Ceraikan Aku

Ceraikan Aku
tamu istimewa


__ADS_3

Asisten Lucki sudah bersiap bersama para pengawal untuk menjemput tamu istimewa


bagaimana tidak, selain menjadi rekan kerja, keluarga itu juga menjadi teman baik Azalea selama di jepang.


rombongan keluarga tuan Tanaka sudah sampai di bandara, asisten Lucki langsung menghampiri rombongan itu.


"selamat datang tuan Tanaka dan nyonya, maaf tuan tidak bisa datang karena tiba-tiba kondisi nyonya sedikit turun," kata asisten Lucki yang melakukan semuanya bedengan profesional.


"tak apa-apa, tapi bolehkah antar kami ke rumah sakit dulu, istriku sudah tak sabar untuk bertemu dengan mereka,"


"baik tuan,mari...."


Mereka pun pergi bersama, bahkan mobil yang di siapkan bahkan sangat mewah.


Dan nyonya Ayumi tak menyangka akan hal itu,memang dia tau jika keluarga Gale itu kaya.


tapi sepertinya kekayaannya lebih dari yang dia kira, bahkan iring-iringan mobil mereka cukup panjang.


Saat sampai di rumah sakit, tuan dan nyonya Tanaka turun sambil membawa semua hadiah yang di persiapkan.


Bahkan mereka terkejut saat tau jika satu lantai di sewa penuh untuk keluarga itu.


Padahal itu bukan rumah sakit yang murah, dan memiliki integritas dan di akui sebagai rumah sakit terbaik.


Di dalam kamar, Azalea sedang mengajari Andreas untuk mengendong putra mereka dengan mengunakan satu tangan.

__ADS_1


Tapi Andreas begitu kaku bahkan tidak hanya tangan, tapi seluruh tubuhnya.


"tenangkan dirimu, kamu tak usah sekaku ini,"


"tapi dia begitu kecil," paniknya.


"tenangkan dirimu, dia memdng masih bayi baru lahir mending kecil, tapi dengan tangan mu yang besar seperti ini, membuatnya nyaman," kata Azalea meyakinkan Andreas.


Saat Azalea sedang menyentuh dan menepuk pelan dada Andreas agar tenang, tiba-tiba pintu terbuka dan rombongan tuan Tanaka masuk.


pasangan itu kaget melihat pasangan orang tua baru itu sedang bermesraan.


"apa kami mengganggu kalian?" tanya tuan Tanaka yang tersenyum ramah.


"baiklah tenang dulu..." kata Azalea yang meyakinkan suaminya itu.


Saat sudah di gendongan Azalea, Andreas sudah menjalani kedua tamu penting itu.


"maafkan saya yang tak bisa menjemput anda, hingga anda harus datang kesini terlebih dahulu dan bukan istirahat,"


"tidak masalah Andreas, semuanya menyenangkan karena istriku tak sabar untuk bertemu putra kalian, dan dia terus mengajak ku untuk menebak wajah siapa yang akan lebih dominan," kata tuan Tanaka tertawa.


"sepertinya aku terlalu mencintai istriku atau sebaliknya, tapi yang jelas putra kami sangat mirip dengan ku," jawab Andreas dengan bangga.


"benarkah, berarti dia punya takdir yang baik, karena beberapa orang percaya jika anak pertama mirip dengan papanya, itu adalah nasib bagus," kata nyonya Ayumi yang benar-benar tak sabar.

__ADS_1


Dan nyonya Ayumi yang ingin ke dekat pun,memilih menyemprotkan cairan sanitizer yang dia bawa.


Dia tak ingin bayi itu terpapar kuman saat dia ingin menggendongnya.


"boleh aku memeluknya," tanya wanita itu.


"tentu saja nyonya," jawab Azalea yang tersenyum ramah.


bahkan nyonya Ayumi tak menyangka jika tidak hanya mirip, tapi kenapa wajahnya seperti fotocopy dari Andreas.


akhirnya mereka membahas tentang bisnis dengan santai, karena tuan Tanaka percaya dengan pria di depannya.


Di tambah istrinya yang begitu menyukai istri Andreas, menjadi nilai plus karena wanita itu bisa membuat istrinya kembali ceria.


"oh ya Andreas, boleh saya minta tolong untuk di Carikan hotel?"


"kenapa di hotel, kenapa tidak tinggal di paviliun rumah kami saja, apa boleh Suamiku? biarkan nyonya Ayumi dekat dengan ku biar tidak kesepian saat kalian bekerja?" tanya Azalea.


"baiklah aku akan meminta pak Sam menyiapkan segalanya, dan memberikan dua pelayan untuk memastikan semua kebutuhan anda bisa di penuhi,"


"terima kasih ya, kamu memang sahabat terbaik ku, meski kita beda usia tapi aku suka dengan kehangatan mu,"


"tentu saja nyonya," jawab Azalea yang juga tampak bahagia.


Bahkan Andreas langsung mengiyakan tanpa menolak sadikitpun permintaan dari istrinya itu.

__ADS_1


__ADS_2