Buku Rahasia Koe

Buku Rahasia Koe
18.Cinta Tanpa Syarat part 2


__ADS_3

Yoon Sooyoung memandang kedekatan antara Eunbi dengan Ayah Jaemin,lalu Sooyoung tersenyum dengan apa yang terjadi


Eunbi memeluk Ayah Jaemin dengan sangat erat,tak terasa airmata Eunbi mengalir dipipinya dan terasa di pundak ayah Jaemin yang merasakan basah.


“Ada apa sayang”


Eunbi mengelengkan kepalanya


“Tidak ada apa apa,Abonim”



Ayah Jaemin terus mengendong tubuh Eunbi yang sangat kecil dengan penuh kasih sayang


“Bagaimana jika kita makan makanan kesukaanmu,Jjamppong.Tadi aboniem melihat toko kesukaanmu sudah buka”Ayah Jaemin mengoda Eunbi


“Baiklah Lets Go….”Eunbi berkata dengan semangat


Pelajaran Mr Park telah selesai,Jaemin pun dengan cepat ingin menemui Eunbi tapi tiba tiba Irie Nana menghalangi Jaemin


“Jaemin-ah…tentang masalah semalam,aku minta maaf karena aku.Kamu kena masalah”


Jaemin memandang Nana


“Tidak apa apa semua sudah diselesaikan tapi untuk kedepannya sepertinya aku tidak bisa membantumu lagi.Jika kamu ingin mencari tugas kamu bisa mencari siswa lain.Kalo begitu aku permisi dulu”Jaemin berkata dan ia pun meninggalkan Nana


“Jaemin….”Nana memandang Jaemin yang berlari pergi meninggalkan Nana


Jeno mendekati Nana,dengan wajah juteknya padahal Jeno terkenal dengan wajahnya yang sangat ramah.Tapi entah mengapa Jeno berwajah masam saat mendekati Nana


“Untuk kedepannya jangan pernah mendekati Jaemin lagi atau berharap bisa bersama dengannya karena Jaemin hanya peduli pada seorang gadis,Kang Eunbi.Aku harap kamu tidak akan membuat masalah lagi untuk Jaemin”Jeno berkata kepada Nana

__ADS_1


Nana memandang Jeno dengan perasaan bingung sepertinya Jeno sangat membencinya.


Tak lama ada yang datang mendekati Nana


“Kamu yang bernama Irie Nana…..”


Nana memandang wajah beberapa orang siswi yang datang mendekatinya


...****************...


Jaemin pun mencari Eunbi di sekolahnya saat itu Jaemin bertemu dengan Sooyoung yang sedang membaca buku ditaman sekolahnya.


Sooyoung melihat baju Jaemin yang berbeda dari sekolahnya.



“Jaemin-ah….”Sooyoung menyapa Jaemin


“Kamu Jaemin kan?”Sooyoung bertanya lagi kepada Jaemin


Jaemin mendekati Sooyoung yang sedang sendirian di taman


“Kamu mengenalku?”


“Tentu saja,Eunbi sering menceritakan tentangmu”


“Kamu teman Eunbi?”


Sooyoung tersenyum


“Apa kamu melihat Eunbi?tadi aku mencarinya keseluruh sekolah tapi aku tidak menemukannya”

__ADS_1


“Tentu saja kamu tidak akan menemukannya karena Eunbi pulang kerumahnya tadi dia sakit lalu pingsan”


“Eunbi sakit?”Jaemin yang terkejut dan terlihat khawatir


“Iya dia sakit ini pertama kali sejak masuk sekolah dia sakit”Sooyoung berkata


“Apakah sakitnya parah?”


“Apa sekarang kamu peduli padanya?”Sooyoung kembali bertanya kepada Jaemin


Jaemin memandang Sooyoung dengan seksama


“Jika kamu peduli padanya kenapa kamu membuatnya terluka?”


Jaemin pun terdiam dengan pertanyaan Sooyoung,seolah pertanyaan Sooyoung adalah sebuah pernyataan jika Jaemin lah yang membuatnya sakit


“Eunbi benar benar peduli padamu,dia sangat menyayangimu tapi kenapa kamu malah melukainya dan membuatnya harus berkorban untuk kebahagiaanmu”


“Apa Eunbi menceritakan sesuatu kepadamu?”


“Dia memang keras kepala,dia emosional,dan dia kuat tapi aku melihat dia seorang yang sangat lemah.Dia selalu melindungimu dengan segenap jiwanya.Dia tidak terlalu banyak berkata tapi wajahnya,airmatanya menjelaskan semuanya.”


Jaemin mendengarkan ucapan Sooyoung


“Kamu tahu,Eunbi sangat senang saat mengetahui kamu akan kembali kerumahmu.Tapi saat dia tahu kamu tidak bisa kembali kerumah karena jadwal latihanmu dia sangat sedih.Dia ingin menghubungimu dan ia sangat merindukanmu tapi dia mengurungkan perasaannya karena baginya debutmu adalah yang terpenting jadi dia tidak menghubungimu.Hari itu benar benar mengecewakan baginya kamu berbohong padanya.bahkan sekarang dia harus berpura pura menjadi gadis yang bersama denganmu untuk menutupi berita tentangmu.Apakah kamu pernah memikirkan perasaan Eunbi?”


Jaemin menundukan kepalanya dalam hati Jaemin dia pun bersalah karena dari awal dia tidak menjelaskan apapun kepada Eunbi.


“Kamu tenang saja,Eunbi akan baik baik saja karena Ayahmu tadi menjemputnya”Sooyoung pun berdiri dan ia pun ingin meninggalkan Jaemin


“Jaemin-ah,Aku harap kamu bersikap baik kepada Eunbi.Karena dia tulus menyayangimu”Sooyoung pun meninggalkan Jaemin

__ADS_1


Jaemin pun mengusak kepalanya


__ADS_2