Cacat Pergaulan

Cacat Pergaulan
Chapter 1 Kelompok Belajar Paling Asyik!


__ADS_3

Happy Reading


Senin, 17 Juni 2019. SMP PADANG BULAN KOTA MAJALENGKA.


Embun pagi menyapa kota Majalengka, kabupaten kota yang sangat tentram ini. Pagi itu matahari mulai terbelalak, menyambut tahun ajaran baru di SMP Padang bulan 8 kota Majalengka. Pagi pagi sekali, saat tak ada siapapun yang ada di sekolah itu, dari ujung gerbang terdengar suara tiga anak perempuan kelas 8 yang tak sabar ingin mencari kelasnya, mereka adalah Friska Ayu Nindiya, Putri Khairunnisa, dan Ilma Mega Rahmatika. Tiga siswi yang masuk juara umum berturut-turut. Karena mereka adalah kelompok belajar yang sangat Humbbelle, dan sangat heboh. Jika guru menyuruh mereka A, maka tugas A harus di tuntaskan hari itu juga, dan peraturan di kelompok belajar mereka adalah dengan tidak boleh berangkat ke sekolah jam 7 pagi, tetapi harus berangkat ke sekolah jam 5.12 pagi. Karena dari jam 5.12 pagi, mereka membaca materi yang akan di sampaikan oleh guru selanjutnya. Dan berlatih menjawab soal yang ada di ponsel genggam mereka.


"Ayo, Genks! kita cabut dari sini, kita capcusss cari kelas!!!!!!" Teriak Friska Ayu Nindiya dari gerbang sekolah, Remaja perempuan paling rajin, dan selalu juara umum pertama berturut turut, ia baru duduk di kelas 8.


"AYOKKK!!!" Lari, ilma Mega Rahmatika. siswi yang selalu juara umum ke-dua berturut-turut.


"Tunggu ana, dong!" Teriak Khairunnisa, siswi alim di sekolah. Yang selalu juara umum ke-tiga berturut-turut.


"Ayooo, lelet banget, sih lu, runn!!" Ilma, sebari berlari.


"Na'am, kaki ana lagi sakit!" Keluh Khairunnisa.


•••


Pertama-tama mereka memeriksa kelas 8A, dan ternyata mereka bertiga masuk di kelas yang sama. Yaitu kelas 8A yang terletak di depan lapangan basket, belakang kamar mandi, samping kanan koperasi, dan samping kiri adalah perpustakaan.


"Horrreeee!!! Ketika bertiga masuk di kelas 8A!!!!! Gak nyangka gue!!!" Teriak Friska, girang.


"Kirain gue, gue bakalan di kelas B. Eh taunya di kelas A, huaaahhh!!! Thanks good!" Syukur ilma.

__ADS_1


"Alhamdulillahhirobbilalamin....selain itu kita ada di kelas yang letaknya paling strategis lho, Deket koperasi, kamar mandi, lapangan basket, dan perpustakaan! Masyaallah, Alhamdulillah!"Syukur Khairunnisa.


"Alhamdulillah, ya! Eh, kita duduk di bangku paling depan yukk!! Kita sebangku aja gimana, para say-sayt.."Girang, Friska.


"Etttdahhh...kok bilang sayt-nya ke gue. Ihhhh"Ilma.


"Hahahaha...masyaallah...Fris, kamu gak boleh nyebut ilma sayton, dong! Gak baik, tauk!" Ujar Khairunnisa, Terkekeh.


"Hehehe..iyak-iyak, yuk kita masuk!"Friska.


"Jangan lupa kita ucapin salam dulu, ya!" Khairunnisa, menegur.


••• "Assalamualaikum warahmatullahi waharokatuh...."


"Alhamdulillah..kelasnya bersih, wangi, dan nyaman. Jadi kita bisa serius belajar disini deh. Tapi...." Khairunnisa.


"Tapi...itu loh siswa laki lakinya, pada jorok gak ya? Soalnya di kelas kita yang kemarin, mereka jorok banget. Naruh celana olahraga sembarangan aja, udah bau! Kotor banyak lumpurnya lagi!" Keluh Khairunnisa.


"Hahahaha!!! Gue juga sukak sebel, sama laki laki tuhh!!! Kalo habis olahraga bajunya langsung dibuka! Mana bikin kelas jadi kotor, sama bauk lagi!! Iuuuuuhhh! Haduh, parah bgt!!!! Kita kita aja sampe ngungsi ke kelas sebelah, kan waktu itu!??? Hampir setiap hari Rabu, kayak gitu! Haduhhh!!" Keluh ilma.


"Tapi kalo kita ke kelas sebelah ada geng kalajengking merah! Disana kita di sindir sindir terus, ah kesel banget! Rasanya pengen tuh narik rambut mereka!!!" Emosi Khairunnisa.


"Haddhhh!! Iya geng kalajengking merah emang bener bener, ya!!! Gara gara mereka paling kaya di sekolah, eh mereka seenaknya aja, huhhh!!" Keluh ilma.

__ADS_1


"Astaghfirullahalazim! Kita malah ghibahin mereka! Huh, ilma!" Khairunnisa.


"Moga aja geng kalajengking merah gak sekelas bareng kita, kalo sekelas! Wahhh!!! Ada perang dunia ke tiga nih!" Friska, khawatir.


"Gubrakkkkkkk!!!!" Belum saja Friska menyelesaikan bicaranya, tiba tiba pintu kelas 8A di bobrok habis oleh Lisa, Rose, Jisoo, dan Jennie. Mereka adalah geng kalajengking merah, yang selalu membuat kehebohan di sekolahnya.


Lalisa Putri Cantikka(Ketua Kalajengking merah), adalah seorang remaja perempuan pintar yang ayahnya pemilik sekolah ini. Rose Ayu Sari, adalah seorang remaja perempuan pintar berbahasa Inggris, dan pelajaran terfavorite nya adalah matematika selain mengajarkan ilmu, matematika dianggapnya sebagai yang mengajarkan ilmu teka teki kepadanya. Rose mendapatkan beasiswa di sekolah itu, meskipun dia orang kaya konglomerat ibunya mempunyai toko SPA, dan ayahnya adalah pemilik perusahaan yang besar. Ia tak mau merepotkan kedua orang tuanya, ia bersihkeras sendiri masuk ke smp terfavorite ini. Dengan beasiswa. Namun, kadang Rose sering membuat kehebohan, karena idenya yang sangat konyol. Jennie Wulandari adalah remaja perempuan, pintar dalam pelajaran fisika. Ia adalah anak dari dokter, yang bekerja di luar negeri. Jisoo Aurora Mirza adalah remaja perempuan, yang menyukai K-Pop. Dan menyukai banyak sekali mata pelajaran, termasuk seni budaya, prakarya, dan bahasa Indonesia.


Mereka berempat adalah pengurus OSIS, dan dewan penggalang di sekolah ini. Mereka sebenarnya pintar, namun mereka selalu saja membully anak baru, dan selalu saja sombong. Tetapi malah banyak anak-anak baru, dan tidak pandai yang ingin mendekati mereka karena contekan yang selalu mereka dapatkan dari mereka berempat saat ujian sedang berlangsung tanpa dketahui oleh guru maupun CCTV.


"Ka...kalajengking merah!!!!!" Teriak Friska, Khairunnisa, dan Ilma.


••••


To be continued 💕


- > Cuplikan Chapter Selanjutnya


"Oh, ya! Gue punya ide supaya mereka itu tersingkir dari sekolah ini!" Rose, yang licik.


"Apa tuh, kak Ros??" Tanya Jisoo.


Rose membisikkan sesuatu kepada mereka bertiga, dan mereka berempat akhirnya senyum licik bersamaan.

__ADS_1


"HAHAHAHAHAHA!!!!!!! BIAR PUAS TUH, MEREKA BERTIGA!" Teriak Lisa.


•••


__ADS_2