiskan makananmu dan segera tidur.. "...
" Baik bu... Oh yaa bu sampaikan maaf ku sama ayah yaa. Aku janji tidak akan mengulangi kejadian malam ini lagi.. " memeluk erat tubuh ibu...
Ibu hanya tersenyum menganggukan kepalanya dan meninggal azwa dikamarnya untuk istirahat...
Ibu pun segera pergi kekamarnya untuk istirahat juga, disana sudah ada ayahnya duduk bersandar ditempat tidur sambil melihat - lihat ponselnya...
"Ayah... tadi azwa menyuruh ibu untuk menyampaikan permintaan maafnya.." tanya ibu tersenyum...
" Ayah juga sedikit menyesal bu, sudah membentak - bentak azwa seperti tadi.." jawab ayah penuh penyesalan...
"Sudahlah yah, biarkan itu semua jadi pelajaran buat azwa, Ibu yakin dari kejadian ini azwa akan tau mana yg baik dan mana yg buruk untuk kedepannya..." memberi semangat pada suaminya...
" Iyaa bu, ayah tadi tidak sengaja melihat azwa sedang duduk di cafe, ayah memperhatikan gerak - gerik azwa disana... Ayah juga melihat ada lelaki yg memegang tangan anak kita bu, tapi azwa langsung menepis tangan lelaki itu dan segera pulang..." ucap ayah hawatir...
" Berarti azwa tau mana yg baik dan tidak yah. Buktinya azwa menepis tangan lelaki itu dan segera pulangkan... " berusaha meyakinkan suaminya lagi...
" Iyaa bu, ayah cuma ingin memberikan peringatan keras pada azwa, karena ayah sangat - sangat menyayangi dia..." ucap ayah getar...
Ibu tidak menjawab apa - apa lagi, ibu hanya memeluk suaminya yg terlihat menyesal sekali...
__ADS_1
Ia tau apa yg dilakukan suaminya ini semata - mata karena ia sangat - sangat menyayangi anak semata wayangnya...
Bersambung...