
Sunghoon pun diantar pulang oleh One setelah tubuhnya habis dihajar oleh Eunbi.
One pun mengantar Sunghoon ke kedai orangtuanya.
Omma Sunghoon sangat terkejut dengan keadaan sang putra tunggal
“Sunghoon apa yang terjadi padamu,nak”
“Tadi dia dihajar…”
Sunghoon pun menginjak kaki One.
“Tidak apa apa,Omma hanya sebuah kecelakaan kecil.Anak laki laki harus berkelahi untuk menunjukan kekuatannya”
Ibu Sunghoon menepuk pundak sang putra
“kamu fikir bisa bersikap seperti jagoan?”
“Auhhh Omma sakit”
Ayah Sunghoon keluar dari dapur dan mendapati putranya babak belur
“Sunghoonie apa yang terjadi padamu”
“Tidak apa apa,appa.Hanya sebuah kecelakaan kecil”
“Lihat putra mu bersikap seperti preman.”
“Yeobu dia sudah terluka jangan marahi dia lagi”Ayah Sunghoon membela putranya
“Siapa yang melukaimu seperti ini?”
Eunbi dan kedua orangtua Jaemin makan ditempat langganan Jjamppong kesukaan Eunbi.
“Akhh kalian datang,kalian ingin makan malam bersama?”Ayah Sunghoon menyambut kedatangan keluarga Jaemin.
“Iya hari ini aku mengajak putri dan istriku datang makan disini”Jae Yoon berkata dengan lembut
Eunbi tersenyum tetapi saat Eunbi memiringkan kepalanya dia melihat Sunghoon.begitu juga dengan sunghoon yang tidak sengaja melihat Eunbi
“Kamu…”Sunghoon dan Eunbi berkata secara
bersamaan
Kedua orang tua Jaemin dan Kedua orang tua Sunghoon sangat bingung karena Eunbi dan Sunghoon saling mengenal
“Kalian saling kenal”
“Tidak kenal”Eunbi menjawab
“Sangat kenal”Sunghoon menjawab dengan senyuman manisnya
“Jadi kalian kenal atau tidak?”Jae Yoon bertanya kepada Eunbi
__ADS_1
“Aboniem aku tidak mengenalnya”
“Tapi aku sangat mengenalmu dan kamu harus bertanggung jawab atas yang terjadi padaku saat ini”Sunghoon menunjukan tubuhnya yang babak belur ditinju oleh Eunbi
“Sayang…”
“Aboniem tadi dia mengangguku jadi….”Eunbi tidak menyelesaikan kata katanya
“Jadi dia terluka karena mu”
Eunbi pun hanya menghela nafas
“Tuan dan Nyonya maafkan atas sikap putriku.Aku akan bertanggung jawab atas semua biaya yang dilakukan putriku”Jae Yoon berkata
“Tidak apa apa tuan,mungkin putraku yang bersikap kasar pada putrimu.makanya dia terlihat seperti sekarang”Ayah Sunghoon berkata
“Tapi Sunghoon-ah kenapa kamu bisa babak belur seperti ini hanya melawan seorang gadis”
Eunbi pun tersenyum menahan tawa
“Eunbi-ah….”
Sunghoon memandang Eunbi,menatapannya dengan pandangan cinta dan ia menyadari betapa cantiknya Eunbi ketika tersenyum.Angin saat itu juga mengibaskan rambut pendek Eunbi.
“Aku tidak akan menuntut apapun tapi aku minta selama masa pemulihanku.Dia ada bersama denganku”Sunghoon menunjuk Eunbi
“Apa…”
Jae Yoon pun menghela nafas
“Aboniem…”
“Sayang,kamu harus tanggung jawab dengan apa yang kamu perbuat”
“Tapi aku ada alasan kenapa aku memukulnya”
“Apakah setiap ada amarah kamu harus memukul orang lain”Jae Yoon berkata
“Aboniemmm”
“Kamu harus bertanggung jawab”
Eunbi pun hanya menghela nafas
“Namamu siapa?”Jae Yoon bertanya Sunghoon
“Namaku Park Sunghoon”
“Sunghoon-ah perkenalkan namaku Na Jae Yoon dan ini putriku Kang Eunbi.Jika kamu ada masalah tentang pengobatanmu kamu bisa menghubungiku”Jae Yoon memberikan kartu namanya kepada Sunghoon
“Tuan Na tetapi kenapa putrimu bermarga Kang”Sunghoon bertanya
“Itu bukan urusanmu”Eunbi berkata
__ADS_1
Jae Yoon pun tertawa
“Dia Menantuku sudah ku anggap seperti putriku”Jae Yoon bercanda mengoda Eunbi dan Sunghoon
“Menantu?Kamu sudah menikah”
“Sudah aku bilang itu bukan urusanmu.Aboniem,ommoniem ayo kita makan”Eunbi meninggalkan Sunghoon menuju meja untuk memesan makanan
Ayah Sunghoon mendekati keluarga Jaemin
“Apakah kalian memesan seperti biasa?”
“Benar tapi porsinya sangat besar karena putriku sangat rakus”Jae Yoon mencubit pipi Eunbi
Sunghoon terus memandang Eunbi dan keluarganya.Dia juga memandang Na Jae Yoon yang begitu menyayangi Eunbi.Dia pun masih penasaran dengan ucapan Jae Yoon yang mengatakan Eunbi adalah menantunya.
Di asrama NCT Dream yang mana mereka makan malam bersama dengan masakan buatan Jaemin dan Renjun.
“Gumawo Renjun-ah”Mark berkata
Renjun tersenyum dengan ucapan Mark
“Hyung…apakah tadi kamu tidak keterlaluan terhadap Nana Noona?”Jisung berkata
“Aku tahu aku keterlaluan tapi ini yang terbaik untuk Nana,agar tidak bergantung kepadaku dan ia lebih mandiri”
“Ya,setuju dengan tindakanmu.Akhirnya kamu bisa bersikap tegas”Haechan berkata
“Tapi ada yang lebih seru”Jeno mengoda Jaemin
Renjun dan Haechan saling berpandangan bersama dengan Jeno
“Akhirnya kamu mengakui jika kamu menyukai Eunbi”Jeno berkata
"Tapi aku berharap kalian tidak membahas ini di depan Eunbi atau mengodanya"Jaemin berkata
"Kenapa?bukankah bagus jika Eunbi tahu perasaanmu kepadanya"Haechan berkata
"Aku akan memberitahu jika waktu yang tepat,aku tidak ingin dia tahu.Jika dia tahu tapi dia tidak menyukaiku maka akan membuat hubungan kami menjadi canggung"
Mereka menganggukan kepalanya tanda setuju dan mengerti akan maksud Jaemin.
“Jaemin-ah apa semalam kamu yakin tidak melakukan apapun kepada Eunbi?”Renjun yang juga penasaran
Jaemin berwajah datar dan mengangguk
“Benar tidak terjadi apa apa”
Haechan pun menghela nafas
“Hmm benar benar tidak seru aku kira kamu benar benar menciumnya”
Jaemin pun tersenyum
__ADS_1
Jeno terus memandang Jaemin