Buat Aku Tersenyum Kembali

Buat Aku Tersenyum Kembali
Bab 21 Ayah Pulang (part 4)


__ADS_3

....


Seluruh badan azwa bergetar tak karuan mengikuti langkah kaki pak bayu menuju kamar mayat...


Disusul dito dan clara dibelakang azwa, Ibu azwa yg sedang menangis tiada henti di gandeng bu citra memasuki ruangan dimana suaminya terbaring saat ini...


Langkah azwa terhenti didepan ranjang dengan seseorang yg terbaring ditutupi seluruh tubuhnya...


Tangannya yg mulai lemas memaksanya membuka kain penutup dan seketika tangisnya pecah memenuhi ruangan...


"AYAAAHHHHHH.." hiks.. Hiks.. Hiks.. Hikss.. Hiks..


" BANGUN AYAH.. BANGUN... AYAH BOHONGKAN... AYO BANGUN AYAH... JAWAB AKU AYAH.. JAWAB... (hiks.. hiks.. hiks..) AYAH PASTI TIDUR...BANGUN SEKARANG AYAH.. BANGUN AYAH.." memeluk erat jenazah ayahnya tanpa henti sambil mengoyang - goyangkan tubuh ayahnya...


Mereka yg menyaksikan hanya menangis ikut merasakan kehilangan seperti azwa dan ibunya...


Azwa berlari menghampiri Ibunya yg sama sedihnya.." IBU... BANTU AYAH BANGUN BU.. AYAH PASTI SEDANG TIDURKAN BU... IBU.. BANGUNKAN AYAH SEKARANG BU..."...


" Ayah sudah pergi , Ikhlaskan ayah sayang.." jawab ibu sesegukan mencoba menguatkan anak semata wayangnya...


Belum sempat azwa menjawab Ia langsung terjatuh tak sadarkan diri.. Dito yg melihat azwa pingsan langsung menggendongnya keluar dari ruangan disusul clara....

__ADS_1


Pak bayu yg merasa bersalah akan terjadinya kecelakaan ini mengurus segala keperluan untuk pemakaman sahabatnya yg sudah Ia anggap sebagai saudara sendiri...


Sesuai keputusan dari ibu Arta sekaligus istri pak wawan pemakaman akan dilakukan sore ini juga...


Setelah urusan dirumah sakit selesai, mereka semua pulang kerumah azwa untuk menyiapkan semua keperluan pemakaman...


Ibu Arta sudah tidak menangis lagi, Ia berusaha mengiklaskan kepergian suaminya.. Ia harus terlihat kuat untuk Azwa anaknya meskipun hatinya sangat - sangat terluka saat ini...


Tiba saatnya Azwa dan ibunya mengantar ayahnya ketempat peristirahatan terakhirnya..


Dimana hari yg sangat azwa nantikan menunggu kepulangan ayahnya dari luar negri menjadi hari duka dimana Ia mengantar ayahnya ketempat peristirahatan abadi...


Bukan cuma mereka yg menyaksikan pemakaman yg bersedih , Cuaca yg cerah berubah mendung dengan turunnya gerimis yg ikut merasakan kesedihan Azwa saat ini...


" Ayo kita pulang sayang.." ajak ibu pada anaknya karena pemakaman sudah selesai...


"Tinggalkan aku sebentar disini bu, Aku masih ingin bersama ayah.." jawab azwa tanpa melihat ke arah ibunya...


Ibu pun pergi ke dalam mobil menyusul yg lain tanpa Azwa..


Dito yg melihat ibu arta tak bersama azwa pun sedikit bingung apa lagi mulai turun hujan.." Dimana azwa bude.. "...

__ADS_1


" Azwa masih mau disana nak dito..." jawab ibu arta sambil menaiki mobil dito dibantu clara yg sudah berada didalam mobil...


Ibu arta sesekali memegangi perutnya yg terasa sakit karena Ia lelah sekali hari ini, wajah yg mulai pucat membuat dito dan clara ikut panik...


" Bude kenapa, Apa yg sakit.." tanya clara panik...


" Perut bude mulai sakit.." jawab ibu arta dengan wajah yg semakin pucat...


Dito pun sigap memopong bu Arta bersama clara menuju mobil Papa dan mamanya untuk mengantar bu Arta pulang sekarang...


Dito yg tidak tega melihat Azwa, akhirnya menyusul azwa ke pemakaman ayahnya dengan menggunakan payung karena hujan yg semakin deras...


Azwa hanya duduk berlutut di samping makam ayahnya, sambil sesekali mengelus lembut batu nisan...


Dito yg kasian melihat azwa kehujan berinisiatif memayungi azwa dari belakang...


Azwa hanya menatap sendu makam ayahnya tanpa sadar siapa yg ada dibelakangnya...


Bersambung...


Jangan lupa bantu vote'nya 🙏

__ADS_1


__ADS_2