Buku Rahasia Koe

Buku Rahasia Koe
58. Persiapan Masa Depan


__ADS_3

“Yeobu hari ini aku sangat lelah,ayo kita kembali kerumah”Nenek Jaemin berkata kepada kakek Jaemin


Eunbi dan Jaemin pun ikut berdiri dan mereka mulai membereskan peralatan yang ada


“Kalian disini saja,kalian masih muda lebih baik kalian menikmati pemandangan yang ada”Nenek Jaemin berkata


“Ya benar yang dikatakan oleh Haemoni,lebih baik kalian menikmati udara pantai yang sangat tenang”Kakek Jaemin berkata


Kakek dan nenek Jaemin meninggalkan Eunbi dan Jaemin dipinggir pantai untuk menikmati pantai.


Saat menuju rumah kakek Jaemin berkata kepada sang istri


“Kamu sengaja melakukannya agar Jaemin bisa bersama dengan Eunbi kan?”


“Kamu diam saja atau besok pagi kamu tidak mendapatkan sarapanmu”


Kakek Jaemin hanya bisa diam dan tidak bisa membantah sang istri atau besok pagi Kakek tidak akan mendapatkan sarapan


Sang nenek pun terlihat sangat senang


Eunbi menutupi matanya untuk menikmati suara pantai


Jaemin kembali memotret Eunbi


Eunbi tersadar setelah mendengar suara kamera dan ia menatap Jaemin

__ADS_1


“Apa kamu akan menjadi fotografer jika pensiun dari dunia idol?”Eunbi berkata kepada Jaemin


Jaemin bingung dengan ucapan Eunbi


“Kenapa aku harus pensiun dari dunia idol jika aku bisa menjalaninya keduanya secara bersamaan menjadi Idol dan Fotografer”


“Kamu akan tetap menjalani ketika kamu menikah?”


Jaemin terkejut dengan pertanyaan Eunbi


“Apa kamu akan selalu menjadi Idol dan hidup dengan banyak pandangan fansmu?”


“Hmm aku belum memikirkannya hingga kesana.Tetapi jika pasanganku memintaku untuk berhenti dari dunia Idol maka aku akan berhenti karena kebahagiaanya dan rasa nyamannya yang lebih utama”


Eunbi tersenyum dengan ucapan Jaemin


Jaemin hanya bisa tersenyum dengan ucapan Eunbi


“Kenapa kamu tersenyum?apakah ucapanku ada yang aneh?”


Jaemin mengusak kepala Eunbi


“Sebelum kamu mengatakannya.Aku sudah memikirkannya,aku sudah mempersiapkan dana pensiun,Jaminan hari tua dan kesehatan dihari tua.Beberapa waktu kedepan aku akan membeli property dan menyewakannya dan mungkin aku akan membeli beberapa saham perusahaanku”


“Itu sangat bagus pemikiran yang sangat dewasa”Eunbi mengusak kepala Jaemin

__ADS_1


Jaemin tersenyum dengan sikap Eunbi


“Eunbi-ya apa kamu tahu menurutku semakin lama kamu semakin bawel tapi semakin dewasa”


“Tentu saja,bukankah dari dulu aku selalu dewasa hanya kamu saja yang tidak tahu.Dan selalu menggodaku”


“Eunbi-ya kamu benar benar sangat cerewet sama seperti Ommaku.Bagaimana cara agar kamu bisa diam”


“Entahlah kamu harus mencari cara aku diam mungkin dengan memberikanku makanan”


Jaemin memiliki kebiasaan suka memandang bibir orang lain ketika berbicara dan ia pun mendekati Eunbi.


“Aku tahu caranya”


“Benarkah?”


Jaemin pun perlahan mencium bibir Eunbi.


Eunbi pun terkejut dengan apa yang Jaemin lakukan kepadanya tapi dia tidak menolak atau mendorongnya malah dia menutup matanya menikmati ciuman Jaemin


Jaemin melepaskan ciumannya dari Eunbi dan melihat Eunbi menutup matanya yang seolah menjelaskan jika ia tidak menolak Jaemin.


Eunbi membuka matanya karena menyadari jika Jaemin tidak menciumnya lagi


Mereka saling bertatapan mata seolah ada perasaan yang ingin disampaikan

__ADS_1


Jaemin kembali mencium bibir Eunbi dan kali ini Eunbi pun merespon ciuman Jaemin dan malam itu tidak akan terlupakan untuk Jaemin dan Eunbi


__ADS_2