
Pak bayu yg panik sampai - sampai lupa memberi kabar kecelakaan pada istri pak wawan...
Tiba - tiba ponsel pak bayu berdering, Ia melihat istrinya yg menelvon...
" Papah dimana, Kenapa belum sampai rumah juga.." tanya bu citra hawatir...
" MAH... Cepat ke rummah sakit ****** segera... Pak wawan baru saja kecelakaan.."...
" APA......... baik pah mama segera kesana.." jawab ibi sepanik - paniknya...
Clara dan dito yg asik menonton tv kebingungan melihat tingkah mamanya..
" Pak wawan kecelakaan.. Ayo kerumah sakit sekarang.. " ujar ibu panik...
" APA.. " jawab clara dan dito bersamaan...
Tanpa banyak bicara lagi dito mengemudikan mobilnya kerumah sakit *******...
Clara dito dan ibunya tidak ada yg besuara satu pun, masing - masing saling beradu pendapat dipikiran mereka sendiri, Apa yg sedang terjadi pada papa dan pak wawan sekarang...
Tak membutuhkan waktu lama mereka sudah sampai di rumah sakit, Ibu citra segera berlari menuju ruang IGD diikuti clara dan dito...
Pak bayu terlihat sedih sekali, Ia bolak - balik seperti setrika didepan pintu ruang IGD menunggu hasil pemeriksaan pak wawan...
Sudah 30 menit berlalu, belum ada kabar apapun, dokter ug memeriksa juga belum ada yg keluar...
__ADS_1
" PAPAH... Apa yg terjadi sebenarnya.." tanya istrinya panik...
" Pak... Pak wawan kecelakaan saat menaiki taksi dari bandara tadi..." jawab pak bayu berat..
"Bu arta bagaimana pah... Apa sudah diberitau.." tanya istrinya yg tidak melihat bu arta di ruang tunggu...
" Cepat hubungi istrinya mah, papah panik sampai - sampai lupa memberikan kabar.." sedikit berteriak...
****
Dirumah
" Hallo... Ada apa bu citra... " ujar bu arta menjawab telvon bu citra...
" Bu... Sekarang juga ke rumah sakit********... Pak wawan kecelakaan bu... " panik...
Bu arta mengendarai mobil sendiri menuju rumah sakit denga kecepatan di atas rata - rata...
Suasana hatinya saat ini campur aduk, sedih bingung tidak menyangka dapat kabar duka disaat menanti kepulangan suaminya...
45 menit berlalu, Ia segera turun dari mobil dan berlari keruang IGD untuk mencari keberadaan suaminya...
" Apa yg terjadi pada suami saya pak.." tanya bu citra cepat melihat pak bayu yg sedang berdiri gelisah didepan pintu IGD...
Pak bayu yg masih syok melihat kejadian tadi, hanya diam tidak bisa berkata apa - apa saat ini...
__ADS_1
Pak bayu tak kalah panik dengan bu Arta istrinya pak wawan saat ini...
" Apa yg terjadi pak.. Apa... ( hiks.. hiks.. hiks..) seketika tangis bu Arta pecah memenuhi ruang tunggu...
Bu Citra yg melihat bu Arta tidak tega, seketika memeluk bu Arta " Sabarrr.. Bu.. Sabarrr.. Kita serahkan semua sama yg diatas.. " tangis bu citrapun akhirnya pecah melihat isak tangis bu arta...
Seketika Bu Arta teringat akan anaknya Azwa, Iya ingin mengabari azwa tapi Ia tidak tau dimana ponselnya..
" Jam... Jam berapa sekarang.. " tanya bu arta memecahkan suasana...
Clara yg saat itu memang menggenggam ponsel ditangan langsung melihat jam diponselnya " Jam 2 bude"...
" Dito... Bisakah kamu menjemput azwa disekolahnya .." tanya bu arta sesegukan karena tangisnya...
" Baik bude.." dito segera menuju sekolah azwa, kurang lebih 30 menit untuk sampai disana...
Pintu ruang IGD terbuka, seorang dokter keluar dan membuat mereka yg sedang duduk dikursi sontak berdiri mendekati dokter tersebut...
" Bagaimana dok keadaan suami saya... Saya istrinya..." tanya bu citra tidak sabar...
Dokter pun segera membuka masker yg Ia kenakan.. " Maafkan saya bu.. Saya sudah berusaha.."...
Mendengar jawaban dokter seperti mendapat tamparan keras untuk bu Arta saat ini, begitu juga untuk pak bayu dan keluarganya...
Bu citra segera berlari kedalam ruangan dimana suaminya terbaring yg sudah ditutupi seluruh tubuhnya...
__ADS_1
Berusaha kuat menghampiri suaminya dengan kaki dan tangan yg bergetar air mata yg tak henti - hentinya membasahi pipi...
Bersambung...