Cacat Pergaulan

Cacat Pergaulan
Chapter 7 Bom


__ADS_3

Akhirnya rose, dan kawan kawannya sampai di markas yang sangat liar. Terpelosok dari keramaian kota, sangat kumuh, sangat bau, dan sangat menyeramkan. Tempat itu adalah markas geng motor yang paling berbahaya, yang sedang di incar oleh polisi saat ini.


"Serius, Ros? Ini tempatnya?" Tanya Jisoo, ragu.


"Iye, Ros... Apa lu, kagak salah?" Tanya Lisa, yang nampaknya ragu.


"Udah deh, Ros! Lu jangan main main! Kita cabut aja yuk dari sini, gue takut!" Jennie, ketakutan.


"Ayo kita masuk ke dalam!" Ujar rose, nampaknya rose juga takut dengan tempat yang sangat menyeramkan itu.


Semuanya penuh dengan tempelan tengkorak, dan motor-motor yang nampaknya tempelan itu sangat usang, di penuhi dengan oli oli, dan paparan sinar matahari. Namun, meskipun begitu rose tetap bersihkukuh untuk masuk ke dalam markas itu.


Sesampainya disana, terdapat seorang remaja yang nampaknya kesepian. Dia adalah Kevin Argya Sanjaya.


Kevin Argya Sanjaya, adalah seorang good boy yang terjerumus ke dalam jalan yang salah. Tingkahnya yang nyebelin, biang onar, dan sok kece, kadang bikin ... ehm, geram.


Wajah tampannya membuat luluh hati para wanita. Tapi, sayang oh sayang wajah tampannya itu tidak sebanding dengan perilakunya.


Kevin Argya Sanjaya, adalah mantan tahanan yang sekarang kabur dari sel. Ia kabur karena tak tahan dengan kurungan yang pengap itu, dan sekarang menjadi buruan polisi.

__ADS_1


Dengan hanya memakai kaus oblong berwarna hitam, dan celana panjang yang nampaknya sudah kotor. Sosok remaja yang berjanggut tipis itu, menengok ke arah Rose, dan kawan-kawannya. Dengan perasaan yang sangat hampa, dan nampak tak ada semangat hidup.


"Trettt!!! Tretttt!!!!"


Ohoo! Tidak! Mobil Baskara menabrak mobil Bu Mentari, yang nampaknya sedang melaju dengan kencang. Syukurnya mobil Bu Mentari tak apa-apa, hanya tergores sedikit.


"Ahh! Udah! Gak apa-apa!" Ujarnya.


Meskipun di kenal dengan bahasanya yang membuat bulu kuduk para siswa-siswi ketakutan setengah mati. Namun Bu Mentari sangat ramah, jika di jumpai di luar sekolah. Bu Mentari pun menjadi seseorang yang sangat peduli, terhadap murid muridnya. Friska, Bastian, Baskara, dan Irene pun lega. Dan tiba tiba Bu Mentari menanyakan mereka, yang dari tadi ia lihat wajah mereka sangat ketakutan, dan sangat panik.


"Ohhh! Ngejar rose, dan kawan kawannya? Hmmm...ibu ikut? Boleh gak?"


"Yaudah, yuk!" Ujar Bu mentari, yang sangat bersemangat juga.


Sementara itu di markas Kevin Argya Sanjaya. Rose, dan lainnya berbicara baik-baik dengan Kevin. Untuk menjelaskan kedatangan mereka pada bang Kevin.


"GAKKK!!! GUE KAGAK MAUUU!!!!" Teriak bang Kevin, sebari melempar kan benda benda yang berada di sekitarnya.


"Astaga!" Ujar Jennie, yang ketakutan melihat bang Kevin terus saja marah.

__ADS_1


"Rose!!! Kita cabut!!!!! Ini udah kagak bener!! Kayanya dia gila deh!" Ujar Lisa, panik.


"Tenanggg!! Dia cuman butuh ketenangan, Lis...." Rose, menenangkan Lisa.


Di jalan menuju markas bang Kevin. Friska nampaknya sangat khawatir dengan keadaan rose, dan kawan kawannya. Karena Friska pernah mendengar, di tempat dimana rose berhenti adalah tempat bersembunyian para tahanan yang kabur dari sel jeruji.


"Ahhh! Jangan mikir aneh-aneh lu, fris... Tenang, kok! Mereka gak apa-apa!" Ujar Irene, yang menenangkan Friska.


"Iyawww, lagian kalo mereka di culik...kan ada manfaatnya hwhwhwhw..." Bastian, terkekeh.


"Owalah, lu jangan sembarangan! Gitu-gitu juga si rosek berengsek itu pinter!!! Terus kasihan lagi, sama orang tuanya!!" Teriak Baskara, membela Rose.


Kevin Argya Sanjaya seperti orang prustasi, ia terus saja melemparkan benda benda yang ada di sekelilingnya. Sampai sampai ada sebuah tabung minyak yang ia lempar. Hingga membuat mobil rose, terbakar hebat! Rose menangis, menjerit ketakutan. Jalannya ini salah, karena telah mempercayai Kevin Argya untuk menghancurkan kehidupan Ilma Mega Rahmatika. Rose, Lisa, Jennie, dan Jisoo pun berlari ketakutan. Mereka terus berpegangan tangan, bersembunyi di balik lemari. Karena sampai sekarang, Kevin terus saja melemparkan barang-barang sampai pada akhirnya...


"BBBBOOOMMMMMMMMM!!!!!!!!!"


"JANGANNNNNN!!!!!!" Teriak Rose, dan ketiga temannya.


• • • • • 🔥T O B E C O N T I N U E D🔥• • • • •

__ADS_1


.


__ADS_2