Buku Rahasia Koe

Buku Rahasia Koe
33. My Secret Diary


__ADS_3

Semua orang tertidur dengan pulas,udara mulai bertiup dengan kencang.Perubahan udara berubah menjadi dingin dan saat itu hujan sangat deras.Suara Gemuruh petir saling bersautan.


Eunbi terbangun dari tidurnya dan berteriak


“Akhhhhhh”Ia pun menutup telinganya.Eunbi pun terlihat panic dia pun mengambil handphonenya dan menelepon seseorang…


Ayah Jaemin terbangun dari tidurnya,Ia keluar dari kamar menuju sebuah pintu…


Eunbi ketakutan karena suara petir,Tiba ada yang masuk kedalam kamar Eunbi. Dengan tubuh yang basah dan rambut yang terlihat kusut Melihat Eunbi ketakutan…Ia datang dan memeluk Eunbi ternyata yang datang adalah Jaemin…


“Tenang saja ada aku…”


Eunbi memandang Jaemin.


Eunbi terus mengikuti Jaemin yang sedang Mengeringkan rambutnya yang basah.


“Maafkan aku…”


“Tidak apa apa,aku ganti baju dulu.”


Eunbi menganggukan kepalanya


Terlihat Jaemin mengambil baju dari sebuah lemari yang mana ternyata ada baju milik ayah Eunbi.


Eunbi masih terlihat ketakutan.


Jaemin mendekati Eunbi


“Kamu masih belum berubah…”


Eunbi tidak bisa berkata apapun karena ketakutannya terhadap suara petir.


Petir kembali bergemuruh saling bersahutan membuat Eunbi meloncat memeluk Jaemin.


“Kamu tenang saja aku ada disini.Sekarang kamu istrirahat”Jaemin pun membawa Eunbi ke kasurnya.


Jaemin meletakan tubuh Eunbi dikasur dan ia pun menyelimuti tubuh Eunbi dengan selimut kesayanganya.


Tangan Eunbi terus mengenggam tangan Jaemin.


Jaemin terus menepuk tangan Eunbi untuk menyakinkannya kalo dia aman.


“Eunbi-ya,jangan sampai In Ha tahu ketakutanmu”Jaemin yang mengoda Eunbi


Eunbi pun menepuk tangan Jaemin karena Jaemin mengodanya


Jaemin tersenyum dengan apa yang dilakukan Eunbi,lalu Jaemin menatap Eunbi.Mereka bertatapan dengan perasaan yang paling dalam

__ADS_1


“Eunbi-ya,maafkan aku karena aku.Kamu mendapatkan masalah”


Eunbi mengelengkan kepalanya


“Aku yang seharusnya minta maaf karena melukaimu”


“Aku yang melukaimu,karena aku berbohong”


Eunbi menatap Jaemin


“Apakah kamu berpacaran dengan Nana?atau menyukainya?”


“Tidak…aku menemaninya karena dia baru disekolah dan butuh banyak bahan buku.”


“Lalu mengapa tadi dia datang kesini?apa kamu mengajaknya?”


“Aku juga tidak tahu tiba tiba dia ada didepan asrama”


Eunbi tersenyum karena jawaban panic Jaemin yang takut Eunbi akan marah padanya.


Jaemin melihat Eunbi yang tersenyum kepadanya.


“Jadi kamu tidak marah lagi denganku”


Eunbi menganggukan kepalanya


“Aku memaafkanmu tapi dengan satu syarat”


“Aku harap kamu akan memberikanku donat”


“Donat?”


Eunbi menganggukan kepalanya


“Ada toko kue baru,mereka mengatakan donat disana sangat enak.Aku ingin mencobanya”


“Baiklah,aku akan memberikan untukmu besok”


Eunbi tersenyum


Suara petir kembali bergemuruh dan membuat Eunbi kembali berteriak.


“AKhhhhh”


Jaemin tersenyum


“Tidurlah semua akan baik baik saja,aku akan disini menjagamu”

__ADS_1


Eunbi mengeserkan tubuhnya dan memberikan


ruangan dikasurnya


“Lebih baik kamu tidur disini disampingku”


Jaemin terkejut dengan ucapan Eunbi


“Kamu jangan berfikiran aneh,jika kamu tidur sambil duduk nanti pundak dan pinggangmu akan sakit.Sehingga kamu tidak bisa latihan menari lagi.dan aku bisa nyaman disampingmu”


Jaemin pun menuruti Eunbi,ia pun tidur disamping Eunbi


Mereka hanya saling diam dan berpegangan tangan.Perasaan Eunbi dan Jaemin saling berkecambuk.Perasaan mereka pun berdebar debar dengan cepat.Eunbi pun berusaha menutupi matanya dan pada akhirnya ia tertidur dengan nyenyak


Tetapi tidak dengan Jaemin yang masih tidak bisa tidur,ia pun memiringkan tubuhnya dan melihat Eunbi tertidur dengan pulas disampingnya


Jaemin teringat pertanyaan Mark dan Haechan


“Jaemin-ah,Nana menyukaimu”Haechan bertanya


“Tapi aku tidak menyukainya”


“Lalu dengan Eunbi?”Mark bertanya


“Dia sahabatku tentu saja aku menyukainya”


“Sebagai seorang gadis?”Mark bertanya lagi


“Hyung…dia hanya sahabat tidak lebih”


Jaemin membelai rambut Eunbi,ia mengusak pipi Eunbi dan mencium kepala Eunbi.


Jantung Jaemin berdebar dengan apa yang ia lakukan,ia menatap lembut Eunbi yang terlihat imut saat tertidur.


Jaemin menurunkan wajahnya sehingga ia bisa memandang wajah Eunbi.Ia kembali mencium dahi Eunbi.


Lalu Jaemin memegang Jantungnya yang kembali berdebar.


Jaemin memberanikan dirinya kembali dengan mencium pipi Eunbi,jantungnya pun semakin berdebar kencang.


Bukan menghentikan perbuatannya,Jaemin pada akhirnya mencium bibir Eunbi yang mungil.


Eunbi mengerakan kepalanya sehingga membuat Jaemin terkejut


Eunbi terlihat seperti mengoceh dan membuat


Jaemin tersenyum.

__ADS_1


Eunbi yang tidur terlihat imut dengan manja memeluk tubuh Jaemin sehingga membuat Jaemin salah tingkah..


Malam itu mungkin tidak akan pernah Jaemin lupakan karena dia mulai menyadari sesuatu jika dia benar benar jatuh cinta pada sahabat masa kecilnya.Dan itu menjadi rahasia terbesar untuk Jaemin


__ADS_2