Buat Aku Tersenyum Kembali

Buat Aku Tersenyum Kembali
Bab 23 Rindu Ayah (part 2)


__ADS_3

Malam semakin larut, Udara yg dingin membuat semua orang terlelap dengan nyenyak. Tapi tidak untuk Azwa, Ia masih terjaga dikesunyian malam sambil memeluk kotak musik pemberian Ayahnya...


" Apa ayah tau, Sekarang saja Azwa sangat - sangat merindukan Ayah.. Bagaimana dengan besok dan seterusnya.. Azwa pasti merindukan ayah.. Azwa berjanji akan menjaga Ibu, Buat ibu bahagia itu janji Azwa Ayah..." batin azwa sambil memeluk kotak musik dan meneteskan lagi air matanya . Akhirnya Ia pun tertidur dengan memeluk kotak musik kesayangan...


Pagi - pagi dito sudah bangun karena Ia mau pergi kebandara . Ia bersiap - siap untuk pulang kerumah mamanya terlebih dahulu untuk mengambil kopernya...


Azwa pun sudah siap rapi dengan sekantong plastik bunga ditangannya...


" Mas dito mau kemana.." tanya azwa melihat dito yg sedang memakai sepatu...


" Mau kebandara.. Sampaikan pada bude aku harus berangkat sekarang.." jawabnya tergesa - gesa...


" Iyaa mas..." jawab azwa singkat dan berlalu meninggalkan dito...


Dito yg sedang buru - buru segera mengendarai mobilnya dan meninggalkan rumah Azwa tanpa bicara apa - apa lagi...


***


Satu jam Azwa mengendarai motornya, Ia sampai di pemakaman Ayahnya " Ayah... Azwa datang, bagaimana kabar ayah disana.. Pasti Ayah juga rindu Azwa dan Ibukan (hiks.. hiks.. hiks..) Maafkan Azwa tidak bersama Ibu mengunjungi ayah pagi ini.. Ibu sepertinya kecapean yah, Tapi Ayah jangan hawatir (hiks.. hiks.. hiks..) Azwa akan menjaga Ibu melindungi ibu.. Itu janji Azwa Ayah (hiks.. hiks.. hiks..) " sambil menaburi bunga yg Ia bawa tadi diatas makam Ayah tercintanya sambil sesegukan karena tangisnya...

__ADS_1


Hanya memandang batu nisan ini yg bisa mengobati rasa rindunya saat ini... Karena terlalu tarut dalam kesedihan Ia sampai lupa sudah 3 jam duduk disamping makam Ayahnya...


Ia pun beranjak pulang karena hawatir Ibunya akan mencari dirinya yg sejak pagi tidak ada dirumah...


***


Dirumah


" Clara coba hubungi Azwa.." ujar bu Arta panik tidak melihat Azwa dari tadi pagi...


" Ngak diangkat bude.." jawab clara sambil terus mencoba menghubungi Azwa...


" Clara... Dimana kk mu, panggil cepat.. Suruh cari Azwa sekarang.." perintah pak bayu panik...


Sontak clara lari menghampiri kamar dimana kakaknya tidur semalam.. " Ka dito ngak ada dikamar pah.."...


" Astagaaa... Papah lupa kalo dito harus kebandara pagi tadi.. " tersadar kalo dito sudah pamit pada mereka semua tadi malam...


Bu Arta yg panik mondar - mandir didepan pintu seperti setrika, Ia terus mencoba menghubingi Azwa tapi tidak ada jawaban...

__ADS_1


" AZWA... " teriak ibunya histeris melihat anaknya yg datang dengan motornya...


" Ibu... Ibu kenapa.." tanya azwa bingung melihat tingkah ibunya...


" Kamu dari mana saja,,, kenapa pergi ngak ijin sama Ibu..." memeluk azwa panik...


Azwa hanya mematung mendapat perlakuan membingungkan ini.. " Ibu kenapa... Aku cuma kemakam ayah tadi... Aku mau ijin tapi ibu belum bangun.."...


" Jangan lakukan ini lagi, apapun yg terjadi Azwa harus ijin sama ibu.. " kembali memeluk anaknya...


" Baik ibu,,, Maafkan aku bu sudah buat hawatir..." jawab azwa sedih...


Akhirnya Pak Bayu Bu citra dan Clara pamit pulang kerumahnya... Tak lupa Pak Bayu memberikan kata - kata penyemangat untuk Azwa dan Ibunya...


Kesedihan mereka mulai terasa kembali, melihat rumah yg sudah sepi karena kembalinya pak bayu kerumahnya sendiri. Hanya ada Ibu Azwa dan bibi pembantu dirumah mereka sekarang...


Bersambung....


Jangan lupa bantu vote yaa, biar author lebih semangat nulisnya 😇

__ADS_1


__ADS_2