
Nana bertemu dengan Jaemin dan Jeno di aula sekolah,Nana menyapa Jaemin
“Jaemin-ah…”
Jeno dan Jaemin sangat terkejut dengan kehadiran Nana,Mereka saling berpandangan dan akhirnya Jeno meninggalkan Jaemin bersama Nana.
“Kamu darimana?tadi sepertinya aku melihatmu keluar?”
“Ohh aku bertemu dengan temanku”
“Wanita?”
Jaemin memandang Nana yang begitu ingin tahu dengan urusannya.Jaemin berjalan terus.Sementara Nana terus mengikutinya
“Aku baru tahu jika kamu calon Idol dan kalian akan debut.Sepertinya aku harus meminta tanda tanganmu sekarang.Jika tidak setelah kamu debut akan sulit mendapatkannya”Nana terus mengoda Jaemin
Jaemin hanya bisa tersenyum dengan sikap Nana yang terus mengodanya.
Beberapa siswa disekolah Jaemin melihat sikap Irie Nana pun tidak terlalu suka dengan sikapnya yang sangat agresif kepada Jaemin.Dia berusaha mendekati Jaemin.
“Sepertinya anak jepang itu benar benar agresif mendekati Jaemin”kata salah satu siswa.
“Mungkin dia hanya numpang populalitas saja”Siswa yang lain ikut juga berkata.
“Anak baru itu butuh pelajaran sepertinya”seorang gadis yang lumayan cantik berkata
Nana berbicara banyak dengan Jaemin tapi
Jaemin hanya bisa tersenyum dan tidak banyak bicara
“Sepertinya kamu tidak menyukaiku berbicara denganmu?”Nana yang menyadari jika Jaemin tidak memperhatikannya berbicara
“Maaf tapi aku memang seperti ini”Jaemin tersenyum kepada Nana
Nana sangat senang dengan apa yang dikatakan Jaemin kepadanya.
Jaemin kembali ke tempat duduknya dan ia duduk bersama dengan Jeno,Jeno memandang sahabatnya yang ada disampingnya.Dan ia merasa jika Nana terus memperhatikan Jaemin.
“Kamu yakin tidak menyukai Nana?”Jeno berbisik kepada Jaemin
“Tentu saja,aku hanya menganggapnya teman”Jaemin berkata kepada Jeno
“Sepertinya dia tidak menganggapmu sebagai teman”
“Kamu bicara apa,dia hanya teman sama seperti Eunbi”
“Jangan terlalu baik kepada seorang gadis atau mereka salah mengartikan kebaikanmu”Jeno menepuk pundak sahabatnya memberi sebuah peringatan
...****************...
Pada keesokan hari,Hari Minggu Irie Nana telah menunggu Jaemin.Nana hari itu benar benar cantik,ia memakai rok pendek dengan baju yang berlengan panjang dengan sepatu boots yang selalu ia pakai.
Jaemin datang melihat Nana dengan dandannya yang sangat cantik.Jaemin tersenyum kepada Nana.
__ADS_1
“Hai…”sapa Jaemin kepada Nana
“Halo Jaemin,kamu sudah datang?”Nana yang mendekati Jaemin
Jaemin mengangguk mendengarkan Nana
“Kenapa kamu memakai masker?”Nana yang bertanya kepada Jaemin karena memakai masker
“Hmmm berpakaian seperti ini membuatku nyaman”Jaemin berkata
Nana tersenyum
“Oh ya aku pergi bersama dengan calon idol”Nana yang menggoda Jaemin
Jaemin dan Nana pun pergi bersama ke perpustakaan.Mereka mencari bahan pelajaran yang dibutuhkan oleh Nana.
“Hmm apa saja buku yang kamu butuhkan?”Jaemin bertanya kepada Nana
“Hmm tunggu aku lihat catatan dahulu”Nana membuka tasnya dan mengambil catatannya
“Ini dia”Nana memberikan catatannya kepada Jaemin
Jaemin pun mencarikan buku yang dibutuhkan oleh Nana
Nana terus memandang Jaemin dengan perasaan yang sangat kagum.
“Nana….Ini bukunya”
Nana sangat terkejut dengan panggilan yang Jaemin berikan kepadanya
“Ohh ya terimakasih”
Jaemin mencari buku lagi dan Nana hanya bisa mengikuti Jaemin
Eunbi bersama dengan Sooyoung sedang berada di Ittaewon sedang menikmati makan bersama
Eunbi terus melihat handphonenya sehingga membuat Sooyoung merasa bingung
sahabatnya terus memandang handphonenya
“Ada apa?apa kamu menunggu telepon seseorang”Sooyoung yang bertanya dan mengkagetkan sahabatnya.
Tentu saja Eunbi kaget dengan panggilan sang sahabat
“Hmmm ada apa?”
“Aku yang harusnya bertanya kamu yang ada apa?kenapa kamu melamun?apa yang kamu tunggu?kenapa kamu terus memandang handphonemu?”
Eunbi menundukan kepalanya
__ADS_1
“Tidak apa apa”
“Kamu sedang menunggu telepon dari seseorang?Jaemin?”
Eunbi memandang Sooyoung seolah menjelaskan semuanya jika Eunbi memang menunggu telepon dari sahabatnya,Jaemin.
Sooyoung pun tersenyum karena ia melihat ekspresi Eunbi
“Jika kamu merindukannya maka kamu menghubunginya bukan menunggunya karena pria tidak akan mengerti perasaan seorang wanita”
“Tidak mungkin aku menghubunginya aku hanya akan menganggu latihannya saja.Lagipula aku tidak merindukannya”
Sooyoung memakan makanannya sambil tersenyum
“Mengirimkan pesan tidak akan menganggunya,mungkin dengan kamu mengirimnya pesan malah memberikannya semangat”
Eunbi memandang handphonenya lagi
“Setidaknya kamu mengurangi perasaan rindumu”Sooyoung kembali mengoda Eunbi
“Tidak aku tidak merindukannya”
“Baiklah….”
Nana bersama dengan Jaemin pun akhirnya menyelesaikan pencarian buku,mereka sudah mendapatkan buku yang Nana butuhkan.
“Akhirnya bukunya sudah lengkap,terimakasih Jaemin-ah”Nana berkata kepada Jaemin
Jaemin menganggukan kepalanya
Saat itu ada yang menabrak Nana,Nana pun hampir terjatuh dan Jaemin menangkap tubuhnya tapi tanpa diduga topi Jaemin terjatuh.
Sehingga terlihat identitas Jaemin
Orang menabrak pun meminta maaf kepada Jaemin dan Nana
“Maafkan aku”Gadis itu terkejut melihat Jaemin dengan perasaan kaget
“Kamu Jaemin kan?”
Jaemin sangat panic dengan pertanyaan gadis tersebut
Gadis itu menyakinkan dirinya jika itu adalah Jaemin
“Maaf anda salah kenal saya bukan Jaemin”
“Tidak,kamu memang Jaemin”
Disaat itu Jaemin seperti disudutkan jika memang mereka mengetahui itu Jaemin maka itu akan menjadi scandal untuknya mengingat dia akan debut dan akan menjadi masalah.Jaemin pun menarik tangan Nana dan mereka berlari
Gadis tersebut berteriak
“Jaemin….Dia Jaemin”
Para fans yang ada disana mendengarnya dan mereka mengejar Jaemin dan Nana
__ADS_1
...****************...