CEO CANTIK Dan DOSEN TAMPAN

CEO CANTIK Dan DOSEN TAMPAN
Episode 16


__ADS_3

...'' Apa yang terjadi disini? "...


..." Keamanan! " panggil manager restoran....


...Dua orang pria datang dengan pakaian khas petugas keamanan....


..." Keluarkan wanita itu dari restoran dan jangan biarkan dia memasuki restoran ini lagi." perintah manager....


...Kedua pria itu segera menarik tangan wanita itu dan membawanya....


..." T-tunggu apa apaan ini? Lepaskan! Hei kalian bantu aku! " rontanya sambil meminta bantuan....


...Namun,tidak ada yang bergerak untuk protes ataupun membantunya....


...Dengan teriakan menolak,wanita itu diseret keluar dari restoran....


..." Ada ada saja."...


...Shafar geleng-geleng kepala melihat masih ada saja manusia seperti itu....


..." Berdirilah." ucap Wulan membantu pegawai itu berdiri....


..." Apa kamu juga terkena kopi itu juga? "...


..." Saya baik baik saja,tapi t-tangan anda...hiks.."...


..." Bukan salahmu."...


..." Saya akan bertanggung jawab sepenuhnya.Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan anda,nona." ucap manager restoran menundukkan kepalanya diikuti pegawai lain....


...Wulan menatap datar kearah para pegawai. ...


..." Jangan berlebihan.Masalahnya juga sudah selesai dan hentikan rasa bersalah tak berguna itu."...


..." Kami yang akan menyampaikan masalah hari ini pada tuan Ilham.Manager Bagus sudah menyelesaikannnya dengan baik jadi jangan terlalu berlebihan. " sahut Lee....


..." Saya sangat berterima kasih." balas manager restoran....


...Shafar terus memperhatikan Wulan.Ia sedikit terkejut melihat para pegawai restoran itu sangat menghormati Wulan....


...Wulan berbeda.Tidak,bukan hanya berbeda tapi sangat berbeda.Wulan yang sekarang terlihat sangat berbeda dengan Wulan yang dulu....


...Wulan yang ceria dan sedikit pemalu,kesan yang sangat membekas di pikiran Shafar.Kenangannya dengan Wulan langsung terlintas dipikiran Shafar.Sesaat ia merindukan masa-masa itu....


...Apa dia masih mengenaliku? ...


...Tapi,entah mengapa sosok Wulan yang sekarang membuatnya tak bisa berpaling....


..." S-sekali lagi,saya ucapkan terima kasih nona.Saya juga minta maaf." ucap pegawai itu....

__ADS_1


..." Sudah saya bilang hentikan rasa bersalah tak berguna itu." ucap Wulan agak kesal....


...Melihat pegawai itu takut karna nada bicaranya,Wulan mencoba lebih ramah....


... " Lain kali lakukan lebih baik lagi dan...."...


...Wulan melihat kearah Shafar....


..."...kamu juga harus berterima kasih pada pria itu."...


...Shafar yang tadi sibuk dengan pikirannya sedikit terkejut karna Wulan menatapnya....


..." Terima kasih karna sudah menolong saya.Saya sangat berterima kasih dan maaf membuat jaket berharga anda basah." ucap pegawai itu sambil menundukkan kepalanya....


..." Tidak masalah,jaket bisa dicuci.Yang penting anda baik baik saja." balas Shafar dengan ramah....


...Lee menghampiri Shafar....


..." Terima kasih atas bantuan anda.Jika anda butuh sesuatu,anda bisa menghubungi saya.Saya akan membalas atas kebaikan anda hari ini." ucapnya sambil menyerahkan kartu namanya....


..." Saya rasa itu terlalu berlebihan.Saya membantu karna spontan saja." balas Shafar lalu melihat Wulan dari ekor matanya....


..." Tidak berlebihan.Karna anda sudah menolong orang yang sangat berharga bagi saya."...


...Shafar mengeritkan dahinya....


...Orang yang berharga?...


..." Sekali lagi terima kasih.Kalau begitu saya permisi."...


...Lee kembali ke samping Wulan....


..." Kami permisi dulu manager,tangan nona harus segera diobati." ucap Lee....


..." Baiklah,sekali lagi kami minta maaf."...


..." Iya,lalu..."...


...Wulan kembali melihat kearah Shafar....


..." Terima kasih untuk anda." ucapnya tanpa ekspresi sambil menunduk sedikit....


..." Y-ya,sama sama." jawab Shafar....


...Wulan pun pergi dari restoran bersama sekretarisnya....


...Begitu Wulan keluar,para pelanggan lain langsung riuh membicarakan kejadian yang baru saja terjadi.Para pegawai juga mulai bekerja lagi dipandu oleh sang manager....


...Riska yang sudah mendengar kronologi kejadian segera menghampiri Shafar....

__ADS_1


..." Shafar,kau baik baik saja? "...


...Shafar tak mendengar pertayaan Riska karna terus melihat Wulan dari balik kaca transparan....


..." Shafar? "...


..." Aku rasa kau perlu mengubah cara bertemanmu." ucap Shafar dingin lalu menoleh ke arah Riska....


..." Apa..? "...


..." Bukankah wanita tadi temanmu? "...


..." Ya,dia temanku,tap- " ...


..." Berhentilah berteman dengan orang seperti mereka.Itu nasehat terakhirku sebagai temanmu."...


...Riska bingung dengan sikap Shafar yang dingin....


..." Aku datang karna ajakan pak Zul.Aku cukup berharap akan makan malamku,tapi aku tak berselera lagi."...


...Shafar berbalik meninggalkan Riska yang bingung itu....


..." Shafar tunggu! " Riska meraih tangan Shafar. ...


...Tak!...


...Shafar menampisnya....


..." Kau terus membuatku kecewa." ...


...Dengan dingin Shafar meninggalkan Riska dan keluar dari restoran....


..." Riska. ''...


...Teman-teman Riska satu persatu menghampiri Riska....


..." Kau baik baik saja? "...


...Riska sangat marah atas perlakukan Shafar.Padahal itu adalah acara yang ia tunggu-tunggu karna sudah ia persiapkan dari lama....


...Membutuhkan waktu dan uang yang banyak untuk menyewa satu restoran penuh....


...Kehadiran wanita itu dan kecerobohan temannya membuat harinya berantakan....


...Bagaimana bisa wanita itu bisa masuk? Siapa dia sebenarnya? Pertanyaan itu terus muncul dipikiran Riska....


...Bahkan Shafar tidak pernah memelukku seperti itu....


...Riska tak bisa melupakan wajah Shafar yang terlihat sendu saat melihat wanita itu.Ekspresi itu terlihat seperti ekspresi seseorang yang merindukan kekasihnya....

__ADS_1


...Siapa wanita itu?...


__ADS_2