
...Beberapa hari kemudian,...
...Dirumah Wulan....
..." Lan,kau gak sarapan dulu? " tanya ibunya Wulan sambil meletakkan beberapa lauk pauk di meja makan....
..." Iya,ma.Sebentar." jawab Wulan lalu keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi....
..." Loh,mau kemana ndok pagi pagi? " tanya ayahnya yang sedang nonoton tv....
..." Mau ke kota pak," jawab Wulan....
..." Ke kota? Ngapain ke kota pagi pagi? "...
..." Is,mas iki.Kan semalam Ulan wes ngomong,kerjaan dia sebagai manager gak bisa lama lama ditinggal makanya biar dia bisa cuti lama dia tetep harus kerja dari rumah." jelas ibunya Wulan....
...'' Iya,pak.Kebetulan di kota ini ada perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan kami di China.Bisa dibilang kantor cabangnya,jadi kami pinjam salah satu ruang kantor mereka biar lebih nyaman." sahut Lee degan ramah....
..." Ouhh gitu ya,iya pula.Disini masih rame ramenya apalagi lusa adekmu ngunduh mantu."...
..." Iya pa,mulai sekarang dan seterusnya Ulan bakalan kerja disana." jelas Wulan lagi....
...Ayahnya Wulan mengangguk paham dan Wulan pun mulai sarapan bersama Lee.Setelah sarapan Wulan pun berangkat bersama Lee ke kota.Tak berapa lama mereka pun sampai di Mall XS,Wulan segera menuju ke lantai 5.Para pegawai yang berada di lantai itu langsung menundukkan kepala mereka begitu melihat Wulan....
..." Selamat pagi,nona." salam mereka....
...Setelah kepergian Wulan waktu itu,pak Agus mengumpulkan semua karyawan dan memberitahukan siapa Wulan dan bagaimana mereka memanggil Wulan.Semua karyawan Mall hingga manager hotel dan manager restoran semua sudah tahu siapa Wulan kecuali,pegawai mall milik perseorangan....
..." Nona,rapatnya akan dimulai 15 menit lagi." ucap Lee begitu masuk keruangan....
...Wulan mengangguk lalu menghidupkan komputernya dan langsung terhubung ke ruang rapat yang ada di Shanghai....
...Tak berapa lama,rapat pun dimulai....
...Karna hampir setengah pekerjaannya serahkan pada tuan Lu,Wulan hanya ikut untuk mengawasi jalannya rapat yang dilakukan setiap pagi dan sore....
...Setelah selesai rapat ,Wulan langsung ...
...berkutat dengan beberapa berkas yang sudah difotokopi oleh Lee....
..." Sepertinya penjualan dan rating di kantor cabang Seoul terus menurun ya? " tanya Wulan....
..." Iya nona,padahal rating dari cabang lain cukup bagus.Mereka juga sering mengembalikan produk yang expact dan banyak pegawai yang tiba tiba berhenti.Sementara itu biaya pengiriman barang dan pajaknya terus naik .Minggu lalu mereka berkata akan segera menemukan titik masalahnya,namun sampai sekarang mereka belum memberikan laporan apapun kecuali laporan keuangan." jelas Lee....
..." Hubungi mereka dan buat janji rapat untuk besok.Lalu pisahkan semua laporan mereka dari dua bulan yang lalu." ucap Wulan tanpa ekspresi....
..." Baik,nona."...
...Hari terus berjalan,...
__ADS_1
...Aktivitas di mall juga berjalan sperti biasanya.Pak Agus juga dengan cekatan mengerjakan beberapa laporan dan sesekali berjalan jalan ke sekeliling mall....
...Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam....
...Wulan segera menyelesaikan pekerjaannya dan bersiap untuk pulang....
..." Lee." panggilnya....
..." Ya,nona." dengan sigap berdiri di samping Wulan....
..." Beri tahu cabang Hongkong dan Macau,jika mereka masih memberikan laporan sampah seperti hari ini lagi,aku sendiri yang akan turun tangan ." ucap Wulan sedikit kesal,...
..." Sepertinya mereka menganggap sepela ketidakhadiranku." lanjutnya dengan dingin....
...Karyawan yang lain mungkin sudah sangat ketakutan melihat Wulan yaang sedang marah seperti itu,namun Lee biasa saja karna ia sudah pernah melihat kemarahan Wulan yang lebih dari pada itu....
..." Baik nona," jawab Lee patuh....
...Kemarahan Wulan bukan tanpa alasan,itu memang karna dari sekian banyaknya berkas laporan yang masuk,hampir setengahnya berisikan omong kosong tentang ide proyek baru atau laporan yang dibuat setengah-setengah....
..." Kalian mencari masalah," pikir Lee....
...Wulan pun keluar dari kantornya diikuti oleh Lee....
...Para pekerja pun mulai berganti shift karna mall itu buka 24 jam.Pak Agus dan beberapa karyawan di lantai 5 juga baru saja pulang,Wulan segera naik ke lift dan turun di lantai 2 untuk membeli beberapa buah yang akan dibawa pulang....
..." Kau ingin makan malam apa,Lee? " tanya Wulan setelah memilih anggur dan strawberi....
..." Lee,''...
..." Saya ingin mencoba masakan direstoran belakang mall.'' jawabnya spontan begitu mendengar nada panggilan yang membuatnya takut itu....
..." Aku tidak suka memaksa.Aku hanya ingin kau jujur akan keinginanmu Lee," ucap Wulan sambil memandangi sekretarisnya itu....
..." Maafkan saya,nona." menunduk bersalah....
...Wulan menghela napas pelan, " Kau harus merubah sifatmu yang seperti itu." ucapnya....
..." Hhahaha,saya rasa sifat dingin anda juga harus dirubah,nona." canda Lee....
...Buk!...
... Wulan tiba-tiba melemparkan sekantung salak pondok ke arah Lee.Walau sedikit terkejut,Lee berhasil menangkap lemparan itu....
..." Aku rasa kau masih ingin merasakan pelatihan itu lagi." ucap Wulan dingin....
..." Haha,maaf nona.Saya lebih memilih berenang diantara hiu daripada merasakan pelatihan itu lagi."...
..." Kau berlebihan."...
__ADS_1
...Lee hanya tersenyum lalu kembali menemani Wulan memilih beberapa buah lagi.Tak berapa lama setelah memilih cukup banyak buah,Lee pun membayar ke kasir....
...Setelah itu mereka turun ke lantai 1 dan lanjut berjalan ke restoran yang berada di belakang mall berdampingan dengan hotel dan beberapa cafe....
...Begitu sampai di area restoran,...
..." Sepertinya hari ini cukup ramai," ucap Wulan saat melihat banyaknya sepeda motor terparkir didepan restoran....
...'' Saya rasa juga begitu.Bagaimana nona? "...
...'' Kita lihat dulu,siapa tahu masih ada meja tersisa."...
...Lee mengangguk dan mereka pun berjalan perlahan menuju restoran....
..." Maaf kak,bang.Hari ini restoran sudah diboking jadi selain pelanggang yang diundang,pelanggan lain tidak bisa masuk.........'' ucap salah satu pegawai yang menjaga pintu depan.Pegawai itu memandang dengan lekat Wulan dan Lee lalu sedetik kemudian ia terkejut. " AH! Nona Wulan? M-maafkan saya! Saya tidak melihat dengan benar tadi." ucapnya ketakutan....
...Pegawai satunya juga ikut terkejut dan segera membungkuk....
...Semua pegawai diberi foto Wulan dan Lee untuk diingat agar mereka tidak melakukan kesalahan apapun....
..." Mati aku! Bisa bisanya aku yang melakukan kesalahan itu.Padahal manager sudah memperingatkan kami.Bagaimana jika aku dipecat? Beliau dikenal sangat tegas dan teliti? Bagaimana ini? " pikir pegawai itu ketakutan....
..." Saya bahkan belum mengatakan apapun.Hentikan pikiran burukmu itu." ucap Wulan tanpa ekspresi dan spontan membuat pengawai itu terkejut....
..." B-bagaimana bis- "...
..." Wajahmu menunjukkan semuanya.Lalu berhenti membungkuk." perintah Wulan....
...Para pengawai itu segera berdiri dengan tegak....
...'' Kami hanya ingin makan malam,tapi... melihat keadaan restoran saya rasa semua meja sudah penu- "...
..." T-tidak semua,masih ada meja yang kosong.....Hump! " menutup mulutnya karna sadar tanpa sengaja memotong perkataan Wulan. " M-maaf kan saya! "...
..." Nona..." ucap Lee sambil menghela napas....
..." Aku bahkan tidak ingin marah." jawab Wulan datar....
..." Nona tidak akan marah karna hal seperti itu dan jangan terlalu mudah meminta maaf." kata Lee dengan ramah....
..." Maafkan saya," ucap pegawai itu lagi....
..." Kamu meminta maaf lagi.Tolong panggilkan saja manager kalian dan jangan terlalu memikirkan masalah ini."...
..." Ma-,ya baiklah.Selagi kami memanggil manager,nona Wulan bisa menunggu didalam sebentar.Teman saya akan mengantar anda." ucap pengawai itu sambil menunjukk teman pegawainya....
...'' Baiklah.Terima kasih." balas Lee dengan ramah sambil tersenyum,membuat pegawai itu merona....
...Pegawai itu segera masuk dan memanggil manager mereka sementara temannya memandu Wulan dan Lee ke lantai dua....
__ADS_1
..." Silahkan nona,tuan sekretaris.'' ucap pegawai itu mempersilahkan Wulan dan Lee duduk di meja kosong....
..." Terima kasih." balas Wulan....