
Pada sore hari Jeno menjemput jaemin dengan mobil management,jaemin memasukan kopernya kedalam mobil.
Ibu jaemin terus menangis
“omma,jangan menangis aku akan kembali setiap hari sabtu untuk menemuimu”
“ini pertama kalinya kamu meninggalkan rumah untuk waktu yang lama,omma akan benar benar merindukanmu”omma jaemin memeluk jaemin
Saat itu eunbi memandang jaemin
Jaemin pun balik memandang eunbi,tanpa berkata apapun jaemin meninggalkan omma dan eunbi
Jeno tersenyum dan mendekati eunbi
“kami pergi dulu nanti aku akan menghubungimu”
Eunbi tersenyum dan mengangguk
Jaemin melihat interaksi antara jeno dan eunbi
Jeno pun masuk kedalam mobil pergi bersama dengan jaemin menuju asrama.
Jaemin melihat wajah yang eunbi dari kaca supir tampak wajah eunbi yang sedih
Di asrama saat itu jaemin disambut oleh maknae kesayangannya Jisung
“hyung…”jisung memeluk jaemin
“kamu sudah makan?”jaemin melepaskan pelukan jisung
“sudah,ohh ya ada 2 anak baru mereka sangat imut”jisung tersenyum
Tak lama datang 2 anak dari china yang ternyata Renjun dan Chenle
“anyonghaseo namaku Renjun”Renjun menyapa jaemin
Renjun memiliki gigi ginsul yang sangat manis
“anyonghaseo,namaku jaemin”jaemin pun membalasnya
__ADS_1
“anyonghaseo…”ada anak laki laki sangat imut seperti anak kucing bernama chenle
“anyonghaseo”jaemin tersenyum karna melihat chenle begitu imut
“kalian bisa bahasa korea?”jaemin berkata dengan pelan pelan
“aku bisa,tapi chenle belum bisa.jika kamu ingin berbicara dengannya kamu katakana saja kepadaku dan aku akan menterjemaahkannya”
Jaemin tersenyum
“gomawo,aku sangat lelah hari ini aku ke kamar dulu”jaemin meninggalkan renjun dan Chenle
“hyung,,,kamar bu ada dipintu kedua”jisung berteriak
Jaemin memberikan jempolnya menunjukan dia mengerti
“jaemin hyung jarang seperti ini mungkin memang dia terlalu lelah”
Renjun mengangguk karna mengerti
Jeno pun tersenyum
“aku masuk juga karna aku harus menyusun barang barangku”
Jeno pun mengikuti jaemin masuk kedalam kamar yang sama
Jaemin tersenyum
“jaemin-ah,kamu masih bertengkar dengan eunbi?”
Jaemin hanya diam
Tak lama handphone jeno berbunyi
“halo eunbi-ya,ohhh kami baru sampai.baiklah sampai jumpa disekolah.ok bye….”jeno menutup teleponnya
Saat itu jaemin masuk kedalam kamar mandi
“jaemin-ah….”
Di kamar mandi jaemin mencuci wajahnya saat itu dia teringat dengan Eunbi
Saat itu mereka akan makan malam untuk pertama kalinya,
“ajumma,ini benar benar enak”jisung memuji masakan bibi yang berkerja di asrama mereka”
__ADS_1
“kalo kamu suka ajumma akan buat setiap hari”
“terima kasih ajumma”
“renjunie,apa kamu akan sekolah disini?”jeno bertanya
“iya,aku dan chenle akan sekolah internasional disini.aku sangat ingin sekolah sama dengan kalian tapi tidak bisa karna kami sudah ketinggalan pelajaran sangat jauh”
“disekolah kami sangat menyenangkan,apalagi di sebelah sekolah kami ada sekolah khusus anak perempuan”
“wah pasti sangat seru”
“tentu saja,apalagi ada gadis yang sangat special disana”
“gadis special?pacarmu?”
“bukan hanya teman”jeno tersenyum memandang jaemin
Jaemin hanya mengaduk aduk makanannya
Chenle sangat bingung dengan percakapan mereka.
Di kamar jaemin dan jeno yang mereka hanya
diam
“jeno-ya,kamu menyukai eunbi?”
“aku menyukainya”
Jaemin terkejut dengan penyataan jeno
“tapi sebagai teman,jaemin-ah.dia seseorang teman yang baik”jeno memberikan Minuman kesukaan jaemin kepada Jaemin
“kamu yang paling berarti buat eunbi”
Saat itu jaemin ingat eunbi memberikan sesuatu kepada Jeno dan ternyata itu semua milik Jaemin.
“seseorang yang penting bagi eunbi-ya adalah Na Jaemin.tapi Na Jaemin membencinya sebenarnya selama ini eunbi selalu menjaga kamu dan selalu peduli padamu hanya saja caranya selalu menganggumu.apakah kamu menyadarinya?”
Jaemin memandang Jeno
Jeno memberikan Jaemin satu dus Minuman dan banyak jajanana titipan Eunbi
“aku sangat iri padamu karna memiliki teman masa kecil seperti eunbi”
__ADS_1
Jaemin tersenyum
...****************...