CEO CANTIK Dan DOSEN TAMPAN

CEO CANTIK Dan DOSEN TAMPAN
Episode 15


__ADS_3

..." Terima kasih," ucap Wulan....


...Pegawai itu membungkuk lalu pergi meninggalkan Wulan dan Lee....


..." Bukankah tempat ini cukup menarik,nona? "...


..." Ya."...


...Lee hanya tersenyum mendengar tanggapan dingin Wulan....


..." Ini teh dan air putihnya nona,manager akan datang sebentar lagi.Mohon ditunggu." ucap pegawai tadi....


...Wulan hanya mengangguk paham....


..." Terima kasih. " balas Lee. ...


...Lee segera menuangkan air putih ke gelas lalu memberikannya pada Wulan. ...


...Wulan menenguk air itu lalu menyilangkan kakinya sambil memperhatikan sekitarnya....


..." Ayo,keatas.Masih ada meja kosong kok."...


...Seorang wanita berjalan menuju kearah meja Wulan dengan beberapa temannya....


..." Kalian bisa duduk disini.....Maaf,kalian siapa ya? " tanya Riska sedikit bingung....


..." Hm? " Wulan menoleh kearah Riska dengan wajah dingin....


... ...


...Sekejab Riska dan teman-temannya merasa terintimidasi lalu suasana berubah hening dan canggung....


..." Apa apaan wanita ini? " pikir Riska sedikit kesal....


..." Permisi,anda dari jurusan mana- " ...


...Drap!Drap!...


...Drap!Drap!...


...Suara langkah kaki yang terburu-buru berlari kecil menghampiri Wulan dan kerumunan Riska....


...'' M-maafkan saya...hosh...hufh..." ucap seorang pria terengah-engah.Memecah suasana canggung itu....


..." Maaf saya terlambat menyambut anda.Saya manager yang bertanggung jawab atas restoran ini,Bagus Satriya.Senang bertemu dengan anda,nona." sapa pria itu langsung bersikap sopan dan profesional....


... " Ini adalah kecerobohan saya,tolong maafkan saya." .Ia pun membungkuk....


...Wulan menyempitkan matanya,perilaku sopan manager itu menurutnya terlalu berlebihan. " Aku rasa pemilik kalian terlalu ketat.Berhenti membungkuk."...


...Lee tersenyum kecil mendengar perkataan Wulan....


..." Saya rasa perkataan itu juga cocok untuk anda,nona." gumamnya....


..." Baik nona."...


...Lee melihat kearah Riska dan rombongannya.Rombongan itu terlihat canggung dan bingung akan suasana ini....


..." Saya rasa lebih baik kita pindah tempat." ucap Lee dengan ramah....


...Manager itu langsung sadar akan suasana disekitarnya,...


... " Saya membuat kesalahan lagi."...


..." Jika tidak keberatan,nona.Mohon ikuti saya,saya akan memandu anda ke tempat yang lebih baik." ...


..." Baiklah,tolong tunjukan jalannya." balas Wulan....


..." Silahkan duduk.Maaf atas ketidaknyamanan kalian." Lee tersenyum ramah lalu mengikuti tuannya....


... ...


...Mereka pun pergi bersama manager restoran....


..." Ganteng banget! Gila! " ucpa salah satu teman Riska....


..." Mana senyumnya manis banget lagi."...


..." Lo lihat tadi Ris,kayaknya dia yang punya restoran ini deh.Kok gue baru tahu sih."...

__ADS_1


..." Iya aku juga baru tahu, " sahut yang lain....


..." Tapi,apa apaan cewek tadi? Auranya gak main main.Cantik dan misterius,Uuuuh....mempesona gak sih? " ...


...ucap salah satu teman pria....


..." Cantik dan misterius apaan? Itu cuma gaya orang kaya yang sombong,buta kali mata lo." ...


..." Eish...kalian cewek tahu apa.Yang nilaikan kami para cowok."...


..." Hmp,masih cantikan lagi Riska.Dia gak ada apa apanya." ...


..." Riska ama dia tuh beda tahu.Riska itu bagaikan bunga dipagi hari yang cerah jadi bikin sejuk kalo cewek tadi tuh kayak bunga malam yang misterius,yang mengeluarkan cahayanya saat malam datang.Sangat mempesona."...


..." Iuhh..apa apan sih lo.Lebay amat."...


...Riska semakin kesal karna dibanding-bandingkan.Meski ia akui wanita tadi sangat cantik,...


... " Udah udah,jangan gitu ah.Nanti kalo dia dengar kan jadinya kurang sopan.Dia memang cantik kok,mana bisa dibanding sama aku."...


..." Apa apaan sih Ris,lo itu cantik malah cantik banget lagi.Calon dokter dengan nilai terbaik,siapa sih yang kenal sama lo." ...


..." Jangan gitu,kalian terlalu berlebihan." balas Riska mencoba merendah....


..." Jangan dengerin omongan cowok cowok kampret ini.Kau yang terbaik," sahut yang lain....


..." Hahaha,kalian ini."...


...Riska dan teman-temannya pun kembali berbincang-bincang sambil menunggu pesanan....


...Di tempat lain,...


...Di ruangan VIP yang tepat berada di lantai paling atas restoran dengan pemandangan kota yang terlihat dari balik kaca transparan yang hampir menutupi seluruh dinding di lantai itu....


...Hanya ada dua ruangan untuk tamu VIP.Dimana ruangan pertama menampilkan pemandanga belakang mall yang selalu ramai orang berlalu lalang dan ruangan kedua dengan pemandang kota serta taman milik hotel yang berada tepat di samping restoran....


..." Ini dia daftar menu kami,nona." ...


...Manager itu dengan sopan memberikan daftar menu....


..." Kau ingin makan apa,Lee? " tanya Wulan sambil membaca menu....


..." Rib eye medium-well dan lemon tea ."...


...Manager itu segera menulis pesanan Wulan dan Lee....


..." Mohon ditunggu sebentar.Pesanan nona akan segera siap." ucap manager itu dan segera ke bawah untuk membuatkan pesanannya....


...Wulan memandangi hiruk piruk kota dari balik jendela.Pemandangan yang selalu ia lihat hampir tak ada bedanya,tapi entah mengapa pemandangan kota itu membuat ia merasa nyaman....


...Ah......


..." Ternyata aku memang sudah pulang," gumamnya...


...Lee tersenyum lega melihat wajah tuannya semakin membaik setelah pulang ke kampung halamannya....


...Tak butuh waktu lama,pesanan mereka pun tiba....


...Wulan dan sekretarisnya segera menyantap makanan itu dengan tenang....


...Waktu terus berjalan,setelah makan malam Wulan pun berpamitan....


..." Steak-nya enak.Cukup menyenangkan makan malam disini,suasananya juga bagus.Pertahankan kinerja kalian."...


..." Terima kasih,nona.Kami merasa terhormat dan senang bisa melanyani anda." jawab manager restoran....


..." Kalau begitu kami permisi," sahut Lee....


..." Akan saya antar ke depan."...


...Wulan dan Lee pun turun mengikuti manager restoran....


...Keadaan restoran masih cukup ramai dan sibuk.Walau sibuk beberapa pegawai yang melihat Wulan tetap memberi hormat dan menyapa....


...Saat hendak keluar restoran,...


...'' Ini terlalu panas.APA KAU MAU MEMBUNUHKU,HAH! " ...


...Seorang pelanggan wanita membentak salah satu pegawai....

__ADS_1


..." Kalian itu hanya pelayan,seharusnya kalian melanyani dengan benar dong."...


..." M-maafkan saya.Saya hanya membuatkan makanan sesuai pesanan anda.Sup abalon memang dibuat seperti it- "...


..." Kalian bercanda? Kalo makanan sepanas itu,kapan aku bisa makan? "...


..." Sudahlah Sin,jangan bikin malu ah.Tinggal tunggu dingin kan," ucap salah satu teman wanita itu....


..." Kalian apa apaan sih? Mereka ini harus diberi tahu,biar paham.Kau lihat semua teman temanku sudah makan dan hampir selesai.Kenapa cuma pesanan ku yang lama? Aku kelaparan dari tadi tahu gak! "...


..." S-saya sudah memberi tahu anda,kalau pesanan anda akan memakan waktu yang lama.Anda juga sudah setuju dan akan menunggu. "...


..." Lo dikasih tahu kok malah nyalahin gue,HAH! " ...


...Karna emosi wanita itu mengambil gelas kopi milik temannya dan menyiramkan kopi panas itu....


... ...


...Spontan Wulan berlari menolong pegawai itu....


..." Nona! "...


..." KYAA! " jeritan orang disekitar wanita itu....


..." Hah,benar benar ya.Apa mahasiswa kedokteran memang seperti ini? "...


...Suara berat yang terdengar ramah itu membuat semua orang terkejut....


..." Pak Shafar? " ucap wanita itu terkejut melihat punggung jaket Shafar basah karna kopi....


...Wulan yang masih memeluk pegawai wanita itu perlahan menoleh ke belakang. Ke pria dengan tubuh besar dan tegap yang sedang memeluknya....


..." Kau baik baik saja......" ...


...Shafar terdiam begitu tahu siapa wanita yang ia tolong....


...Mata mereka bertemu dan saling bertatapan untuk beberapa saat....


...Deg... Deg... Deg......


...Jantung Shafar berdetak cepat dan kuat lagi....


..." Nona,anda baik baik saja? "...


...Suara Lee memecah suasana itu....


...Dengan cepat Shafar melepaskan pelukannya....


..." Aku baik baik saja." jawab Wulan....


..." Tangan anda! "...


...Lee terkejut melihat punggung tangan Wulan yang ternyata terkena siraman kopi panas juga....


...Shafar juga terkejut melihat punggung tangan Wulan yang memerah....


...Secara bersamaan Lee dan Shafar menatap tajam kearah wanita itu....


...Perasaan tertekan dan takut pun dirasakan wanita itu dari mata kedua pria itu....


..." Hanya kena sedikit. " ucap Wulan santai....


..." Bagaimana bisa hanya? Kita harus segera merendamnya dengan air dingin."...


..." Ini air dinginya! " teriak manager restoran yang dari tadi memperhatikan....


...Walau sangat terkejut,begitu mendengar Wulan terkena siraman juga.Ia bergegas ke dapur mengambil sebaskom air dingin dan kain bersih....


...Lee dengan cepat merendam tangan tuannya di air dingin lalu mengelapnya dengan kain pemberian manager....


...Tanpa ia sadari,Shafar ikut mengkhawatirkan Wulan....


...'' M-m-maafkan saya.I-ni semua karna saya,t-t-tangan berharga nona....hiks...maaf...maafkan saya..."...


...Pegawai itu terduduk dilantai merasa bersalah....


...Riska yang mendengar keributan dari bawah pun ikut turun bersama beberapa temannya....


..." Shafar? "...

__ADS_1


...Riska segera menghampiri kerumunan itu....


__ADS_2