
...Seorang pria paruh baya baru saja selesai bersiap dan hendak sarapan.Ia menuju ruang makan dimana istri dan putranya sudah menunggu....
...Ia pun membuka laptopnya sambil menyeruput kopi yang sudah dibuatkan.Betapa terkejutnya ia begitu melihat email yang dikirimkan dari kantornya....
...TRAK!...
...Ia meletakkan gelas kopinya cukup kuat....
...Istri dan putranya pun ikut terkejut....
..." Ada apa,sayang? " tanya istrinya....
..." Apa apaan ini? " ucapnya dengan wajah kesal....
...Kring.....Kring........
...Ponsel pria itu bergetar....
...Dengan cepat pria itu menjawab telponnya ...
..." Ada apa? " jawabnya ketus....
..." APA? Apa yang kalian lakukan,HAH! "...
...Pria yang ada dibalik telpon itu menjelaskan yang terjadi....
..." Dasar tidak becus.Kalian mau dipecat!Cari tahu apa yang terjadi,setelah itu laporkan padaku."...
...Pria mematikan telpon dengan perasaan marah....
..." S-sayang? Apa yang terjadi? " tanya istrinya lagi sambil memeluk putranya yang takut....
...Pria melihat kearah istrinya, " Tsk.Dasar tidak berguna.''...
...Istrinya hanya bisa diam,takut emosi suaminya semakin memuncak dan berimbas padanya....
...Ping!...
...Sebuah notifikasi email baru saja masuk....
...Pria itu segera membuka pesan itu dan membacanya....
...Sedetik kemudian wajah pria itu berubah merah padam,ia sangat marah....
...Ini hanya peringatan....
...Jika lain kali kau tidak bisa menjaga putrimu.Masalah ini tidak akan berakhir begini saja....
...Pengirim ; xxxxyrtrr@gmail.com...
..." Sinta."...
..." Y-ya? "...
..." SINTA.DIMANA B*J***AN KECIL ITU? " teriak pria itu sangat marah....
..." K-kamar,mu-mungkin dia- "...
...Pria itu langsung menuju kamar putrinya yang berada di lantai 2....
...Brak!...
...Pintu itu didobrak....
...Sinta yang masih tertidur pun langsung terbangun karna terkejut....
..." Emm,hoaammm...Ada ap- "...
... ...
...Grep!...
...Belum sempat ia tersadar dari kantuknya,ayahnya dengan cepat dan kuat menarik tangannya....
..." Aakh! A-ayah? " ...
...Tanpa memperdulikan putrinya,pria itu dengan kasar menyeret putrinya turun ke ruang makan. ...
...Bruk!...
...Dilemparnya Sinta ke lantai,hampir menabrak meja makan....
..." A-ayah..? "...
...Sinta yang kebingung sambil menahan sakit,melihat wajah ayahnya yang merah padam yang berarti ayahnya sangat marah....
...Segera ia melihat sekelilingnya.Ibunya yang ketakutan sambil memeluk adiknya,lalu ruang makan dan pandangannya terhenti ke laptop ayahnya yang berada di diatas meja makan....
...Sebagian layar laptop itu dipenuhi diagram presentasi harga saham perusahaan ayahnya yang menunjukkan penurun secara drastis dalam waktu semalam....
...Lalu sebuah page yang berisikan pesan email di sudut kiri layar laptop....
...Sinta pun membacanya,seketika ia terkejut dan takut....
...'' A-ayah i-ini...''...
...PLAK! ...
...Pria itu menampar Sinta....
..." A-ayah..buk- ''...
...PLAK! ...
..." DIAM! "...
...Sinta tersungkur menahan air matanya dan memegangi pipi kirinya yang ditampar....
..." Kau bahkan tak bisa mendapatkan nilai sempurna,peringkat 20? APA KAU KIRA ITU LELUCON! Kau pikir berapa banyak uang yang sudah ku habiskan hanya untukmu saja,HA! Dan sekarang kau malah membuat masalah."...
...Sinta terdiam....
..." Entah siapa yang kau singgung,tapi gara gara perbuatanmu bisnisku hancur. "...
..." Betapa sulitnya aku mencari investasi dan kontrak kerja samaku dibatalkan.APA KAU TAHU ITU? BERAPA BANYAK KERUNGIAN YANG HARUS KU TANGGUNG KARNA KESALAHANMU! "...
..." B-bagaimana bisa? Ayah. A-aku hanya memarahi seorang pelayan res-restoran.Bagaimana bisa dia- "...
..." Hanya pelayan restoran kau bilang? "...
...Grep! pria itu menjambak rambut Sinta,...
..." Aakh! A-ayah..."...
..." S-sayang...." lirih istrinya kasihan melihat putrinya....
..." Jika dia hanya pelayan,bagaimana dia bisa membuat bisnis ku hancur hanya dalam semalam,HAH! "...
...Bruk! pria itu melempar SInta lagi....
..." Betapa bodohnya kau,"...
...Pria itu berbalik dan mengambil laptopnya....
..." Tidak ada yang berguna dirumah ini,tsk! " ucapnya lalu pergi....
...Setelah suaminya pergi,dengan penuh kekhawatiran wanita itu pun menghampiri putrinya dan hendak menolong....
..." Sinta,kau baik- "...
...Tak!...
...Sinta menampis tangan ibunya dan segera pergi kekamarnya tanpa melihat kebelakang....
..." Ibu..." anak laki-laki yang baru 10 tahun itu menghampiri ibunya....
..." Iya nak, " dengan penuh kasih sayang ia memeluk putranya....
..." Sinta..." lirihnya ...
...****...
...Siang hari di ruang kerja Wulan....
...Ia sedang sibuk berkutat dengan tumpukan dokumen yang menunggu untuk ditanda tanganinya dan sesekali memeriksa file yang ada dikomputernya....
...Tok tok tok!...
..." Masuk."...
__ADS_1
...Clek! ...
..." Nona? " Lee masuk ke ruangan....
..." Ya." jawab Wulan tanpa menoleh....
... ...
...Lee berjalan perlahan menghampiri tuannya itu....
..." Ini proposal yang dikirimkan manager Huang.Beliau meminta anda untuk memeriksanya segera."...
..." Ya,letakkan saja."...
..." Nona,"...
..." Apa ada yang ingin kau sampikan lagi,Lee? " tanya Wulan yang masih fokus pada pekerjaannya....
..." Bukan,saya hanya-"...
...Tak! Wulan meletakkan pena nya dan hal itu membuat Lee sedikit terkejut....
..." Lee. "...
..." Y-ya,nona." jawabnya gugup....
..." Apa pekerjaanmu sudah selesai? "...
...Wulan melihat kearah Lee....
...Lee terkejut dengan nada bicara Wulan yang terdengar kesal.Lee langsung mengetahuinya,tuannya sedang marah. ...
..." M-maafkan saya.Saya akan kembali." Lee membungkuk lalu berbalik pergi....
..." Hah..." Wulan menghela napas kesal....
... " Tunggu! "...
...Lee langsung berhenti dan berbalik namun tak berani menatap wajah tuannya....
..." Maaf Lee.Seharusnya aku tak melampiaskannya padamu."...
...Lee bingung tak tahu harus merespon apa....
..." Ini bukan karnamu,"...
..." Nona itu..." ia ragu....
..." Wajahmu mengatakan semuanya.Kamu berpikir alasanku mendiamkanmu karna kamu mengadu pada orang tuaku."...
...Lee terkejut dengan tebakan Wulan yang sangat tepat....
...Bagaimana tidak? Sejak pagi tadi tuannya itu tak berbicara padanya kecuali ketika memintanya melakukan beberapa pekerjaan itupun dengan kalimat yang sangat singkat.Kirim ini,Print kan ini dan beberapa kalimat singkat tadi....
...Lee bahkan tak berani mengatakan lebih dan hanya menjawab Baiklah,nona atau Akan saya kerjakan....
..." Kalau begitu mengapa anda terlihat kesal? " tanyanya dengan hati-hati....
..." Itu karna mimpiku.''...
..." Mimpi? "...
..." Ya.Karna mimpi.Sejak pagi tadi perasaanku jadi kesal.Padahal biasanya aku tidak terlalu memperdulikannya." jelas Wulan sambil terbayang potongan mimpi itu....
...Lee ingin menanyakan mimpi seperti apa yang bisa membuat tuannya kesal,namun ia hanya diam dan mendengarkan tuannya....
..." Jadi, itu tidak hubungannya denganmu dan jangan memasang wajah seperti itu." ucapnya sambil menatap sekretarisnya itu....
..." M-memangnya wajah saya kenapa? "...
...Senyum tipis tersimpul indah dibibir Wulan yang kecil itu....
...'' Wajahmu terlihat akan menangis seakan aku tidak mau berbicara denganmu lagi." godanya....
...Wajah Lee memerah....
..." S-saya tidak seperti itu.'' segera memalingkan wajahnya,...
..." Saya akan kembali." ucapnya lalu segera pergi...
... ...
..." Haha," Wulan tertawa kecil melihat tingkah sekretarisnya....
..." Gara gara dia...'' gumamnya kesal....
...Sementara itu di luar ruangan,...
..." Anda curang,nona." gumam Lee setelah keluar dari ruangan Wulan....
...'' Bagaimana bisa anda tersenyum seperti itu tanpa peringatan? " ...
...Lee menutup sebagian wajahnya yang merona karna tak bisa berhenti memikirkan bayangan nonanya yang tersenyum tadi....
...Seketika itu ia pun merasa lega karna Wulan tidak marah padanya....
..." Aku sudah gila.'' ...
...Lee menyadari kalau perasaannya itu adalah hal yang kurang ajar karna itu ia pun segera melupakan kejadian barusan dan mencoba kembali fokus....
...Saat Lee hendak kembali ke mejanya,...
...Kring... Telepon kantor milik pak Agus berdering....
..." Ya,ada apa? " jawab pak Agus. ...
..." Baiklah,akan saya sampaikan." ucap pak Agus lalu meletakkan teleponnya dan menghampiri Lee....
..." Ada apa,pak Agus? " tanya Lee....
..." Direktur Ilham ada di lantai empat,beliau meminta izin untuk bertemu dengan nona."...
..." Beliau datang kesini? Sepertinya beliau sudah tahu."...
..." Jadi,bagaimana tuan Lee? "...
..." Akan saya sampaikan pada nona dulu,"...
...Pak Agus mengangguk sementara Lee kembali keruangan Wulan....
...Tok tok tok!...
...Dia kembali.Wulan segera merubah ekspresinya lagi....
..." Masuklah Lee." dengan nada lebih ramah....
...Clek!...
..." Permisi,nona.Direktur Ilham ada di bawah,beliau ingin bertemu dengan anda."...
...Wulan menghentikan pekerjaannya, ...
..." Sepertinya dia sudah tahu." ...
..." Saya rasa juga begitu."...
...'' Jam berapa sekarang? " gumamnya sambil melihat kearah jam tangannya....
..." Kebetulan sebentar lagi jam istirahat,katakan padanya untuk menunggu sebentar dan juga aku mengundangnya untuk makan siang bersama."...
...Lee mengangguk lalu keluar dan menyampaikan pesan tuannya pada pak Agus....
...Dan di lantai 4, ...
...Pegawai itu segera menyampaikan pesan Wulan....
..." Direktur Xia yang mengundangku makan siang? Wah...saya merasa terhormat."...
..." Kalau begitu anda bisa menunggu disana,tuan." ucap pegawai mengarahkan Ilham ke ruang tunggu....
...Beberapa menit kemudian,...
...Wulan,sekretarisnya dan pak Agus turun dari lantai 5.Wulan segera menemui Ilham yang sudah menunggu. ...
..." Direktur Ilham." ...
..." Oh,diektur Xia." Ilham bernajak dari kursinya yang menundukkan kepalanya....
..." Senang bertemu dengan anda lagi.Maaf saya menganggu waktu anda dan datang tanpa membuat janji dulu."...
__ADS_1
..." Syukurlah anda sadar." Wulan merespon dengan datar....
...Ilham tersenyum, " Hhaha,ternyata anda masih sama ya."...
...Wulan pun berbalik pergi menuju lift biasa dan diikuti Lee,Ilham serta pak Agus....
...Begitu tiba dilantai satu mereka pun keluar dari mall dan menuju restorannya Ilham....
...Mereka pun langsung diarahkan ke lantai atas restoran ruangan vip yang pertama....
...Para pegawai restoran segera menerima mereka dan membuatnya dengan cepat....
...Wulan duduk bersama Ilham dan Lee bersama pak Agus....
..." Selagi menunggu makanannya siap,bagaimana jika kita membahas hal yang terjadi kemarin,nona Xia? "...
...Wulan mengangguk sementara Lee ikut memperhatikan karna meja meja tidak jauh....
..." Sebelum itu saya ingin minta maaf,padahal itu pertama kalinya anda makan direstoran saya.Saya benar benar minta maaf.Lalu bagaimana dengan tangan anda? "...
..." Sudah lebih baik.Dan tidak perlu minta maaf,itu bukan kesalahan kalian."...
...Ilham tersenyum lega,...
..." Syukurlah,saya benar benar lega.Saya tak bisa membayangkan harus kehilangan mitra kerja sperti anda karna hal kecil ini."...
..." Saya bukan orang yang berpikir pendek seperti itu."...
...Ilham mengangguk setuju,...
..." Lagi pula masalahnya sudah selesai,jadi saya harap anda tidak terlalu menekan pegawai anda.''...
..." Tentu saja,karna anda adalah korban dalam kejadian itu,semua keputusan ada ditangan anda."...
...Wulan mengangguk pelan....
..." Lalu,saya tidak menyangka akan bertemu dengan anda di kampung halaman saya."...
...Wulan menatap Ilham,...
..." Kota ini adalah kota kelahiran ibu saya jadi otomatis menjadi kampung halaman saya juga." ucapnya sambil tersenyum....
..." Nenek saya berasal dari sini sebelum pindah ke Jakarta.Tiga hari yang lalu saya datang ke kota ini karna menghadiri pemakaman nenek saya sekalian melihat lihat cabang yang ada disini." lanjutnya....
..." Saya turut berduka cita,"...
..." Terima kasih,nona.Walau sedikit sedih tapi perasaan saya langsung membaik begitu tahu ternyata disini juga kampung halaman nona dan kebetulan juga anda pulang kampung."...
..." Anda sangat jujur ya." respon Wulan datar....
..." Terima kasih atas pujian anda."...
...Ilham tersenyum dan berpikir kalau ia sudah lebih dekat dengan wanita cantik serta berbakat dihadapannya itu....
..." Bukankah itu seperti takdir,nona? "...
...Lee terlihat geli dan merinding mendengar perkataan Ilham....
..." Ya,mungkin saja."...
...Ilham Kim,walau sifatnya yang blak-blak kan dan terkadang bikin geleng-geleng kepala,ia adalah anak ketiga dari Dodi Wijaya direktur Grup Wijaya dan Kim Rita seorang wanita keturunan Korea-Indonesia ....
...Dulu ia juga menggunakan nama Wijaya tapi karna semakin dewasa ia semakin mirip ibunya yang rupawan,nama Kim pun selalu disandingkan dengannya.Hingga sekarang ia terbiasa memakai nama keluarga ibunya....
...Kakeknya Ilham dari pihak ibu adalah warga negara Korea yang bekerja sebagai manager perusahaan mobil buatan Korea di Jakarta.Dan setelah lulus sma,neneknya Ilham pun merantau ke Jakarta untuk kuliah lalu bertemu dengan kakeknya seperti takdir....
...Dan sekarang ia adalah direktur perusahan Grup Wijaya yang bergerak dalam bidang kuliner dan perhotelan yang berpusat di Jakarta. ...
... ...
...Tapi,sebelum itu ia hanya anak ketiga keluarga Wijaya yang suka bermain-main....
...Bisnis mereka termasuk bisnis yang sudah terkenal di seluruh Asia dan memiliki puluhan restoran ternama di seluruh negeri....
...Restoran WJ ini adalah salah satunya....
...Walau sudah terkenal tapi tiga tahun yang lalu perusahaan mereka hampir bangkrut karna para pesaing dari bisnis yang sama.Karna hal itu ayahnya yang kelelahan menangani hal itu pun jatuh sakit dan mengalami serangan jantung ringan....
...Setelah ayahnya dirawat dirumah sakit,Ilham dan kedua kakak laki-lakinya diperintahkan untuk mencari cara mengatasi masalah itu.Bagi yang berhasil,ia akan diangkat sebagai direktur perusahan Grup Wijaya....
...Perusahan itu mengalami kerugian cukup banyak dan membutuhkan uang yang cukup banyak.Ketiga bersaudara itu memutuskan mencari investasi sesegera mungkin....
...Ilham yang hobinya hanya bermain bersama teman-temannya pun diremehkan oleh kakak-kakaknya....
...Namun,berkat hal itu Ilham bisa bergerak dengan bebas dan berkat koneksi dari teman-temannya,Ilham tahu bahwa ada seorang pengusahan besar yang sedang berkunjung ke Singapore....
...Ilham yang terbilang cukup nekat pun pergi ke Singapore....
...Dengan informasi dari temannya Ilham pun berhasil menemui pengusaha itu di salah satu restoran miliknya....
...Betapa terkejutnya ia setelah tahu pengusaha itu seorang wanita,awalnya ia meremehkan pengusaha itu tapi begitu ia bertemu Wulan.Ia terpesona,bagaimana bisa seseorang tampak begitu bersinar padahal hari itu sudah malam.Cara wanita itu makan dan meminum segelas lemon tea pun terlihat begitu anggun dimata Ilham....
...Tanpa ragu dan percaya kalau ia bisa mendekati wanita itu,Ilham menghampirinya sambil memasang senyum mempesonanya....
...Begitu ingin memperkenalkan diri,Ilham langsung ditolak saat itu juga....
...Tak mau menyerah,Ilham terus mencoba dengan berbagai cara,seperti dengan sengaja mencegat Wulan di jalan,tinggal di hotel yang sama bahkan sampai membututi Wulan selama Wulan di Singapore....
...Wulan yang merasa terganggu pun melaporkan Ilham ke polisi namun saat ditangkap Ilham tetap saja mencoba mengabil kesempatan agar Wulan mau melihat proposal kerja samanya.Wulan pun setuju untuk melihatnya sebentar dan secara mengejutkan Wula tertarik akan proposal kerja sama yang dibuat Ilham. ...
...Dengan presentasi yang cukup menguntungkan dan juga karna Wulan tertarik akan bisnis kuliner,Wulan pun memutuskan untuk beriventasi....
...Kebetulan juga Wulan ingin membangun mall dan hotel di kota kampung halamannya.Hal itu cukup menguntungkan jika Ilham juga membangun restoran disana....
...Berkat investasi dari Wulan,perusahan Ilham terselamatkan dan kembali menjadi yang terbaik.Dan Ilham pun diangkat sebagai direktur mengalahkan kakak-kakaknya....
...Kembali ke masa sekarang,...
..." Ini pesanan anda,nona." ucap pegawai sambil meletakkan sepiring salad bound....
..." Terima kasih."...
...Pegawai itu membungkuk lalu pergi....
...Kini semua pesanan mereka sudah tiba....
...Dalam diam mereka pun menyantap makanan mereka....
...Beberapa menit kemudia mereka pun selesai makan dan sedang dalam perjalanan kembali ke mall....
..." Kalau begitu,saya pamit dulu nona.Saya ada janji lain dengan sesorang." ucap Ilham....
...'' Ya,silahkan."...
..." Terima kasih atas undangan makan siang anda.Saya permisi." Ilham pun menundukkan kepalanya lalu pergi....
..." Saya tidak suka dengannya,nona." bisik Lee....
..." Akhirnya kamu bisa jujur ya,Lee."...
..." Dari dulu kan saya selalu jujur,nona.''...
..." Benarkah? " bisik Wulan dengan nada mengejek....
..." Sekarang anda mengejek saya,nona? "...
..." Itu hanya perasaanmu.'' ucap Wulan sambil tersenyum....
...Anda benar benar membuat saya kewalahan,pikir Lee....
...Sementara itu,Ilham pergi ke area parkir dimana mobilnya terparkir....
...Ia naik ke mobil dan langsung menghidupkan mobilnya....
...Vrommm....Ilham meninggalkan area mall....
...Disebuah cafe dekat universitas Labuhan Batu....
...Seorang wanita sedang duduk membelakangi terlihat duduk santai sambil memainkan ponselnya....
...Kringcing..cing......
...Pintu cafe terbuka....
..." Selamat datang." sapa staf cafe....
...Ilham tersenyum membalas sapaan staf itu....
..." Riska." panggil Ilham....
__ADS_1
...Wanita itu berbalik,...
..." Kak Ilham," balas Riska sambil tersenyum....