Budak Cinta Tuan Casanova

Budak Cinta Tuan Casanova
Pulang


__ADS_3

Setelah mengutarakan keinginan nya, Tuan Max segera menyiapkan pesta pernikahan yang tentunya di negara nya sendiri.


Saat ini Tuan Max beserta pengawal-pengawal nya sedang menempuh perjalanan pulang membawa sertakan Alea. Tuan Max begitu bahagia, akhirnya setelah beberapa bulan ini mendapatkan banyak rintangan, akhirnya sebentar lagi bisa memiliki Alea sepenuhnya.


Bukan hanya itu, setelah melalui banyak nya perjalanan hidup, dia menyadari bahwa ternyata kebahagiaan yang utama adalah dicintai oleh orang yang sangat dia cinta. Dan tuan Max sudah mendapatkan nya, untuk itu dia akan berusaha untuk menjaga Alea selamanya dan tak akan pernah menyakiti.


"Tidurlah, sayang. Perjalanan masih panjang, kamu harus mengisi energi karena setelah kita sampai, aku tak akan membiarkan mu menganggur." Bisik nya dengan bibir menempel di daun telinga nya dengan sedikit memberi lumaatan hingga membuat sang empu meremang.

__ADS_1


Tak tahan hanya menikmati di area itu, Tuan Max kembali menelusuri kulit Alea yang terekspos. Kebetulan sekali, Alea mengenakan gaun tanpa lengan dengan belahan dada rendah yang tentunya sangat menguntungkan Tuan Max. Jika sudah seperti ini, Alea tak mampu lagi menolak sang kekasih yang bibir dan tangan nya sudah berkeliaran kemana-mana. Gaun yang tadinya terpakai rapi, kini sudah tak terpasang sempurna. Alea hanya bisa berdoa agar tetap bisa menahan suaranya agar tak mendesahh terlalu keras mengingat saat ini mereka sedang berada di jok pesawat yang tentunya dapat dilihat siapapun.


Petra yang sedikit mengerti situasi ini pun segera memerintahkan para pengawal untuk menjauh dari kursi dua sejoli itu, hingga Tuan Max benar-benar melakukan itu di sana, di kursi pesawat, tanpa penghalang apapun.


Rasanya sensasi ini sungguh luar biasa, antara nikmat dan takut terlihat orang lain membuat nya semakin memicu adrenalin dan semangat untuk terus gencar menikmati wanita nya yang masih dalam Kungkungan. Keringat merambas membasahi dua sejoli itu namun tak sedikit pun menyurutkan semangat mereka untuk terus merengkuh kenikmatan hingga beronde-ronde lamanya.


"Sudah ku bilang, aku kekasih mu, bukan tuan mu!" Kekesalan itu tak menyurutkan sedikit pun semangat tuan Max untuk terus menggagahinya. Padahal jelas-jelas dia mendengar permintaan Alea.

__ADS_1


"S-sayang ... hhhh aku capek. Sudah ya, besok lagi." Pinta nya memelas. Demi sang dewi yang menunggu pangeran bersayap, Alea sudah tak kuat lagi. Tubuh nya sangat lemah setelah berkali-kali mengeluarkan cairan kenikmatan hingga tercecer mengotori lantai dan kursi pesawat.


"Tidak, sayang. Aku ingin kita main sehari semalam tanpa henti. Ini hukuman untuk mu yang berani kabur dari ku." Sahutnya dengan seringai tipis dibibir.


Setelah nya, dia mengangkat tubuh toples Alea dalam keadaan masih melakukan penyatuan lalu dengan santai berjalan menuju kamar pribadi. Sontak para pengawal yang tadi nya duduk di belakang segera menunduk tak mampu melihat dua orang telanjang bulat dalam keadaan masih menyatu berjalan di hadapan mereka.


"Shitt!" Diam-diam Petro mengumpat setelah melihat sekilas bayangan dua manusia tak beradab itu. Seketika senjatanya menegang, tak tahan dengan rasa cenat-cenut di bagian bawah tubuh nya, dia segera berjalan ke toilet setelah menyeret satu pramugari berpakaian seksii. Akhirnya dia bisa menuntaskan fantasi kotor nya bersama wanita berseragam pramugari itu.

__ADS_1


__ADS_2