
Eunbi pun datang kerumah Jaemin untuk makan bersama saat itu Eunbi baru saja mencuci rambutnya yang pendek dan terlihat Eunbi tidak mengeringkan rambutnya.
“Eunbi-ya…sini sayang”Jae Yoon memanggil Eunbi
Eunbi pun seperti biasa duduk disebelah Jae Yoon tempat favouritenya.Dengan wajah yang bercahaya Eunbi pun tersenyum kepada Jae Yoon
“Sayang…kenapa kamu tidak mengeringkan rambutmu.Nanti kamu akan masuk angin”
“Tidak apa apa aboniem”
Jae Yoon pun masuk kedalam kamarnya dan membawakan sesuatu untuk Eunbi yang ternyata sebuah Hair dryer
Eunbi tersenyum dengan sikap ayah Jaemin kepadanya
“Sini…aboniem keringkan”Jae Yoon pun menghidupkan Hair Dryer dan mengeringkan rambut Eunbi dengan perlahan dan penuh kasih sayang
Anggota Dream dan Ibu Jaemin hanya bisa melihat kedekatan Eunbi dan Jae Yoon
“Hmmm jika ada Eunbi,appa mu tidak mencintai Omma”Min Jung mengoda suaminya
“Chagiya…”
“Ommonie…”
“Ya ya ya,putri kesayanganmu jika nanti dia punya kekasih dan menikah dengan pria lain kamu akan menangis”canda Min Jung kepada suaminya
“Tidak…Eunbi tidak akan menikah dengan siapapun dia akan menjadi menantuku”
Jaemin terbatuk dengan ucapan sang ayah
“Appa….”
Anggota Dream tertawa dengan sikap Jaemin yang terkejut
“Aku tidak akan menikah dengannya”
“Kamu fikir aku mau menikah denganmu”Eunbi yang membalas ucapan Jaemin.Eunbi terus mengigit bibirnya dan mengembungkan pipinya membuat Jaemin salah tingkah karena ia teringat akan perbuatannya kepada Eunbi semalam
Jae Yoon memperhatikan bibir Eunbi yang membengkak karena terus digigitnya.
“Sayang,ada apa dengan bibirmu?”
Eunbi memegang bibirnya
__ADS_1
“Hmmm Entahlah aku juga tidak tahu”
“Jangan terus digigit..nanti semakin bengkak”
Eunbi menuruti perkataan ayah Jaemin
Disisi lain Jaemin salah tingkah dengan pembicaraan Eunbi dan sang ayah
“Na….Jaemin jangan lupa janjimu hari ini”
“Baiklah…”
“Janji apa Hyung?”Jisung yang penasaran
“Jisung-ah hari ini kita akan makan kue donat…”
“Benarkah Noona?”Jisung yang bersemangat
Eunbi menganggukan kepalanya
“Renjunie,aku sudah menghubungi Sooyoung untuk ikut bersama dengan kita”
“Benarkah?Eunbi-ya Gumawo”Renjun yang sepertinya sangat senang.
Eunbi menganggukan kepalanya
Ada yang memasuki sebuah toko tersebut dengan dandanan yang sangat tampan membuat seluruh pengunjung memandanginya karena ketampanannya.
“Hai…”Sapa One kepada sahabatnya
Sunghoon melihat One,ia pun mendekati sahabatnya.
Mereka duduk disalah satu sudut café yang bisa menunjukan semua area café yang didesign dengan astetic
“Kamu benar benar menjebakku”Sunghoon yang terlihat kesal
“Ada apa?baru datang sudah marah marah”
“Apa kamu tahu sepanjang malam kemarin In Ha terus menghubungiku dan itu benar benar membuatku muak.Kamu bilang dia berbeda dengan target kita sebelumnya ternyata sama saja”
“Tetapi kamu sudah mendapatkan uang 250 ribu won”
__ADS_1
“Itu tidak cukup untuk mengobati mentalku yang terus dikejar oleh Inha”
“Sabar saja,hari ini terakhir kamu berhubungan dengannya”
“One…apa kamu kenal dengan gadis yang beberapa hari bertemu dengan kita”
“Gadis mana?kita bertemu dengan banyak gadis”
“Itu loh gadis yang bertabrakan denganmu dan satunya lagi bertengkar denganmu”
“Oh teman satu sekolah InHa?”
Sunghoon menganggukan kepalanya
“Ada apa?kamu tertarik padanya?”
Sunghoon tersenyum dengan ucapan One
“Lebih baik kamu tidak mendekatinya”
“Kenapa begitu?”
“Mereka gadis yang aneh?”
“Aneh?aneh seperti apa?”
One pun membisikan sesuatu kepada Sunghoon
Sunghoon pun terkejut dengan perkataan One
“Apa?Kamu mendapatkan berita ini dari mana?”
“Aku tahu dari kedua sahabat Inha”
“Lalu kamu mempercayainya?”
“Tentu saja mereka kan satu sekolah”
Sunghoon menghela nafas
“Sepertinya Inha tidak menyukai kedua gadis tersebut”
One menganggukan kepalanya tanda setuju
__ADS_1