Buku Rahasia Koe

Buku Rahasia Koe
32. Live Alone


__ADS_3

Mereka kembali kerumah Jaemin yang mana kedua orangtua dan Eunbi telah mempersiapkan makan malam untuk mereka.


“Kalian sudah selesai?Bagaimana pergi ke pemandian?apakah menyenangkan?”Ibu Jaemin bertanya


“Sangat menyenangkan Ommonie…dan sesuai dengan drama yang aku lihat”Renjun berkata dengan semangat


“Benarkah?”Ibu Jaemin tersenyum dengan ucapan Renjun


“Nah sekarang saatnya kalian menikmati makan malam,Aboniem yakin kalian pasti lapar”Ayah Jaemin berkata


“Sayang hari ini kamu memasak juga kan”Ayah Jaemin bertanya kepada Eunbi


Eunbi menganggukan kepalanya


“Apakah masakannya enak?atau bermasalah?”Jaemin mengoda Eunbi


Eunbi terlihat kesal dengan ucapan Jaemin


“Jaemin-ah jangan mengoda Eunbi terus”Ibu


Jaemin berkata kepada Jaemin.


Jaemin tersenyum dengan godaannya


Mereka pun memakan masakan ibu Jaemin dan Eunbi akan tetapi ada beberapa menu yang masakannya tidak enak seperti makan siang tadi.


Ekspresi wajah mereka pun tidak bisa disembunyikan


“Bagaimana?”


Ayah Jaemin tersenyum


“Sayang,sepertinya kamu cocok jadi pengajar


Taekondow”Ayah Jaemin mengoda Eunbi


“Aboniem…”Eunbi yang malu


Ayah Jaemin memeluk Eunbi


“Sepertinya yang harus menikahi putriku harus pintar memasak karena gadisku perlu bimbingannya”Ayah Jaemin mencubit hidung Eunbi


“Aboniem”


“Yeobu jangan terus mengoda Eunbi,Kalian makan saja yang ini dan yang lain biar Ommonie ganti”Ibu Jaemin berkata.Pada akhirnya dia membuat menu yang cepat untuk makan anggota NCT Dream


Jaemin pun membantu ibunya memasak lagi beberapa menu yang mudah.


“Semuanya maaf ya,karena masakanku tidak enak”Eunbi yang merasa bersalah karena masakannya yang tidak enak


“Tidak apa apa”Mark berkata


Yang lain pun menganggukan kepalanya tanda setuju dengan ucapan Mark.


Jaemin telah mempersiapkan masakan untuk anggota Dream dan Lain bersama dengan ibunya.


“Omma,besok jangan biarkan Eunbi membantumu masak.Atau dia akan mengacaukan lagi”Jaemin kembali mengoda Eunbi

__ADS_1


“Jaemin-ah…”


Wajah Eunbi cemberut dengan godaan Jaemin kepadanya


Tapi sepertinya Jaemin sangat senang mengoda Eunbi


Jeno melihat wajah Jaemin yang bahagia karena terus mengoda Eunbi


Renjun pun memandang Eunbi


“Eunbi-ya boleh aku bertanya”


“Tentu saja”


“Sejak kapan kamu berteman baik dengan Sooyoung?”


“Sudah cukup lama sekitar 3 tahun yang lalu”


“Apakah saat dia datang dia sangat pendiam?”


Eunbi menganggukan kepalanya


“Iya,tapi menurutku mungkin karena dia tidak begitu lancar dalam bahasa hangul”


“Lalu bagaimana kalian bisa dekat?”


Eunbi tersenyum


“Mungkin kami pernah berjodoh dimasa lalu”Eunbi berkata


Kring


Kring


“Halo…Omma…Hmmm Baiklah,Jangan khawatir.Kalian harus jaga diri.Iya…Saranghae…”Eunbi menutup teleponnya


“Ada apa sayang?”Ayah Jaemin bertanya


“Hmm hari ini appa dan Omma tidak pulang kerumah karena ada tugas dari pekerjaan mereka”


“Ya…appa dan Omma mu seorang hakim dan Jaksa jadi mereka pasti sibuk”


Eunbi menganggukan kepalanya


“Eunbi-ya bagaimana kalo malam ini kamu tidur disini saja?”


“Tidak ommonie,tidak apa biar aku tidur dirumah saja”


“Kamu sendirian?bagaimana jika Ommonie dan aboniem tidur disana juga”


“Tidak apa apa,aku bukan anak kecil lagi.Jika kalian kesana aku tidak enak dengan mereka”Eunbi memandang anggota NCT Dream yang ada didepannya


Mereka tersenyum dengan sikap Eunbi yang malu kepada anggota NCT Dream.


Eunbi membantu Ibu Jaemin membereskan meja,lalu ia mencuci peralatan makan yang mereka gunakan


“Sayang…Kamu yakin tidak ingin aboniem menjagamu dirumah?”

__ADS_1


“Aboniem tenang saja,aku sudah besar lagipula sedang ada tamu disini.Jangan khawatir jika aku takut aku akan menghubungimu dengan cepat”


Ayah Jaemin mengelus pipi Eunbi


“Baiklah tapi berjanjilah jika ada apa apa,kamu akan menghubungi aboniem”


Eunbi menganggukan kepalanya


Eunbi akan kembali kerumahnya,Jaemin pun mendekati Eunbi


“Mau aku antar?”


“Tidak apa apa,rumahku juga dekat ada disebelah.Kamu jaga mereka saja.Aboniem,Ommonie aku pulang dulu”Eunbi meninggalkan Rumah Jaemin


Jaemin pun memandang Eunbi dari kaca rumahnya,melihat Eunbi masuk kedalam rumahnya yang ada disebelahnya yang terlihat sangat gelap


Rumah Jaemin memiliki 2 kamar yang kosong yang mana biasa digunakan untuk tamu dan nenek Jaemin yang biasa tidur dirumahnya.


Haechan tidur bersama dengan Renjun dikamar yang sangat besar yang mana Kamar tersebut penuh dengan foto Jaemin bersama neneknya.


Jisung dan Chenle tidur bersama dikamar yang berada diseberang kamar Haechan dan Renjun


Sementara Jeno,Mark dan Jaemin tidur bersama dikamar Jaemin yang tersusun rapi.


Mark membuka bajunya karena udara yang sangat panas


“Appamu sepertinya sangat menyayangi Eunbi?Bahkan dia lebih menyayangi Eunbi daripada dirimu”Mark bertanya kepada Jaemin


Jaemin membuka bajunya juga karena ingin mengantinya dengan baju tidur


“Iya…bahkan aku berfikir Eunbi anak Omma dan Appaku”


“Jaemin-ah,apa baik baik saja jika Eunbi sendirian dirumahnya”Jeno bertanya kepada Jaemin


“Benar kata Jeno?apakah dia baik baik saja sendirian.Apalagi dia seorang gadis”


Jaemin tersenyum


“Tidak akan ada yang melukainya yang ada dia malah menghajar orang yang menganggunya”


Jeno tertawa teringat Jaemin dihajar oleh Eunbi beberapa hari yang lalu


“Kenapa kamu tertawa Jeno?”Mark bertanya


“Yang dikatakan Jaemin benar,dia tidak akan dilukai malah dia yang akan menghajar orang tersebut”


“Kenapa begitu?”Mark yang penasaran


“Eunbi kan atlet Taekondow jadi pasti aman”


Jaemin pun hanya terdiam


“Ada apa Jaemin-ah?, apa yang kamu fikirkan”


“Aku khawatir Eunbi akan takut…”


“Takut apa?”

__ADS_1


Jaemin hanya diam


__ADS_2